
“Leodric, tampaknya kamu diberi sebuah kehormatan dari Count Galen? Hanya saja, bisakah kamu melaporkan bagaimana kamu bisa tahu bahwa akan ada serangan? Beberapa laporan para petualang, mereka sebenarnya menerima Quest tersebut, jadi pikirku hanya sebuah pengalihan.” Saka memulai percakapan.
Saat ini mereka berada di sebuah ruangan. Empat orang saling berhadapan langsung agar Leo memberikan laporannya. Masalahnya, banyak saksi mata yang mengatakan bahwa ada sosok yang muncul dan menyelamatkan walikota dari sebuah serangan secara tiba-tiba. Jelas itu sesuatu yang sangat mengagumkan. Hanya saja, Leo sendiri harus melaporkan itu semua kepada Guild, terlebih Leo yang berhadapan dengan penyerang tersebut.
Yuna mengerutkan dahinya. “Masalahnya, Quest tersebut hanya bisa dibuat oleh resepsionis itu sendiri, atau Iris? Apakah iris terlebihat dalam kasus ini? Dan, Quest tentang pengalihan tersebut seolah tidak ada laporan melalui master guild atau tuan Saka.”
Iris tampak begitu murung, dia tidak membuka mulutnya seolah memikirkan sesuatu yang begitu berat. Wajahnya juga memelas karena sebenarnya dia tidak tahu harus berbicara tentang apa.
Hanya saja, sangat kebetulan sekali bahwa keluarga Viscount Cavendish terbantai. Jadi Saka dan Yuna berspekulasi bahwa Iris mengalami beban pikiran yang begitu berat. Yuna mengerti, tapi ini sedikit mencurigakan.
“Aku paham tentang kejadian itu nona Iris. Tetapi, dimana dirimu saat keluargamu terbunuh? Aku memiliki dua pertanyaan, pertama tentang apakah ini ada hubungannya denganmu, dan juga kejadian yang menimpamu.” Yuna angkat bicara.
“Maafkan aku nona Yuna, aku, aku sama sekali tidak berbicara denganmu sebelumnya! masalahnya, sebelum kejadian penyerangan walikota, salah satu anak buah anggota Stealth Brigade datang dengan mengancamku untuk membuat sebuah quest palsu. Jika tidak, keluargaku akan menjadi sebuah ancaman!” Iris menangis mengeluarkan air mata.
Leo sedikit mengangkat ujung bibirnya. Sebenarnya dia sedikit gemetar tentang jawaban yang akan diberikan oleh Iris itu sendiri. Sehingga, Leo bisa menebak dengan mudah, apa yang akan Iris katakan selanjutnya.
“Hanya saja, karena rencana itu gagal karena aku mengatakannya kepada tuan Leo. Tapi siapa yang berpikir bawahan salah satu anggota Stealth Brigade mendengarnya. Dan itulah mengapa keluargaku dibunuh dengan sangat tragis.” Iris mengusap air matanya secara perlahan-lahan.
Yuna sedikit mengangkat kedua ujung bibirnya. “Maaf, aku tidak bermaksud ....”
__ADS_1
“Aku mengerti nona Yuna. Aku membuat sebuah kesalahan yang begitu besar. Maka dari itu, aku akan menerima konsekuensi untuk mengundurkan diri dari tugas resepsionis dan keluar dari guild petualang.” Iris dengan berpura-pura perasaan remuk, dia melepaskan gelang tag berwarna emas miliknya dan meletakkannya di atas meja.
“Untuk pertanyaan kedua itu sendiri. Sebelum penyerangan itu terjadi, aku lari ke mansion tuan Leo. Aku meminta perlindungan kepadanya, dan menyerahkan semua jiwa dan tubuhku, alias aku kini telah menjadi budaknya. Dan kini aku berevolusi menjadi lebih kuat.” Iris berkata.
Saka jelas membuka matanya lebar-lebar. Pantas dia sendiri merasakan bahwa ada perubahan signifikan yang terjadi pada Iris seperti fisik dan juga Levelnya. Dalam artian, dia mengerti bahwa Iris telah berevolusi setelah menjadi budak Leo kareena Leo adalah seorang Pureblood.
“Leo, maksudku tuan Leo kau seorang Pureblood? Pantas saja Iris seolah dekat denganmu dan meminta perlindungan denganmu. Aku sekarang paham itu semua. Padahal sebelumnya aku ingin bertanya mengapa Iris melaporkannya kepada tuan Leo yang merupakan petualang pemula. Namun karena tuan leo adalah seorang pureblood, maka alasan itu bisa diterima.”
“Benar, perbuatanmu tidak bisa dianggap remeh Iris. Dengan senang hati aku menerima pengunduran mu. Lagipula kamu memiliki tuan bukan?” Sambung Saka dengan senyuman cerah di wajahnya.
“Tuan Leo, kau seorang pureblood? Dari kekaisaran besar mana?” Yuna mengerutkan dahinya penasaran.
“Aku tidak tahu, aku adalah anak asuh dari seorang pria tua yang sudah berpisah denganku hampir dua minggu yang lalu. Hanya saja, saat aku pertama kali membuat perjanjian budak dengan salah satu budak, budak tersebut berevolusi. Jadi, aku cukup terkejut saat aku memiliki kemampuan Pureblood.” Leo berkata dengan tenang.
“Jadi ini ada kaitanya dengan Stealth Brigade?” Saka berpikir sejenak setelah mendengar apa yang dijelaskan oleh Iris. “Jadi kesimpulannya penyerangan Walikota dan pembunuhan keluarga Viscount adalah perbuatan Stealth Brigade. Apakah Raven? Luvria? Atau mungkin Kael? Atau mungkin yang lainnya? sejauh ini identitas yang terkuak dari Stealth brigade adalah ketiga orang itu.”
“Maaf, aku menyela. Tapi yang selalu condong dalam urusan politik menurutku adalah Raven. sedangkan Luvria, dia suka menculik anak-anak tanpa sebab. Kael, dia hanya peduli dengan harta. Tapi tidak menutup kemungkinan anggota Stealth Brigade yang lainnya.” Iris berkata dengan mengusap air matanya. “Aku sempat berpikir bahwa yang mengancamku adalah bawahan dari Raven.”
Leo yang mendengar hal itu, dia terkejut dan langsung angkat bicara. “Luvria? Anggota yang menculik anak-anak?”
__ADS_1
“Memangnya kenapa tuan?” Yuna mengerutkan dahinya.
“Budakku adalah korbannya . Aku menemukannya saat anak dari temanku diculik oleh seseorang. Dan saat itu juga aku juga menemukan seorang anak yang satu tahun lebih muda denganku yang dijual oleh orang tuanya. Anak tersebut bernama Hime. Apakah ini ada hubungannya dengan Luvria ya” Leo berpikir sejenak.
“Bisa jadi, hanya saja, kita akan fokus kepada Raven terlebih dahulu. Aku akan mengabari guild petualang pusat di kerajaan untuk mengirimkan petualang untuk menyelidiki hal ini. Atau sangat beruntung apabila dibantu langsung oleh kerajaan.” Ucap Yuna. “Bukan berarti aku menyepelekan Luvria, beberapa misi tentang penyelidikan Luvria juga kami buat sudah begitu lama.”
“Tuan Leo, terimakasih sudah melaporkan semuanya. Karena ini merupakan sebuah perbuatan yang begitu besar, meskipun diluar quest dan misi, aku akan menaikkan Rank Tagmu menjadi Silver.” Saka melambaikan tangannya. Seketika gelang tag milik Leo yang sebelumnya berwarna coklat, kini berubah menjadi berwarna perak yang menandakan bahwa Leo sendiri naik Rank.
Leo sedikit senang. Meningkatkan rank dalam sebuah guild petualang cukuplah sulit. Setidaknya diharuskan untuk menyelesaikan misi dan juga quest secara terus menerus agar rank tag bisa naik. Terkadang untuk naik rank tag itu sendiri dibutuhkan waktu berminggu-minggu.
“Selamat tuan Leo.” Yune sedikit bertepuk tangan di hadapan Leo.
Begitu Juga dengan Iris yang lebih ceria saat melihat Leo naik rank secara instan. Meskipun, Leo sendiri baru menyelesaikan satu quest. Bahkan dia juga tidak mendapatkan misi dari guild master. Sehingga ini merupakan sebuah kehormatan bagi pihak guild itu sendiri.
“Sebenarnya tuan Saka, aku sendiri juga sudah tidak tertarik menjadi anggota guild petualang. Walaupun baru menyelesaikan satu quest dan bahkan tidak menerima satupun misi, aku tampaknya lebih baik untuk mengundurkan diri.” Leo menggaruk kepalanya yang tidak begitu gatal.
“Apakah ada alasan tuan Leo?” Saka mengerutkan dahinya.
“Aku memiliki kesibukan yang lain. Tidak ada alasan lain, karena aku hanya cukup sibuk. Apalagi Iris juga sudah tak lagi bagian dari guild petualang. Jadi, aku juga akan mengundurkan diri.” Leo berkata dengan santai.
__ADS_1
Alasan mengapa Leo mengundurkan diri adalah. Karena tujuan Leo bergabung di guild petualang adalah menjadi sebuah informasi dan komunikasi mengenai siapa sosok pembunuh yang memiliki lambang daun menjari, yang tidak lain adalah Verva Orde.
Sedangkan saat ini, Leo sudah tahu tentang Verva Orde, dan dia juga sudah membuat hubungan dengan walikota. Dia juga memiliki sebuah potion yang dia kembangkan untuk menjalin hubungan agar dia bisa mencari informasi yang lebih lanjut. Sehingga, Guild petualang hanya akan membebani dirinya sendiri.