
Keesokan harinya.
Leo bangun pagi dalam keadaan begitu cerah dan sudah dalam kondisi di luar kediaman. Untuk agenda hari ini, dia sama sekali tidak memiliki niat untuk menuju guild petualang untuk mencari tugas. Lagipula, dia sudah menyelesaikan tugas kemarin, sehingga, resepsionis pasti tidak menganggap bahwa itu adalah sebuah masalah.
Karena untuk petualang pemula sepertinya, Leo harus menyelesaikan misi setidaknya tiga kali setiap dua minggu. Dan seiring bertambahnya tentang rank para petualang, maka minimal untuk melakukan misi semakin sedikit karena semakin tinggi rank mereka, makan juga akan tinggi pula kesulitan dari misi tersebut. Dan yang pasti memerlukan waktu yang lama untuk menyelesaikannya.
Apalagi apabila sudah disebut dengan ‘Master’ rank tinggi seperti itu akan sangat jarang untuk mengambil misi karena mereka akan mengambil misi yang paling sulit. Meski begitu, master sendiri juga akan tetap dibayar setiap bulannya walaupun mereka tidak menjalankan misi.
Agenda Leo hari ini adalah menuju kediaman Voldegod. Tampaknya dia ingin melihat kondisi Hime dan menyuruh Hime untuk meramu sebuah potian tingkat tinggi dengan bahan bunga lily matahari yang ada di abyssal misery. Hanya saja, Leo kali ini akan merasa sangat kesulitan apabila ternyata Hime menolaknya.
Tapi, tidak ada salahnya untuk mencoba. Dia ingin berusaha agar dia memiliki sebuah temuan yang bermanfaat bagi bangsawan. Ray mengatakan bahwa bunga Lily apabila diekstrak hingga 99% maka akan menjadi sebuah potion tinggi yang bisa menyembuhkan penyakit apapun.
Jika bukan karena informasi yang sangat mahal, Leo sebenarnya tidak ingin membuat sesuatu yang bermanfaat bagi mereka.
Selain itu, rencana ini pastinya tidak akan berjalan dengan begitu mulus. Leo tidak tahu apakan nanti akan berhasil? Hanya saja, hati kecilnya terus berkata bahwa tidak ada salahnya untuk mencoba.
Berjalan kaki dengan menempuh jarak yang cukup jauh, setidaknya Leo membutuhkan waktu sekitar setengah jam untuk sampai di tempat tersebut. Leo kini sudah berhasil sampai di kediaman Voldegod dan masuk kedalamnya.
__ADS_1
Tampaknya meskipun para budak bisa lebih bebas, nyatanya mereka tetap melaksanakan tugas seperti Voldegod masih hidup. Ada beberapa budak milik Leo yang berjaga dan kemudian mereka langsung membungkuk saat Leo datang.
“Selamat datang di mansion anda tuan.”
“Sungguh disayangkan, padahal Anda tuan baru kami. Mengapa Anda tidak ingin tinggal di kediaman Anda yang baru ini?”
Ini tampaknya cukup ilegal, Leo yakin seribu persen. Karena tidak ada sebuah persetujuan antara kedua belah pihak bahwa kediaman ini menjadi milik Leo. Hanya karena Voldegod mati di tangan Leo, bukan berarti semuanya menjadi milik Leo aturannya. Seharusnya begitu. Tapi Leo menganggap bahwa ini seperti sia-sia untuk tidak mengambil semua harta milik Voldegod. Lagipula, Voldegod tidak memiliki penerus.
Bisa dikatakan mansion dan harta yang ada di dalamnya ini menjadi milik Leo.
Leo tidak menjawab pertanyaan mereka. Bukan tidak peduli, namun.... semuanya tampak beda dari budak milik Leo yang Leo temui. Yang jelas, Leo merasakan seperti mereka memiliki mana yang begitu banyak dari sebelumnya. Selain itu, mereka juga memiliki tubuh yang sedikit sehat dibandingkan kemarin yang kurus-kurus.
Kemudian, saat Leo masuk, Leo mendapati Melina yang menyambutnya dengan hormat bagaikan seorang pelayan. Serta, Leo mengerutkan dahinya bahwa Melina benar-benar berubah sama seperti budak lainnya. Tidak, ini bukan dugaan karena level Melina menjadi level 4 ‘akhir’ yang sebelumnya dia berada di level 4 ‘awal’. Jelas ini tidak wajar.
“Melina, bagaimana kamu bisa naik level dengan cepat?” Tanya Leo penasaran.
“Tuan, ini adalah kemampuan para Pureblood yang mampu mengevolusi para budaknya. Seharusnya anda tahu itu. Selain itu, kami benar-benar meminta maaf karena telah mencari masalah dengan pureblood seperti Anda. Anda pasti adalah bangsawan dari 7 kekaisaran besar. Katakan tuan, Anda dari keluarga kekaisaran mana? Maafkan aku karena tidak membuat sambutan yang begitu besar.”
__ADS_1
Kemudian, Melina menjelaskan bahwa seorang pureblood yang kemudian membuat segel perjanjian kepada budak, maka budak tersebut akan mengalami sebuah evolusi yang jauh lebih kuat dari sebelumnya. Sebagai misalnya Melina, mungkin dia naik level dari 4 ‘awal’ menjadi 4 ‘akhir’. Tapi, evolusi tersebut juga berlaku pada atribut sihir miliknya.
Bisa dibilang, bahwa dia mengatakan bahwa atribut sihirnya yang sebelumnya berubah Fire defensive wall, kini berubah menjadi Fire Defensive Area. Apalagi dinding apinya bukan hanya berwujud zat api yang berkobar hingga membentuk dinding begitu saja, melainkan bagaikan sebuah magma yang menjadi dinding sungguhan. Kemudian, perlindungan ini tidak hanya membentuk sepanjang garis dinding, melainkan semau Melina tentang bagaimana dia membentuk perlindungan.
Seorang pureblood yang membuat sebuah perjanjian budak, budak tersebut kemudian akan melakukan sebuah proses evolusi dalam waktu semalam. Sehingga, dalam satu malam, Melina melakukan sebuah evolusi kemarin.
“Aku Pureblood yang bisa mengevolusi para budak? Jangan bercanda Melina! Bahkan orang tuaku tidak bisa disebut sebagai darah campuran! Mereka tidak memiliki darah 7 pahlawan sedikitpun! Sehingga aku bukan pureblood.” Leo membantah apa yang dikatakan oleh Melina.
Dari ucapan Melina baru saja, Leo sebenarnya sempat berpikir bahwa siapa tahu orang tuanya memang pureblood? Lagipula organisasi Verva juga dikenal oleh para bangsawan. Sedangkan pureblood sendiri identik dengan bangsawan terutama 7 kekaisaran besar.
Hanya saja, itu sama sekali tidak masuk akal. Orang tuanya adalah rakyat biasa yang tidak memiliki bakat sihir yang begitu kuat. Berbeda dengan para pureblood yang pernah Leo dengar, bahwa mereka memiliki kemampuan yang tidak bisa dikecewakan. Jikapun orang tua Leo adalah pureblood, menghadapi kelompok Verva seharusnya hal yang mudah bagi mereka. Tapi nyatanya?
Melina sama sekali tidak mengerti. Kemudian dia merespon. “Maafkan aku tuan, tapi seharusnya yang memiliki kemampuan seperti ini hanyalah seorang pureblood. Semua budak Anda juga telah mengalami sebuah evolusi.”
“Ini sangat aneh. Ray dulu juga mengatakan bahwa aku memiliki darah murni.” Leo berpikir sejenak. Hanya saja, mungkin ini terlihat langka sehingga dia bisa menyimpulkan bahwa mungkin ini adalah kemampuan unik dan khusus miliknya yaitu dia melakukan apa yang dilakukan oleh pureblood. Itu hanya spekulasinya, karena dia sepenuhnya tidak percaya bahwa dia memiliki darah murni.
“Lupakan itu tentang pureblood, aku di sini sedang mencari Hime. Di mana dia?” Leo tidak melupakan tujuan utamanya untuk datang ke sini.
__ADS_1
“Dia sedikit tidak bisa tertidur kemarin malam karena sedikit trauma. Jadi kemungkinan pagi ini dia sedikit ketiduran. Maafkan aku, aku akan membangunkannya.” Melina membungkukkan badannya.
“Tidak perlu Nona Melina, A-aku sudah bangun. Tu-tuan Leo, Anda mencariku?”