AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
orang ketiga


__ADS_3

jam sudah menujuk kan pukul delapan pagi ega buru buru, untuk segara pergi kekantor, karn


dia sudah sangat terlambat,


sa'at hendak masuk kedalam mobilnya ega melihat dari arah pintu gerbang mobil mamanya baru saja masuk,,


mama risa turun dari mobil nya degan ega yang masih berdiri di dekat pintu mobilnya yang masih terbuka


''ini sudah jam kantor kenapa kamu masih ada di rumah ga' tanya mama risa pada putranya itu, mama risa melihat jam ditangannya,


''ega kesiangan ma jawabnya datar,,


''oo..ya mama risa memicingkan matanya kala melihat mobil menantunya zahra masih terparkir rapi di garasi,


''terus di mana zahra, tanya mama risa lagi,


''huuff ega' me hembukan nafanya kasar,,


''menantu mama masih tidur, jawabnya,


''tumben jam segini masih tidur jangan bilang kamu membuatnya tidak bisa jalan lagi ga'.. tuduh mama risa....


''sembarangan, ucap ega' lalu tersenyum usil, mama mau punya cucu gak tanya nya jail,


''hah ya..mau lah..jawab mama risa girang..


''ya sudah sekarang mumpung tidak ada nenantu pertama mama , tidak salah kan putra mama lembur sama menantu kedua mama,


mama risa langsung memukul bahu putra nya,


''lembur boleh tapi jangan sampai menantu mama sakit, ucapnya,


'' sudah lah ma ega terlambat, sekarang mama lihat menantu mama siapa tau sudah bangun,,


''memang nya jam berapa kalian tidur,


tanya mama risa lagi,


''hampir jam empat bisik ega di telinga mama nya, sontak mama risa langsung memukul putranya lagi...


dan langsung masuk kedalam rumah


''mama..


panggil ega lagi,


''ada apa ga,, mama risa bebalik ke arah putranya,


''ma aku lupa, zahra ada di kamar ruang kerjaku, mama bantulah dia bersiap ucap ega..mama risa tersenyum,

__ADS_1


''jadi kalian lembur di sana semalam,..


''heemm'' ega hanya berdehem dan tersenyum,


''baik lah mama rela melakukan apa saja, yang penting mama cepat dapat cucu,,,


sambil belalu masuk kedalam rumah,,


ega pun segera masuk kedalam mobilnya dan pergi ke kantor..


sedang mama risa, langsung naik keatas menuju ruang kerja putranya,


sa'at membuka pintu ruangan itu mata mama risa melotot seketika, melihat pakaian putra dan menantunya bertebaran di mana mana, mama risa memungut satu persatu pakaian putra dan menantunya itu, ****** ***** zahra masih nangkring di atas meja,


mamarisa tersenyum,


'' semoga ini awal yang baik mudah mudahan zahra segera hamil, milihat ega membawa zahra ke ruang rahasia mama risa jadi semakin yakin, bahwa putra nya itu benar benar mencintai istri keduanya , tak seorang pun tau tentang kamar di balik ruang kerja putranya itu, hanya ega dan mama risa, yang tau, tak seorang pun pelayan di rumah itu tau tentang kamar itu, bahkan zia sekalipun,


mama risa masuk kedalam kamar rahasia di balik lemari kayu sebagai pintu masuk,,


zahra masih tidur, dengan damainya, mama risa masuk kedalam kamar mandi mengisi bak mandi dengan air hangat, meneterskan beberapa aroma terapi rasa vanila, kedalam bak mandi,


lalu berjalan keluar menuju kamar zahra, mengambil pakaian ganti milik menantunya, dan membawanya masuk kedalam kamar rahasia itu,


mama risa juga sedikit merapikan kamar rahasia putranya itu yang terlihat sedikit berantakan, meletak kan semua pakaian kotor menantu dan putra nya itu kedalam keranjang dan membawanya keluar,


''kamu sudah bangun sayang. ucap mama risa mengaget kan zahra,


''mama sejak kapan mama di sini, tanya zahra panik sambil memegang selimutnya erat yang menutupi tubuh polosnya,


''mama sudah tadi sayang, kamu mau mandi mama sudah menyiapkan air mandimu, ayok mama bantu, ucap mama risa..


''tidak usah ma zahra bisa sendiri, tolak zahra malu malu,


''tidak apa apa ayok. mama risa membawa zahra kekamar mandi,


''mandi lah mama menunggu di luar, kalau perlu apa apa panggil saja mama,


zarhra tersenyum..


''terima kasih ma...ucap zahra...


''sama sama sayang kamu berendam lah sebentar aroma terapi akan membuatmu rilexs.. ucap mama risa lagi


zahra tersenyum, merasa sangat bersukur mam mertuanya begitu menyayanginya,, madunya juga baik, meski tuan suaminya dingin dan datar terhadapnya, keluarga yang lain juga semua baik, zahara melanjut kan ritual mandi nya, empat puluh menit kemudian, zahra keluar dari dalam kamar mandi,


''sayang kamu sudah selesai, kemari lah pakailah bajumu dulu, ucap mama risa dengan lembut, zahral menurut dan mengganti bajunya,


''duduk lah disini biar mama yang mengkeringkan rambut mu,

__ADS_1


mama risa


mengeringkan rambut zahra dengan hati hati, sampai selesai,


''kamu tau zahra, kamu adalah orang ketiga yang tau kamar ini, ucap mama risa,


''maksud mama,,


'mama risa tersenyum lembut,, lalu berkata


sebelum nya hanya mama dan ega yang tau tentang kamar ini, dan sekarang kamu, bahkan zia sekalipun tidak pernah tau ada kamar ini di sini,


zahra hanya diam dan mendengarkan cerita mama mertuanya,


''sudah selesai sekarang ayok kita turun, kamu pasti sudah lapar, lagi lagi zahra diam dan menurut, mama risa dan zahra berjalan beiringan, menuruni satu persatu anak tangga,


''bik cepat siapkan makanan untuk zahra,


perintah mama risa kepada bibi pelayan rumah itu,


''baik segera saya siap kan nyonya,


zahra makan dengan lahap nya, dia memang sudah sangat kelaparan,ama risa dari tadi hanya tersenyum melihat menantunya itu makan dengan lahap, sepertinya dia memang sangat lapar dan kecapea'an,


'mama tidak makan tanya zahra di sela sela makan nya,


''tidak sayang mama tadi sudah makan di rumah lagian ini madis terlalu awal untuk makan siang belum waktunya, ucap mama risa, setelah ini kamu naik lah keatas di kamarmu saja, ingat jangan beri tau siapapun tentang kamar itu, istirahat lah pulih kan tenagamu,


jangan pikirkan nutik mu mama yakin siska bisa menghendelnya,


''iya..ma terimakasih sudah membantu zahra bersiap tadi, dan membersih kan kamar itu, ucap zahra,


''sudah tugas mama, jangan merasa sungkan, berikan saja mama hadiah jika kamu merasa tak enak enak dan singkan,,


''memang nya mama mau hadiah apa dari zahra, tanya zahra pada ma risa,


''mama hanya hanya tersenyum, mendengar ucapan menantunya itu,


''sudah jangan di pikirkan mama hanya bercanda, yang penting sekarang kamu jaga kesehatanmu hangan capek capek, jangan banyak pikiran biar tidak stres,


mama yakin, dua atau tiga minggu lagi hadiah mama pasti sudah ada di dalam rahimmu zahra, jika itu terjadi mama dan suamimu adalah orang pertama yang sangat bahagia dengan hal berita kehamilan mu, dia anak mu akan menjadi penerus keluarga wirayudha, mama tidak munafik zahra, keluarga ma memerlukan penerus, dan hal itu hanya kamu yang bisa mewujudkan nya,


bukan berarti mama tidak menyayangi zia, mama juga memyayangi dia zia gadis yang sangat baik, mama beruntung zahra mama mendapat kan dua menantu berhati bidadari seperti kalian berdua,,


batin mama risa


terima kasih terima kasih, buat kalian semua para pembaca setiaku, tetap dukung karya receh author, jangan lupa kasi author jempolnya biar sangat lagi author nulisnya,,,


bersambung

__ADS_1


__ADS_2