
Sementara itu, Geani mulai merasa adanya sedikit keanehan pada kota tersebut.
"Hmm apakah hanya perasaanku saja?"pikir Geani,
"Apakah ada yang salah?"tanya Glim,
"Hmm?apa maksudmu?"tanya Geani,
"Sejak tadi kau hanya diam saja, apakah ada yang aneh dengan pemandangan di sini?"tanya Glim,
"Ehm bukan aneh, hanya saja aku merasa ada yang aneh pada kota ini"ucap Geani,
"Aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan"ucap Glim dengan bingung
"Lupakan saja, mungkin hanya perasaanku saja"ucap Geani
"Bagaimana jika kita kembali saja?"tanya Glim,
"Ide bagus"ucap Geani.
Di sisi Harnely, terdapat suatu buku yang terlihat menarik, ia pun segera mengambilnya dan melihat isi buku tersebut.
"Aku sarankan jangan terlalu percaya dengan buku itu, isinya hanyalah khayalan belaka"ucap Fradon,
"Benarkah?bagaimana kau bisa mengetahuinya?"tanya Harnely dengan heran,
"Tentu saja, sejak kapan ada dunia selain di sini"ucap Fradon,
"Hmm sepertinya aku akan mempertimbangkannya, karena buku ini terlihat sangat rinci dan penjelasannya sangat meyakinkan"ucap Harnely,
"Kau bisa mengambilnya, lagipula tidak ada yang akan mempedulikan hal itu"ucap Fradon,
"Benarkah?"tanya Harnely,
"Ambil saja"ucap Fradon,
"Baiklah kalau begitu"ucap Harnely.
Beberapa saat kemudian terdapat suatu ledakan di daerah yang tidak jauh dari perpustakaan atau tempat Harnely saat itu.
"Apakah ada serangan alien?"ucap Harnely,
"Sepertinya begitu, sebaiknya kita keluar sekarang"ucap Fradon,
"Baik"ucap Harnely.
Lalu mereka keluar untuk melihat keadaan, dan benar saja, terdapat alien dengan ukuran besar yang tidak asing bagi mereka.
"Hmm?bukankah itu wujud dari orang itu?"pikir Harnely,
"Bagaimana mungkin?aku pikir Glim sudah kembali saat itu"ucap Fradon dengan terkejut,
"Berhati-hatilah, sepertinya itu adalah orang lain yang bernasib sepertiku"ucap Glim yang baru saja datang,
"Sudah kuduga ada yang tidak beres di sini"ucap Geani yang sudah menduganya sejak tadi,
"Aku pikir kau masih tidur"ucap Harnely,
"Mana mungkin, aku bukanlah pemalas hahahah"ucap Geani,
"Terserah kau saja"ucap Harnely,
"Sepertinya bukan hanya ini saja, kita harus mengecek setiap sisi kota"ucap Glim,
"Kalian periksalah seluruh kota, utamakan warga disini, aku akan menangani yang satu ini"ucap Fradon,
"Baiklah, aku mengandalkanmu Fradon"ucap Glim.
Lalu mereka bertiga segera mengecek keadaan sekitar sembari mengamankan warga.
__ADS_1
"Gawat tuan, sepertinya kota ini diserang"ucap Roin yang masuk dengan tergesa-gesa,
"Serangan alien?ini masih pagi"ucap Besno,
"Sepertinya bukanlah alien biasa, kita harus cepat"ucap Smarta,
"Kalian segeralah keluar, aku akan memeriksa seisi kota"ucap Besno.
Mereka pun ikut keluar untuk memeriksa keadaan kota. Terdapat banyak alien yang menyerang kota, namun sedikit yang terluka karena sebagian besar sudah dibawa ke tempat yang aman oleh Harnely dan yang lainnya.
"Sepertinya warga tidak banyak yang terluka"ucap Besno,
"(aku bisa mendengar suaranya, sepertinya telepati)bisakah kau beritahu di mana lokasi warga yang terluka?"tanya Smarta,
"baik, akan kuberitahu"ucap Besno.
Smarta dan Roin menuju tempat yang diberitahu Besno untuk mengobati dan membawa mereka ke tempat yang aman selagi penyerangan berlangsung.
"Aku sudah tidak memiliki energi lagi, meski persentase yang terluka sedikit, namun jumlahnya tetaplah sangat banyak"ucap Roin,
"(transfer)kau masih bisa melanjutkan?"tanya Smarta,
"Tidak kusangka kau bahkan bisa menggunakan sihir selain serangan"ucap Roin dengan heran,
"Sudahlah, masih ada yang lebih penting untuk dilakukan"ucap Smarta,
"Kau henar"ucap Roin.
Sementara itu, Fradon mulai kesulitan melawaan alien tersebut.
"Sial, dia lebih kuat dari yang kukira"pikir Fradon.
"Aaaaaarrhgahhrghh............"teriak alien tersebut.
Tiba-tiba pergerakan alien tersebut mulai melambat.
"Aku tidak bisa berlama-lama, cepatlah"ucap Harnely,
"Baik"ucap Fradon.
Di lain sisi, Geani melihat sekumpulan alien yang berlari dari kejauhan.
"Oh tidak"ucap Geani,
"Apa yang terjadi?"ucap Glim,
"Sepertinya ini tidak akan berjalan dengan baik"ucap Geani sambil menunjuk ke arah kumpulan alien yang berlari tersebut,
"Memangnya ap–"ucap Glim.
Glim terkejut karena ada banyak alien di luar sana yang sedang berlari ke arah tempat itu.
"Tenang saja, pasukan kerajaan pasti bisa menangani kumpulan alien itu"ucap Glim,
"Aku harap begitu"ucap Geani.
Di sisi Smarta, ia akhirnya berhasil menyelamatkan semua orang dan membawa mereka ke tempat yang aman.
"Baiklah ini yang terakhir"ucap Smarta,
"T-te-terima kasih bu"ucap anak kecil itu,
"Berlindunglah disana"ucap Smarta,
"Baik bu"ucap anak itu,
"Padalah aku bahkan belum bertunangan huft"pikir Smarta
"Kerja bagus nak, sekarang para warga sudah aman"ucap Besno,
__ADS_1
"Meski begitu, di luar sana masih banyak alien, ditambah lagi alien di dalam yang sedang di tangani oleh Fradon,
"Kalian bantulah Fradon, kumpulan alien di luar akan ditangani oleh kerajaan"ucap Besno,
"Baik tuan"ucap Roin.
Lalu Smarta dan Roin ssgera menuju pusat kota untuk membantu Fradon dan Harnely menangani alien dengan ukuran yang cukup besar.
"Kalian tidak apa?"tanya Smarta yang baru saja datang,
"Tentu saja"ucap Harnely dengan senyum sementara Fradon penuh luka,
"Sepertinya tidak baik-baik saja"ucap Roin,
"Alien ini sangat kuat, padahal hanya ada satu saja"ucap Fradon,
"(healing)kau bisa"ucap Roin,
"Sudah sepastinya"ucap Fradon.
Sring......Sring.....
(Fradon mulai berhasil melukai alien tersebut dengan menyerangnya dengan Smarta)
"Aku tidak heran dengan wanita ini, dia sangat kuat"pikir Fradon,
(alien tersebut kembali pulih)
"Sial, regenerasi yang sangat bagus"ucap Harnely dengan kesal.
Harnely mulai menggunakan sihir tanah agar alien tersebut tidak dapat bergerak, sementara Smarta menebas alien tersebut dengan pedang es-nya.
"Pedang es!!!???"pikir Roin dengan terkejut,
"Bukankah itu???bagaimana mungkin dia memilikinya??"pikir Fradon,
"Ada apa dengan orang-orang itu?"tanya Blager,
"Kenapa?"tanya Smarta,
"Sepertinya sihir es-mu bukanlah sihir sembarangan bocah"ucap Blager,
"Benarkah?aku bahkan tidak menggunakan seluruh kemampuanku"pikir Smarta,
"Tentu saja"ucap Blager.
Lalu Smarta melesat ke berbagai titik pada alien tersebut dan menebasnya, sementara itu Fradon mulai kehilangan kekuatannya.
"Apa yang terjadi??"ucap Fradon,
"Huft untung saja aku melapisi tubuhku dengan sihir"pikir Smarta,
"Lapisi tubuhmu dengan sihir, sepertinya alien itu mampu menyerap energi sihir"ucap Harnely,
"Seharusnya kau katakan dari awal"ucap Fradon,
"Aku pikir kau sudah pernah melawan alien sebelumnya"ucap Harnely,
"Sejak kapan ada alien yang bisa menyerap energi!??"ucap Fradon,
"Tentu saja sejak alien itu berteriak"ucap Harnely,
"Pantas saja"ucap Fradon,
#Ruangan Besno
"Hmm dengan begini aku hanya oerlu waspada pada alien di tengah kota, aku serahkan yang bagian luar padamu kawan"ucap Besno,
"Tenang saja pasukan kerajaan tidak selemah itu"ucap seseorang
__ADS_1