Ada Negara Diantara Kita

Ada Negara Diantara Kita
28.ANDK


__ADS_3

Pagi Hari Pukul 05.00 WIB di kamar Wulan.


Wulan bergegas untuk mandi dan shalat dan setelah selesai mandi serta shalat Wulan langsung menuju ruang makan.


Di meja makan sudah tersedia kan menu masakan yang di sediakan oleh ibu.


"Selamat pagi semua!!!" Sapa Wulan.


"Pagi kak." Kata Mama.


"Pagi kak." Kata Tian.


"Pagi kak." Kata Denny.


Mereka langsung sarapan pagi. Kemudian Wulan langsung bergegas menuju kampus.


"Ma aku pamit pergi dahulu ya . Asslamuallaikum!!!" Kata Wulan.


"Iya hati-hati di jalan ya Lan. Waalaikumsalam." Ucap Mama.


Sesampai nya Wulan di kampus. Pagi hari Pukul 09.00 WIB di kampus Wulan.


"Selamat pagi non. Tumben jam segini sudah datang ke kampus ?" Tanya pakde Darmo security kampus.


"Iya pakde Wulan ada jadwal kampus pagi jam 10.00 WIB." Kata Wulan.


"Loh ini baru saja jam 09.00 WIB masih ada 1 jam lagi." Ucap Pakde Darmo yang heran.


"Iya pakde aku sengaja berangkat pagi supaya tidak terlambat. Sudah ya pakde aku mau ke kantin dahulu beli minuman. Pakde mau beli juga sekalian aku mau ke kantin." Kata Wulan.


"Tidak usah non. Saya sudah ada kopi sama roti belum di makan." Jawab Pakde Darmo sambil menunjuk ke arah roti dan kopi.


"Baik pakde Wulan permisi dahulu." Kata Wulan.


"Iya non." Jawab Pakde Darmi.


Wulan langsung menuju kantin. Sesampainya di kantin Wulanmengirim pesan kepada teman-temannya.


"Geng aku sudah sampai di kampus ini dan aku lagi di kantin kalian hari ini ada jadwal mata kuliah apa?" Tanya Wulan.


"Cepat amat Lan sudah sampai di kampus?" Tanya Dessy terkejut.


"Iya aku masuk pagi Dess. Sini Dessy aku tunggu di kantin ya!" Seru Wulan.


"Oke aku berangkat ke sanah kok." Jawab Wulan.


Setelah itu Wulan menutup ponsel sambil menunggu temannya. Sesampainya Dessy di kantin.


"Lan kamu tumben cepat sampai di kampus?" Tanya Dessy Heran.


"Iya Dessy tadi di jalan tidak macet dan lagi pula hari ini hari minggu jadi aku tidak ada kerja di kantor itu." Kata Wulan.


"Oh iya aku lupa Lan kalau hari ini adalah hari minggu." Jawab Dessy.


"Huh dasar Dessy. Kamu hari ini ada mata kuliah apa Dess?" Tanya Wulan.


"Aku hari ini mata kuliah managemen keuangan Lan." Kata Dessy.


"Oh...Terus kamu selesai jam berapa Des?" Tanya Wulan.


"Sekitar pukul 16.00 WIB soalnya aku ada 4 mata kuliah hari ini Lan jadi sampai sore." Kata Dessy.


"Oh begitu aku kira kamu cuman sampai siang saja." Ucap Wulan.


"Tidak Lan sampai sore kok aku." Kata Dessy.


"Ayo Des kita kembali ke kelas soalnya sudah mau masuk ini aku. Terus nanti di jam berikut nya aku nitip absen ya Des seperti biasa soalnya aku hari ini masuk kerja di toko." Ajak Wulan.


"Iya Lan nanti aku absenin dan ayo kita ke kelas takut di mulai." Ajak Dessy sambil menarik tangan Wulan.


Mereka menuju ke kelas untuk belajar. Sesampai nya mereka di kelas.


Pagi hari Pukul 10.00 WIB di kelas.


"Selamat pagi semua." Sapa Dosen.


"Pagi pak." Ucap Mahasiswa.


"Baik saya absen dahulu." Ucap Dosen.


Setelah selesai absen mereka langsung belajar. Setelah selesai belajar Wulan bergegas ke toko untuk bekerja.


"Dess...Dess...Dessy!!!" Bisik Wulan.


"Iya ada apa Lan?" Tanya Dessy.


"Seperti biasa ya Des aku mau berangkat kerja dahulu." Ucap Wulan menaikan satu alis.


"Iya Lan sanah berangkat nanti terlambat kerja nya." Kata Dessy.


"Terimakasih loh Dess kamu emang teman yang terbaik." Kata Wulan sambil peluk Dessy.


"Bisa banget sih kamu ngerayu aku." Ucap Dessy.


Wulan segera menuju ke toko.


Sesampainya Wulan di toko Pukul 13.00 WIB.


"Lan tolong jaga toko dahulu ya aku mau shalat dahulu." Ucap Hani.


"Iya teh." Jawab Wulan.


Hani pergi menuju mushalalah. Wulan langsung menelpon Ibrahim karena sudah beberapa hari tidak ada kabar nya.

__ADS_1


Bip...Bip...Bip...


"Assalamuallaikum Mas!!!." Sapa Wulan.


"Waalaikumsalam Lan ada apa ?" Tanya Ibrahim.


"Cuman mau tanya saja kamu sudah sampai di Cirebon nya ?" Tanya Wulan.


"Sudah Lan. Oh iya Waktu itu maaf belum sempat kabarin ke kamu soalnya aku sangat sibuk sampai tidak pegang ponsel." Kata Ibrahim.


"Oh iya tidak apa-apa kok." Jawab Wulan.


"Sudah dulu ya Lan aku masih ada kerjaan ini. Nanti lagi aku telpon kamu." Ucap Ibrahim.


"Oh iya maaf kalau sudah menganggu. Assalamuallaikum." Kata Wulan.


"Waalaikumsakam Lan." Jawab Ibrahim.


"Kok ada yang aneh ya sama sifatnya tidak seperti biasanya. Apa dia ada perempuan lain ya di sanah selain aku. Ah sudah lah aku tidak boleh memikirkan yang tidak pasti, Ingat pesan mba Diana harus berpikir positif saja lah."Gumam Wulan.


Kemudian Hani pun datang.


"Dor... kamu kenapa melamun Lan ?" Tanya Hani sambil mengkaget kan Wulan.


"Astagfirullohalazim kamu bikin kaget saja teh. Aku tidak melamun kok hanya saja aku sedang memikirkan seseorang saja kenapa bisa berubah." Kata Wulan Terkejut.


"Siapa Lan ?" Kasih tau aku dong siapa dia ?" Tanya Hani penasaran.


"Teman SMP teh dia sangat sibuk sampai lupa kasih kabar ke aku." Ucap Wulan.


"Pacar you iya ?" Tanya Hani menegaskan.


"Jadian aja tidak masa bisa di bilang pacar, Aku cuman teman dekat saja teh bisa di bilang seperti pacar sih saking dekat nya." Kata Wulan tersenyum.


"Oh begitu..." Jawab Hani tersenyum.


"Iya teh." Kata Wulan tersenyum malu.


"Kerja di mana dia ?" Tanya Hani.


"Dia sekarang lagi di luar kota teh tepatnya di daerah cirebon, Tapi dia kerja di tanjung priuk." Jawab Wulan.


"Jauh ya Lan. Berarti sekarang kamu lagi LDR an dong,?" Tanya Hani.


"Yups betul teh , Cuman aku agak curiga sih dari gerak gerik nya seperti ada yang di sembunyiin dari dia dan aku rasa dia masih menyimpan perempuan lain dari aku deh."Kata Wulan.


"Hush tidak baik bilang seperti itu, Kamu tidak punya bukti yang kuat jadiin alasan jangan asal menuduh ya itu tidak baik." Ucap Hani.


"Aku tidak menuduh teh, Cuman aku felling saja lah. Semoga felling ini tidak benar." Kata Wulan.


"Aaamiin banyak-banyak berdoa saja lah semoga ini tidak benar." Jawab Hani.


"Aaamiin teh. Yasudah teh aku mau ke mushalah dulu ya mau shalat nanti ke buru habis waktu nya." Ucap Wulan.


"Yasudah sanah Lan." Ucap Hani.


"Yaallah ya tuhanku semoga apa yang sedang aku gelisahkan saat ini semoga baik buat aku serta keluarga aku ke depannya dan apa yang menjadi milikku tidak pernah akan tertukar menjadi milik orang lain, Jika memang dia benar menjadi takdir atas jodohku maka dekatkanlah dia padaku dan jika memang dia bukan menjadi jodohku maka jauhkanlah dia dan dekatkanlah aku dengan jodohku saja. Jika memang dia yang terbaik buat aku maka persatukanlah kami dengan pernikahan dan kami merasa saling percaya, Setia, Jujur serta cinta kami kepada mu yaRabb lebih besar atas segalanya. Jika memang dia bukan milikku maka hilangkanlah semua perasaan ini dan kegalauan ini dan pertemukanlah aku dengan jodohku saja yarabb dan tempatkanlah rasa cintaku ini pada jodohku saja supaya aku tidak pernah merasakan sakit yang berlebihan. Aamiin." Gumam Wulan.


Setelah selesai berdoa Wulan menuju ke toko. Sesampainya Wulan di toko.


"Sudah selesai shalatnya you?" Tanya Hani.


"Alhamdulillah sudah Teh." Kata Wulan.


"You shalat apa dzikir sih lama benar?" Tanya Hani sambil meledek Wulan.


"Ai biasa teh berdoanya sangat khusuk teh." Ucap Wulan Tersenyum.


"Alhamdulillah bagus itu Lan." Kata Hani tersenyum.


"Yasudah semoga kita bisa jualan yang banyak ya Teh." Kata Wulan.


"Aamiin semangat." Jawab Hani.


"Semangat." Jawab Wulan.


Kemudian ada customer yang membeli ponsel.


"Mba ada ponsel buat orang tua?" Tanya pembeli.


"Ada pak, Mau yang android atau buat telpon dan sms saja ?" Tanya Wulan.


"Yang biasa saja mba tidak usah bagus-bagus yang huruf nya besar saja Mba." Kata Customer.


"Baik pak ada kok. Kita ada 2 pilihan buat bapak dan bapak mau yang mana?" Tanya Wulan.


"Yang ini saja mba." Ucap Customer.


"Baik pak jadi total nya 350rb ya pak. Mau di buka segel nya atau nanti saja di rumah ?" Tanya Wulan.


"Ini mba uang nya. Nanti saja mba di rumah biar anak saya yang aktifin." Ucap Customer sambil kasih uang nya.


"Baik pak, Saya terima ya uang nya dan uang nya pas ya oak 350rb. Terimakasih ya pak sudah berkunjung ke toko kami." Ucap Wulan sambil mengambil uang nya.


"Sama-sama Mba." Jawab Customer.


Tak lama kemudian Customer pergi meningalkan toko Wulan.


"Alhamdulillah hari ini kita sudah jualan ya Teh." Kata Wulan.


"Iya Lan." Ucap Hani.


"Semangat Teh." Kata Wulan.

__ADS_1


"Semangat Lan." Kata Hani.


Kemudian hari sudah menjelang sore dan Wulan serta hani sedang merapihkan toko dan mulai beres-beres toko karena hari ini mereka akan pulang cepat karena di suruh Big Boss untuk ke rumahnya ada acara ulang tahun anaknya.


"Lan ayo kita beres-beres toko kita akan ke rumah Kokoh soalnya anaknya sedang ultah dan teteh sudah banyak sediakan masakan di rumahnya jadi kita aspresiasi saja lah tidak baik kalau di undang tidak hadir. Lumayankan sekalian makan gratis di sanah." Kata Hani.


"Tapi teh aku ke sanah naik apa sedangkan aku saja tidak ada kendaraan nya ?" Tanya Wulan kebingungan.


"Sudah ikut saja nanti di sanah kamu bisa sama aku berangkatnya. Sudah ayo kita rapihkan toko." Kata Hani.


"Baik teh. Ayo." Jawab Wulan.


Setelah selesai merapihkan toko mereka menuju ke lokasi tempat kokoh. Sesampainya di rumah kokoh mereka langsung membantu teteh buat menyiapkan semua makanan.


"Teh sini Wulan bantu ya." Ucap Wulan.


"Teh ini aku kipasin nasinya." Ucap Hani.


"Iya tolong ya kalian persiapin itu semua dan nanti tolong kalian di taruh di meja makan saja." Kata Teteh.


"Baik teh!!!" Seru Wulan dan Hani.


"Ling You bantuin kek kita lagi kerepotan malahan main ponsel saja." Kata Hani sambil melirik ke arah Ce Aling.


"Sabar teh aku lagi bales paman dahulu tentang penjualan toko tadi." Kata Ce Aling.


"Sini biar aku bantu Hani." Kata Mimi.


"Oh maaf ya Mba aku jadi tidak enak menyuruh kamu." Kata Hani tersenyum.


"Tidak apa-apa lagi pula aku tidak ada kerjaan lain kok." Ucap Mimi.


Mereka semua sangat sibuk membantu teteh menyiapkan segala masakan dan sedangkan di pihak lelaki sedang bakar ikan dan ayam untuk acara barbeque.


Setelah semua nya selesai menyiapkan segala bentuk masakan dan makanan dan mereka menuju ke tempat bakar pihak lelaki.


"Hhhhmmm kelihatannya baunya enak ini." Kata Hani.


"Iya ini mah mantul pokoknya." Kata Mimi.


"Enak ini pasti." Ucap Ce Aling.


"Iya pasti enak dari aroma baunya saja sudah enak." Kata Wulan.


"Kalian semua pasti sudah tidak sabar ya mau makan?" Tanya Teteh.


Wulan, Hani, Aling serta Mimi hanya menganguk berbarengan saja.


"Pih cepat dong kita pihak wanita sudah tidak sabar untuk makan ini!" Seru Teteh kepada Kokoh.


"Iya sabar mi, Sebentar lagi selesai kok." Kata Kokoh.


"Ayo cepat selesai kan bunda ratu sudah tidak sabar." Ucap Kokoh.


Diding, Aven, Agung hanya menganguk saja.


Setelah selesai semua mereka langsung memakannya. Seketika ponsel Wulan berbunyi tanda ada pangilan masuk dari Ibrahim.


Bip...Bip..Bip...


"Assalamuallaikum!!!" Kata Wulan.


"Waalaikumsalam itu kamu lagi dimna?" Tanya Ibrahim heran.


"Lagi di rumah kokoh ini ada acara makan-makan." Ucap Wulan.


"Wah enak dong. Kok aku tidak di ajal sih?" Tanya Ibrahim.


"Yasudah kamu ke sinih saja." Kata Wulan.


"Kamu mau pulang jam berapa nanti aku jemput." Kata Ibrahim.


"Setelah selesai dari sinih aku pulang kok. Nanti aku kabari ke kamu." Jawab Wulan.


"Yasudah nanti kabari saja ya aku tunggu loh." Kata Ibrahim.


"Iya Mas." Jawab Wulan.


Ponsel Wulan seketika mati. Dan Wulan melanjutkan acara makan.


"Eh cie akhirnya di kabarin juga, Tadi ada yang cemberut tidak di kabari sama sekali itu." Ejek Hani.


"Hahaha tidak kok teh, Tadi hanya memikirkan saja." Kata Wulan tersenyum.


"Oh begitu toh..." Kata Hani tersenyum.


"Sudah dong jangan ledek Wulan lagi jadi malu ini." Ucap Wulan malu.


"Sudah...Sudah ayo makan nya di habis kan ya." Ucap Teteh.


Setelah selesai makan mereka pun membagi tugas ada yang cuci piring, nyapu rumah serta ngepel karena kalau sudah ke rumah orang tidak tahu diri semua pada berantakan. Setelah pembagian tugas mereka menyelesaikannya. Setelah selesai semua Wulan kasih kabar ke Ibrahim kalau dia sudah selesai dari acara rumah kokohnya.


"Asssalamuallaikum Mas aku sudah selesai ini acara nya kamu jadi jemput aku tidak? Kalau misalnya kamu lagi sibuk atau banyak kerjaan tidak apa kok aku mengerti biar aku sama teman aku saja pulang nya." Ucap Wulan.


"Waalaikumsalam Lan. Loh kamu kok seperti itu pesannya. Tadi aku sudah bilang aku akan jemput kamu. Please kamu jangan marah lagi gara-gara aku tidak kasih kabar sama kamu." Jawab Ibrahim.


"Aku tidak marah sama kamu mas. Aku cuman kasih tau sama kamu saja kok." Jawab Wulan.


"Yasudah aku mau berangkat ini ke sanah. Kamu cepat kirim lokasinya di mana aku biar ke sanah." Ucap Ibrahim.


" Oke aku tunggu ya Mas." Ucap Wulan.


"Oke Sayang jangan marah lagi ya." Jawab Ibrahim mengoda Wulan.

__ADS_1


"Iya Mas." Jawab Wulan tersenyum.


Ibrahim pun segera menuju ke tempat Wulan.


__ADS_2