
Novi dan sherli sampai di toko.
Novi dan Sherli segera bergegas berganti pakaian. Mereka selesai dan menuju ke depan untuk berjaga.
"Karena kita sudah kumpul semua mari brefing dahulu, Ada yang mau saya ucapkan terlebih dahulu sebelum ada kunjungan tiba. Kita ada beberapa visit dari atasan pusat untuk kunjungan ke toko semua dan salah satu nya mall ini, Jadi sebelum kunjungan kita akan beres-beres toko terlebih dahulu. Sebelum kita beres-beres lebih baik kita berdoa dahulu dan berdoa di mulai." Ajak Niki.
Wulan, Iqbal , Novi serta Sherli menundukkan kepala masing-masing.
"Berdoa selesai. Semoga kali ini toko kita aman ya tidak ada masalah apa pun." Ucap Niki.
"Aamiin."Jawab Iqbal, Wulan , Novi dan Sherli bersamaan.
Mereka semua langsung berbegas untuk beres-beres melakukan tugasnya masing-masing. Akhirnya pekerjaan mereka selesai dengan Rapih, Bersih serta Wangi.
Kunjungan pun tiba Mba Lina dan Pak Dimas datang ke toko bahwa hari ini ada salah satu orang dari pusat yang datang dia adalah namanya MISS Berta salah satu orang tergalak dan tertegas di sanah saat kunjungan ke toko tidak boleh ada debu yang menempel satu pun di Booth, Meja kasir serta di mana karena beliau orangnya sangat teliti dan cinta kebersihan.
"Anak-anak mari kita breafing dahulu. Dimas kamu mau pimpin nya tidak?" Ajak Lina.
"Tidak usah, ini outlet kamu yang pimpin jadi kamu sanah yang menyampaikannya ke mereka. Aku tunggu saja di sinih." Jawab Dimas.
"Baik lah. Jadi begini karena di toko belakang lagi kekurangan orang makanya salah satu dari kita ada buat perwakilan buat di sanah. Siapa yang maunya siapa yang buat di sanah atau saya sendiri yang tunjuk nya?" Ucap Lina.
"Mba saja Lah yang tunjuk kita." Jawab mereka bersamaan.
"Baik lah kalau begitu saya tunjuk Sherli saja ya. Nanti kamu ikut sama Pak Dimas ya untuk ke sanah dan Ingat ya di sanah kamu jangan sampai salah dalam hal mengerjakan tugas." Ucap Lina.
"Baik mba." Jawab Sherli.
"Lina saya pinjam dulu ya anak kamu." Ucap Dimas.
"Iya. Tolong di jaga jangan di modusin anak orang itu." Ucap Lina.
"Iya tenang aja aman kok anak kamu sama saya mah." Ucap Dimas.
Sherli dan Pak Dimas pergi meningalkan toko.
"Buat Wulandari sama Noviana Savira saya ada beberapa pertanyaan buat kalian semua. Ayo ikut saya terlebih dahulu ke dalam Gudang." Ajak Lina.
"Baik Mba."Seru Novi dan Wulan.
Mereka mengikuti mba Lina untuk ke dalam gudang untuk di berikan pertanyaan.
Di gudang penuh dengan banyak barang yang tidak terpakai yang tersusun rapih.
"Kamu sama Novi sudah bisa bikin nota di printer dan SOP perusahaan ?" Tanya Lina.
"Sudah tau mba."Jawab Novi dan Wulan.
"Coba sebutin saya mau dengar ? Mulai dari Wulan dulu Sebutkan SOP perusahaan dan Lalu kemudian Novi." Ujar Lina.
"Baik Mba. SOP perusahaan adalah bla bla bla bla." Jawab Wulan.
"Bagus sekarang giliran Novi sebutkan." Ucap Lina.
"SOP perusahan adalah bla bla bla bla bla bla." Jawab Novi.
"Dalam Waktu singkat tersebut kalian hapal ya SOP perusahaan dan kita akan segera praktek dalam pembuatan Nota di meja kasir. Sebelumnya sudah pernah coba buat nota untuk customer datang membeli ponsel?" Tanya Lina.
"Sudah Mba."Jawab Novi dan Wulan bersama
"Mari langsung saja mempersingkat waktu buat bikin notanya saja." Ajak Lina.
Wulan dan Novi hanya menganguk mengikuti arahan dari mba Lina. Mereka mencoba untuk membuat nota, Setelah selesai membuat nota mereka langsung berjaga di depan sambil menunggu ada yang beli.
"Bal kamu ikut saya untuk stock Accecories." Ajak Lina.
"Baik mba." Jawab Iqbal.
Iqbal dan Mba Lina masuk ke dalam gudang untuk stock accecories.
Di tempat kasir Wulan dan Novi yang sedang duduk sambil menunggu customer yang masuk ke dalam toko.
__ADS_1
"Novi kemarin Ibrahim cari kamu katanya ponselnya rusak." Seru Wulan.
"Ah dia mah kebiasaan Lan sering bantu temannya terus dan sering ke toko. Kalau ada dia lagi tidak di ladenin saja biarkan seperti itu." Jawab Novi.
"Oh seperti itu. Memang nya ada apa ya Novi?" Tanya Wulan.
"Aku cuman mau bilang sama kamu kalau dia memang modus ke semua wanita Lan. Siapa aja dia modusin Lan masa waktu itu dia nembak aku Lan." Ujar Novi.
"Serius dia nembak kamu ??? Bukan nya dia sudah punya pacar ya anak toko roti yang di samping toko kita ?" Tanya Wulan yang terkekeh.
"Iya Lan aku juga pernah lihat dia sering antar dia pulang kerja kalau pulang dari toko sering bareng." Ucap Novi.
"Terus kamu terima dia tidak ???" Tanya Wulan yang penasaran.
"Iya tidak lah Lan soal nya aku sudah punya pacar." Ucap Novi.
"Syukur lah kalau kamu tidak terima nanti yang ada kamu bisa di bilang orang ketiga dalam hubungan mereka." Ucap Wulan.
"Iya Lan. Lan kita foto berdua yuk buat kenang-kenangan saja umpung mba Lina sama kak Iqbal di dalam gudang lagi stock accecories kita langsung saja foto terus toko juga lagi sepi." Ajak Novi.
"Yaudah ayo kita foto." Jawab Wulan.
Crek...Crek...Crek...
Mba Lina Langsung berdehem.
"Enak ya jadi kalian bukan nya jaga malahan asyik foto-foto dasar bocah." Ledek Lina.
"Hehehe cuman sekali Mba buat kenang-kenangan saja."Jawab Novi dan Wulan.
"Mba mau ikutan kita berfoto bareng tidak?" Tanya Wulan.
"Nanti saja saya lagi sibuk." Ucap Lina.
"Baik Mba."Seru Wulan dan Novi.
"Jaga toko yang benar ya jualan yang banyak jangan banyak foto di demo live kalau sudah selesai di hapus foto nya." Ujar Lina.
"Baik Mba." Jawab Novi dan Wulan.
Novi dan Wulan saling melirik masing-masing melihat ke arah mba lina tanpa mba Lina ketahui. Kemudian Iqbal dan Niki keluar dari gudang dan berjaga di depan bersama Novi dan Wulan.
"Ada apa kak sama mba Lina.?"Seru Novi dan Wulan bersamaan heran.
"Nanti saja tanyanya tidak enak masih ada mba Lina." Ucap Niki.
"Baik Kak." Jawab Wulan dan Novi.
Lina kembali ke depan dan menghampiri Niki.
"Niki gimana sih kamu jadi Store head masa tidak bisa kasih contoh buat adik kamu itu." Rajuk Lina yang sedang kesal.
"Maksud mba Lina siapa ya ?" Tanya Niki.
"Itu si Sherli kok bisa dia tidak bisa jawab pertanyaan dengan mudah padahalkan dia sudah lama bekerja. Masa dia kalah sih sama Novi dan Wulan yang baru aja bisa tadi sudah saya tes, Sedangkan adik kamu malah ngaco Jawabannya." Ucap Lina.
"Yaallah mba dia mah tidak heran lagi sudah aku kasih tau juga pasti jawabannya lupa terus. Emang dia buat kesalahan apa mba ?" Tanya Niki yang heran melihat mba Lina yang kesal seketika.
"Masa buat nota penjualan saja masih salah terus." Jawab Lina.
"Lagi gerogi kali mba di lihatin banyak orang." Ucap Niki yang membela Sherli.
"Sudah kamu jangan bela di lagi. Kata anak yang lain aja dia memang seperti itu dan masih mending si Novi yang kerja dari pada dia karena Novi lebih cepat paham di bandingkan dia. Aduh bikin malu saja lah, Lain kali mah aku tidak pilih dia saja lah mending pilih antara Novi dan Wulan yang masih baru tapi lebih bisa cepat tangap." Ucap Lina.
"Jangan seperti itu mba karena IQ seseorang itu berbeda-beda." Ucap Niki.
"Sudah lah aku lagi pusing." Jawab Lina.
Mba lina masuk ke dalam gudang untuk beristirahat sejenak.
"Iqbal , kakak kamu itu kok masih juga belum paham-paham ya?" Tanya Niki.
__ADS_1
"Jangan begitu, dia adalah adik mba." Ucap Iqbal.
"Emang itu orang kuliahnya gimana coba masa kaya gitu saja tidak mengerti kalah sama orang tamatan SMK dong." Ejek Niki kesal.
"Enak saja mba bilang nya kaya gitu. Aku tidak sama loh dengan dia." Jawab Iqbal.
"Loh aku tidak bilang kamu seperti itu loh Bal." Ucap Niki.
Sherli tiba di toko dan langsung ikut bergabung sama teman-temannya berjaga. Namun mba Lina memangil Sherli untuk masuk ke dalam Ruangan.
"Bal tolong pangilkan Sherli dan Niki suruh masuk ke gudang ya." Pinta Lina.
"Baik mba." Jawab Iqbal.
Sherli dan Niki masuk ke dalam gudang.
"Sherli saya mau tanya sama kamu memangnya susah buat nota , masa segitu saja tidak bisa sih. Kamu tidak malu apa sama anak baru yang sudah jauh lebih baik dari pada kamu yang sudah lama itu?"Tanya Lina yang kesal.
"Saya bisa mba, Cuman tadi saya sedikit grogi saja." Jawab Sherli.
"Kalau buat alasan itu yang masuk di akal lah, Saya sudah tanya juga kepada anak yang lain kalau kamu masih suka salah terus. Kamu gimana sih Niki masa tidak mengajarkan dia dengan baik. Mau di taruh di mana muka saya tadi pas kunjungan dan saya juga tidak enak sama pak Dimas tadi memilih dia." Jawab Lina yang kesal.
"Mohon maaf mba Lina saya memang jarang ada di toko jadi saya tidak begitu paham dan tau tentang situasi di toko." Jawab Niki.
"Mulai besok saya tugas kan kamu lebih banyak di toko dari pada di kantor." Ucap Lina.
"Baik Mba." Jawab Niki.
"Tolong ajarkan kepada yang lain saya mau ke kantor dahulu mau antar miss Berta kemungkinan saya tidak kembali ke toko, Jika nanti mau pulang yasudah pulang saja." Pinta Lina.
"Baik Mba." Jawab Niki.
Mba lina pergi meningalkan toko. Niki dan teman-teman breafing kembali tentang hasil visit tadi sangat mengecewakan.
"Teman-teman sebelum pulang ada baik nya kita breafing dulu tantang hasil dari visit tadi. Bahwa hasil nya sangat mengecewakan dan membuat mba Lina marah besar, Di sinih saya tegaskan sekali lagi jika tidak ada yang mengerti dan tidak paham tolong di tanya di group jangan hanya di baca saja group nya dan di jawab baik saja dan juga di scroll ke atas ke bawah saja atau pun hanya melihat langsung di tutup lagi. Jadi begini kan hasilnya kalau hanya membaca dari group tapi tidak paham dan saya sangat berterimakasih kepada Wulan dan Novi walaupun anak baru sudah bisa paham semua nya dan mba Lina apresiasi kepada kalian atas kinerja nya sudah sangat bagus dan membuat mba Lina serta saya bangga. Tepuk tangan dong buat mereka." Ucap Niki.
Prok...Prok...Prok...
"Selamat ya buat Wulan dan Novi atas Kinerja kerja nya , Tolong lebih di tingkatkan lagi mulai dari Off day dan pembagian tugas masuk jangan salah satu dari kalian masuk nya jumping di bikin 1 minggu masuk pagi dan 1 minggu kemudian masuk siang saja supaya lebih rapih jadwal nya." Pinta Niki.
"Baik Kak." Jawab Novi dan Wulan.
"Buat Iqbal terimakasih ya sudah mau ajarkan mereka selama saya tidak ada di toko dan buat kamu Sherli saya juga terimakasih sudah buat saya malu serta kecewa karena kamu di sinih sudah lama masa masih belum paham juga dan tidak ada yang nama nya senior dan junior karena kita masih sama-sama belajar dan bekerja dalam 1 team. Karena sukses nya toko adalah dari sebuah team yang kompak serta solid." Ucap Niki.
"Iya kak saya minta maaf jika saya masih belum paham dan banyak melakukan kesalahan." Ucap Sherli.
"Yasudah lebih baik kita pulang dan beristirahat saja di rumah karena hari sudah semakin malam dan kasihan anak pagi jadi lembur kita beres-beres saja sekarang." Jawab Niki.
"Baik Kak." Jawab Iqbal, Sherli, Novi serta Wulan.
Mereka semua membereskan toko masing-masing. Kemudian toko akhirnya selesai di bereskan mereka bergegas untuk kembali pulang ke rumah masing-masing.
"Sebelum pulang mari kita berdoa menurut agama masing-masing dan berdoa di mulai." Ucap Niki.
Wulan, Niki, Iqbal, Sherli serta Novi menundukan pandangan mereka.
"Berdoa selesai." Ucap Niki.
Mereka semua meninggalkan toko masing-masing. Kemudian berpamitan serta salaman dan absen pulang bersama.
"Hari ini hari yang melelahkan buat aku banyak sekali drama di dalam nya dan banyak kejadian yang membuat aku jadi banyak belajar tentang kehidupan."Gumam Wulan.
"Besok kita semua masuk pagi lagi soalnya toko mau tutup tadi mba Lina kirim pesan ke saya." Ucap Niki.
"Serius kak ?" Jawab Iqbal, Seherli, Novi dan Wulan karena mereka kaget mendengarnya.
"Iya saya serius. Untuk soal toko nanti di carikan sama mba Lina dan ada beberapa orang yang harus di resignkan karena banyak toko yang tutup. Kalian semua termasuk saya juga banyak-banyak lah berdoa semoga tidak ada yang di keluar kan. Aamiin." Ucap Niki.
"AAMIIN."Jawab Iqbal, Sherli, Wulan dan novi bersamaan.
"Yasudah pulang ke rumah masing-masing karena sudah malam." Jawab Niki.
__ADS_1
Mereka semua bersiap untuk pulang.
Bersambung,,,