Unique Power

Unique Power
86[] Portal Dimensi Padang Pasir


__ADS_3

Setelah memasuki portal, sejauh mata memandang yang mereka lihat adalah suatu padang pasir yang sangat luas.


"Aku tidak pernah melihat pemandangan ini, kira-kira apa ya?"ucap Geani,


"Sepertinya kita berada di daerah padang pasir"ucap Harnely,


"Bagaimana kau bisa mengetahuinya?"tanya Geani,


"Tentu saja, aku pernah membaca buku tentang daerah ini, konon katanya daerah ini tidak ada air sedikitpun karena panasnya suhu"ucap Harnely,


"Syukurlah aku masih membawa air ahahah"ucap Geani,


"Aku sarankan jangan kau minum kecuali benar-benar sangat haus ya"ucap Harnely,


"Aku tidak mengerti maksudmu, namun dari situasi panas ini sepertinya aku akan ikuti saranmu, terima kasih"ucap Geani,


"Tidak masalah, dan sekarang yang perlu kita lakukan adalah...hmmm......"ucap Harnely,


"Sepertinya lebih baik kita telusuri saja daerah ini"ucap Smarta,


"Hmm sepertinya kau benar"ucap Harnely,


"Waah ini pasti akan menyenangkan"ucap Geani dengan senang.


Mereka menelusuri daerah itu cukup lama, hingga mereka mulai merasa kehausan.


"Hosh...hosh...aku haus, bisakah aku meminumnya sekarang?"tanya Geani,


"Tidak apa, namun jangan meminumnya sampai ha–"ucap Harnely.


Namun Geani tanpa berfikir panjang langsung menghabiskan air yang ia bawa.


"Oh tidak, mengapa kau habiskan?"tanya Harnely dengan terkejut,


"Cuaca disini membuatku sangat haus, aku sangat memerlukan air saat ini"ucap Geani,


"Apa yang harus kita lakukan sekarang???"ucap Harnely dengan panik,


"Tenanglah, aku masih bisa menghasilkan air dengan sihirku, tidak perlu khawatir"ucap Smarta,


"Huft syukurlah kalau begitu"ucap Harnely,


"Ssssttt....ada yang datang"ucap Smarta.


Lalu mereka bersiap untuk memulai pertarungan jika hal itu terjadi.


"(menebas Smarta)...Grrraaahhhh"ucap mahkluk tidak dikenal,


"Gerakannya sangat cepat"pikir Smarta,


"Oh tidak, bertahanlah Smarta"ucap Geani,


"Awas, mahkluk itu tidak sendiri"ucap Harnely dengan cepat.


Tanpa disadari, Geani sudah mendapatkan tebasan dari arah yang tidak dikenal.


"Siaal"ucap Smarta,


(healing)


Beberapa saat kemudian mereka merasakan adanya kedatangan sosok mahkluk yang kuat.


"Apakah itu alien?"pikir Geani,


"Tidak kusangka alien disini sangatlah kuat"pikir Harnely,


"Siapa kau?"tanya Smarta,


"Wah wah wah, sepertinya ada tamu yang tidak diundang disini"ucap seseorang asing,


"(Hmm?manusia?) bagaimana mungkin kau bisa berbahasa seperti kami?"tanya Smarta,


"Ehm bukan berbahasa seperti kalian, namun memang itulah bahasa kami"ucap orang itu,


"Aku tidak mengerti yang kau maksud"ucap Smarta,


"Sudahlah lupakan saja, lebih baik kita selesaikan dengan bertarung saja"ucap orang itu.


Lalu disekeliling mereka muncul alien dalam jumlah yang cukup banyak.


"Sial mereka semua bersembunyi dibawah rupanya"ucap Harnely,


"Tidak ada pilihan lain, kita harus segera membersihkannya"ucap Smarta,


"Baik"ucap Harnely.


Lalu Smarta melesat dengan cepat ke arah orang itu lalu berhasil memberikan sedikit goresan padanya.


"Hanya segini saja?"ucap orang itu.


Lalu orang tersebut menyerang Smarta dengan melemparkan beberapa sihir api.


"Bahkan sihir api?bagaimana mungkin?"pikir Smarta,


"Dasar pencuri, sebaiknya kalian musnah saja"ucap orang itu,


"Mengapa kalian para alien sangat ingin memusnahkan kami?"tanya Smarta,

__ADS_1


"Cari tahu saja sendiri!!!"ucap orang itu.


Lalu dengan cepat orang itu melesat dan menebas Smarta hingga terluka parah.


"Sudah kuduga kalian terlalu lemah untuk menghadapi kami"ucap orang itu,


"Uhuk....uhuk....sial, kekuatannya"pikir Smarta,


"Smarta!!!!"teriak Geani,


"Bertahanlah, jangan kalah oleh mereka!!"teriak Harnely,


"Kekuatan ini..benar-benar diluar batas kemampuanku untuk menghadapinya"ucap Smarta,


"Sampai jumpa hahahah"ucap orang itu.


Lalu orang tersebut menebas Smarta. Namun tebasan tersebut kini tidak berdampak sedikitpun padanya.


"Sial..apa ya–"pikir orang itu,


"Huft tidak kusangka aku akan terlibat lagi"ucap Blager,


"Siapa ka–"tanya orang tersebut.


"Namun tanpa berfikir panjang Blager menebas orang tersebut dengan pisaunya.


"Bahkan dengan pisaunya saja ia sudah sangat kuat memberikan dampaknya, apa yang terjadi?"pikir orang itu.


Lalu kumpulan alien tersebut menghilang tanpa sisa.


"Huh?apa yang terjadi?"tanya Smarta yang baru saja sadar,


"Intinya kau sudah menang nak"ucap Whiger,


"Sial, aku sampai meminta bantuan kalian hanya untuk hal sepele"ucap Smarta dengan kesal,


"Salah siapa tidak mau berlatih dasar kau"ucap Blager,


"Sudahlah yang penting dia aman"ucap Whiger,


"Hmph"ucap Blager.


Beberapa saat kemudian, orang terseburt bangun kembali.


"Hmm menarik"ucap orang tersebut,


"Sial rupanya dia masih belum mati???"ucap Geani,


"Sepertinya dia bukanlah orang biasa"ucap Harnely,


"Apa yang sebenarnya kau inginkan dari kota itu?"tanya Smarta,


"Apakah ada yang salah?"tanya Smarta,


"Kekuatan ini....kau Dilfagur bukan?"tanya orang tersebut,


"Apa yang kau maksud?ayahku sudah mati sejak lama"ucap Smarta,


"Namun kekuatan ini...tebasan ini....aku sangat yakin bahwa kekuatan ini milik Dilfagur"ucap orang itu,


"Hmm?Blager?"tanya Smarta,


"Ehm mungkin karena aku adalah drive milik ayahmu"ucap Blager,


"Jadi begitu"pikir Smarta,


"Hei kenapa kau diam saja???"tanya orang itu,


"Ehm kekuatan ini adalah kekuatan driveku"ucap Smarta,


"Jadi begitu..."ucap orang itu,


"Ehmm apakah kau tidak akan melanjutkan pertarungan ini?"tanya Smarta,


"Ehm kurasa tidak, aku hanya membunuh orang asing saja"ucap orang itu,


"Kami juga orang asing"ucap Geani,


"Lupakan saja, anggap saja tadi hanyalah latihan"ucap orang itu.


Hal tersebut membuat mereka kebingungan akan apa yang baru saja orang itu katakan,


"Lalu apakah kau penjaga portal ini?"tanya Harnely,


"Ehm tentu saja bukan"ucap orang itu,


"Lalu mengapa kau menyerang kami?"tanya Harnely,


"Maaf aku kira kalian alien yang menyamar hahahahh"ucap orang tersebut,


"Aku semakin tidak mengerti, jadi kau bukan penjaga portal?"tanya Geani,


"Tentu saja bukan, aku hanyalah seorang pengelana, ngomong-ngomong mengenai kekuatan itu, dari manakah kau dapatkan?"ucap orang tersebut,


"Ehm entahlah, aku sudah memilikinya sejak dulu"ucap Smarta,


"Jadi begitu ya hahahah, rupanya orang itu sungguh-sungguh melakukannya"ucap orang itu,

__ADS_1


"Apakah kau mengetahui sesuatu?"tanya Smarta,


"Ehm entahlah, aku hanya berfikir bahwa sepertinya drivemu itu adalah cerminan dar–"ucap orang itu yang langsung menghilang dari pandangan mereka.


Lalu mereka diserang oleh banyak alien disekitar.


"Sial apa yang baru saja terjadi!!!!"teriak Geani sembari membunuh alien disekitarnya,


"Entahlah, aku masih tidak mengerti akan apa yang orang itu bicarakan"ucap Harnely,


"Apakah kau mengetahui sesuatu Blager?"tanya Smarta,


"Aku tidak tahu apa-apa"ucap Blager,


"Lalu bagaimana dengan yang orang itu katakan tadi?"tanya Smarta,


"Sepertinya ada yang harus kita cari tahu akan hal ini"ucap Blager,


"Bagaimana?apa yang harus kulakukan?"tanya Smarta,


"Entahlah, sebaiknya kita cari tahu saja nanti"ucap Blager,


"Baik"ucap Smarta.


Lalu mereka melawan banyak alien disekitar mereka.


(Wind slash)


"Akhirnya aku menemukan lawan yang cocok untuk mengetes driveku"ucap Geani,


"Jadi dia menggunakan sihir angin untuk membentuk pedang pada gagangnya?"pikir Smarta,


"Ini cukup menyenangkan, namun bukankah hal ini terlalu mudah?"pikir Harnely,


"Bukankah ini terlalu mudah?"tanya Geani,


"Mungkin saja"ucap Harnely,


"Aku penasaran dengan tebasan aneh tadi"pikir Smarta sambil mengalahkan alien disekitarnya,


"Sepertinya itu adalah penjaganya"ucap Whiger,


"Benarkah?lalu bagaimana dengan kumpulan alien yang sangat kuat tadi?"tanya Smarta,


"Jangan bilang kau tidak tahu kekuatan orang itu"ucap Blager,


"Memangnya berapa kekuatan orang itu?"tanya Smarta,


"Tentu saja 30.000"ucap Blager,


"Apaa!!!!kau yakin?"pikir Smarta,


"Tentu saja, jika bukan aku yang membantumu seharusnya kau sudah mati"ucap Blager,


"Syukurlah kalau begitu"ucap Smarta,


"Nak dibelakangmu!!!"ucap Whiger,


"Baik"ucap Smarta.


Lalu Smarta bersiap untuk menghindar, dan benar saja terdapat serangan berupa tebasan ke arah Smarta.


"Sepertinya ini tidak akan mudah"pikir Smarta,


"grrr....mraaaaaaaaahhhh!!!!"teriak alien tersebut.


Smarta dapat menghindari serangan alien tersebut dibandingkan sebelumnya.


"Bagaimana mungkin???"pikir Smarta,


"Apa kau lupa dengan ratusan alien ketika kau melawan orang itu?"ucap Blager,


"Jadi alien tadi ya hmmm, kekuatanmu meningkat?"tanya Smarta,


"Itu benar"ucap Blager,


"Tidak kusangka, kalau begitu"pikir Smarta.


Smarta melesat lebih cepat dari sebelumnya dan akhirnya berhasil mengalahkan alien tersebut. Lalu kumpulan alien tersebut mati.


"Seperti dugaanku, jika ingin cepat seharusnya langsung kunci target pada pemimpinnya saja"ucap Geani,


"Namun hal itu akan sulit jika kita tidak menahan beberapa"ucap Harnely,


"Sepertinya kau benar, lebih baik dengan cara ini saja haahah"ucap Geani.


Beberapa saat kemudian mereka berpindah ke tempat dimana mereka hendak memasuki portal, akan tetapi kini portal yang mereka masuki tadi sudah menghilang.


"Apa yang terjadi?"tanya Geani,


"Sepertinya kita kembali ke titik awal lagi"ucap Harnely,


"Sungguh, aku tidak mengerti apa yang terjadi tadi"ucap Smarta,


"Kau benar, tadi itu sungguh diluar akal sehatku, sungguh aneh dan sulit dimengerti"ucap Geani,


"Ditambah lagi kemunculan orang itu, aku bahkan tidak tahu dia siapa"ucap Harnely,

__ADS_1


"Kau benar, bagaimana kalau kita anggap saja kalau kita hanya membasmi alien saja?"ucap Smarta,


"Ide bagus, aku benci berfikir keras"ucap Geani.


__ADS_2