
kita hanya hanya manusia biasa, wajar kita membuat kesalahan, yang tidak wajar itu, jika kita sudah merasa bersalah namun enggan untuk minta ma'af,, tuhan saja maha pema'af
zia berjalan memasuki ruang kerja suaminya sambil membawa secangkir kopi,, namun suaminya tidak ada di sana,, zia melihat pintu lemari yang menghubungkan ruangan kerja suaminya, dengan ruang lain terbuka,,
''ega''.....! zia memanggil suaminya,
''masuk, lah zi'' suara ega terdengar dari dalam,, ini kali kedua zia memasuki kamar rahasia suaminya ,, setelah waktu itu mengikuti zahra,, ega terlihat sedang memangku leptopnya, di kursi sofa,, zia,, mengembang kan senyum nya,,
''ga'',, ini aku buat, kan kopi,, ma'af stok jeruk nipis nya habis, aku belum membelinya,, ucap nya sambil ikut menjatuh kan bobot tubuh nya di samping suaminya,, seperti nya ini waktu tepat untuk membicarakan niat nya, ingin bercerai,,
''tidak apa apa zi' ucap ega
, tanpa mengalih kan pandangan nya,, dari leptop nya,,
''ga'' apa kamu sibuk, aku ingin bicara,, ini mengenai kita bertiga,,aku kamu, dan zahra,, ega menutup leptop nya,, dan meletak kan nya di atas meja,,
''ada apa zi'' kamu mau bicara apa,, ucap ega sambil menyesap kopinya,,
''sebelum nya aku minta ma'af kalau keputusan ku ini mungkin membuat mu merasa tidak nyaman,, tapi ini yang terbaik buat kita semua,, ucap zia sambil menuk duk kan kepalanya,, ega masih diam mendengar kan, ucapan istri pertamanya itu,,
''aku ingin biar aku saja yang mundur,, ceraikan aku ga'' ega yang mendengar ucapan istri pertama nya itu, menoleh melihat lekat istri pertamanya itu,,
''ada apa dengan mu zi,, ke maren zahra, minta cerai bahkan dia sudah menggugat ku di pengadilan, sekarang kamu,, ada apa dengan kalian,, ega menatap wajah istrinya tak berkedip,,
''dengarkan aku ga,, ini untuk kebaikan kita semua,, zahra sedang hamil tidak mungkin kamu bercerai dengannya,, aku saja yang, mundur,, zia mencoba menyakin kan suaminya itu,,
__ADS_1
''tidak zi' aku tidak bisa menceraikan mu,, bagai mana ega mencerai kan zia' sedang istrinya itu, dalam ke ada'an sakit,,
''pikirkan masa depan anak anak mu, ga'' zahra tidak akan mau kembali di sisimu jika aku masih di sini,, lio dan calon adik kembar nya, butuh orang tua yang lengkap, zia terus menyakin kan suaminya,,
''kenapa kamu meminta sesuatu yang tidak bisa aku lakukan, zi' aku akan berusaha membuat zahra kembali ke pada kita, pulang ke rumah ini,, maka dari itu, bertahan lah, zia tersenyum tipis,, di sa'at dia mengiklas kan semua, suaminya itu, memintanya untuk, bertahan,
''ga'' aku ingin bertanya satu hal,, jawab dengan jujur,, apa kamu selama ini pernah mencintaiku,, zia sudah menyiap kan hatinya,, apa pun jawaban dari suaminya itu, namun ega hanya diam, tidak bisa menjawab, iya dan tidak,, zia mengembang kan senyum nya,,
''kenapa diam,, bahkan kamu tidak bisa menjawab pertanya'an sepele dari ku,, diam mu adalah jawaban bahwa aku tidak pernah ada di hatimu,, lalu untuk apa kamu memintaku untuk bertahan,, sedang kamu sendiri tidak mencintai ku, apa hanya karna sakit ku,, atau yang lain, talak aku ga'''....!
dan kejar lah cintamu sebelum semua terlambat,, aku akan bahagia melihat mu bahagia,, zahra butuh kamu sa'at ini,, ucap zia sambil tersenyum, ternyata wanita cantik ini sudah menyiap kan hatinya,, terbuk ti sa'at bicara dia begitu tenang,
''lalu bagimana dengan mu zi dan keluargamu, mereka akan menyalah kan ku nanti, tanya ega sendu..
kamu dan zahra sudah banyak ber korban untuk ku,, sekarang giliran ku berkorban untuk kalian,, ega mebawa istri pertamanya itu kedalam peluk kan nya,,
''ma'af kan aku zi aku tidak bisa membahagiakan mu,, ucap nya lirih,
''kamu sudah memberika ku segala nya ga'',, bah kan kamu mengorban kan perasa'an mu,, demi menikahi wanita yang tidak kamu cintai,, parah nya demi wanita ini kamu menyakiti, wanita yang kamu cintai, itu sudsh lebih dari cukup,, ega semakin mengerat kan kan pelukan nya,,
''bagai mana dengan zahra,, tanya ega lagi,,
aku yang akan bicara padanya kamu tidak usah takut, aku akan membantumu mendapat kan hati zahra kembali,, ega mencium kening istrinya lama,, dan berahir di bibir nya,, wanita baik yang selalu menemaninya,, ega sudah berusaha mencintai nya, tapi perasa'an itu tidsk bisa hadir di hatinya,,
''satu lagi ga''...! kamu tidak perlu berhutang apa pun pada seseorang terhadap diriku,, karna orang yang kamu anggap, kamu berhutang nyawa,, dia masih hidup,, ega mengkerut kan kening nya,,
__ADS_1
''riko,,,,?
zia mengangguk dan tersenyum
''dia sudah menikah dengan adik nya sera,, yaitu sena,, dan sera menikah dengan rekan bisnismu rayhan,,, aku pernah bertemu dengan mereka,, namun hanya sera dan suaminya,, yang bicara dengan ku,, ega hanya tersenyum,,
''biarkan saja,, mereka sudah bahagia dengan hidupnya,, aku juga sudah tau siapa yang mengirim foto mu dan zahra waktu itu,, sera,, aku tidak perduli biarkan saja,, ucap ega,,,,
mama risa masuk ke kamar rahasia putra nta yang sekarang sudah tidak rahasia lagi,,
ega menceritakan niat zia untuk berpisah dengan nya,, zia juga sudah pernah bilang sama mertuanya kalau dia ingin mundur, namun mama risa tidak begitu menanggapinya,,
''mama tidak bisa berkata apa apa,, jika itu sudah menjadi keputusan mu,, mama hanya bisa mendoakan,, yang terbaik untuk mu,, dan kebahagia'an mu kedepan nya nanti,, meski pun kamu tidak lagi bersama putra mama kamu tetap menjadi putri mama,, mama sudah menggap mu seperti putri mama,, kedepan nya jangan pernah sungkan meminta apu pun itu,, dari mama,, karna kamu putri mama,, zia memeluk, erat wanita paruh baya yang masih menjadi mertuanya,,
''zia bahagia ma'' bisa menjadi anggota keluarga mama,, zia dan mama risa sama sama menangis haru,, zia merasa ada sesuatu yang terlepas dari hatinya,, sesuatu yang membuatnya menjadi ringan,, perasa'an lega,,
''ternyata benar kata sera,, iklas bisa membuat ku lebih bahagia, lagi,,
''oh... ya...ga''' aku sudah menyiap kan, dua pelayan untuk membantu dan menemani zahra di rumah nya,, dan kamu tidurlah di sana. temani zahra,, selama proses perceraian kita,,, biarkan aku disini menemani lio,, mama mengusap pucuk kepala menantunya itu,,
''zia yang mama kenal dari du memang seperti ini dia sangat baik...
bersambung
gengss kemarin tidak up,, di karnakan di daerah author ada pemadaman lampu cukup lama,, jadi wifi di rumah mati,,
__ADS_1