
malam ini baby lio sedikit rewel membuat zahra dan zia sedikit kualahan, baby lio semakin hari bertambah aktif, tak jarang zia' dan zahra tidur bersama di kamar baby lio sedang ega biasanya ikut tidur di kamar baby lio di kursi sofa,
''pagi ini mata kedua nya terlihat kuyu akibat kurang nya tidur,
''rima' nora.. ingat hari ini, biarkan zia' istirahat, jangan biarkan dia menjaga baby lio seorang diri, kalau ada apa apa segera hubungi aku atau asistenku, aku pergi ke kantor dulu, sebisanya nanti aku usahakan pulang cepat, semenjak hadirnya baby lio, ega lebih sering memperhatikan keada'an rumah ketika dia sedang berkerja,
'ega juga sudah menambah jumblah pelayan dan penjaga demi keamanan putra nya,
''ra' kalau bisa kamu juga tidak usah pergi ke butik hari ini, istirahat lah di rumah, biar siska yang mengerjakan semua,,
ega bicara lembut meski ekspresinya masih dingin,
''tidak usah hari ini butik banyak pesanan,
aku bisa istirahat disana jika capek,
ekpresi zahra juga tak kalah dingin,
zahra berjalan keluar rumah mendahului tuan suaminya, tidak ada acara perpamitan cium tangan suami dalam kamus zahra, dari awal menikah hingga detik ini seperti itu adanya, dengan gerakan cepat ega menarik tangan zahra dan memeluk pinggangnya, lalu menyergap bibir ranum istrinya dengan lembut menyesapnya dengan dalam, tiba tiba mata elang ega melihat pantulan zia dari cermin sedang menuruni tangga dan posisinya sudah dekat dengan mereka, revlek ega mendorong bahu zahra, hingga zahra terpental ke belakang dan terpentok ke dinding,
''aaauuh... zahra meringis sakit sa'at siku dan kepalanya terpentok dinding
masih dengan rasa kagetnya, sa'at zahra hendak membuka mulut, zia sudah berdiri di depan mereka sambil tersenyum, dengan memegangi kepalanya yang tersa sakit, zahra meninggal kan madu dan suami tidak berahlak nya, tanpa kata,
''zia aku pergi dulu, istirahat lah hari ini, biarkan rima dan nora yang mengurus baby lio, pikirkan juga kesehatanmu,,
ega buru buru mengejar mobil zahra,
ternyata ega sudah tertinggal jauh, di belakang,
''zahra mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, sambil berderai air mata
__ADS_1
''dasar apa bunglon bedebah itu bisu, kenapa dia tidak bilang padaku, sialan,, dengan derai air mata zahra memukul mukul kemudi setirnya, dan mengumpat tuan suaminya kesal,,
'sampai di butiknya zahra segera turun dari mobilnya dan membanting pintu mobil nya kasar,
''bela tolong bawakan air es di baskom bersama handuk kecil aku tunggu di kamarku, dengan langkah cepat zahra naik ke atas menuju kamarnya dulu,
''ra' ada apa,, siska membuka pintu kamar zahra, kuatir melihat sahabat nya itu datang dengan muka sembab, bela datang dengan membawa air es dan handuk kecil yang zahra minta,
''ini air es untuk apa ra',, zahra membaringkan tubuhnya di ranjang dan membelakangi siska, lalu menyibak rambutnya,
''sis' tolong kompres kepalaku, ini rasanya sakit sekali.. zahra mengusap kepalanya yang merah karna kepentok dinding tadi,
''emang kenapa sih ra' kok bisa sampai merah kek gini,, siska mendongak kan kepalanya ternyata ega bediri di sampingnya dan mengisarat kan untuk diam dan pergi, perlahan siska keluar dari kamar zahra,, dengan gerakan perlahan menutup pintunya,,
''ega mengompres kepala istrinya yang merah, karna dorongan nya tadi,
''aaauuw..! siska pelan pelan sakit tau.. zahra menjerit kala ega sedikit menekan handuk basah itu,,
''sis' sejak kapan kamu ganti parfum, aroma parfum mu seperti... " punya bunglon,, zahra masih tidak sadar siapa yang mengompres kepalanya,
''kenapa tuan kemari apa tidak ada kerja'an di kantor, tanya zahra sarkas dan ketus,,
''ma'af aku tidak sengaja, bukan maksutku seperti itu, ega bicara sambil mengendus tengku leher zahra, membuat zahra meremang seketika,
''lebih baik anda pergi sekarang tuan, siapa tau istri anda tiba tiba datang ke butik saya, dan anda akan melamparku ke bawah lewat cendela, ucap.zahra dingin dan ketus,
''tidak seperti itu ra' aku minta ma'af,
''lalu seperti apa tuan,,,! suara zahra naik satu oktaf, sambil melepaskan diri dari pelukan suaminya, dan bangun lalu turun dari ranjang,
''kenapa anda tidak bisa bicara baik baik dengan ku tuan, aku akan lebih mengerti dan memahami posisi anda, memahami istri anda dan memahami perasa'an nya, asal anda tau kenapa aku menerima pernikahan ini, itu karna istri anda, dan aku memahaminya sebagai wanita,
__ADS_1
wanita yang tidak bisa memberi keturunan untuk suaminya, wanita yang ingin memjadi sempurna, sebagai mana kodrat seorang wanita, mengandung melahirkan dan memberikan keturunan untuk suaminya, dan di panggil ibu tentunya,
dan keingina istri anda itu, aku yang menanggung nya tuan'
dan aku sudah mewujut kan nya,
lalu apa lagi yang kurang,,,
kenapa anda takut istri anda milihat anda bersamaku tuan,
saya sudah berlapang dada, dan mengerti sejatinya tidak ada wanita di dunia ini yang sanggub berbagi suami..
jika seperti itu, aku siap angkat kaki dari rumah anda,
ceraikan aku tuan, aku akan pergi dari hidup anda dan istri anda, dan aku akan membawa serta putaraku pergi bersamaku,, zahra bicara sambil berderai air mata dadanya naik turun, menahan emosinya, ega duduk terdiam sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan nya,,
''tidak ada kata cerai di antara kita zahra, aku tidak akan pernah menceraikan mu, ingat itu,
''silah kan anda keluar dari kamarku tuan, dan angkat kaki dari butik ku, aku ingin sendiri, ega mendongak kan kepalanya dan mencoba menatap mata istrinya yang penuh amarah, ega berdi diri dari duduk nya mencoba meraih istrinya namun zahra segera mundur ke belakang dan menghindar,
''ma'af kan aku ra' aku minta ma'af,
''aku sudah mema'af kan anda tuan, dan aku sangat memahami posisi anda sebagai suami dengan dua istri, seandainya anda bicarakan ini dari dulu dan berterus terang mungkin hatiku tidak sesakit ini tuan, anda sudah terlanjur menyakiti hati saya,,
zahra berjalan dan membuka pintu kamarnya, dan mempersilahkan tuan suaminya untuk keluar dari kamarnya,
''ra' ega memcoba bicara namun zahra tidak ingin mendengarkan penjelasan apa pun dari tuan suaminya,
''jika anda tidak ingin saya membenci anda lebih dalam lagi sebaik nya anda pergi tuan airlanga, ega menatap nanar istri mudanya kekecewa'an jelas tergambar dari wajahnya,
gengs jangan di buli bang ega nya... ya...
__ADS_1
kasi like jempol dan vote nya serta hadiah nya jangan lupa bang ega pasti suka
bersambung''