AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
hari patah hati,,


__ADS_3

waktu berjalan dengan cepat, perusaha'an adam dan ega, sudah menjalin kerjasamanya, ega banyak memberi masukan dan bimbingan kepada adam, sebagai orang baru di dunia bisnis,,


putra zia tumbuh lucu dan sehat,


'' zia sudah selesai dengan masakan nya,, lalu naik ke atas untuk mandi setelah selesai zia membawa putranya, pergi ke kantor, mebawa bekal makan siang untuk suaminya, ini adalah kali pertama zia mendatangi kantor suaminya, setelah hampir sebulan lebih adam menjabat sebagai direktur utama PT MAHENDRA GROUP,


''zia membawa baby juna dalam gendongan nya, berjalan di lobi kantor menuju resepsionis,


''samat siang mbak boleh saya bertemu dengan pak adam,, ucap zia sopan,


''sebebtar ya mbak, pak adam nya masih ada miting,, bisa di tunggu di ruang tunggu di sebelah sana mbak,,


''resepsianis itu saling berbisik dengan rekan kerjanya,,


''lihat itu ada ibuk ibuk, gendong anak mencari pak adam, kamu tau siapa dia,,


'tidak ucap salah satu rekan nya,


kamu sudah menghubungi pak alex siapa tau itu keluarga pak adam,


''masak keluarga nya pak adam penampilan nya seperti itu, lihat lah, bajunya memang terlihat mahal tapi menurutku biasa saja siapa tau itu imitasi, tapi dia memang terlihat cantik sih,


'sudah lah cepat hubungi pak alex siapa tau itu keluarganya, bisa jadi kakak nya atau apa lah, yang penting sekarang hubungi dulu pak alex,,


''resepsionis itu terlihat sedang menghubungi alex asisten adam,


''halo selamat siang pak' ma'af pak di bawah ada seorang wanita dia sedang menggendong bayi, katanya ingin bertemu dengan pak adam,


''kamu tau siapa namanya,, tanya alex, karna alex juga tidak tau prihal kehidupan pribadi bos nya,


''tidak tau pak,, sebentar saya tanyakan dulu,, resepsionis itu berjalan menghampiri zia'


'mbak boleh saya tau mbak ini nama nya siapa dan ada perlu apa menemui pak adam,,


zia tersenyum,,


''nama saya, zia' mbak dan keperluan saya kesini menghantar bekal makan siang suami saya, ucap zia ramah,


''kenapa mbak tidak menghubungi suami mbak sendiri, ucap resepsionis itu lagi,


''sudah mbak tapi tidak bisa, ucap zia lagi,

__ADS_1


'terus kenapa mbak malah menghubungi pak adam, mbak tau pak adam orang nya sibuk sekali, ucap resepsionis itu sambil berlalu pergi, zia hanya tesenyum


'halo pak alex, dia bilang namanya zia' ucap resepsionis itu lagi,


''ya sebentar suruh dia tunggu, ucap alex lalu menutup sambungan tlefon nya,


tok..tok..


''masuk..


'ma'af pak resepsionis baru saja menghubungi saya, di bawah ada seorang wanita ingin bertemu dengan pak adam, namanya zia' dia juga bawa bayi,,


begitu mendengar nama zia adam langsung berdiri dari duduk nya,


''itu istri saya lex'' ucap nya sambil berlalu meninggal kan alex yang berdiri mematung,


adam segera turun menemui istrinya di lobi kantornya,, begitu keluar dari lif adam langsung clingak clinguk mencari keberada'an istri dan anak nya,


''mas adam, pangil zia begitu melihat suaminya,


''sayang kenapa tidak langsung menghubungiku, ucap adam sambil berlari memeluk istrinya,, adam mbawa istrinya ke ruanganya


''mari mbak suami saya sudah menjemput saya, terima kasih ya sudah menghubungi suami saya, ucap zia sopan tapi sebenarnya zia sedikit kesal dengan dua resepsionis itu tadi,


berita mengenai pimpinan perusaha'an adam mahendra yang ternyata sudah mempunyai anak dan istri pun langsung viral,


''tak sedikit karyawan wanita yang kecewa dan patah hati,


adam mbawa istrinya kedalam ruangan nya sa'at akan masuk ke ruangan nya adam berpapasan dengan, alex,,


''lex dengar dan lihat baik baik, ini adalah istriku namanya arzia' bilang sama resepsionis lain kali kalau istri saya datang langsung bawa dia naik ke atas, dan hanyar keruangan saya,


''banyak kariawan yang mendengar langsung adam memperken kan istrinya meski tak secara langsung,,


''baik pak,, ma'af kan saya nyonya, atas ke tidaktauan saya,


''tidak apa apa, wajar saja kalau kalian semua tidak tau sebab saya juga tidak pernah datang kemari, ucap zia ramah,


hari ini satu kantor sudah tau, bahwa direktur utama kantor mereka ternyata sudah beristri, dan hari ini menjadi hari patah hati nasional, pupus sudah harapan para kariawan manita di kantor adam,


adam membawa istrinya masuk keruangan nya,, zia duduk di kursi sofa, dengan putranya yang masih di gendongan nya,, adam melihat penampilan istrinya dari atas kebawah, sepatu kets kulot hitam atasan blaos putih polos, rambutnya di cepol asal, adam tersenyum simpul,,

__ADS_1


''sayang tadi kesini sama siapa, kamu tidak bawa mobil sendiri kan, tanya adam sambil mendaratkan bobot tubuh nya di samping istrinya,,,


''aku di anter supir mas, sengaja supirnya ku suruh pulang, nanti aku boleh kan pulang sama mas adam, adam tersenyum lalu mencium kening istrinya,


''kenapa tidak bawa pengasuh, tanya adam lagi,,


''ngapain bawa pengasuh, lihat kerja'an putramu tidur saja, dari tadi juga gak bangun bangun,, adam tersenyum lagi,,


''mas nola, tadi di jemput mama di sekolah, paling ngenep lagi di rumah mama, kebetulan juga mama bilang lesti baru datang dari singapur, adam hanya diam sambil tersenyum tipis,


''aku sudah tau, sayang, mama juga sudah menghubungiku, ucap adam,


''kamu bawa apa ini, adam melihat ada rantang makanan, di atas meja,,


''aku bawain makan siang untuk mu mas, ini pasti sudah dingin, kelama'an tadi nungguin di lobi, aku panasin sebentar ya, adam menarik tangan istrinya sa'at zia hendak berdiri,,


''disini saja, suruh ob yang panasin, adam menekan tombol khusus untuk memangil staf kebersihan,


tok..tok..


''masuk..


''tuan ada yang perlu di bantu,, ucap ob itu sopan,,


''tolong panaskan makanan ini, dan pesankan istriku minuman di kantin,


''kamu mau minum apa sayang, tanya adam lembut,,


''apa aja mas, ucap zia' pelan


'jus jeruk dua, ucap adam staf kebersihan itu mengaguk, dan pergi membawa masakan zia' untuk di panas kan,,


''mas adam aku dengar dari mama, lesti rencananya mau gabung di perusaha'an apa benar, tanya zia penasaran,


''iya benar, aku tidak mau menguasai ini sendiri sayang masih ada hak lesti di sini, mau tidak mau lesti juga harus ikut mengembangkan perusaha'an ini, siapa tau kita nanti bisa ada cabang lain yang bisa di kelola lesti dan suaminya kelak, jangan pernah takut kehilanhan harta yang tak seberapa ini sayang, jangan takut juga aku sudah pikirkan untuk anak anak, untuk nola sedikit banyak mendiang ibunya ada harta yang di tinggal kan nya,, itu sudah menjadi hak nola kelak, untuk putra kita juga sudah ku siap kan, terang adam


''mereka masih kecil mas, kenapa mas adam sudah memikirkan nya sekarang,


'aku hanya memikirkan nya sayang , bukan menyerah kan nya, supaya tidak terjadi perebutan harta warisan yang tak seberapa ini di kemudian hari,


'bersambung

__ADS_1


__ADS_2