Ahli Pedang Berdarah Dingin

Ahli Pedang Berdarah Dingin
Sosok yang mulia


__ADS_3

Leo membuka matanya secara perlahan, hembusan napas juga dia rasakan bahwa pikirannya masih hidup. Akan tetapi, dia merasa bahwa ini adalah tempat yang aneh. Apa yang dia lihat saat membuka matanya adalah, dia berada di tempat yang gelap dan seolah tidak memiliki batas.


Bahkan dia tidak merasa adanya sebuah dasar, lebih tepatnya dia berbaring dalam kondisi tidak menyentuh apa-apa.


Saat Leo mencoba memastikan, tampaknya dia menyadari bahwa posisi tubuhnya dalam kondisi tidak berbaring. Ya, dia baru saja merasakannya. Namun dia tidak tahu pasti dimana pusat gravitasi yang ada, karena apakah dia berdiri, berbaring, tengkurap atau yang lain.


Sejatinya Leo yang tidak tahu arah tentang tempat itu, dia mencoba untuk melangkahkan kakinya. Tetapi dia seolah mengambang karena tidak ada sebuah pijakan.


Terakhir dia mengingat, dirinya berada di hutan monster dan bertarung bengat dengan salah satu anggota Stealth Brigade yang baru dia dengar. Sosok Guy yang menjadi lawan berpedangnya, membuat Leo harus kewalahan bertarung dengannya dalam kurun waktu hampir setengah jam untuk memukul mundur Guy.


Sayangnya, nasibnya tidak sebaik yang dia kira. Guy bukanlah sosok yang remehkan, bahkan dari awal sudah dia kira bahwa Guy memang kuat. Terlihat dari levelnya yang berada di atas Leo jauh, dan juga atributnya yang tidak bisa untuk dipandang remeh.


Tusukan pedang Leo menembus jantungnya, dia juga mengingat detail itu. Bahkan dia merasakan sugesti bahwa dirinya tertusuk dengan sebuah pedang pada pada bagian jantung.


Selain juga karena dia tidak tahu dia berada di mana, Leo juga sempat kebingungan tentang asal suara yang baru saja muncul. Itu membuat dia bersiaga karena mungkin ada sesuatu yang sama sekali tidak diharapkan.


“Siapa disana!” Leo berteriak. Tapi suaranya seolah terus berjalan seakan tempat ini memang tidak ada batas seperti yang dia pikirkan.


“Apakah ini alam baka? Aku sudah mati secepat ini? Pikir Leo dengan rasa tidak percaya diri.


Mungkin, tapi dia tidak bisa menerimanya. Rahasia hidupnya masih terlihat sangat besar untuk dipertanyakan. Yaitu tentang siapa dalang dibalik verva orde dan apa hubungannya dengan pureblood serta orang tuanya.


Sosok wanita cantik, rambut terurai berwarna hitam legam. Wajahnya terlihat sangat elegan dibandingkan dengan wanita-wanita cantik yang pernah dia temui. Pupil mata yang juga berwarna emas yang terlihat bagaikan sebuah logam mulia yang menyala. Kemudian wanita itu juga mengenakan mahkota angsa yang ada pada kepalanya.. Kulit halus yang membuat Leo sendiri ternganga saat wanita itu seketika muncul dari balik kegelapan.

__ADS_1


Memang gelap, tapi Leo bisa melihat wanita bak dewi kecantikan di hadapannya. Bahkan dia bisa melihat wanita itu secara utuh. Leo masih tertegun saat melihat kecantikannya, membuat dia tidak ingin mengalihkan pandangannya sendiri.


“Keturunanku yang terbuang, sangat disayangkan.” Wanita itu tersenyum di depan Leo.


“A-aku? Keturunanmu?” Leo sempat terkejut dengan pernyataan itu semua.


“Apakah kamu mengerti tentang legenda 7 pahlawan? Putra dan putriku memberi sebuah keamanan bagi umat manusia, mereka menikah dengan manusia, yang kemudian menciptakan sebuah keturunan yang disebut sebagai pureblood. Kau adalah salah satu dari keturunanku.” Wanita tersebut bergerak mengelilingi Leo.


“Aku bersungguh-sungguh, aku bukan pureblood. Tunggu, aku mengerti.” Leo memejamkan matanya dan kemudian sedikit berjongkok untuk memberikan sebuah hormat. “Suatu kehormatan bisa bertemu dengan yang mulia dewi. Maafkan kelancangan hamba tentang jawaban yang hamba berikan. Tapi tampaknya yang mulia dewi salah paham dan aku bukanlah seorang pureblood sama seperti yang Anda kira.”


Leo mengerti, di hadapannya adalah ibu dari ketujuh pahlawan yang merupakan seorang demigod. Lebih tepatnya pahlawan setengah dewa memiliki ibu seorang dewi, hanya saja, Leo tidak tahu siapa nama dewi itu yang sebenarnya. Jika ibu para pahlawan itu adalah dewi, maka ayah mereka jelas adalah seorang manusia apabila dihitung bahwa mereka adalah seorang demigod.


Leo tidak mengubah ekspresinya. Namun dalam hatinya dia benar-benar tidak percaya bahwa dia bertemu dengan dewi, bahkan dia benar-benar takjub saat berada di depannya secara langsung. Hanya saja, dia percaya bahwa ini hanyalah sekedar sebuah mimpi.


“Bangunlah!” Dewi tersebut dalam posisi membelakangi Leo, “Kamu akan mengetahui semua kenyataannya sebentar lagi. Hanya saja, bukankah kamu harus mencarinya sendiri? Emosi akan meluap apabila kamu bisa menemukan rahasia itu sendiri.”


Mendengar hal tersebut, Lumina tertawa lebar hingga terlihat gigi gerahamnya. “Kau adalah pureblood, keturunan salah satu anakku. Itu adalah sesuatu yang mutlak. Garis leluhurmu belum menyimpang atau lebih tepatnya masih menikah dengan pureblood yang lain.”


“Jadi ayah dan ibuku? Apakah ini ada hubungannya dengan verva orde yang juga pembunuh dikalangan para bangsawan? Apakah ayah dan ibuku merupakan seorang bangsawan yang dibuang?”


Seribu satu pertanyaan terlintas di dalam benak Leo. Memang pertanyaan itu sudah lama dan menjadi misteri baginya. Bahkan dia masih belum percaya saat ini bahwa dirinya adalah seorang pureblood meski yang berkata adalah dewi itu sendiri.


“Lantas, apa tujuan yang sebenarnya seorang dewi menemuiku seperti ini?”

__ADS_1


Dewi Lumina, sosok yang membelakangi Leo, kemudian dia kembali menatap Leo dengan penuh harapan. “Aku tidak peduli jalan apa yang kau tempuh, tapi aku hanya berharap kamu bisa menjadi sosok yang mampu untuk melindungi manusia dari kejahatan. Akan ada masa dimana sebuah kehancuran akan terjadi, demon of chaos akan muncul kembali. Aku memintamu untuk mengalahkannya suatu saat nanti.”


“Apa maksudnya ini? dewi, sungguh, aku sama sekali tidak mengerti apa yang kamu ucapkan.”  Leo sedikit tersenyum dan berusaha mencerna apa yang dewi itu katakan.


“Kamu memiliki Ray, satu dari 3 roh legenda yang sebelumnya berdampingan denganku, dan menjadi partner salah satu putraku. Kamu bisa meminta penjelasan kepadanya.  Karena apa? Menjelaskan itu membutuhkan waktu yang lama, mengingat bahwa mungkin sebentar lagi kamu akan bangun.”


“Ray salah satu 3 roh legenda yang menjadi partner pahlawan?” Leo membuka matanya lebar-lebar. Dia cukup terkejut saat ternyata Ray adalah seorang roh legenda yang menjadi partner pahlawan. Jelas bahwa Ray pasti hidup di setiap belasan generasi dan menjadi saksi perubahan zaman yang ada.


Bahkan Ray sendiri hidup pada zaman kerusakan, membuat dia pasti mengerti tentang banyak.


“Sebelum aku kembali, aku akan mengevolusi dirimu dan membuat dua atribut sihir yang ada dalam dirimu menjadi satu.” Lumina berkata. Kemudian tanpa menunggu keputusan Leo, Lumina menyatukan kedua jarinya sehingga tercipta sebuah cahaya. Cahaya yang tercipta itu perlahan masuk ke dalam ulu hati Leo dan memberikan sebuah energi yang begitu besar.


Leo merasakannya, seolah tubuhnya tertusuk ribuan pedang secara bersamaan. Energi itu juga meledak yang membuat sebuah hembusan angin seolah bertiup kencang menerpa pori-pori tubuhnya.


“Aaagh!” Leo berteriak dengan begitu kencang sambil menahan rasa sakit yang begitu luar biasa. Namun, perlahan-lahan rasa sakit itu hilang, dan Leo seolah langsung dalam posisi terjatuh dan sekujur badannya bisa lemas.


Apa yang dia lihat? Tampaknya itu membuahkan hasil. Dia tidak tahu harus berkata apa bahwa dua atribut sihirnya. Shadow manipulation dan Bone Strength mendadak menjadi satu dan menciptakan sebuah atribut baru yaitu .... Shadow Revenants. Dan juga beberapa teknik dalam atribut sihir itu yaitu Menciptakan makhluk entity


Kurang lebih sama, Leo bisa menciptakan apapun dengan bayangan dan juga tidak kehilangan kemampuan tulang. Hanya saja Leo seolah mendapatkan kemampuan yang lebih hebat seperti memanipulasi tulang mati yang dipenuhi oleh bayangan dan membantu memperkuat serangan. Kurang lebih sama seperti Necromancer.


Leo jelas bahagia, kemudian dia kembali berdiri, “Terima Kasih yang mulia dewi. Aku benar-benar tidak tahu harus bilang apa selain Anda cantik.”


“Jangan goda leluhurmu sendiri dasar sialan, kamu bahkan mempunyai banyak wanita disekelilingmu.”

__ADS_1


“Mereka hanya budak.”


“Tapi tidak mengubah fakta bahwa aku adalah leluhurmu yang dapat kamu goda seenaknya.” 


__ADS_2