Abandoned Princess

Abandoned Princess
Li Wenrou


__ADS_3

Qiao Rong berusaha duduk dengan pelan di atas ranjangnya. Hari sudah mulai gelap, dan akhirnya Selir Shu pergi beberapa menit yang lalu. Sementara itu, ia sudah memerintahkan Chu Yue untuk memberinya beberapa waktu sendiri. Qiao Rong segera memanggil Li Junyan dalam pikirannya.


"E-eh.. Kau sudah baikan, Master?" Tanya Li Junyan dengan canggung. Ia sedikit merasa bersalah atas hal yang tidak terduga itu.


"Menurutmu?" Qiao Rong menjitak bocah itu dengan kesal.


Li Junyan mengaduh.


Namun, tiba-tiba muncul seorang anak perempuan kecil di samping Li Junyan.


"Kau siapa?" Tanya Qiao Rong dengan sedikit tekejut. Darimana datangnya anak ini?


Tapi reaksi Li Junyan tidak sama. Dia terlihat tercengang tidak percaya melihat anak perempuan itu.


"Wenrou?" Li Junyan menatap anak itu dengan penuh pengharapan.


"Kau siapa? Kenapa bisa tahu namaku?" Tanya anak itu.


Seketika wajah Li Junyan menjadi muram. Anak perempuan itu sama sekali tidak mengingatnya.


Sebaliknya, mendengar Li Junyan mengucapkan nama itu, Qiao Rong jadi teringat dengan kisah bocah itu sewaktu ia menyulam dulu.


"Jangan bilang dia anak yang kau ceritakan itu? Kenapa dia bisa ada disini?" Qiao Rong mengernyitkan alisnya.


"Ya.. Masalah itu, aku sudah memiliki jawabannya, tapi sebaiknya kau suruh dia memperkenalkan diri." Li Junyan berbicara dengan nada kecewa.


Qiao Rong menatap anak perempuan yang kelihatan berumur 7 tahun itu. Karena sadar bahwa dirinya sedang ditatap, akhirnya anak itu mulai berbicara.


"Wenrou memberi hormat kepada Master." Bungkukkan anak itu membuat Qiao Rong terkejut. Master?


"Namaku Wenrou. Aku tidak ingat nama keluargaku. Aku adalah roh penjaga Cincin Tapak Naga." Anak perempuan itu membuat gestur lembut kepada Qiao Rong. Qiao Rong merasa bahwa Wenrou adalah Li Junyan kedua. Mereka sama-sama imut dan menggemaskan.


Qiao Rong berpikir sebentar.


Berdasarkan cerita Li Junyan, nama anak itu adalah Lu Wenrou. Tapi karena anak itu tidak ingat nama keluarganya dan sekarang ia sudah menjadi tuan dari Cincin Tapak Naga, Qiao Rong memutuskan untuk mengganti nama keluarga anak itu.


"Baiklah, sekarang namamu Li Wenrou." Ucap Qiao Rong sambil tersenyum.


Li Junyan justru membelalakan matanya dan memelototi Qiao Rong dengan kesal. "Apa kau bercanda?! Kau jelas-jelas tahu marganya L—" Tepat saat Li Junyan akan menyebutkan hal itu, Qiao Rong membekapnya mulutnya kuat-kuat.

__ADS_1


*****


"Jadi dengan kata lain.. Kalau Kitab Yin Yang merupakan tempat untuk mempelajari teknik dan membuat pil, maka Cincin Tapak Naga adalah tempat untuk berkultivasi dan menanam tanaman herba, begitu?" Qiao Rong masih terlihat kebingungan.


"Betul. Apakah Master pernah mendengar istilah kultivasi jiwa?" Mendengar pertanyaan Li Wenrou, Qiao Rong segera menggelengkan kepala.


"Cincin Tapak Naga menyediakan sumber dan fasilitas kultivasi yang tidak terbatas. Dalam dimensi cincin, yang hadir hanyalah jiwa saja. Namun waktu akan berhenti bergerak di tubuh asli, dan begitu kembali, kultivasinya akan mengakar di tubuh." Li Wenrou menjelaskan panjang lebar.


Qiao Rong saat ini hanya bisa mengangguk-angguk saja, nanti setelah mencobanya sendiri mungkin dia akan mengerti.


"Oh ya, Xiao Rou Rou, panggil Kakak saja bisa? Master sepertinya terlalu.." Qiao Rong menatap Li Wenrou dengan canggung.


"K-kakak..." Mendengar itu Qiao Rong rasanya sangat senang. Sangat tidak nyaman mendengar panggilan Master dari anak berumur 7 tahun saat kau hanya berumur 16 tahun.


"Hei! Kenapa aku tidak memanggilmu Kakak juga?!" Protes Li Junyan.


"Karena walaupun penampilanmu masih bocah, tapi otakmu encer." Ujar Qiao Rong sambil tersenyum. Li Junyan hanya bisa cemberut seperti biasa.


"Baiklah, saatnya mencoba Cincin Tapak Naga!" Lanjut Qiao Rong dengan bersemangat.


*****


Qiao Rong merasakan sendiri energi yang ia dapat dalam dimensi itu sangat berkualitas. Dengan adanya kultivasi jiwa, Qiao Rong tidak perlu bersusah payah membuat Ramuan Penempa Tubuh yang hanya berefek pada fisik. Sepertinya Apotek Chi Yuan akan kehilangan seorang pelanggan setia.


Di dalam hanya ada hamparan kebun-kebun dengan herba-herba yang biasa ditemukan, sampai yang langka. Qiao Rong sangat terpukau waktu pertama kali melihat jejeran kebun itu. Sangat banyak variasi tanaman yang ditanam disana.


Di tengah-tengah perkebunan itu ada satu rumah mewah. Yang terlihat megah seperti paviliun milik Kaisar. Tentu saja Qiao Rong langsung meledek rumah kecil yang ada di Kitab Yin Yang. Perbedaannya seperti bumi dan langit.


Li Wenrou memberinya sebuah tur saat pertama kali mendatangi dimensi Cincin Tapak Naga. Bahkan Li Junyan pun bisa masuk ke dalam dimensi itu sebagai sesama roh penjaga. Tentunya hal itu karena Cincin Tapak Naga dan Kitab Yin Yang berasal dari energi yang sama.


Qiao Rong memang sudah akan naik tingkat sebelum Cincin Tapak Naga bangkit dan menghisap sebagian kultivasinya. Oleh karena itu ia hanya butuh kultivasi tiga jam untuk naik ke tingkat selanjutnya.


Setelah selesai, Qiao Rong dihadiahi ucapan selamat oleh kedua anak itu.


Entah kenapa Qiao Rong merasa seperti menjadi Ibu dari dua anak. Ia tidak tahu harus meringis atau bahagia karena mereka masing-masing seperti datang dengan hadiah tersendiri.


"Kau bisa juga menghabiskan waktu dengan berkultivasi selama yang kau mau. Toh waktu akan berhenti. Mau kau berkultivasi sampai tingkat surgawi juga tidak apa." Celetuk Li Junyan.


"Tidak. Aku akan sangat lelah, lagipula.. Bahkan orang terkuat di dunia yang aku tahu seribu tahun lalu juga tidak bisa melawan kematian." Qiao Rong tersenyum pahit.

__ADS_1


*****


Lu Mingzhi berjalan dengan pelan ke arah sebuah kotak es. Di dalam kotak itu, ada sebuah wajah familier yang dahulu sering mengekorinya dan bermain akrab dengannya. Wajah anak perempuan manis itu akan selalu terukir dalam hatinya.


"Xiaoran.." Jari-jari Lu Mingzhi mengelus kotak es itu dengan pelan.


Airmata, tetes demi tetes mulai berjatuhan ke permukaan kotak es itu dan menjadi titik-titik es juga.


Sebuah suara pintu dibuka terdengar, dan sebuah sosok pria yang berusia lima puluh tahunan berjalan pelan ke arah Lu Mingzhi.


Pria itu juga menatap ke arah Ye Xiaoran, yang berada dalam kotak es.


"Kau akan selalu datang kesini setiap tanggal 16, bagaimana aku bisa lupa?" Ujar pria itu sambil menatap Lu Mingzhi.


"Dan kau akan datang ke sini setiap hari." Balas Lu Mingzhi sambil tersenyum. "Andai hari itu kau tidak pernah mengijinkannya keluar. Andai hari itu aku tidak pernah memberitahunya tentang Festival Bulan Jatuh." Lu Mingzhi tersenyum dengan pahit. Sekali lagi air matanya mulai menetes.


"Jangan terlalu menyalahkan dirimu sendiri. Bagaimanapun, Xiaoran yang melompat ke panggung itu. Itu adalah keputusannya sendiri." Pria disampingnya tersenyum pada Lu Mingzhi.


"Tenang saja, Tetua Ye. Aku pasti akan menemukan Bunga Api Keabadian. Pasti."


*****


"Tuan.. Sekarang masalah ini sudah beres, kemana kita selanjutnya?" Tanya Jiang Junwei dari arah belakang.


Kini mereka sedang menggunakan qinggong ke arah Hutan Selatan. Entah apa yang dicari tuannya itu.


"Menangkap hewan perliharaan." Jawab Shen Haofeng singkat.


"Hah?" Jiang Junwei menatap Shen Haofeng yang berada di depannya itu tidak percaya.


"Tahun lalu, induk Serigala Es Tanduk Api mengandung, namun diserang oleh seekor Singa Neraka tepat pada saat ia beristirahat. Aku membantunya membunuh singa itu, dan tahu bahwa ia akan mengalami kesulitan melahirkan." Shen Haofeng akhirnya berkata panjang lebar pada Jiang Junwei. Ini pertama kalinya tuannya itu memberi penjelasan yang detail.


Biasanya Shen Haofeng akan berkata seperti.. "Serigala Es Tanduk Api. Diserang. Menyelamatkan. Kesulitan melahirkan." Semenjak bertemu Qiao Rong akhirnya tuannya itu bisa berbicara dengan normal. Jiang Junwei sangat bersyukur karena itu.


"Ja-jadi sekarang kita akan membantu induk itu melahirkan?" Tanya Jiang Junwei tidak percaya. Melihat seorang wanita bersalin saja tidak pernah, sekarang akan membantu persalinan seekor serigala? Dunia pasti sedang bercanda.


"Tentu saja."


Jawaban Shen Haofeng membuat Jiang Junwei pusing tujuh keliling.

__ADS_1


__ADS_2