
Alien tersebut berusaha untuk menyerang Smarta, namun kali ini ia tidak dapat mengenainya sedikitpun. Gradzio yang sedang tidak dapat bergerak hanya bisa menontonnya saja, sementara yang lain disibukkan oleh kumpulan alien yang secara terus-menerus berdatangan.
"Sial, mereka tidak ada habisnya"ucap Vriln,
"Jangan mengeluh, masih banyak yang berdatangan"ucap Yenshi,
"Aku benci keramaian, namun tidak untuk saat ini"ucap Vriln,
"Hahahah tentu saja, tidak ada ruginya selama kita mendapatkan exp"ucap Yenshi,
"Tentu saja, namun tidak dengan tenaga kita yang terbatas tau!!!"ucap Vriln,
"Sudahlah, agar lebih menyenangkan bagaimana kalau kita bertaruh?"ucap Yenshi,
"Siapa takut!!!"teriak Vriln.
Sementara itu, Brastino dan Klinto sedang mencari cara untuk menghancurkan pilar diatas ditengah keramaian alien.
"Kita tidak dapat mendekat, mereka tahu kita akan mengincar pilar tersebut"ucap Klinto,
"Sepertinya kau benar"ucap Brastino.
Seiring berjalannya waktu, mereka mulai kehabisan energi akibat lamanya pertarungan.
"Sial, kita harus segera menyelesaikan pertarungan ini"ucap Brastino,
"Apa yang harus kita lakukan ketua?jika kita mendekat maka mereka akan menghalangi kita ke pilar itu"ucap Klinto,
"Berapa banyak kau dapat melakukan teleportasi?"tanya Brastino,
"Entahlah, kurasa tersisa 5 kali lagi"ucap Klinto,
"Baik, akan aku susun rencana"ucap Brastino.
Sementara itu, Smarta(Whiger) berhasil bertahan dan memberikan serangan pada alien tersebut.
"Sial, ada apa dengannya?sejak kapan?"pikir alien tersebut,
"Apakah ada yang salah?"ucap Smarta sambil memberikan serangan pada alien tersebut.
Dampak kerusakan yang diterima telah membuat warna alien tersebut menjadi kuning.
"Bagaimana ia bisa sekuat itu?perasaan tadi aku bertarung bersamanya dan hanya membuatnya hingga menjadi warna hijau saja"pikir Gradzio,
"Dasar!!matilah kau!!!"ucap alien tersebut.
Alien tersebut mulai menyerap lebih banyak energi dari sebelumnya.
__ADS_1
"Sial, Smarta kau harus segera mengalahkannya atau Harnely bisa mati kehabisan energi"teriak Gradzio,
"Hei kau cepatlah selesaikan!!!perhatikan anak itu dia bisa mati!"ucap Blager,
"Sabarlah dasar kau ini, huft baiklaah"ucap Whiger.
Setelah bertarung beberapa saat, Whiger mulai menyadari sesuatu.
"Hei bisakah kau lihat kemana arah energi anak itu diserap?"tanya Whiger,
"Mengapa kau menanyakan hal tidak jelas seperti itu?"tanya Blager,
"Sudahlah cepat kau periksa!!!"ucap Whiger,
"Baik baik akan ku periksa"ucap Blager,
(memperhatikan Harnely)
"Apa maksudnya ini?"ucap Blager,
"Ada yang aneh bukan?"tanya Whiger,
"Aku merasa ia mendapatkan energi bukan dari anak itu"ucap Blager,
"Kau cari tahu kemana arah energi anak itu, biar aku coba tahan alien ini sembari kau mencari tahu"ucap Whiger,
Disaat yang bersamaan ketika Smarta menyerang alien tersebut, Blager dengan cepat mencari tahu asal dari kekuatan alien tersebut.
"Hei aku sudah mengetahuinya sekarang"ucap Blager,
"Dimana?"tanya Whiger,
"Tepat diatas, seperti pilar aneh, benda itu tidak hanya menyerap energi anak itu, namun semua yang ada disini"ucap Blager,
"Akhirnya, masalah selesai"ucap Whiger.
Dengan cepat Smarta melesat kearah pilar tersebut, namun sayangnya ia juga dihalangi oleh kumpulan alien tersebut bahkan terkena serangan hingga terpental ke arah dimana Brastino berada.
"Hei kau tidak apa?"tanya Brastino,
"Aku tidak apa"ucap Smarta(Whiger)
"Aku punya rencana, namun ini harus sekali coba"ucap Brastino,
"Mengapa hanya sekali coba?"tanya Smarta,
"Sebenarnya ada 5 kesempatan, namun karena ulahku melalaikan teleportasi anak ini jadi tersisa satu kesempatan saja, maaf"ucap Brastino,
__ADS_1
"Tidak apa ketua, namun kali ini harus berhasil"ucap Klinto,
"Aku yakin kali ini"ucap Brastino,
"Apa rencananya?"tanya Smarta,
"Setelah aku mencoba mendekat, mereka pasti akan melompat dengan cepat untuk menghalangiku, namun setelah mereka melompat mereka akan menyerangmu"ucap Brastino,
"Lalu bagaimana?"tanya Smarta,
"Aku akan melesat kesana, setelah mereka melompat kau melesatlah lagi untuk memancing mereka lompat lagi, setelah itu disaat yang bersamaan aku akan menggunakan teleportasi agar berada langsung disana"ucap Brastino
"Tidak buruk, baiklah sebaiknya kita langsung coba"ucap Smarta,
"Baik, bersiaplah"ucap Klinto.
Mereka menunggu momen yang tepat dimana jumlah para alien tersebut berkurang. Setelah berkurang cukup banyak, tanpa berfikir panjang, Brastino melesat ke arah pilar tersebut, lalu para alien menghalanginya.
Beberapa saat setelah momentum alien melompat, ketika diudara, Smarta melesat dengan cepat ke arah pilar tepat setelah para alien melompat, ketika hendak menyerang pilar tersebut, muncul alien secara mendadak ke arah Smarta.
"Sudah kuduga"pikir Klinto,
"Sekarang saatnya"teriak Smarta,
"Baik"ucap Klinto.
Lalu Klinto mengaktifkan teleportasi yang terakhir pada Brastino sehingga Brastino berada di pilar tersebut.
"Sepertinya pertarungan ini akan berakhir sekarang"pikir Brastino.
Akan tetapi ketika Brastino hendak menghancurkan pilar tersebut, tiba-tiba ia diserang oleh alien tersebut.
"Mau apa kau hah!!!"teriak alien tersebut,
"Sial tidak kusangka ada yang lain"pikir Brastino,
"Bertahanlah kau!!"teriak Smarta.
Smarta melesat ke arah alien tersebut hingga terpental cukup jauh, akan tetapi tetap saja, semua alien tersebut telah melompat untuk menghalangi mereka.
"Oh tidak, semuanya sia-sia"ucap Brastino.
Klinto hanya bisa pasrah untuk hal itu.
"Maafkan aku semua"pikir Brastino.
Hal yang mengejutkan terjadi dimana seorang pria yang tampaknya adalah seorang kesatria muncul dan melesat menghancurkan pilar tersebut disaat tidak ada yang menyadari hal itu, sehingga pilar tersebut berhasil dihancurkan.
__ADS_1