
Keesokan harinya Smarta hendak berjalan-jalan ke sekitar kota karena merasa sedikit bosan dengan latihannya, setelah berjam-jam berjalan,tanpa ia sadari ia sudah berada didekat lapangan pusat.
Disana ia melihat banyak orang yang terlihat seumuran dengannya sedang berlatih sangat keras, bahkan ada yang tangannya memiliki banyak luka.
Karena terlalu fokus melihat orang-orang berlatih, ia tidak sengaja berpapasan dengan salah satu dari gerombolan pria, ia tidak sengaja menyenggol minuman yang dibawa pria tersebut hingga tumpah membasahi baju pria tersebut,
"Ma-maaf aku tidak sengaja"ucap Smarta meminta maaf sambil pergi dengan segera,
"HEI...SIAPA KAU BERANI MEMBUATKU MENUMPAHKAN MINUMANKU!!?"bentak pria itu,
"Aku tidak bermaksud melakukannya sungguh"ucap Smarta,
semua orang yang sedang berlatih tiba-tiba terdiam setelah mendengar suara bentakan, lalu segera menuju sumber suara, mereka dikerumuni banyak orang,
"Kau tahu mengenai tempat ini?"tanya orang disamping pria itu,
"Aku tahu, ini tempat untuk berlatih bukan?"jawab Smarta,
"Dan kau juga pasti tahu bagaimana cara menyelesaikan masalah ditempat ini?"tanya teman pria itu,
"memangnya harus apalagi selain meminta maaf?"tanya Smarta,
Lalu pria itu menjawab dengan bangganya
"BER..TA..RUNG...."jawab pria itu,
"Maaf sepertinya aku sedang tidak ingin bertarung"jawab Smarta sambil pergi menjauhi pria itu, lalu teman-teman pria itu segera menghadangnya,
"Apakah kau takut?"tanya pria itu, karena merasa seperti orang yang dihina maka Smarta berbalik lalu menantangnya,
"Meskipun kau seorang pria, aku tidak takut" ucap Smarta.
Ada banyak orang yang menonton pertarungan ini,
"Astaga, hanya karena minuman sampai bertarung"ucap salah satu orang ke orang yang lain,
"Aku jadi kasihan kepada wanita itu"ucap orang-orang yang menonton kejadian tersebut.
"Baiklah tanpa basa basi langsung kita mulai saja, kau boleh menyerangku sekuat tenaga, aku cukup menggunakan satu tangan saja"ucap pria itu dengan bangga,
"Aku tidak ingin menang karena lawanku mengalah"ucap Smarta,
"Baiklah,kau yang memintanya"ucap pria itu,
__ADS_1
"Sepertinya akan ada korban lagi"ucap teman pria itu,
"Tentu saja, tidak ada yang bisa melawan Krostelo, karena dia adalah orang terkuat disini"ucap teman pria itu,
"Krostelo?jadi namanya Krostelo"gumam Smarta.
"Silahkan, kau boleh menyerang duluan,sebelumnya namaku Krostelo, ingatlah itu baik-baik"ucap Krostelo,
"Baiklah, namaku Smarta, kita akan lihat siapa yang lebih kuat"ucap Smarta.
Smarta melesat dengan kecepatan biasa untuk mengetes kekuatan Krostelo, ketika tangannya hendak memukul, Krostelo menangkisnya dengan satu tangan, karena pukulan Smarta terlihat seperti pukulan biasa
Kretak.....
terdengar suara tulang yang patah,
"TANGANKU......beraninya kau!"ucap Krostelo dengan kesal,
"Apa-apaan ini!??wanita itu memukul tangan Krostelo hingga patah??"ucap teman Krostelo,
"Masih mau melanjutkan?"tanya Smarta.
Krostelo mengeluarkan sebuah pil dari sakunya lalu menelannya, seketika tangannya yang patah seketika seperti semula,
"Cari tahu saja sendiri"ucap Krostelo.
Lalu Krostelo melesat ke arah Smarta hendak memukulnya dengan kekuatan penuh, namun Smarta menangkisnya hanya menggunakan satu tangan,
"Mustahill, ini benar-benar mustahill.....siapa dia?"pikir Krostelo dengan terkejut.
Ketika tangan Smarta hendak memukul Krostelo, teman-teman Krostelo memegangi Smarta hingga Smarta tidak bisa bergerak,
"Hei banci apa-apaan ini!!?"tanya Smarta dengan kesal,
"Aku akan melakukan apapun untuk menghabisi pencari masalah"ucap Krostelo.
Krostelo melesat ke arah Smarta yang sudah dipegangi oleh teman-temannya, ketika ia memukul Smarta, Smarta sedikit bingung karena tidak ada efek sakit yang ditimbulkan oleh pukulan Krostelo sedikitpun,
"Hanya segini saja?tanya Smarta dengan nada merendahkan.
Lalu Smarta melepaskan diri dengan mudah,lalu ia memukuli Krostelo sebanyak Krostelo melakukannya terhadapnya, hingga pada akhirnya Krostelo yang sudah babak belur tergeletak disana, lalu seorang penjaga datang,
"Apa yang sudah terjadi?"tanya Galcin,
__ADS_1
"Saya benar-benar minta maaf, saya tidak bermaksud untuk..."ucap Smarta,
"Sudahlah, ini sudah sering terjadi, namun aku baru kali ini melihat seorang anak yang begitu kuat dikalahkan dengan mudahnya oleh seorang perempuan"ucap Galcin,
"Awas kau, aku akan menghancurkanmu nanti!!?"ucap Krostelo,
"Sudahlah, sebaiknya kita ke gedung pengobatan"ucap Galcin.
Lalu teman-teman Krostelo membawa Krostelo ke gedung pengobatan, sedangkan Smarta kembali kerumahnya.
Sesampainya dirumah ia melihat Yenshi sedang duduk didepan rumahnya,
"Apa yang kau lakukan disini?"tanya Smarta,
"Aku hanya mampir setelah menjalankan misi"jawab Yenshi,
"Hanya itu saja?"tanya Smarta,
"Aku juga melihatmu berkelahi dengan anak sok kuat itu hahaha, ternyata kau sudah berlatih dengan keras"ucap Yenshi dengan kagum,
"Kau melihatnya?"tanya Smarta dengan terkejut,
"Yah meskipun aku tidak melihatmu bertarung,namun melihat Krostelo babak belur itu sudah msmberikan bukti"ucap Yenshi,
"Kau mengenalnya juga?"tanya Smarta,
"Tentu saja, ia adalah anak terkuat diantara semua orang yang seumuran dengannya, dan aku terkejut melihat kejadian tadi"jawab Yenshi,
"Aku khawatir hal itu bisa membuatku terkena masalah"ucap Smarta dengan sedikit gelisah,
"Sudahlah, hal itu sudah biasa disini, bahkan jika kau membunuhnya juga tidak apa, lagipula yang terkuatlah yang berkuasa"ucap Yenshi,
"Jadi begitu,....."ucap Smarta.
"Ngomong-ngomong, 1 minggu lagi adalah hari penerimaan soul drive bagi anak-anak yang sudah berusia 17 tahun, apakah kau sudah siap?"tanya Yenshi,
"Aku bahkan hampir melupakan hal penting seperti itu"ucap Smarta dengan kaget karena baru mengingatnya,
"Tidak perlu cemas, dengan kekuatanmu tadi seharusnya kau bisa mendapatkan soul drive yang bagus,"ucap Yenshi,
"Benarkah?kalau begitu aku akan berlatih lagi agar menjadi lebih kuat"ucap Smarta,
"Berjuanglah, aku akan kembali kerumah,sampai jumpa"ucap Yenshi sambil pergi meninggalkan Smarta,
__ADS_1
"Terima kasih, sampai jumpa"ucap Smarta sambil melambaikan tangan.