
Setelah Kekuatan Smarta dilepas setengah, kini dia mampu melampaui kecepatan alien tersebut, sehingga kecepatan serang dari alien tersebut mudah dihindari oleh Smarta.
'Kekuatan macam apa itu? padahal tadi dia sangat lambat gerakannya'pikir alien itu.
Alien itu melesat ke arah Smarta berulang kali, namun yang ia dapatkan hanyalah luka pada tubuhnya.
"Siaal!! apa yang terjadi!!?"ucap alien itu dengan kesal,
"Sepertinya kekuatanmu lebih rendah dibandingkan dengan kekuatanku"ucap Smarta,
"Jangan sombong!!! ini tidak mungkin....seharusnya kau lebih lemah dariku"ucap alien itu dengan kesal,
" *menghindar* seranganmu tidak ada yang menenaiku"ucap Smarta sambil menyerang balik,
"Aaarrghh!!!"teriak alien tersebut,
'Huft...bahkan kekuatan setengahku saja sekuat ini, apa jadinya jika seluruh kekuatanku dilepas?'pikir Smarta,
"Aku sarankan jangan sampai terjadi, karena kan mengundang lebih banyak masalah"ucap Blager,
'Orang itu sepertinya masih menyimpan kekuatannya, namun kenapa aku tidak dapat merasakannya? mungkinkah dia menyegel kekuatannya? ahh tidak mungkin, lagipula kekuatan manusia tidak bisa disegel'pikir alien itu,
"Hmm? kenapa kau berhenti menyerang?"tanya Smarta,
"Sebelum itu.....katakan padaku siapa namamu"ucap alien itu,
"Namaku? emm Smarta"ucap Smarta,
"Smarta ya....akan kuingat namamu"ucap alien.
Tubuh alien tersebut mulai transparan.
"Mau lari ke mana kau?"ucap Smarta sambil menyerang bagian belakang alien tersebut,
"Aaarrghh sial........"ucap alien tersebut,
'Padahal aku sudah mengalihkan perhatian, kecepatannya bukan main, bahkan ia sangat cepat, haruskah aku mengeluarkan wujud asliku? tidak tidak nanti kekuatan orang yang sudah kurenggut bisa menghilang'pikir alien itu.
"Jangan membuang-buang waktumu nak"ucap Whiger,
'Owh.....baiklah, aku akan menyelesaikannya dengan cepat'pikir Smarta.
Lalu smarta melesat dan menyerang alien tersebut dengan cepat untuk segera mengakhiri pertarungan.
'Gawat....sepertinya dia akan menghabisiku dengan cepat...bagaimana ini....sialan!!! haruskah aku melakukannya?'pikir alien itu,
#Di Sisi Vriln
"Kekuatan alien itu mulai melemah, apakah kali ini dia akan benar-benar mati?"ucap Buldar,
"Mungkin saja, namun aku rasa ini belum akhir baginya"ucap Crigom,
"Hmm? apa maksudmu?"tanya Vriln,
"Ada kemungkinan kalau alien itu masih menyimpan kekuatannya"ucap Crigom,
"Hmm? apakah hal itu bisa dilakukan?"tanya Vriln,
"Tentu saja, lagipula dia alien"ucap Crigom,
"Kenapa mereka tidak memperlihatkan kekuatannya saja?"tanya Vriln,
__ADS_1
"Entahlah, aku juga penasaran akan hal itu, padahal seharusnya lebih baik untuk memperlihatkan seluruh kekuatan kita untuk menakuti lawan"ucap Crigom,
"Jadi maksudmu alien itu masih bisa meningkatkan kekuatannya lagi?"tanya Vriln,
"Tentu saja, namun itu sudah lama sekali sejak terakhir kali ia memperlihatkan kekuatan aslinya"ucap Crigom,
"Kita pantau saja energi ini, dan kita akan tahu apakah dia akan menggunakannya atau tidak"ucap Buldar.
Lalu kembali ke Smarta di mana ia sudah membuat alien tersebut tergeletak dengan sangat lemah.
"Uhuk.....aku....dibantai seperti tidak ada apa-apanya"ucap alien itu
"Ngomong-ngomong.....kekuatanmu sangat lemah untuk alien setingkat Asbdor"ucap Smarta,
"K-kau...b-bagaimana bisa kau tahu namaku!!??"ucap alien itu dengan begitu terkejut,
'Waah rupanya tebakanmu benar'pikir Smarta,
"Tentu saja, jangan meremehkanku bocah"ucap Blager,
'Bagaimana bisa dia mengetahui identitasku?'pikir alien itu,
"Karena kau sudah mengetahui identitasku...sepertinya tidak ada yang perlu disembunyikan lagi"ucap alien itu.
Seketika kekuatan alien tersebut meningkat dengan sangat cepat, bahkan melewati kekuatan Smarta.
'Dia juga masih menyimpan kekuatannya?'pikir Smarta,
"Huaaah....sudah lama aku tidak mengeluarkan kekuatanku yang sebenarnya, aku tidak ingin menggunakan kekuatan ini sebenarnya, namun kau yang memaksa"ucap alien itu.
Lalu alien tersebut melesat ke arah Smarta.
' *Mencoba menangkis* jika serangan seperti itu, aku juga bisa menghindarinya'pikir Smarta,
'Huh? menghilang ke mana dia? apakah dia lari?'pikir Smarta,
"Nak di belakangmu!!!"ucap Whiger,
*menoleh ke belakang*
Tepat setelah Smarta menoleh ke belakang, tiba-tiba ia sudah menerima serangan alien itu,
"Uhuk.....bukan hanya kecepatannya saja yang meningkat, namun kekuatannya juga (healing)"ucap Smarta,
"Ahahaha sekarang kau akan merasakan akibatnya karena sudah berani sombong di depanku tadi"ucap alien itu,
'Satu serangannya saja sudah bisa membuat luka yang cukup parah, jika bukan karena sihir penyembuh, aku tidak tahu apa jadinya nanti'pikir Smarta.
Lalu alien tersebut melapisi tubuhnya dengan suatu cairan.
'Cairan apa itu?'pikir Smarta,
" *melihat wajah Smarta* kenapa kau terkejut? apakah kau takut mati? ahahahahh"ucap alien tersebut,
"Hah mana mungkin aku takut mati, sudah seharusnya aku tidak takut mati sebagai pemburu alien"ucap Smarta,
"Teruslah kau mengatakan omong kosong sampai mati hahahahhah"ucap alien itu.
Lalu alien tersebut melesat ke arah Smarta, namun kali ini ia tidak menyerang Smarta, namun hanya berpapasan melewatinya saja sehingga cairan tersebut mengenai tangan kiri Smarta,
"Hmm? sepertinya seranganmu tidak mengenaiku"ucap Smarta,
__ADS_1
"Ahahah apakah kau yakin akan hal itu?"tanya alien itu.
Beberapa saat kemudian, Smarta merasakan tangannya sangat panas,
"Aarghhh tanganku!!!"teriak Smarta,
"Hahahahh sekarang kaulah yang akan mati"ucap alien tersebut sambil melesat.
*menghindar*
'Dia masih bisa menghindari seranganku rupanya'pikir alien itu,
'Aku bisa menghindari serangannya dengan bantuan sihir penambah kecepatan, namun sayangnya itu adalah energi terakhirku'pikir Smarta.
Tiba-tiba alien tersebut berada di belakang Smarta dan hendak menyerang Smarta.
"Kena kau"ucap alien itu,
'Oh tidak, serangannya akan mengenaiku'pikir Smarta.
"Dengan ini....berakhir sudah!!!"ucap alien itu.
Namun di luar dugaan, seseorang menangkis serangan alien tersebut.
'Kekuatan ini....mungkinkah?'pikir Smarta,
"Maaf membawamu ke dalam misi yang mengancam nyawa seperti ini nak"ucap Brastino,
"K-ketua? bagaimana mungkin kau bisa kemari?"tanya Smarta,
"Aku merasakan adanya kekuatan yang sangat besar, kurasa ada sesuatu yang terjadi makanya aku dengan cepat kemari"ucap Brastino,
*Tangan Brastino melepuh*
"Ketua tanganmu"ucap Smarta,
"Oh ini"ucap Brastino sambil menggunakan sihir yang menghilangkan efek cairan tersebut sepenuhnya,
"Huh?bagaimana mungkin?"ucap Smarta dengan terkejut,
"Pantas saja cairan racunku bisa menghilang saat itu, rupanya kau!!!"ucap alien tersebut dengan kesal,
"Hah sepertinya kau baru mengetahuinya ya"ucap Brastino,
"Bagaimana bisa kau kemari hah!!!"ucap alien tersebut dengan kesal,
"Aku baru mengetahui kelemahan dari alien sepertimu beberapa bulan yang lalu"ucap Brastino,
"Kelemahan? memangnya apa kelemahan alien tersebut?"tanya Smarta,
"Bukan kelemahan, lebih Tepatnya penangkal sihir dari alien itu"ucap Brastino,
" *menyadari sesuatu* begitu rupanya.....kau sengaja menyuruh anak itu berpura-pura lemah agar aku menyerangnya lalu setelah aku lengah dia mengeluarkan kekuatan aslinya dan menghabisiku agar aku berubah ke wujud asliku kan!!!"ucap Alien tersebut,
"Hmm? aku tidak pernah membuat rencana seperti itu, ooh jadi itu yang terjadi"ucap Brastino,
"Apa itu?"tanya Smarta,
"Nanti saja kita bicarakan, sekarang kita harus menghabisi alien itu"ucap Brastino sambil mengeluarkan sebuah penghalang di sekitar mereka,
"Penghalang? bukankah kau sedang menggali kuburmu sendiri?"ucap alien itu,
__ADS_1
"Kita lihat saja nanti"ucap Brastino.