
" Makasih kalian bertiga sudah datang menjenguk saya." Ucap Arka sambil memangku Shakira.
" Saya hanya ingin minta maaf, kalau saya mengambil Annisa kembali." Ucap Dimas.
" Saya hanya minta jaga dia, jaga Shakira. Saya percaya kan sama kamu."
" Saya akan jaga mereka yang kini telah menjadi bagian hidup Saya yang berharga."
" Bang, Saya bawakan masakan kesukaan Abang kita makan sama - sama ya, dan ada banyak cemilan." Ucap Annisa sambil menata barang bawaan untuk Arka.
" Lihat lah Dimas, istri kamu kalau kesini selalu memanjakan saya." Ucap Arka.
" Dia memang istri idaman." Ucap Dimas.
" Shakira mau ulang tahun ya sayang." Ucap Arka.
" Iya Papah Shakira mau ulang tahun."
" Maaf sayang ulang tahun sekarang Papah tidak bisa kasih kamu hadiah, hanya hadiah doa saja untuk Shakira, jadi lah anak yang sholehah, jangan nakal, buat mamah Papah bangga." Ucap Arka.
" Shakira sayang Papah Arka."
" Papah juga sayang Shakira."
Dimas memandang Shakira yang sangat dekat dengan Arka, kadang membuat diri nya iri dengan kedekatan putrinya dengan pria lain yang bukan ayah nya.
" Kita makan dulu yuk." Ajak Annisa.
*****
Arka memasuki sel tahanan nya, diri nya lalu duduk dan bersandar di dinding tembok penjara.
Uhuk.. uhuk.. uhuk..
Arka seketika merasakan sesak di dadanya, terlihat darah keluar dari mulutnya.
Uhuk.. uhuk... uhuk..
" Mas kamu sakit ya, Saya panggil kan penjaga untuk membawa kamu ke Dokter." Ucap teman satu sel nya.
" Makasih, nggak usah." Ucap Arka.
" Wajah Mas pucat."
" Tidak apa - apa."
" Kalau ada yang di rasa tolong kasih tahu saya"
" Terima kasih, Saya hanya ingin istirahat saja."
*****
" Assalamualaikum."
" Walaikumsalam."
Siska mencium punggung tangan Dimas, dan langsung mengikuti Dimas masuk kedalam kamar nya.
" Saya lapar, siapkan makanan."
Siska pun lalu keluar kamar nya dan memanggil asisten rumah tangganya.
" Bibi...!!!
__ADS_1
" Dalem bu."
" Sediakan makan untuk Bapak."
" Baik Bu."
Dimas pun keluar dari kamar nya dan langsung duduk di depan meja makan, dan terlihat Asisten rumah tangga nya sedang menyiapkan makanan.
" Bi biar istri Saya saja, Bibi bisa kembali ke Dapur." Ucap Dimas.
" Baik Pak." Ucap nya dan langsung meninggalkan kedua majikannya.
" Seharusnya kamu yang menuangkan nasi sama lauk bukan Asisten rumah tangga kita."
" Dia di bayar, buat apa kalau di bayar kita tetap kerja."
" Siska, kamu itu istri Saya kamu juga harus melayani Saya, kamu tahu Annisa setiap Saya Pulang dia menyiapkan makanan untuk Saya, dan menanyakan Mau makan atau tidak, dia sempurna menjadi seorang istri. Kamu harus belajar dari dia jangan seperti ratu."
Braakk
" Terus bandingkan Annisa sama Saya, kamu kenapa lebih berat ke Annisa dari pada Saya. Kami sama - sama mengandung anak dari kamu. Saya sudah berusaha untuk yang terbaik buat kamu tapi apa selalu Annisa yang kamu puja."
" Annisa tidak mempunyai ego tinggi, dia sabar dia tidak pernah memperlihatkan kekesalan atau kekecewaannya."
" Iya - iya Saya memang jauh dari Annisa, terus saja bagus - bagusin dia, dasar suami nggak ada akhlak."
*******
" Bu lusa Shakira kan mau ulang tahun, nanti di rayakan disini." Ucap Annisa saat mengunjungi panti asuhan.
" Anak - anak pasti senang." Ucap Ibu wita.
" Bu nanti kita siapkan catering, soalnya Pak Ibrahim sama Ibu Riana datang, bahkan kakak - kakaknya Bang Dimas juga hadir."
" Wah berarti panti kita bakal di jaga ketat."
" Shakira beruntung sekali dia punya keluarga yang perhatian."
" Alhamdulilah."
" Semoga rumah tangga kalian hingga sampai di keabadian."
" Amin Ya Allah."
******
❤❤ My Love
Sayang lusa ulang tahun Shakira, nanti jangan lupa kadonya yang Shakira pesan.
Sebuah chat pun langsung di baca, terlihat sebuah senyuman sambil menatap layar ponsel tersebut.
******
" Terima kasih." Ucap Dimas langsung membawa sebuah kado yang sangat besar lalu dia masuk an kedalam mobil di bagian kursi belakang.
" Shakira pasti senang, dia kan ingin kado yang seperti ini."
Dimas pun melajukan kembali mobilnya, namun saat berkendara diri nya mendapatkan pesan singkat yang harus memutar arah.
****
Hiasan ulang tahun pun begitu ramai, hingga tatanan hidangan prasmanan pun tersusun rapi dan anak - anak pun terhibur oleh kedua badut yang lucu.
__ADS_1
Terlihat mobil yang di kawal memasuki halaman panti Asuhan, dimana Ibu Riana dan Pak Ibrahim langsung memeluk Shakira yang ikut menyambut kedatangan Kakek Neneknya.
Shakira pun lalu bersalaman dengan Tante dan om nya, serta ketiga sepupu laki -laki nya.
" Terima kasih Bunda sama Ayah sempatin hadir di ulang tahun nya Shakira."
" Demi cucu tercinta Ayah dan Bunda harus luangkan waktu." Ucap Pak Ibrahim.
" Benar Annisa kami dari jauh - jauh hari minta khusus hari ini untuk kosongkan jadwal." Ucap Ibu Riana.
" Terima kasih banyak Bunda, makasih semuanya."
Lalu Ajudan Pak Ibrahim dan Ibu Riana pun membawa kado untuk Shakira, dan beberapa staf khusus Bupati membawa sebuah kado yang banyak untuk mereka berikan untuk anak Panti Asuhan.
Tampak anak - anak antusias di beri kado yang sangat bagus dan mahal dari Pak Bupati dan Ibu Bupati.
" Annisa, Dimas belum kelihatan?" Tanya Dito.
" Belum Bang, dia mau cari sesuatu untuk Shakira." Jawab Annisa.
" Tuh anak niat datang nggak sih? " Ucap Bagas kesal.
***
Badut pun memulai aksinya, anak - anak tertawa lepas, tidak dengan Shakira dengan masih menanti Papah nya.
Shakira terus menatap ke arah pintu, hingga lagi - lagi sosok Papah nya tak kunjung datang.
Annisa pun menunggu Dimas, berkali - kali mencoba menghubungi namun tak juga di angkat.
" Mamah Papah mana? " Tanya Shakira.
" Ini mamah sedang hubungi Papah , seperti nya masih di Jalan." Jawab Annisa.
" Papah datang kan Mah? "
" Pasti datang sayang, kan Papah sudah janji."
" Annisa acara nya ayok di mulai." Ucap Ibu Wita menghampiri Annisa.
" Sebentar lagi ya Bu." Ucap Annisa.
Ting
Ting
Ting
Ponsel Annisa pun berbunyi dan melihat ada sebuah pesan masuk, namun saat membuka pesan tersebut Annisa terdiam dan mengepalkan satu tangan nya.
Annisa berjalan mendekati Shakira, lalu berjongkok sehingga tinggi Annisa dan Shakira sama.
" Sayang, kita mulai acara nya yuk, teman - teman Shakira sudah nunggu lama."
" Shakira ingin nunggu Papah, Shakira ingin ulang tahun sekarang sama Papah."
" Papah sibuk sayang, Papah nggak bisa merayakan ulang tahun Shakira."
Shakira diam dan tiba - tiba air mata nya lolos, dan menangis hingga keras. Sehingga membuat semuanya menatap ke arah Shakira.
Hiks.. hiks.. hiks...
" Pokoknya Shakira ingin merayakan sama Papah."
__ADS_1
" Shakira...!!! " Annisa berteriak memanggil Shakira yang berlari masuk kedalam.
Annisa pun mengejar Shakira, dan Ibu Riana pun ikut mengejar cucu nya.