
Pagi hari Wulan bersiap-siap untuk kerja. Setelah selesai Wulan dandan , Wulan langsung berangkat kerja karena hari ini adalah awal memasuki bulan Ramadhan yang dimana seluruh umat Islam berpuasa di hari pertama.
"Ma, aku berangkat kerja dulu ya."Ucap Wulan pamitan kepada Mama dan mencium tanggannya.
"Iya hati-hati di jalan sayang."Ucap Mama sambil tersenyum.
"Assalamuallaikum!"Teriak Wulan sambil pakai sepatunya.
"Waalaikumsalam."Jawab Mama.
Wulan pergi menuju tempat kerjanya, karena hari ini dia masuk pagi.
"Apa aku tanya saja ya sama mas?"Gumam Wulan di dalam hati.
Wulan mengambil ponselnya dan mengirim pesan kepada Ibrahim.
"Assalamuallaikum, mas gimana puasa hari pertamanya?"Tanya Wulan.
"Waalaikumsalam, alhamdulillah lancar."Ucap Ibrahim.
"Alhamdulillah kalau lancar."Ucap Wulan.
"Kamu gimana puasanya ?"Tanya Ibrahim.
"Alhamdulillah lancar mas."Ucap Wulan.
"Mas, aku boleh tanya tidak?"Tanya Wulan.
"Boleh, apa sih yang tidak sama kamu."Ucap Ibrahim mengoda Wulan.
"Tapi janji ya kamu tidak akan marah dan jawab jujur."Kata Wulan.
"Iya mas janji kok."Ucap Ibrahim.
"Kamu kenal sama Indri?"Tanya Wulan.
"Maksud kamu apa ?"Tanya Ibrahim tersebut.
Wulan mengirim hasil schrenshootnya antara Wulan dan Indri. Ibrahim kaget setelah membuka gambarnya
"Loh kenapa tidak balas mas?"Tanya Wulan.
"Mas iiekkhhh, malah di baca saja!"Ucap Wulan kesal.
"Mas.. Mas...Mas.... Jawab iieeekkkhhh!"Ucap Wulan kesal.
"Kamu hari ini pulang jam berapa ?"Tanya Ibrahim.
"Jam 17.00 WIB. Ada apa mas ?"Tanya Wulan.
"Kita bukber bareng yok, sambil kamu aku kenalin ke teman aku di sinih."Ucap Ibrahim.
"Serius mas?"Tanya Wulan.
"Iya aku serius sayang."Ucap Ibrahim.
"Baiklah mas, aku ikut."Kata Wulan.
"Oke nanti aku jemput ya pas kamu pulang kerja."Jawab Ibrahim.
"Tapi kamu belum jawab pertanyaan aku tadi mas!"Jawab Wulan kesal.
"Iya nanti sekalian aku jawab pas di kosan aku ya."Ucap Ibrahim.
"Emang kenapa kalau sekarang?"Tanya Wulan.
"Tidak baik jawab lewat ponsel itu."Ucap Ibrahim.
"Tapi janji dulu sama aku, nanti akan jawab ya."Kata Wulan.
"Iya Wulandari aku janji kok."Ucap Ibrahim.
"Awas kalau bohong."Kata Wulan.
"Tidak akan."Jawab Ibrahim.
Wulan menaruh ponselnya di dalam tas, kemudian Wulan sampai di tempat kerjaannya.
"Semoga saja benar mas mau jawab tentang hal itu."Batin Wulan.
Wulan menuju tokonya.
"Assalamuallaikum, selamat pagi semua."Ucap Wulan tersenyum.
"Waaalaikumsalam."Jawab Kokoh.
Wulan hanya tersenyum dan menaruh tasnya di laci dan segera kembali bekerja. Wulan hari ini berjaga sama kokoh bos soalnya yang lainnya sedang sibuk masing-masing di toko belakang.
"Yaallah aku jaga sama Kokoh bos lagi."Gumam Wulan.
"Semoga hari ini aku bisa jualan dan aku bisa pulang cepat."Batin Wulan.
Akhirnya Koh Aven datang ke toko dan berjaga sama Wulan.
"Kenapa kamu mukanya seperti itu?"Tanya Koh Aven heran.
"Tidak apa-apa Koh."Ucap Wulan tersenyum.
"Sakit ya ?"Tanya Kokoh Aven.
"Tidak Kokoh."Kata Ku.
"Takut ya sama Kokoh Bos."Bisik Koh Aven ke telingga Wulan.
Wulan kaget dan tersenyum atas ucapan Kokoh Aven.
"Iiissshhh Kokoh, aku tidak takut kok!"Ucap Wulan kesal.
"Hahaha jangan panik seperti itu."Jawab Kokoh.
Kokoh Bos pergi dari toko untuk keluar dan kumpul bersama Bos-Bos besar yang lainnya.
Wulan dan Kokoh Aven akhirnya jualan dan tidak terasa waktu berlalu dan Wulan akhirnya pulang ke rumah.
"Aduh gimana ini belum ada orang yang berjaga sama Kokoh."Batin Wulan gelisah.
"Kenapa mukanya gelisah seperti itu?"Tanya Kokoh Aven.
"Tidak apa Koh."Kata Wulan.
"Seriusan Lan?"Tanya Kokoh.
"Iya serius Koh."Jawab Wulan.
"Kalau mau pulang yasudah pulang saja, sudah ada Ika sama Diding datang."Kata Kokoh.
"Seriusan Koh."Kata Wulan.
"Iya."Jawab Kokoh.
"Terimakasih ya Koh."Ucap Wulan tersenyum.
Wulan mengirim pesan kepada Ibrahim.
"Assalamuallaikum mas, aku sudah selesai kerja nanti jadi bukber bareng teman-teman kamu?"Tanya Wulan.
"Iya jadi, ini aku siap-siap dulu ya."Jawab Ibrahim.
"Baik."Ucap Wulan.
Wulan menaruh ponselnya ke dalam tas, dan bereskan semua barang-barangnya ke dalam tas untuk segera pulang ke rumah. Setelah selesai Wulan berganti pakaian untuk ketemu Ibrahim nanti buat acara bukber.
Beberapa menit berlalu dan Ibrahim mengirim pesan kepada Wulan bahwa Ibrahim sudah jalan.
"Assalamuallaikum , aku sudah jalan ya."Ucap Ibrahim.
"Iya mas , hati-hati di jalan."Kata Wulan.
Wulan pamitan kepada semua orang untuk pulang ke rumah dan menunggu Ibrahim di salah satu restoran depan mall.
"Koh, aku pulang dulu ya."Ucap Wulan.
"Iya hati-hati ya Lan. Sudah di jemput ya sama pangerannya?"Tanya Kokoh.
__ADS_1
"Hehehe iya Koh."Ucap Wulan tersenyum malu.
"Yasudah sanah, nanti pangerannya kelamaan nunggu."Jawab Kokoh.
Wulan hanya tersenyum dan pergi menuju depan.
"Aku mampir beli minuman dulu deh buat nanti di jalan takut keburu adzan dan ramai banyak yang antri penjual dan minuman sudah habis di serbu pembeli."Gumam Wulan.
Wulan pergi ke KFC dan memesan minuman untuk 2 orang. Setelah selesai Wulan beli minuman kini tiba Ibrahim di parkiran.
Kring...Kring...Kring... suara ponsel Wulan berbunyi.
"Lan, aku sudah sampai nih."Ucap Ibrahim.
"Iya mas, aku ke situ."Kata Wulan sambil berjalan ke arah sanah.
Wulan sampai di parkiran dan menyapa Ibrahim.
"Mas!"Teriak Wulan dari jauh.
"Oh, sudah beli minuman toh."Jawab Ibrahim sambil melirik ke arah bawaan Wulan.
"Hehehe iya mas, takut nanti di jalan adzan magrib makanya aku beli."Ucap Wulan.
"Yasudah ayo naik."Kata Ibrahim sambil mengandeng tanggan Wulan.
"Ayo mas."Ucap Wulan tersenyum.
Ibrahim memaikan helm kepada Wulan.
"Terimakasih ya mas."Kata Ku tersenyum.
"Iya."Jawab Ibrahim.
Mereka pergi menuju kosan Ibrahim untuk bukber bersama teman-temannya dan cwe masing-masing. Akhirnya mereka tiba di kosan Ibrahim.
"Loh kok sepi mas?"Tanya Wulan heran.
"Mungkin mereka belum datang kali."Ucap Ibrahim mengangkat kedua tanggannya.
"Mungkin mas bisa jadi."Ucap Wulan.
"Kamu duduk dulu sinih ya, aku mau bilas cucian dahulu. Tadi pas aku jemput kamu aku lagi cuci baju."Ucap Ibrahim.
"Kamu cuci malam ginih mas???"Tanya Wulan terkejut.
"Iya sayang, aku tidak ada waktu banyak buat cuci pakaian apa lagi aku sangat sibuk."Ucap Ibrahim.
"Yasudah aku siapin dahulu ya buat menu buka puasa."Jawab Wulan.
"Iya sayang."Ucap Ibrahim.
Wulan menuju dapur mengambil piring buat taruh gorengan dan es tadi yang di beli di KFC.
"Alhamdulillah sudah selesai aku beresinnya."Kata Wulan.
"Wah rapih sekali."Kata Ibrahim.
"Iya dong, siapa dulu pacarnya mas."Kata Wulan tersenyum.
Ibrahim hanya mengacak rambut Wulan.
"Kamu mau ikut aku beli nasi padang di depan tidak?" Atau kamu mau tunggu di sinih saja ?"Tanya Ibrahim.
"Aku ikut mas."Kata Wulan.
"Yasudah ayo."Ucap Ibrahim.
Mereka menuju tempat nasi padang dan membelinya. Setelah selesai beli nasi padang mereka langsung kembali kosannya. Akhirnya mereka sampai di kosan.
"Sebentar ya aku ambil piring dahulu."Kata Ibrahim.
"Iya mas."Kata Wulan.
Ibrahim menuju dapur dan setelah selesai Ibrahim datang menemui Wulan.
"Lan, kamu suka korea tidak?"Tanya Ibrahim.
"Tidak terlalu mas, memang kenapa ?"Tanya Wulan heran.
"Baiklah mas."Jawab Wulan.
Ibrahim mengambil laptopnya dan menyetel film korea yang berjudul DOTS. Mereka menonton film yang lagi hits di zamannya.
"Gimana baguskan filmnya?"Tanya Ibrahim.
"Iya bagus mas, sejak kapan kamu jadi suka sama film korea ?"Tanya Wulan.
"Sejak film ini."Ucap Ibrahim.
"Mas, sedih ih filmnya kasihan sama dokternya itu di tinggal tugas."Kata Wulan.
"Memang seperti itu kalau pacaran sama seorang abdinegara."Kata Ibrahim.
"Jadi maksud mas, aku di suruh tonton ini buat apa?"Tanya Wulan.
"Agar kamu paham sama kondisi aku sebagai Tentara ini."Ucap Ibrahim.
"Mas, aku kesal ih lihat filmnya kasihan sama dokternya yang di..."Ucap Wulan.
Ibrahim pun mencium Wulan yang sedang komentar tentang film itu dan langsung Wulan kaget.
"Yaallah ciuman pertamaku."Batin Wulan.
Wulan pun sadar setelah di cium.
"Mas!"Teriak Wulan.
"Apa sayang."Ucap Ibrahim mengoda Wulan.
"Belum mukrim tau, tidak boleh kita lagi puasa ini dosa."Ucap Wulan.
"Hahaha habisnya kamu gemesin kalau nonton film selalu comment terus sebelum habis, bukannya malah nonton saja."Ucap Ibrahim mengacak rambut Wulan.
"Mas, soal petanyaan aku tadi pagi di jawab dong. Tadi sudah janji loh."Kata Wulan.
"Ternyata kamu masih ingat saja."Ucap Ibrahim tersenyum.
"Jadi mau di jawab tidak mas?"Tanya Wulan penasaran.
"Iya aku jawab kok."Kata Ibrahim.
"Oke, aku dengarin."Kata Wulan.
"Jadi apa yang di bilang sama Indri di chat kamu itu benar."Kata Ibrahim.
"Apa???"Teriak Wulan.
"Jadi mas selingkuh di belakang aku!"Teriak Wulan emosi.
"Sabar dulu jangan emosi, aku punya penjelasan sendiri."Kata Ibrahim.
"Terus kamu mau jelasin apa lagi mas?"Tanya Wulan kesal.
"Jadi itu bukan seperti apa yang kamu lihat kok."Kata Ibrahim.
"Maksud mas, gimana?"Tanya Wulan.
"Jadi pada waktu aku di cirebon, aku dan teman-teman sempat kenalan sama dia terus aku di tantang oleh teman-teman aku buat seru-seruan saja. Akhirnya itu cewe tertarik dengan kharisma aku dan aku berhasil menaklukan hatinya. Terus gamenya berakhir."Kata Ibrahim menjelaskan.
"Apa kalian buat game seperti itu?"Jawab Wulan terkejut.
"Iya awalnya aku menolaknya cuman aku di paksa oleh teman-teman aku."Kata Ibrahim.
"Tolong percaya sama aku, aku memang hanya suka sama kamu saja dan sama dia hanya main-main saja."Kata Ibrahim sambil memegang tanggan Wulan .
"Apa aku harus percaya sama Ibrahim."Gumam Wulan.
"Lan jawab iieekkhh, kasih aku kesempatan ya."Jawab Ibrahim.
"Baiklah mas aku kasih kesempatan sama kamu, tapi janji ya jangan di ulangi lagi."Kata Wulan.
"Iya tidak akan pernah."Kata Ibrahim.
__ADS_1
"Baiklah, aku percaya."Ucap Wulan tersenyum.
"Terimakasih."Ucap Ibrahim tersenyum sambil mengecum kening Wulan.
Wulan hanya tersenyum dan merasa malu karena sudah 2x di cium sama Ibrahim. Akhirnya suara adzan berkumandang mereka pun berbuka puasa.
"Ayo kita buka puasa."Ucap Ibrahim.
"Iya mas."Jawab Wulan.
Mereka makan bersama dan kemudian teman-teman Ibrahim berdatangan bersama pacar masing-masing.
Tok...Tok...Tok... pintu di ketuk.
"Assalamualalikum."Ucap Teman Ibrahim bersamaan.
"Walaaikumsalam."Jawab Wulan dan Ibrahim kompak.
"Loh kalian sudah makan ternyata?"Tanya Dika.
"Iya habisnya kalian lama sih."Jawab Ibrahim.
"Barusan saja kita belikan kalian makanan."Jawab Diki kasih bungkusan kepada Ibrahim.
"Yasudah ayo kita makan bareng sama-sama."Ucap Ibrahim.
Mereka makan malam bersama di kosan. Dan setelah selesai makan mereka bersalaman untuk kenalkan diri masing-masing.
"Kenal ini pacar aku namanya Wulandari."Kata Ibrahim sambil memperkenalkan Wulan.
"Hallo salam kenal semua."Jawab Wulan.
"Iya salam kenal mba."Jawab Dika dan Diki bersamaan.
"Oh iya ini kenalin pacar kita namanya Umi dan Dina."Kata Dika dan Diki.
"Salam kenal mba."Kata Wulan.
"Kalian ngobrol saja dulu biar akrab, aku mau lanjut jemur pakaian dulu."Kata Ibrahim.
Wulan hanya menganguk saja dan berkenalan sama Umi dan Dina. Setelah Wulan berkenalan Wulan , Umi dan Dina nonton film DOTS bersamaan. Karena pihak laki-laki sedang sibuk bekerja dan pihak perempuan sibuk nonton film.
"Kalian sudah akrab ternyata ya?"Tanya Dika.
"Seru kayanya nonton itu film sampai lupa sama aku."Ucap Ibrahim.
"Hehehe maaf mas."Ucap Wulan tersenyum malu.
"Kita keluar saja yuk cari anggin."Jawab Diki.
"Ayo berngkat."Jawab Dika dan Ibrahim.
Mereka pergi mengelilingi kota jakarta di malam hari. Dan mereka mampir di salah satu tempat tongkrong di jakarta yaitu Kota Tua karena di sanah sangat ramai dan banyak makanan khas jakarta dan di tambah banyak tempat buat foto bagus.
Mereka semua sampai di Kota Tua.
"Ayo turun Tuan Putri."Kata Ibrahim mengandeng tanggan Wulan.
"Terimakasih ya mas sayang."Ucap Wulan tersenyum.
"Bisa aja kalian ini romantis di sinih."Ucap Dika dan Diki bersamaan.
"Hahaha."Kata Ibrahim tertawa lepas.
"Dasar buaya darat."Gumam Dika.
Mereka semua masuk ke dalam Kota Tua dan berfoto bersama.
"Ayo kita foto mas, buat kenang-kenangan."Kata Wulan sambil menarik Ibrahim.
"Yasudah ayo."Ucap Wulan.
Wulan dan Ibrahim berfoto bersama dan setelah foto berdua mereka berfoto beramai-ramai.
"Gimana kalau kita foto semua, buat kenang-kenangan."Ucap Umi.
"Boleh itu mba, ide yang bagus."Ucap Wulan.
Wulan dan Umi berfoto bersama dan hasilnya jelek, setelah itu Wulan menyuruh Ibrahim buat ambil foto dia dan Umi.
"Mas, boleh minta tolong fotoin kita bertiga buat kenang-kenangan."Kata Wulan.
"Yasudah sinih aku fotoin."Kata Ibrahim.
"Terimakasih ya mas."Kata Wulan sambil peluk Ibrahim yang refleks.
"Sama-Sama sayang."Ucap Ibrahim sambil melepaskan pelukan Wulan.
"Oh maaf mas, aku reflek tadi."Jawab Wulan.
"Iya tidak apa, lain kali lihat situasi ya sayang."Ucap Ibrahim tersenyum.
"Iya mas maaf."Kata Wulan.
"Yasudah sanah foto."Ucap Ibrahim.
Wulan hanya menganguk saja dan kembali berfoto. Setelah selesai foto mereka kembali kepada Dika dan Diki.
"Ayo kita foto bersama semua."Jawab Umi.
"Ayo."Ucap Wulan.
"Ayo."Kata Dina.
Mereka pun kembali foto bersama semuanya buat kenang-kenangan dan mengajak para lelaki buat foto bersama.
"Sudah selesai para wanita?"Tanya Dika.
"Sudah dong sayang."Jawab Hani.
"Gimana bagus tidak fotonya sayang?"Tanya Diki mengelus kepala Dina.
"Bagus bang."Kata Dina tersenyum.
Mereka semua berbincang masing-masing sampai lupa waktu hingga sampai larut malam.
"Mas, pulang yuk sudah sangat larut malam."Ucap Wulan.
"Yasudah ayo."Kata Ibrahim sambil melihat ke arah jam tanggannya.
"Kita pamit duluan ya."Ucap Wulan kepada Umi dan Dina sambil cipika dan cipiki.
"Hati-hati di jalan ya mba."Ucap Umi dan Dina sambil cipika dan cipiki.
"Pulang dulu bro."Ucap Ibrahim kepada temannya.
Ibrahim dan Wulan pergi untuk pulang ke rumahnya. Di sepanjang perjalanan menuju rumah Ibrahim dan Wulan mengobrol dengan santai di temanin suara anggin malam dan klakson kendaraan yang lalu lalang.
"Nanti kalau udah sampai di rumah di lanjut lagi ya nontln film DOTS nya, supaya kamu paham bagaimana kamu bisa pahami sama situasi aku."Ucap Ibrahim.
"Baik mas, nanti aku tonton kok."Ucap Wulan.
"Oh iya, jika di luar sanah kamu dapat kabar itu lagi tentang aku jangan kamu langsung menerimanya lihat kedua sisi baru kamu simpulkan."Ucap Ibrahim.
"Iya mas, aku akan selalu ingat dan percaya sama kamu."Kata Wulan.
"Percaya itu sama Allah sayang jangan sama aku, karena hati manusia bisa berubah sesuai Allah berkehendak."Jawab Ibrahim.
"Baiklah."Ucap Wulan.
"Kita sama-sama saling jujur dan terbuka serta saling percaya satu sama lainnya."Ucap Ibrahim.
"Baik Komandan."Kata Wulan.
"Bagus, aku sudah download buat kamu nonton sampai habis. Nanti kalau ada update lagi aku kirim sama kamu."Ucap Ibrahim.
Wulan hanya menganguk saja, kini tibalah mereka di rumah Wulan. Wulan pun sampai di rumahnya dan segera masuk ke dalam rumah.
"Aku masuk dulu ya mas, kamu hati-hati pulangnya."Kata Wulan.
"Iya."Jawab Ibrahim.
"Terimakasih untuk hari ini mas."Kata Wulan tersenyum.
__ADS_1
Ibrahim hanya menganguk dan pergi meningalkan rumah Wulan. Akhirnya Wulan masuk ke dalam rumah setelah Ibrahim hilang dari pandangan matanya.