
Karena merasa energinya sedikit, Smarta tanpa berfikir panjang mengerahkan energinya ketika mengeluarkan sihir api yang berlebihan sehingga membuat efek ledakan tersebut mengenai mereka.
"Hei sepertinya kau berlebihan"ucap Zexun,
"Tentu saja tidak"ucap Smarta,
"Bagainana mungkin kau bisa yakin aka–"ucap Zexun.
Tiba-tiba suatu pelindung es melapisi mereka berdua yang melindungi mereka dari efek ledakan itu.
'Sihir ini...rupanya dia masih memiliki energi, apakah dia manusia?'pikir Zexun,
*efek ledakan sudah menghilang*
"Huft....dengan begini seharusnya berhasil"ucap Smarta.
Beberapa saat kemudian, terlihat sesuatu di ruangan tersebut yang dapat dipastikan sebagai suatu energi.
"Sepertinya ruangan ini tadinya penuh dengan energi alien itu"ucap Zexun,
"Kurasa kau benar.....huft...aku penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya"ucap Smarta,
"Emm energinya keluar dengan sangat lambat, tidakkah seharusnya kita keluar?"tanya Zexun,
"Hmm? kau tidak menyadarinya?"tanya Smarta,
"Apa? memangnya masih ada hal lain?"tanya Zexun,
"Hmm, kuharap ini bisa membuatmu mengerti"ucap Smarta.
Untuk meyakinkan Zexun, Smarta melemparkan bola energi keluar pintu yang menyebabkan bola energi tersebut tiba-tiba meledak.
"Hah? apa yang barusan terjadi?"ucap Zexun dengan begitu terkejut,
"Seperti yang kau lihat, nampaknya masih ada hal lain yang menghalangi sesuatu yang menggunakan energi"ucap Smarta,
"Tubuh kita sebagian besar mengandung energi, aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika melewati pintu itu"ucap Zexun,
"Tentu saja tubuh kita akan meledak dan akhirnya kita akan mati konyol di tempat aneh seperti ini"ucap Smarta,
'Orang ini.....seharusnya umurnya lebih muda dariku, namun entah kenapa aku yang cerdas ini kalah dengannya dalam hal pikiran'pikir Zexun.
Untuk beberapa saat mereka diam tak bisa melakukan apa-apa lagi.
"Sudah berapa lama ini?"ucap Zexun,
"Hmm aku rasa ini sudah hampir 1 jam"ucap Smarta,
"Sepertinya ini sudah malam, sial aku mengantuk sekali"ucap Zexun,
"Jangan sampai kau tertidur, yang ada energimu akan keluar lebih cepat"ucap Smarta,
"SIAAAAL!!!.....tidak adakah petunjuk lain di sini selain menunggu kumpulan energi itu keluar!!!"teriak Zexun,
"Hei jangan ber–"ucap Smarta.
Mendengar suara Zexun yang sudah besar kembali, Smarta mulai memastikan sesuatu.
"Kau....kapan terakhir kali aku memulihkan energimu?"tanya Smarta,
"Entahlah, aku rasa sejak.....hmm?...tunggu dulu..."ucap Zexun yang mulai menyadari sesuatu,
__ADS_1
"Apakah kau bisa menggunakan sihir pemulih sepertimu juga?"tanya Smarta,
"Mana bisa aku menggunakan sihir itu"ucap Zexun,
'Hmm seingatku terakhir kali aku memulihkannya....emmm....sudah cukup lama bukan?'pikir Smarta,
"Hei..."ucap Zexun,
'Tunggu dulu....aku juga merasa kalau energiku sudah tidak berkurang lagi'pikir Smarta,
"Hei!!!...."ucap Zexun dengan nada yang mulai tinggi,
' *melihat ke arah pintu* mungkinkah ada syarat bagi kumpulan energi itu untuk menyerap energi seseorang?'pikir Smarta.
Setelah beberapa kali memanggil dan tidak ada tanggapan, dengan kesal Zexun melemparkan pisau kecil ke arah Smarta.
*Smarta menghindari lemparan pisau*
"Hei ada apa denganmu?"tanya Smarta dengan kesal,
"Bagaimana denganmu? sejak tadi aku memanggilmu!!"ucap Zexun,
"Dengan melemparkan pis–"ucap Smarta sambil menunjuk pisau yang sudah ia lempar keluar.
Pisau yang dilempar oleh Zexun melesat ke luar pintu tanpa adanya suatu kendala, bahkan tidak ada efek ledakan. Kini mereka hanya melihat pisau itu sekilas,
" *menoleh* apakah mungkin?"ucap Smarta,
" *menoleh* tidak ada terjadi apapun pada pisauku"ucap Zexun,
"Sepertinya sesuatu yang berbentuk fisik tidak akan meledak jika melewati pintu itu"ucap Smarta,
"Karena benda tidak memiliki energi.....hmmm.....*menyadari sesuatu*....aku tahu"ucap Zexun,
"Mungkin kita harus menghilangkan keberadaan energi kita agar bisa melewati pintu itu"ucap Zexun,
"Hmm kurasa kau benar, namun bagaimana cara kita menghilangkan energi kita?"ucap Smarta,
"Emm entahlah, di sini tidak ada apapun yang bisa digunakan"ucap Zexun,
"Nampaknya kita akan menemukan jalan buntu lagi"ucap Smarta,
"Sial...padahal kita sudah berhasil lepas dari efek menyerap energi itu"ucap Zexun dengan kesal,
"Tunggu dulu......"ucap Smarta.
Karena penasaran, Smarta mencoba untuk mengeluarkan beberapa sihir untuk memastikan kembali.
*melempar bola energi*
DUARR!!!!.............
"Bukankah energi tidak bisa melewati pintu itu"ucap Zexun,
"Kau benar"ucap Smarta.
Lalu Smarta melemparkan pisaunya melewati pintu tersebut.
"Emm tidak terjadi apapun"ucap Zexun,
"Itu memang benar"ucap Smarta,
__ADS_1
'Hei apakah kalian merasa ada yang aneh?'pikir Smarta,
"Tidak ada yang aneh bocah, semua baik-baik saja di sini"ucap Blager,
'Huh? benarkah? lalu bagaimana dengan ledakan tadi?'pikir Smarta,
"Oh itu, energi di ruangan kalian berada mengalir dengan pola yang beraturan di dalam sana, namun di luar sini ruangannya tidaklah beraturan yang membuat adanya ledakan yang disebabkan oleh energi berbeda yang bergesekan"ucap Blager,
'Hmm begitu rupanya....lalu bagaimana jika aku melewati pintu itu?'pikir Smarta,
"Jangan khawatir, tidak akan terjadi apapun"ucap Blager,
'Baiklah, aku akan mencobanya'pikir Smarta
Lalu Smarta berjalan perlahan keluar dari ruangan itu.
"Huh h-hei kau mau ke mana? hei!!! kau mau bunuh diri???"ucap Zexun,
"Dibandingkan dengan bunuh diri, aku rasa lebih baik disebut sebagai.....percobaan"ucap Smarta.
Hal yang mengejutkan di mana Smarta berada di luar pintu dan tidak terjadi apapun.
"Hah? b-bagaimana mungkin? bukankah seharusnya kau meledak?"ucap Zexun dengan terkejut,
"Aku juga tidak mengerti, namun setelah aku melempar pisauku, tiba-tiba saja sesuatu muncul di pikiranku"ucap Smarta,
"Apa kaitannya pisau dengan tubuhmu?"ucap Zexun,
"Emm mudah saja, ada drive di pisauku, dan ketika aku melemparnya keluar ternyata tidak terjadi apapun"ucap Smarta,
"Aku masih tidak mengerti"ucap Zexun,
"Intinya jika kau mengeluarkan energi maka akan terjadi ledakan karena energi di luar sini bergerak secara tidak beraturan"ucap Smarta,
"Begitu rupanya....sial bisa-bisanya kau membuatku terkejut terus ahahahah"ucap Zexun.
Lalu Zexun juga keluar dan yang bahwa ia juga bisa keluar dari ruangan itu.
" *tidak terjadi apapun* sepertinya kau benar"ucap Zexun,
"Baguslah, akhirnya kita bisa keluar dari ruangan menyebalkan itu"ucap Smarta,
"Kau benar....sial jika diingat-ingat lagi....aku sangatlah menyedihkan selama di dalam sana"ucap Zexun,
"Jangan berkata begitu ahahah"ucap Smarta,
"Untung saja kau ada di sana, aku tidak bisa membayangkan apa jadinya jika hanya aku saja yang berada di sana"ucap Zexun,
"Emm aku rasa itu merupakan suatu keberuntungan"ucap Smarta,
"Sepertinya kau benar"ucap Zexun.
Kumpulan energi aneh itu mengarah ke suaatu arah.
" *melihat arah gerak energi* sepertinya alien itu berada di ujung lorong sana"ucap Smarta,
"Kau benar....tunggu apa lagi?"ucap Zexun.
Lalu mereka mengikuti arah energi tersebut dan bersiap untuk menghadapi halangan yang akan datang.
'Kuharap alien itu berada di sana'pikir Smarta,
__ADS_1
'Ku harap tidak ada jebakan yang menyebalkan di sana'pikir Zexun.