Ada Negara Diantara Kita

Ada Negara Diantara Kita
21 . ANDK


__ADS_3

Wulan pergi ke dalam rumah untuk masuk ke dalam kamar setelah Ibrahim pergi.


"Kak yang tadi antar kamu itu siapa ?" Tanya Mama penasaran.


"Teman SMP ma yang waktu itu aku cerita sama Mama." Ucap Wulan.


"Oh...siapa kak nama nya Mama lupa ?" Tanya Mama.


"Ibrahim ma nama nya." Jawab Wulan.


"Sekarang dia kerja apa kak?" Tanya Mama yang penasaran.


"Kata dia sih tentara ma cuman kakak tidak tau bener apa tidak kan soalnya kata mama banyak di zaman sekarang tentara gadungan kan maka nya kak lagi berhati-hati takut kena seperti itu." Jawab Wulan.


Wulan menjelaskannya sambil ragu kepada mama karena Wulan tidak melihat dengan jelas kalau pekerjaan Ibrahim itu bener-bener seorang tentara


"Bagus itu baru anak mama yang bisa menjaga diri dengan baik, Mama mendukung saja semua keputusan kamu kak asalkan kamu bisa menjaga diri sendiri dengan baik." Ucap Mama yang senyum simpul mengacungkan kedua jempol nya.


"Siap Mom." Jawab Wulan.


"Yaudah sanah kamu bersih-bersih dulu lalu tidur karena hari sudah sangat malam." Ujar Mama.


"Iya Ma." Jawab Wulan.


Wulanpergi meninggalkan ibu dan menuju ke dalam kamar.


Pukul 21.00 WIB di kamar Wulan.


Kemudian Wulan menemukan akun sosial media milik Ibrahim tersebut di lihat Wulan ternyata memang betul apa yang di bicarakan Ibrahim terhadap Wulan bahwa dia memang seorang tentara yang bertugas di priuk jakarta utara.


"Oh jadi benar dia seorang tentara toh." gumam Wulan.


"Sudah lah besok aku pastikan kembali kalau dia benar-benar seorang tentara soalnya kemarin dia hanya pakai baju biasa apa mungkin dia sedang tidak bertugas?"Jawab Wulan.


Lebih Sekarang aku tidur saja besok harus kembali Beraktivitas sambil menaruh hp di samping tempat tidur, Wulan pun tertidur Dengan lelap.


Wulan langsung bergegas mandi lalu shalat Subuh setelah itu sarapan pagi namun hari ini Wulan ada jadwal untuk pergi ke kampus.


Wulan langsung pergi Ke ruang makan untuk sarapan pagi bersama.


Di meja makan sudah terdapat berbagai menu masakan yang telah di sedia kan oleh Mama.


"Hari ini kamu mau pergi ke kampus kak?" Tanya Mama.


"Iya Ma." Jawab Wulan.


"Yaudah cepat makan dan di habiskan Sarapannya nanti telad berangkat ke kampus." Seru Mama.


"Oke Ma." Jawab Wulan.


Kemudian pesan pun masuk.


Tring...Tring...Tring.


"Kalian hari ini ada mata kuliah kan ?" Tanya Maria.


" Iya ini Aku mau berangkat kok." Jawab Wulan.


"Iya Aku juga udah mau berangkat." Jawab Tasya.


" Oke berarti Aku mau berangkat juga." Seru Dessy.


"Tunggu aku di gerbang kampus ya aku mau berangkat juga." Jawab Maria


"Oke deh." Jawab Wulan, Tasya , Dessy dan Sopi bersamaan.


Kemudian ponsel Wulan berbunyi lagi.


"Lan hari ini aku antar kamu kerja ya ?" Tanya Ibrahim.


"Tidak usah Ibrahim hari ini Wulan masuk siang karena ada kuliah pagi." Jawab Wupan


"Yaudah kalau begitu aku antar ke kampus ya Lan sekalian aku kerja lagi pula searah." Jawab Ibrahim memaksa Wulan.


"Tidak usah Ibrahim nanti merepotkan beda arah lagi pula juga kamu tidak tau kampus Wulan dimana?" Tanya Wulan.


"Tidak apa Lan nanti kamu kasih tau aja nama kampus nya apa dan jalannya sekalian kita berangkat bareng dan lumayan kamu irit ongkoskan." Jawab Ibrahim.


" Tapi Ibrahim..." Jawab Wulan.


"Sudah tidak ada tapi-tapi an aku anter saja kamu tidak boleh menolak lebih baik uang kamu di tabung saja selagi masih aku bisa antar kamu dan 5 menit lagi aku sampai di rumah kamu." Jawab Ibrahim.


"Apa 5 menit lagi sampai rumah ???" Jawab Wulan kaget.


Sontak Wulan kaget dengan jawaban ibrahim dengan sigap Wulan buru-buru menghabiskan sarapannya dan langsung memakai lipstick untuk bersiap-siap.

__ADS_1


"Kenapa kamu terburu-buru kak?" Tanya Mama.


"Teman aku mau sampai ke rumah mah 5 menit lagi." Ucap Wulan terburu-buru.


"Serius kak ??? yaudah sanah kamu beres-beres sebelum dia sampai dan menunggu kamu terlalu lama" Ucap Mama.


"Sepertinya seriusan ma soalnya waktu di rumah sakit jenguk teman aja dia bilang 15 menit lagi sampai ternyata memang sudah sampai." Jawab Wulan yang panik.


"Berarti dia mau didik kamu menghargai waktu kak, Jadi tidak sabar mama pengen kenalan sama dia kak." Ujar Mama.


"Nanti ya nunggu waktu yang tepat di kenalin kalau dia tidak sibuk itu." Ucap Wulan.


"Baik lah Mama akan tunggu." Jawab Mama.


5 Menit Kemudian


Tin...Tin...Tin suara klakson motor.


Suara motor yang berhenti di depan rumah. Ibrahim mengirim pesan kepada Wulan.


"Lan sudah sampai nih di depan rumah." Ucap Ibrahim.


"Iya ini mau keluar rumah kok." Jawab Wulan.


Sesampainya Wulan di depan rumah...


"Mau masuk dulu tidak kita berpamitan sama mama kalau mau berangkat." Ucap Wulan.


"Yaudah ayo masuk kita berpamitan sama mama terlebuh dahulu." Ajak Ibrahim.


"Ayo." Ajak Wulan.


Wulan dan Ibrahim berpamitan kepda ibu untuk berangkat.


"Mama, Wulan dan teman Wulan mau berangkat ini mau berpamitan." Ucap Wulan.


"Iya sayang sebentar Mama bawain bekal kamu dulu." Jawab Mama.


"Ma ini teman Wulan nama nya Ibrahim, Ibrahim ini Mama Wulan nama nya Mama Rinny" Ucap Wulan perkenalkan.


"Perkenalkan nama saya Ibrahim bu." Ucap Ibrahim.


"Oh ini yang nama nya Ibrahim yang di ceritain Wulan, Tolong hati-hati ya bawa motor nya dan jaga Wulan ya nak Ibrahim." Ucap Mama.


Ibrahim dan Wulan pamit untuk segera berangkat.


"Kami pamit dahulu ya ma. Assalamuallaikum." Jawab Wulan dan Ibrahim bersamaan


"Walaaikumsalam hati-hati ya nak." Jawab Mama


Kemudian mereka pun berangkat.


"Nama kampus kamu apa Lan dan di daerah mana ???" Tanya Ibrahim.


"Nama kampus Wulan universitas A di daerah jakarta pusat." Jawab Wulan.


"Oke aku tau jalan nya kalau begitu kamu pegangan ya kita akan ngebut." Ucap Ibrahim.


"Baik lah." Jawab Wulan.


20 Menit Kemudian


Wulan dan Ibrahim telad sampai di kampus dan Wulan di lihatin oleh teman-teman sekampus kalau pacar Wulan itu seorang tentara dan menjadi heboh berita di kampus karena baru pertama kali Wulan membawa seorang cowo untuk mengantar nya.


"Widih siapa tuh Lan kok tidak di kenalin sama kita." Tanya Tasya.


"Oh jadi ini alasan loh nolak beberapa cowo toh." Ucap Maria ejek Wulan.


"Sudah bapak-bapak ya muka nya." Ucap Dessy ejek Wulan.


"Kenalin aku apa kaya gitu." Ucap Sopie.


"Kalian ini bisa tidak sih untuk tidak bergosip seperti itu, Akuu sama Ibrahim hanya teman saja." Jawab Wulan.


"Oh cuman teman." Jawab Maria,Tasya Dessy dan Sopie secara bersamaan.


"Lan aku berangkat kerja dulu ya belajar yang benar ya nanti kalau sudah selesai kuliah kabarin ya." Ucap Ibrahim sambil tersenyum ke arah Wulan.


"Iya kamu kalau sudah sampai di tempat kerja kabarin dan hati-hati di jalan." Jawab Wulan sambil membalas senyuman tersebut.


"Iya sayang nanti mas kabarin." Jawab Ibrahim tersenyum genit.


Sontak membuat Wulan terkejut dengan ucapan Ibrahim di depan teman-teman nya dan membuat makin banyak orang yang bergosip ria.


Ibrahim meningalkan kampus Wulan dan kembali bekerja.

__ADS_1


"Pokok nya Kamu hutang banyak pertanyaan sama kita dan Kamu harus menceritakan semua pada kita." Kata Maria.


"Iya iya nanti di ceritain sekarang kita masuk ke dalam kelas saja dulu nanti istirahat di ceritain deh." Kata Wulan.


"Mantap ternyata diam-diam Wulan dekatin dengan yang berseragam dan menolak banyak cowo Dengan alasan mau focus kuliah serta kerja luar Biasa patut di tiru". Ucap Tasya menaikan satu alis nya.


"Bukan seperti itu Tasya memang Wulan tidak ada apa-apa sama Ibrahim dan emang hanya teman lagi Pula juga dia belum nembak Aku kok." Jawab Wulan.


"Apa belum nembak ??? Lalu pertanyaan tadi pagi dia bilang sayang sama Kamu itu apa ???" Jawab Tasya, Maria , Sopi dan Dessy terkejut.


"Mana aku tau, Udah dong jangan ngeledekin lagi Wulan malu tau di lihatin sama teman-teman kampus yang lainnya." Jawab Wulan sambil mengangkat kedua tangan nya tersebut.


Sesampainya mereka di dalam ruangan untuk Belajar tiba-tiba datang seorang cewe yang Mengebrak meja Wulan yang membuat Wulan kaget.


"Dasar Kamu cewe gatel, cewe Kecentilan , cewe tidak tau malu maksud kamu apa mau pamer ke kita-kita kalau kamu hebat punya pacar seorang abdi negara ?" Ucap Cewe gila ngejek.


"Siapa yang mau pamer sih ? kalau kamu merasa tersaingi sama aku bilang aja tidak usah pakai acara seperti ini murahan seperti anak kecil."Ucap Wulan dengan nada tinggi.


"Siapa yang di sinih yang cewe murahan? kamu apa aku ? kalau emang tidak mau Kamu kaya gini tidak usah pamer?" baru punya pacar kaya begitu aja sudah belagu." Ucap Cewe gila kesal.


"Siapa yang mau pamer dan belagu sih emang nya di kampus tertulis di larang bawa pacar abdi negara gitu dan aku peringatin ya ini bukan kampus punya bokap Kamu jadi Kamu tidak usah bersikap seperti itu serta kita sama-sama menuntut ilmu kok dan sama-sama makan nasi jadi tidak usah sok deh Kamu." Jawab Wulan emosi udah di ubun-ubun.


"Kamu berani jawab aku ???"Tanya Cewe gila sambil mendorong Wulan.


"Ngapain Wulan harus takut sama kamu , Orang sama-sama mahasiwa." Jawab Wulan yang kesal.


"Awas Kamu ya lihat aja nanti." Ucap Cwe gila ningalin Wulan kesal.


" TERSERAH." Jawab Wulan melirik ke arah nya.


Dosen pun datang dan kelas dalam keadaan hening teman-teman Wulan menglirik bersamaan dan mengancungkan jempol masing-masing kepada Wulan dan sambil bilang kamu hebat Lan.


Wulan hanya menganguk saja karena dia tau bahwa teman nya hanya ngiri sama apa yang Wulan tadi lakukan bersama Ibrahim.


"Bisa-bisa nya cewe gila itu berpikir kalau aku mau pamer ke teman-teman yang lain. "Gumam Wulan.


"Ini semua gara-gara Ibrahim yang mengantar Wulan pakai seragam jadi semua nya pada berpikir buruk kepada Wulan . Besok-Besok Wulan akan menegor Ibrahim lagi deh jika ingin mengantar Wulan ke kampus tidak usah pakai seragam seperti itu takut hal ini akan terjadi lagi."Gumam Wulan.


Bel istirahat berbunyi Wulan dan teman-teman menuju ke kantin untuk beristirahat.


Pukul 11.30 WIB di kantin kampus Wulan.


"Duduk sinih Lan tadi kata nya mau jelasin." Ucap Maria.


"Tahan dong kita pesan makan dan minuman dulu." Jawab Tasya.


"Tau ini Maria tidak sabaran kasihan tau sama Wulan ." Ucap Dessy.


"Woy mau pesan apa?" Tanya Sopi.


"Sama in aja sama kalian rasanya tidak mood makan hri ini gara-gara cewe gila di kelas tadi." Jawab Wulan melas.


Mereka semua hanya menganguk sama pertanyaan Wulan dan memesan makan terlebih dahulu.


"Kok Ibrahim belum juga kabarin ya kalau dia sudah sampai apa jangan-jangan telah terjadi sesuatu sama dia kok belum ada kabar nya. "Gumam Wulan.


"Aku salut sama kamu tanpa bantuan kita kamu bisa adu mulut sama cewe gila itu." Ucap Tasya mengacungkan kedua jempol.


"Sudah Tasya jangan di bahas lagi tidak mood tanpa ada angin dan hujan tiba-tiba seperti itu." Jawab Wulan melas.


"Sudah jangan kamu tangapin orang seperti itu mah hanya sirik sama kamu jadi tidak usah di ladenin lain kali." Ucap Maria.


"Aku sebel tadi maka nya emosi , iya lain kali tidak akan ladenin kok." Jawab Wulan jujur.


"Tapi tadi pacar Kamu kaya udah bapak-bapak dan lumayan manis lah." Jawab Dessy.


"Serius kaya bapak-bapak??? Berarti Wulan jalan sama dia terlihat aneh dong tadi." Ucap Wulan sedih.


" Tidak Lan cocok kok sama kamu cuman muka nya aja agak Dewasa." Jawab Tasya.


"Jangan dengerin sih Dessy mah hanya salah ucap saja, Cocok kok sama Wulan tidak kelihatan kaya bapak-bapak menurut aku dia tadi lagi pakai seragam saja kalau tidak pakai seragam tidak seperti itu kelihatan lumayan manis lah sama pria kamu sebelum nya lebih cocok sama yang ini." Jawab Maria.


"Ah kamu mah Maria suka membanding-bandingkan yang dulu dan yang sekarang tidak bagus tau dari keseluruhan memang yang ini jauh lebih baik 2x lipat dari yang sebelumnya mulai dari pekerjaan beda jauh lah." Ucap Wulan.


Makanan tiba mereka pun akhirnya selesai bergosip dan langsung memakan makanan mereka lalu setelah habis , mereka langsung menuju kelas untuk segera mengikuti pelajaran berikutnya.


Wulan meminta izin kepada kokoh kalau hari ini dia datang terlambat karena ada kelas pagi hari di kampus.


"Selamat siang koh hari ini saya izin datang ke toko telad karena ada mata kuliah pagi di kampus dan kemungkinan saya sampai di toko siang hari." Ucap Wulan.


"Iya Lan selamat belajar, Kan samsung punya kamu jadi suka- suka kamu saja mau datang jam berapa saya izin kan." Jawab Kokoh.


"Kokoh bisa saja dan terimakasih banyak koh atas pengertian nya." Jawab Wulan.


Wulan menutup ponsel nya dan kembali Untuk belajar , Kemudian dosen masuk untuk memulai mata kuliah yang hendak dia ajarkan kepada semua mahasiswa.

__ADS_1


__ADS_2