
" Sayang ini Nenek sama Kakek Shakira." Ucap Annisa saat Pak Ibrahim dan Ibu Riana datang menengok Shakira.
Shakira terdiam dan memandang kedua Nenek Kakek nya, dan lantas menatap ke arah Dimas yang terus menatap nya dengan tersenyum.
" Apakah mereka orang tua Om yang itu? " Tunjuk Shakira pada Dimas.
" Itu Papah sayang bukan om, dan mereka memang orang tua Papah nya Shakira jadi ini Kakek Nenek nya Shakira." Ucap Annisa.
" Kenapa mereka baru datang sekarang Mah?"
Annisa terdiam dan menatap ke arah Pak Ibrahim dan Ibu Riana, namun tatapan Shakira terus menatap ke arah Dimas.
" Sayang, Kakek Nenek sayang sama Shakira. Mereka baru tahu sekarang karena Mamah menyembunyikan kamu. Jadi bukan Salah mereka ini Salah Mamah Nak." Ucap Annisa.
" Shakira tahu Mamah sedih, Mamah suka menangis gara - gara mereka."
" Nggak sayang, mereka nggak Salah sayang. Kakek Nenek sama Papah kemari karena ingin melihat Shakira."
" Sudah Annisa, kami mengerti anak sekecil dia sudah bisa membaca apa yang di alami orang tua nya." Ucap Pak Ibrahim.
" Shakira kakek sama Nenek ingin sekali bertemu sama kamu, maaf kan kakek Nenek kalau selama ini kakek, Nenek sama Papah tidak memperhatikan Shakira." Ucap Kembali Pak Ibrahim.
" Shakira nggak butuh di perhatikan yang Shakira ingin Mamah bahagia."
Annisa pun meneteskan air matanya, lalu memeluk tubuh Shakira.
" Mamah bahagia sayang, kata siapa Mamah nggak bahagia. Hanya Shakira Sumber kebahagiaan Mamah. Apalagi Shakira sudah bisa melihat."
" Shakira sekarang tidak buta lagi Mah, Mamah sekarang nggak bakalan bisa bohong."
" Shakira, semua ini Papah yang Salah. Nenek sama Kakek tidak tahu menahu. Kalau mau marah untuk membela mamah kamu, marahlah sama Papah. Shakira masih kecil Papah mengerti kecewa nya Shakira walau belum tahu jelas apa permasalahannya, jadi kalau mau membenci benci lah Papah Nak, sebenci - benci nya Shakira sama Papah, rasa sayang Papah sama Shakira nggak akan pernah pudar." Ucap Dimas lalu mengusap pucuk kepala Shakira dan mencium nya.
" Papah pergi dulu ya sayang, Kakek sama Nenek ingin bertemu sama kamu." Dimas pun lalu beranjak pergi meninggalkan kamar rawat.
" Maaf." Ucap Shakira pelan sambil menunduk.
" Boleh Nenek sama Kakek peluk Shakira?" Ucap Ibu Riana.
Shakira menganggukkan kepala nya, kedua kakek Nenek nya pun memeluk tubuh Shakira.
" Shakira Mau apa dari kakek sama Nenek? " Bujuk Pak Ibrahim.
Shakira memandang Annisa yang masih meneteskan air matanya, Annisa tersenyum lalu menganggukkan kepala nya.
__ADS_1
" Shakira ingin Mamah tersenyum kembali, apa kakek sama Nenek bisa mewujudkan nya? "
Pak Ibrahim dan Ibu Riana tersenyum dan menganggukkan kepala nya, Shakira pun tersenyum ke arah Pak Ibrahim dan Ibu Riana.
*****
Annisa mencari Dimas, dari lorong satu ke lorong satu nya lagi tak menemukan Dimas. Annisa terus berjalan mencari sosok mantan suami nya itu, saat tepat di sebuah taman rumah sakit Annisa menemukan Dimas yang sedang duduk di kursi taman rumah sakit sambil memandangi ikan di kolam.
" Bang."
Dimas menoleh ke arah Annisa, yang lalu duduk di samping nya.
" Bang, maaf kan Shakira."
" Nggak apa - apa." Ucap Dimas.
" Semua karena Annisa yang menyembunyikan dari Papah nya."
" Kamu nggak Salah, kamu pantas melakukan nya, memang Saya pantas mendapatkan nya. Saat itu Saya kan membuang kamu layaknya sampah, tapi ternyata sampah yang Abang buang adalah sampah sangat berharga."
" Abang nanti juga akan bisa dekat dengan Shakira, sabar ya Bang."
" Arka bagaimana, Shakira hanya ingin Arka sedangkan Abang sudah berjanji akan bertanggung atas apa yang kemarin terjadi."
" Maaf kan Abang yang sudah membuat luka hingga kamu tersiksa."
" Kita lupakan Bang tentang kejadian kemarin, kita anggap sama - sama khilaf biar menjadi dosa kita dan hanya yang di atas yang tahu. Maaf Bang mungkin kita nggak bisa bersatu, Abang boleh bertemu sama Shakira kapan saja, bahkan membawa Shakira ke tempat Abang, tapi untuk satu atap kita tak mungkin, Shakira belum bisa menerima Bang Dimas mungkin selamanya. Bagi Shakira hanya Bang Arka Papah nya saat ini, jadi Abang harus mengerti."
" Tapi kalau boleh egois Abang ingin kita mulai dari awal."
" Maaf Bang, Shakira hanya ingin Saya bahagia sekarang dan bisa tersenyum. Abang pasti tahu, Saya bisa tersenyum hanya di depan Bang Arka dia bisa membuat Saya nyaman."
" Arka koruptor."
" Saya tahu, walau dia penjahat Negara tapi dia mempunyai Cinta yang sangat besar."
******
" Saya punya anak bersama Annisa." Ucap Dimas pada Siska.
"Lelucon apa sayang yang kamu ucapakan nggak lucu."
" Ini bukan lelucon, Annisa menyembunyikan seorang anak hasil pernikahan kami."
__ADS_1
" Saya nggak percaya." Ucap Siska.
" Maaf saat itu kami berdua melakukan nya."
Siska menatap ke arah Dimas dengan Mata yang berkaca - kaca, lantas dari sudut kedua kelopak matanya pun meneteskan air Mata.
" Terus bagaimana dengan nasib saya."
" Kita batal menikah."
" Apa batal menikah!!! " Ucap Siska .
" Iya, kita batal menikah."
Plaaakk
Siska menampar pipi Dimas hingga membuat pipi nya memerah.
" Kamu membatalkan nya hanya karena dari pernikahan kamu sama Annisa memiliki seorang anak, kamu nggak mikir itu anak kamu atau bukan."
" Dia anak Saya, yakin seyakin nya karena Annisa hanya melakukan nya dengan Saya. Dan saat itu Pun kita memang sempat menikmati malam itu, walau akhir nya Saya ceraikan dia."
" Saya nggak Mau kamu batalkan pernikahan ini, Saya nggak mau dan kamu tahu pernikahan kita ini kabar nya sudah menyebar luas, dan Saya tidak Mau kita batal menikah."
" Siska, kalau pun kita jadi menikah rumah tangga kita nggak bahagia."
" Kamu jahat Dimas, kamu jahat selama ini Saya menunggu kamu tapi apa kekecewaan yang Saya dapat."
" Coba kamu ingat kembali, dulu Saya ingin mengajak nikah sama kamu, apa coba alasannya kamu bilang ingin melanjutkan study kedokteran kamu lantas untuk 2 tahun bergabung dengan sebuah rumah sakit ternama yang tidak mengijinkan untuk menikah dulu. Dan Kamu harus tahu yang saya nggak suka, dengan kehidupan glamour kamu dengan gaya sosialita."
" Saya nggak Mau pernikahan ini batal."
******
" Bang Arka sudah bisa duduk di kursi roda kan?" Tanya Annisa.
" Sudah bisa." Jawab Arka.
" Kita temui Shakira nanti Annisa minta Polisi mengawal Bang Arka sampai kamar Shakira."
" Terima kasih Annisa, di saat Abang terjerat kasus kamu masih tetap ada di samping Abang."
" Bang, Cinta Abang akan selalu di hati Annisa begitu juga Shakira. Abang sudah banyak memberikan kebahagiaan buat kami berdua."
__ADS_1
" Abang tidak bisa menikahi kamu karena hukum yang menjerat Abang, hukuman Abang akan lama, jadi jangan pernah tunggu Abang."