Ahli Pedang Berdarah Dingin

Ahli Pedang Berdarah Dingin
Permintaan Leo


__ADS_3

“Tidak, ini salah paham. Justru aku tidak ingin bebas pajak. Melainkan, aku hanya ingin puluhan atau mungkin ratusan pekerja dari Anda untuk membangun sebuah bidang miring menuju Abyssal Misery. Tidak, jangan salah paham lagi, mungkin Abyssal Misery adalah sebuah jurang yang sangat mengerikan. Tapi nyatanya, potion tersebut berasal dari bunga Lily yang tumbuh subur di Abyssal Misery.” Leo meminta sebuah keinginan.


Keinginan yang mungkin akan sangat menguntungkan bagi Leo. Dengan adanya sebuah bidang miring yang diciptakan untuk turun menuju dasar Abyssal Misery, membuat bawahannya bisa membudidayakan tanaman Lily tanpa harus terjun dengan resiko yang begitu besar.


Lebih tepatnya, bidang miring itu diciptakan setidaknya kereta kuda bisa lewat. Hal tersebut digunakan untuk mengangkut beberapa wadah yang berisi serbuk bunga Lily matahari dan air langit yang kemudian akan diracik oleh Hime.


Dengan begitu, dia bisa mudah untuk memproduksi potion Lily matahari setidaknya dia harus menjualnya kepada Duke. Atau paling maksimal adalah kepada raja. Sangat hebat juga apabila ini dipasarkan di kerajaan dan kekaisaran luar.


“Itu ide yang bagus! aku tidak menyangka bahwa kau akan secerdas ini.” Ray yang ada dalam tubuh Leo kini memuji Leo.


“Ah, diluar dugaanku. Aku pikir kamu akan marah saat aku mencoba sedikit merusak habitatmu itu.” Balas Leo kepada Ray. “Hanya saja, permintaanku kali ini tidak akan membuatmu setuju. Kau tahu? Aku bukanlah orang yang tidak tahu harus berterima kasih.”


Abyssal Misery, seperti sebuah rumor yang beredar. Jelas mereka terkejut setelah mendengar ungkapan Leo yang sebenarnya. Bahwa dia menemukan bahan-bahan untuk menemukan potion itu berada di dasar jurang Abyssal Misery.


Tidak ada yang percaya, semuanya menganggap bahwa Leo berbicara omong kosong. Bahkan wajah walikota juga berubah menjadi mengkerut untuk mempercayai bahwa ucapan Leo bukanlah sebuah kebohongan.


Beberapa informasi mengatakan bahwa semua orang yang turun di Abyssal Misery tidak akan kembali. Bahkan para petualang yang ditugaskan untuk misi sekalipun, mereka juga tidak ada yang kembali dari jurang tersebut.


Selain itu, permintaan Leo sedikit memberatkan. Membuat sebuah bidang miring untuk menuju dasar jurang pasti akan membutuhkan pekerja yang begitu banyak. Apalagi belum sebuah resiko apabila para pekerja harus mendapatkan dampak seperti petualang.


Walikota sebenarnya ingin menolak. Hanya saja, Leo langsung angkat bicara sekali lagi. “Aku tahu bahwa permintaan ini sangat memberatkan. Posisi dasar jurang juga sangat dalam dan pasti akan menjadikan sebuah proyek yang begitu besar. Hanya saja, aku juga akan membuat sebuah kesepakatan dengan Anda.” Leo menarik napas sebelum melanjutkan ucapannya.

__ADS_1


“Setelah proyek itu selesai, bagaimana jika aku akan membayar pajak perdagangan sebesar 40% dari potion yang ku jual dan turun sepuluh persen setiap tahunnya? Itu artinya, aku akan membayar pajak secara umum yaitu 10%, pada 4 tahun setelah proyek itu selesai.”


“40%? Itu, itu terlalu besar! Apalagi ditambah 30% di tahun kedua, dan 20% di tahun ketiga! Itu membuat aku bisa mengembalikan modal setelah membayar para pekerja untuk membangun bidang miring menuju dasar jurang, bahkan akan tersisa cukup banyak. Bagaimana aku bisa yakin? Itu adalah ramuan tingkat 4 dari tumbuhan langka! Harga jualnya pasti akan sangat tinggi!” Galen tampak bahagia dengan senyuman cerah di wajahnya.


Hanya saja, dalam pikiran Galen, ada sesuatu yang mengganjal. “Masalahnya, aku kesulitan untuk menerima karena aku sedikit merasa ragu bahwa jurang itu memang tidak seburuk rumor katakan.”


“Tenang saja, aku bisa menjamin bahwa jurang itu sebenarnya aman. Jika perlu, Anda bisa datang di mansion ku yang berada di hutan Esves dan aku akan mengantarkan Anda secara langsung. Bagaimana?” Leo mencoba untuk meyakinkan walikota Galen.


Wajah Leo terlihat penuh kepercayaan, tidak ada sebuah kebohongan yang begitu terlihat di mata Leo yang membuat Galen memejamkan matanya sebentar dan menundukkan wajahnya. Kemudian, dia berkata, “Baik, aku percaya itu. Aku akan mengirimkan puluhan pekerja untuk membangun bidang miring atau jalan menuju dasar Abyssal Misery.”


“Terimakasih atas kebaikan Anda walikota.” Leo berdiri dan membungkukkan setengah badannya lagi di hadapan walikota.


“Dan untuk nona Hime? Apa yang perlu Anda inginkan?” Walikota bertanya kepada Hime.


Leo kemudian menatap Hime, sambil berkata, “Tak apa, terserah apa yang kamu minta. Aku memberimu sebuah kebebasan.”


“Tidak tuan, aku sama sekali tidak menginginkan apa-apa. Aku benar-benar bersungguh-sungguh.” Hime memberi sebuah perkataan yang cukup meyakinkan.


“Baiklah kalau begitu walikota. Bisakah aku kembali pulang tuan?” Leo mengangkat kepalanya.


“Tentu saja. Sekali lagi aku berterimakasih kepada Anda tuan Leo dan nona Hime.” Galen yang murah senyum. Dia memberikan senyumannya lagi kepada Leo dan juga Hime. “Antarkan tuan Leo dan nona Hime pulang.”

__ADS_1


“Ah tuan, aku merasa tidak begitu enak. Anda tidak perlu formal kepada kami. Selain itu, kami tidak perlu diantar untuk pulang.”


“Tidak, kalian adalah tamuku yang paling berharga. Jadi aku akan memastikan bahwa kalian pulang dengan selamat.” Kata Galen dengan sedikit memaksa.


Leo menghela napas dan memejamkan matanya sebentar. Kemudian dia hanya bisa mengiyakan paksaan Galen. Lagipula dia juga sedikit basa-basi itu tadi.


Bukankah itu menghemat energi maupun uang? Leo sama sekali tidak menolaknya.


.......


“Ada sosok yang bermain di belakang ini? rencanaku untuk menguasai kota melalui Viscount gagal! Viscount selatan terbunuh dan pembunuh itu mengkambinghitamkan aku?”


Seorang pria dengan rambut hitam legam dengan garis merah begitu kesal sambil memukul tembok berkali-kali. Pupil mata yang hitam legam juga seperti manusia pada umumnya, namun mata orang itu jauh lebih hitam.


Sebelumnya, dia teringat beberapa tahun yang lalu saat dia hampir menguasai kerajaan. Namun, sayangnya dia harus berhadapan dengan pangeran kerajaan yaitu Theo Sirius dan dibantu oleh beberapa prajurit.


Walaupun level Theo Sirius masih berada di bawahnya, dia merasa saat itu berhasil dipukul mundur dengan beberapa luka. Tapi, dia juga berhasil untuk hampir membunuh Theo Sirius yang terluka hebat dan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk sembuh.


“Tuan Raven. Apa yang harus kami lakukan sekarang?” Kata salah seorang yang menggunakan penutup kepala bak seorang Assassin.


“Sedikit .... Emm tidak, tidak ada. Aku sudah malas bermain politik setelah pertarunganku dengan kerajaan. Permainan ini sebenarnya aku juga tidak terlalu serius. Tujuan hidupku kali ini sebenarnya adalah ..... membunuh pangeran Theo..”

__ADS_1


“Tapi tuan, bukankah sebaiknya kita memburu wanita yang bernama Iris itu? Dia tidak terbunuh dalam insiden terbantainya keluarga Viscount selatan. Apa yang kutakutkan dia akan melaporkan perlakuan tuan Raven kepada mereka secara terperinci” Salah satu bawahan Raven berbicara.


“Biarkan saja. Sebenarnya aku sudah menduga hal tersebut. Karena gagalnya pembunuhan walikota karena seolah Iris memberikan sebuah kode kepada seseorang. Dia yang melindungi walikota, orang itu benar-benar sangat menarik.”


__ADS_2