Ahli Pedang Berdarah Dingin

Ahli Pedang Berdarah Dingin
Hime Pureblood?


__ADS_3

“Apa kau tahu? Seperti inilah yang terjadi pada viscount selatan!” Leo dengan penuh emosi, dia secara terus menerus menendang tubuh Henry tanpa memberikan sebuah ampunan. Bahkan tubuh Henry tidak bisa untuk dikatakan dalam kondisi baik dan dipenuhi oleh luka karena tendangan dari sebuah tulang yang memiliki kekuatan jauh lebih besar pada umumnya.


“Terkutuk! Kerajaan tidak akan memaafkanmu karena kau telah bersekutu dengan ....”


“Siapa peduli!” Leo terus menendang Henry tanpa memberi ampun. Dan yang terakhir, dalam kondisi terikat tulang tengkorak Henry hancur tanpa bersisa. Sehingga membuat dia tidak bisa bergerak selamanya.


Kemudian Leo berbalik badan, melihat bahwa semuanya hanya terdiam melihat sifat keji Leo yang tak dikenal tanpa ampun. Bahkan Raven dan Guy sendiri yang hanya tersenyum karena Leo seolah berdarah dingin dan tidak memberikan ampun kepada orang-orang. Namun, apa yang dia khawatirkan adalah Luvria yang mana sikap Luvria mungkin tidak bisa dimaafkan oleh Leo.


Dan yang benar saja, Leo menatap dingin Luvria. Tatapannya begitu tajam karena perlakuan Luvria dalam membunuh orang tua Yuuki dan juga Araka lagi bukanlah pembunuhan antara pembunuh pihak kedua kepada penjahat pihak pertama. Jika dianalogikan, perlakuan Luvria tentunya sudah terbukti membunuh orang yang tidak bersalah, meskipun itu adalah kecerobohan dari bawahannya.


Hanya saja, Hime bergerak di depan Luvria dan membentangkan kedua tangannya. Dia, dia sama sekali tidak ingin sosok yang dia rasa memiliki hubungan dengannya terbunuh begitu saja.


“Tuan, kumohon.”


Baik itu Shin, Melina dan juga Iris, mereka juga bergerak di depan Leo pula. Tatapan mereka terlihat sangat sinis di hadapan Hime.


“Apa kau mencoba berkhianat di depan tuan Leo saat ini, Hime?” Tanya Iris.


“Hime, bagaimana kamu bisa yakin bahwa dia adalah ibumu? Selain itu, dialah yang membunuh orang tua Yuuki dan Araka.”


“Aku mengetahuinya! Tidak ada yang bisa merusak sebuah hubungan batin meskipun belum pernah bertemu sekalipun. Kehangatan seorang ibu tidak akan pernah hilang bahkan saat tidak pernah berjumpa. Tuan, kumohon untuk mempertimbangkan ini kembali. Tuan, aku baru saja merasakan rasanya dipeluk oleh seorang orang tua yang notabene adalah orang tua kandungku.” Hime berkata dengan nada sedih dan meminta, wajahnya dipenuhi oleh air mata dan meminta pengharapan kepada Leo.


Namun, saat itu juga Luvria bergerak dengan sangat cepat ke arah Leo, bahkan Shin, Iris dan Melina tidak sempat membuat perlindungan untuk tuan mereka begitu saja.


Leo juga sempat terkejut, namun dia segera melompat mundur dengan serangan dadakan yang diberikan oleh Luvria saat itu. Ditambah, dengan sebuah akar penjerat yang kekuatannya jauh lebih kuat dibandingkan milik Hime juga keluar untuk menjebak Leo dikala Luvria menyerangnya menggunakan sebuah fisik.

__ADS_1


“Darah kotor sepertimu berani-beraninya memperbudak anakku yang notabene adalah seorang pureblood?” Tanya Luvria dengan tajam sambil terus menerus melancarkan sebuah sihir kepada Leo.


“Pureblood? Hime Pureblood?” Leo bertanya kepada dirinya sendiri dengan penuh kebingungan.


“Bodoh, berhentilah! Keadaan semakin memanas, orang-orang berdatangan setelah mereka tahu kekacauan yang ada di kastil!” Teriak Raven menghentikan mereka semua.


“Floramancy: Nature forces!” Ucap Luvria dengan mundur sejenak.


Luvria benar-benar tidak memberikan ampun kepada Leo setelah menyadari ada hubungan budak antara Leo dan juga Ivy. Disisi lain, dia menyadari bahwa status dirinya adalah seorang pureblood. Ya! Luvria adalah seorang pureblood yang tidak bisa diremehkan.


Memang begitu, apalagi suami dari Luvria adalah seorang pureblood pula, maka dapat disimpulkan, maka Hime atau Ivy adalah seorang pureblood pula! Jelas Leo baru menyadari itu semua dan benar-benar sangat terkejut bahwa Hime adalah seorang pureblood.


Tidak hanya Leo, melainkan semua yang ada di sini. Termasuk Hime pula.


Posisi Hime juga tidak tahu harus berbuat apa karena Luvria dan Leo bertarung dengan sangat kuat. Dia tidak tahu bahwa ini semua harus berakhir seperti ini yang membuat dia merasa sangat rumit.


Namun, Luvria terus mengeluarkan secara berulang kali tanpa lelah. Bahkan Iris pun harus berusaha melindungi Leo yang ada di belakangnya menggunakan elemen petir secara terus menerus.


“Jika, kau berkata seperti itu, maka tuan Leo juga seorang pureblood!”


“Jangan bercanda!”


Sayangnya, Leo menyentuh pundak Iris untuk segera menyingkir. Kemudian, dia mengayunkan sebuah pedang dengan bentuk harimau pada ujung pedang tersebut. Membelah semua akar yang terus keluar bagaikan sebuah hutan belantara di dalam kastil seperti ini.


“I-Ibu berhenti! Tuan juga seorang pureblood!” Teriak Hime atau Ivy guna mencegah pertarungan mereka semua.

__ADS_1


Luvria yang mendengar itu, dia mundur sejenak. Wajahnya dipenuhi oleh sebuah rasa keterkejutan yang begitu besar tentang pernyataan Ivy itu sendiri. Namun, saat itu juga, jaring laba-laba berhasil mengikat Luvria yang mana dia dalam kondisi lengah. Sehingga, dalam sekali tarikan, Luvria akan terbelah.


Namun, Guy tiba-tiba muncul di samping Shin. Membelah jaring laba-laba tersebut dan menghentikan pertarungan mereka semua.


“Haze Havoc: Illusion!


Seketika kabut tebal muncul memenuhi ruangan ini. Dan itu merupakan teknik yang baru saja diberikan oleh Raven yang membuat Leo dan yang lainnya benar-benar terkejut. Hanya saja, sebelum kabut itu menebal, Raven memberikan sebuah isyarat agar mereka diam dan tidak memberikan sebuah suara sama sekali.


“Teleportation Area!”


Dan saat itu juga, puluhan orang banyak yang masuk ke dalam ruangan tersebut. Namun, apa yang mereka lihat hanyalah sebuah asap tebal yang memungkinkan adalah sebuah asap dari sebuah kebakaran.


“Aku mendengar ada sebuah pertarungan di sini!”


“Aku juga, tapi kenapa hanya ada asap yang tebal seperti ini!”


Beberapa orang yang memiliki atribut angin, mereka menghempaskan kabut-kabut itu. Perlahan, kabut itu memang hilang.


Dan apa yang mereka kejutkan bahwa, di tempat ini benar-benar begitu banyak mayat. Bahkan mayat dari seorang viscount timur sekalipun yang terikat dengan sebuah akar pohon yang begitu tebal. Posisi beberapa mayat juga dalam kondisi tidak normal yang membuat mereka benar-benar hampir muntah darah melihatnya.


“Apa, apa yang terjadi!” tanya salah satu dari mereka dengan perasaan yang tidak begitu biasa.


Terkejut, ingin muntah, setelah mereka melihat pemandangan yang menjijikkan. Jelas, beberapa yang tidak tahan, mereka langsung keluar dan mengeluarkan isi perut mereka tanpa ingin kembali masuk ke dalam.


“Cari pelakunya! Mereka pasti tidak jauh dari tempat ini karena kita telah memblokade gerbang utama!” Ucap salah satu dari mereka.

__ADS_1


 


__ADS_2