Ahli Pedang Berdarah Dingin

Ahli Pedang Berdarah Dingin
Makan siang


__ADS_3

Keadaan sudah semakin panas dan juga begitu siang. Leo dan Iris memutuskan untuk kembali ke mansion untuk beristirahat sejenak. Namun, wajah Leo masih terlihat santai begitu saja, dia cukup senang saat mengingat bahwa pihak guild membebaskan dirinya.


Gelang rank tag yang sebelumnya berwarna coklat, kini berubah menjadi berwarna silver dengan kilau yang menggoda.


Memang dia memutuskan untuk mengundurkan diri. Akan tetapi, guild master atau Saka tidak membiarkan sebuah berlian di guild petualang menghilang begitu saja. Apalagi mereka menganggap status Leo adalah seorang pureblood, jadi membuang Leo di guild petualang benar-benar merupakan sebuah ide yang cukup buruk.


Maka dari itu, status petualang Leo adalah bebas. Leo bisa saja dipanggil kapanpun untuk misi yang diberikan oleh guild petualang. Leo juga bebas untuk tidak mengambil quest sedikitpun. Serta, Leo juga diperlakukan sama seperti petualang rank tinggi seperti diamond. Walaupun rank Diamond jarang di tempat kota, kebanyakan rank tinggi berada di guild pusat yang ada di kerajaan.


Walaupun begitu, Saka masih tidak bisa mengubah status rank Leo yaitu Silver. Saka sempat berbicara bahwa tak masalah rank Leo adalah Silver, tapi perlakuan Leo dari guild petualang sama seperti rank tinggi yang mana akan menjalani tugas kapanpun Leo mau.


Masalahnya, Saka dan Yuna tidak mau mengambil sebuah resiko untuk mencari gara-gara dengan seorang pureblood. Meski level Leo berada di bawah mereka, namun mereka tidak bisa menyinggung seorang pureblood itu sendiri. Walaupun, status Pureblood Leo masih dipertanyakan, tapi setidaknya mereka harus berjaga-jaga.


“Kamu lapar?” Tanya Leo tanpa berekspresi.


Leo juga memang menawarkan. Tapi sejujurnya yang lapar adalah dia sendiri.


“Tidak tuan, aku masih bisa berjalan dan menahan lapar. Tidak masalah, kita akan sampai di mansion beberapa menit lagi.” Jawab Iris dengan begitu tenang.


“Kita akan ke kedai terlebih dahulu. Aku yakin bahwa kamu pasti lapar berat.” Ujar Leo.

__ADS_1


Tanpa menjawab, dengan malu Iris hanya menundukkan kepalanya. Kemudian, mereka menemukan sebuah kedai sebelum berjalan keluar dari kota. Sebuah kedai yang tak begitu ramai, namun ada beberapa pelanggan yang berlalu lalang masuk.


Leo dan Iris masuk ke dalam kedai tersebut. Di tambah, Iris juga memasang wajah memelas karena musibah yang menimpa dirinya. Meski dalam hatinya dia cukup senang saat anggota keluarganya dia hancurkan, namun dia juga tidak boleh menunjukkan wajah yang terlihat bahagia atau orang-orang akan mencurigai dirinya.


Saat Iris masuk, jelas perhatian orang-orang tertuju padanya. Mereka terlihat juga ikut sedih saat melihat salah seorang putri viscount harus menerima sebuah kesedihan yang begitu luar biasa, meskipun mereka tidak mengetahui apa isi hati Iris yang sebenarnya.


Hanya sekedar putri Viscount, tak sedikit orang juga bertanya-tanya siapa Iris? Mereka adalah orang yang tak mengetahui siapa Iris yang sebenarnya. Mereka juga cukup bertanya-tanya mengapa semua orang menatap Iris dengan penuh kesedihan dan juga rasa iba.


“Nona, aku memesan dua porsi makan yang biasa dipesan oleh  orang-orang di sini.” Ucap Leo kepada seorang wanita yang menjaga kasir sebagai seorang pelayan.


“Baik tuan, aku mengerti. Totalnya adalah dua puluh perunggu.” Ucap wanita tersebut.


Selain mereka juga menatap Iris, mereka juga menatap Leo. Tentang, siapa Leo? Mengapa dia terlihat begitu dekat dengan Iris? Semua pernyataan terlontar dan membuat perbincangan secara lirih di tempat itu. Bahkan Leo tidak menghiraukannya, meskipun dia mendengarnya secara lirih.


“Aku dengar dia putri Viscount? Meskipun aku turut sedih kepadanya, tapi bukankah dia bukan bangsawan lagi? Secara, Viscount bukan bangsawan secara turun menurun.”


“Sial, jika Iris menikah denganku, maka hidupnya akan kembali baik dan dia kehilangan kesedihannya. Lagipula, mengapa Iris mengikuti seorang pria yang tidak begitu jelas? Lihat penampilannya.”


“Apakah kamu tidak curiga bahwa pelaku pembunuhan ini adalah pria itu? Terkadang seseorang sungguh manipulatif, dia membunuh orang-orang terdekat Iris, kemudian dia sok dekat dan memberikan semangat kepada Iris?”

__ADS_1


“Tidak mungkin, keluarga Cavendish memiliki patriark yang hebat. Tidak mungkin sosok dengan level lima sepertinya bisa menghadapi tuan Reginald. Sayang sekali tuan Reginald harus terbunuh secara mengenaskan.”


“Aku pikir ini ada kaitannya dengan percobaan pembunuhan walikota dua hari yang lalu. Setelah percobaan pembunuhan walikota, maka pembunuhan kepada Viscount. Semua Viscount kini benar-benar menyiapkan kekuatan karena mereka yakin bahwa setelah ini giliran mereka, seperti viscount di wilayah Utara dan barat mereka cukup takut setelah adanya berita terbunuhnya viscount Selatan. Jelas ini ada campur tangan Stealth Brigade.”


Leo bisa mendengarnya, tapi dia tidak begitu peduli meskipun cibiran melekat pada Leo. Namun, yang tidak bisa tenang adalah Iris karena mendengar bahwa pernyataan yang seolah ingin menggoda dirinya serta menjelekkan posisi Leo. Tatapan Iris terlihat sangat sinis saat memandang mereka, sehingga membuat mereka menyadari bahwa Iris mendengarkannya.


“Apa kalian tidak tahu bahwa tuan ini yang hampir membunuh walikota? Jaga bicara kalian! Jika bukan karena aku yang terlambat meminta bantuan kepada tuan Leo, aku pasti tidak akan kehilangan keluargaku!” Iris berkata dengan berani.


Jelas, bahwa perkataan Iris membuat mereka langsung terdiam begitu saja. Mereka cukup terkejut saat ternyata Leo adalah sosok yang diperbincangkan baru-baru ini. Yang mana, sebuah berita memberitahukan ada sosok yang melindungi walikota dari sebuah serangan yang mendadak.


Namun, mereka tetap melanjutkan perbincangan yang mungkin tidak akan membuat kedua orang di dekat mereka merasa tersinggung. Mengingat, Leo dan Iris tampaknya adalah sosok yang tidak bisa disinggung. Meskipun ada beberapa yang sudah meremehkan Iris setelah Iris kehilangan statusnya sebagai Viscount selatan.


“Ya, mungkin ini kaitannya dengan Stealth Brigade. Apakah kamu pernah mendengar rumor yang lalu bahwa Raven hampir menguasai hampir seperempat kerajaan karena dia terlibat adanya campur tangan politik. Hanya saja, pangeran Theo sudah membereskannya meskipun dia terluka berat. Dan Raven tampaknya akan memulai dari awal.”


“Daripada Raven, bukanlah cukup keren Kael? Meskipun dia gila harta, dia adalah sosok pahlawan bagi orang-orang miskin. Mencuri kepada golongan menengah memang sudah biasa, tetap bagaimana jadinya jika mencuri di sebuah kediaman Duke, Marquis dan juga Count? Hal gila yang pernah dia lakukan adalah mencuri perhiasan ratu yang merupakan milik kerajaan! Tapi kalian tahu? Kael melakukannya untuk rakyat miskin dan rakyat desa.” Jawab salah satu yang lainnya.


“Daripada mendengarkan informasi dari para petualang dan guild master. Bukankah terlihat nyaman saat mendapatkan sebuah informasi seperti ini?” Leo menopang dagunya saat melihat sepiring makanan di hadapannya yang baru saja diantarkan.


“Selain itu, aku mengerti apa tujuan Raven. Raven hanya menggunakan Viscount selatan sebagai tameng dengan embel-embel sebuah perjanjian count kepada Reginald. Kemudian, Raven akan mendapatkan kedudukan, dan mulai memanipulasi sosok di atasnya, Duke. Dan dia akan menguasai kerajaan lagi? Dia terlihat sangat menarik.” Batin Leo saat dia mulai menyantap makanannya. “Untung saja aku membunuh Viscount selatan agar rencananya benar-benar terhambat.”

__ADS_1


Tak henti-hentinya membatin, “Jika dipikir-pikir, ini akan terlihat sangat ceroboh. Raven akan tahu sebuah informasi bahwa kematian Viscount selatan ada campur tangannya. Padahal tidak. Dan mereka pasti akan mendengar bahwa Iris masih hidup yang merupakan boneka Viscount untuk memenuhi tujuan Raven. Itu artinya, Iris dalam bahaya, dia akan dimintai sebuah pertanggung jawaban yang besar kepada Raven.”


__ADS_2