( Cinta Abdi Negara) Untuk Mu Sang Pemimpin

( Cinta Abdi Negara) Untuk Mu Sang Pemimpin
Perasaan


__ADS_3

" Katakan Lucky, kamu cinta kan sama Shakira!!"


Lucky menatap ke arah Andre, tatapan keduanya seolah tatapan menantang.


" Saya tak akan melepaskan Shakira, tidak seperti Riska. Karena bagi saya Shakira perempuan yang patut saya pertahankan. Kamu menghalanginya, saya akan tetap pertahankan dia, walau nyawa saya sekalian taruhannya. " Ucap Andre yang lalu pergi meninggalkan Lucky yang masih menatap sinis.


******


" Bang ini saya sudah pesan kan minuman dingin."


Andre pun meminum minuman yang di pesan oleh Shakira, dan terlihat wajah Andre yang sangat bete.


" Abang lagi kesal?" Tanya Shakira.


" Bagaimana nggak kesal sepupu kamu bikin ulah lagi." Jawab Andre.


" Sudah lah, jangan pernah di anggap Bang lucky itu. Dia kan memang orang nya seperti itu." Ucap Shakira.


" Abang akan lewati penghalang itu, dia hanya duri, dan hubungan kita mendapatkan restu dari kedua orang tua kita." Ucap Andre kesal.


" Ya makannya Bang, biarlah Bang Lucky seperti itu. Lagian dia nggak ada hak."


******


" Bang, kenapa sih selalu ikut campur urusan Shakira. Asal Abang tahu, Shakira mencintai Bang Andre. Abang jangan ikut campur urusan Shakira, dan asal Abang tahu Shakira tidak pernah ikut campur urusan Abang."


" Abang mu ini seperti ini ada alasannya."


" Apa Bang alasannya, kalau boleh tahu bilang." Ucap Shakira dengan nada tinggi.


Lucky hanya diam menatap kedua mata Shakira yang memerah karena menahan emosi yang meluap.


*******

__ADS_1


" Lucky kamu sudah siapkan semuanya, untuk ambil perkulihan kedokteran di Amerika.?" Tanya Bagas.


" Sudah pah." Jawab Bagas.


" Kamu lulus masuk universitas favorit, jadi jangan sia - sia kan kesempatan ini." Ucap Meli.


" Lucky akan belajar giat disana."


" Nanti kamu disana tinggal sama Bang Abi, dia kan sudah bekerja di salah satu perusahaan ternama. Jadi Mama sama Papah tidak khawatir kamu tinggal sama sepupu kamu." Ucap Bagas.


******


" Ada apa kesini?" Ucap Shakira yang masih kesal terhadap Lucky.


" Abang nggak boleh main." Ucap Lucky.


" Kalau main biasa silahkan, tapi kalau bahas masalah Shakira sama Bang Andre silahkan pulang." Ancam Shakira.


" Abang hanya mau bilang, kalau Abang sudah di terima kuliah di luar negeri, mengambil jurusan ke Dokter an."


" Shakira akan kangen berantem sama Abang."


" Kan setiap hari nya kita bisa telephone, bahkan video call."


" Tetap saja Shakira kangen Abang."


" Oh ya katanya kamu ingin masuk ke institut pendidikan dalam Negeri seperti Tante Annisa."


" Iya Bang saya ingin masuk kesana, doakan semoga saya juga di terima."


" Amin, belajar yang rajin." Ucap Lucky.


******

__ADS_1


" Bang, anak kita sudah pada besar, Shakira sudah remaja." Ucap Annisa sambil memeluk tubuh Dimas.


" Papah menikmati pertumbuhan mereka Mah, dan kita juga tak menyangka kita bersama sudah lebih dari 10 tahun."


" Iya Pah, seperti nya kita baru kemarin bersatu dalam ikatan janji suci, dan seperti baru kemarin anak - anak kita baru lahir, dan sekarang sudah pada besar - besar."


" Semoga kita bahagia selalu ya Mah, semoga anak - anak kita sukses."


" Amin pah."


*****


" Kakak." Panggil Tiara


" Kenapa dek?" Tanya Shakira saat sedang mengerjakan tugas sekolah.


" Ada kiriman bunga sama cokelat." JawabTiara meletakkan kiriman tersebut, dan Shakira mencari tahu nama si pengirim namun tak ada.


" Yang kasih siapa dek tadi?" Tanya Shakira.


" Kurirnya kak, oh iya ini pasti dari pacar kakak ya kan? " Ucap Tiara.


" Kamu tahu saja." Ucap Shakira sambil tersenyum.


Lalu Shakira menghubungi Andre, dan panggilan tersebut di angkatnya.


" Hallo Bang." Sapa Shakira.


" Hallo yank gimana?" Balas Andre dari seberang.


" Terima kasih kiriman bunga sama cokelat nya."


" Kiriman bunga sama cokelat?" Ucap Andre.

__ADS_1


" Iya Bang makasih."


" Tapi itu Shakira...?? "


__ADS_2