Unique Power

Unique Power
45[] Alien Mruspis DiKalahkan


__ADS_3

Alien tersebut memberikan Smarta berbagai serangan hingga pakaiannya benar-benar hancur.


"Sial kalau begini terus malah aku yang akan kalah"pikir Smarta,


"Ada apa?kenapa diam saja?dimana percaya dirimu dasar lemah!!"ucap alien tersebut,


"Apa yang sedang Smarta lakukan?"pikir Geani sembari berusaha melawan kumpulan alien,


"Meskipun aku bisa menahan mereka karena Smarta selalu memulihkan kekuatan kami, namun sudah tentu ada batasnya, tampaknya Smarta tidak akan bertahan lebih lama lagi"pikir Harnely


"Bocah, mengapa kau hanya menghindar?" tanya Blager,


"Bagaimana aku bisa menyerangnya jika ia selalu menyerangku tanpa henti"pikir Smarta,


"Cobalah kau buat ia tidak bisa menyerangmu"ucap Whiger,


"Bagaimana caranya?"tanya Smarta,


"Entahlah, cobalah buat ia tidak bisa bergerak dulu bocah"ucap Blager,


"Baik"ucap Smarta


Smarta mengeluarkan jurus membekukan,Smarta terkena serangan karena merapalkan mantra, namun beruntungnya alien tersebut diam untuk beberapa saat karena terkena jurus Smarta, namun hal tersebut tidak bertahan lama,


"Sial, ia hanya terdiam beberapa detik saja, alien tersebut sangat tangguh, satu serangan lagi dan aku akan benar-benar terluka parah"pikir Smarta,

__ADS_1


"Cobalah kau keluarkan lagi nak"ucap Whiger,


"Baiklah"ucap Smarta.


Untuk kedua kalinya Smarta mengeluarkan jurus tersebut tanpa ragu, namun untuk berjaga-jaga ia melapisi tubuhnya dengan zirah es untuk meminimalisir efek kerusakan serangan alien tersebut. Serangan alien tersebut terlihat lebih cepat dari sebelumnya,


"Tamatlah sudah masa kehidupanmu lemah!!! hahahahahh"ucap alien tersebut sembari menyerang Smarta


Smarta benar-benar terluka parah, namun dengan momen beberapa detik tersebut ia segera merapalkan sihir es terakhirnya,


"Ini saatnya"pikir Smarta.


Lalu Smarta segera membekukan alien tersebut untuk yang kedua kalinya,


"Waktu kita tidak banyak, cepatlah hancurkan bocah"ucap Blager, namun diluar dugaan, Smarta sudah kehabisan energi.


Alien tersebut pun berhasil kembali dari sihir beku tersebut,


"Sial sungguh sihir yang merepotkan"pikir alien tersebut,


"Oh tidak, Smarta!!!"teriak Geani,


"Sial bagaimana ini"pikir Harnely,


"Sepertinya ia sudah mencapai batasnya, selebihnya seharusnya lebih mudah"pikir alien tersebut.

__ADS_1


Dengan cepat alien tersebut melesat ke arah Geani.


Geani hanya bisa melihat alien tersebut, namun tidak dengan tubuhnya yang tidak bisa bergerak dikarenakan begitu cepatnya alien tersebut, akan tetapi disaat serangan alien tersebut hendak mengenai Geani, akan tetapi, sevara tiba-tiba alien tersebut terpental tanpa sebab.


"Apa yang terjadi?"pikir Geani,


"AARRHGG!!, siapa yang beraninya menyerangku!!!"teriak alien tersebut.


"Cih, berisik"ucap Smarta,


"Apa yang terjadi?bukankah kau sudah kukalahkan?"ucap alien tersebut,


"Sadari posisimu dasar rendahan"ucap Smarta,


"Beraninya kau!!!"ucap alien tersebut sambil melesat dengan cepat ke arah Smarta.


Namun Smarta dapat menangkis serangan alien tersebut, berapa kalipun ia mencoba, serangannya selalu ditangkis dengan mudah.


"Apa yang terjadi?bukahkah seharusnya ia sangat lemah?"pikir alien tersebut.


Lalu Smarta melesat ke arah alien tersebut hingga terpental, lalu Smarta mencekik alien tersebut dengan satu tangan.


"Masih terlalu dini untukmu dasar bocah"ucap Smarta,


"Kekuatan ini...gaya bahasa ini, jangan-jangan"ucap alien tersebut dengan terkejut

__ADS_1


Namun Smarta segera melempar alien tersebut, bersamaan dengan hal itu ia telah meletakkan suatu sihir pada alien tersebut. Seketika alien tersebut meledak dan potongan-potongan tubuhnya bertebaran dimana-mana, lalu kumpulan alien tersebut menghilang, dan Smarta kembali terbaring dengan lemah.


__ADS_2