AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
ikut ke kantor


__ADS_3

mobil ega melaju membelah jalan ibu kota, hari ini ega sedikit siang pergi ke kantonya, karna harus menuruti istri dan calon bayinya membeli bubur ayam viral,,


sepanjang perjalanan mereka berdua saling diam, tapi tangan ega sedari tadi tidak pernah lepas dari perut besar istrinya, merasakan pergerakan halus calon bayinya, sedang zahra diam saja,,


''tuan tadi, sewaktu mbk zia bertanya kenapa anda berbohong,, tanya zshra heran kenapa tuan suaminya itu berbong kepada istri pertaniannya,,


''sudah ku bilang tadi tidak usah bertanya kenapa,, aku hanya tidak ingin zia bergikiran macam macam, tentang kita, ega mengusap lembut pipi chabi zahra


''bantu aku menjaga kesehatan zia, hanya itu yang mampu aku lakukan, buat dia selalu bahagia dengan begitu kesehatan nya akan selalu setabil,, zahra hanya tersenyum tipis mennanggapi perkata'an suaminya


'untuk selalu menjaga kesehatan mbk zia, harus selalu membuatnya bahagia, lalu bagai mana dengan ku, apa dia tidak sadar kala bersikap dingin dan cuek bisa menyakiti perasa'an ku, batin zahra,,


empat puluh menit kemudian, mobil ega telah sampai di lobi perusaha'annya, ega mengajak istrinya untuk turun, dan membawanya naik keatas di ruangannya,, sepanjang perjalanan menuju ruangan nya tak sedikit karyawan perusaha'an nya yang berdesas desus melihat, CEO mereka menggandeng istri mudanya yang sedang hamil besar,


''oohh.. itu istri mudanya cantik,, seperti itulah kira kira, suara para karyawan perusaha'an, yang membicarakan zahra,, tak sedikit juga yang membandingkan nya dengan zia,,


''tuan anda sudah datang' suara baim sa'at bertemu di depan pintu lif,, baim melihat zahra dengan perut besarnya lalu tersenyum seraya berkata,,


''nona tumben ikut ke kantor,, sapa baim ramah, meski dulu zahra mantan karyawan cafenya, namun sekarang zahra adalah istri dari bosnya,, jadi baim harus menghormatinya,,


''zahra hanya tersenyum,,


''pertemuan dengan wakil perusaha'an angkasa jam berapa im,, ega bertanya sambil berjalan menuju ruangan nya,, dengan tangan nya masih menggandeng tangan istrinya,,


''satu jam lagi tuan, materi


pembicara'an dan semua berkasnya sudah saya siap kan, anda tinggal bertemu dengan wakil perusaha'an angkasa'' ega duduk di kursi kebesaran nya sedang zahra memilih duduk di kursi sofa,,


setelah selesai membahas beberapa pekerja'an dengan bosnya baim segera pamit undur diri, dari ruangan bosnya, ega berjalan menghampiri istrinya,

__ADS_1


''raa, sini.. ega menuntun zahra, menuju sebuah lemari sebagai pintu rahasia, zahra sedikit kaget dengan lemari yang tiba tiba bisa terbuka, kamar rahasia lagi batin zahra sambil mengkerutkan keningnya,,


''ega menyalakan televisi berukuran besar dan menyuruh zahra istirahat di ruangan itu,


''kamu diam di sini dulu, jangan keluar, sebentar lagi aku ada pertemuan dengan klien, nanti aku akan memanggilmu jika sudah selesai,, zahra hanya mengangguk dan tersenyum,,


''ega langsung mencium bibir istrinya dan menyesapnya, lama dan dalam,, zahra sedikit terbuai tanpa zahra sadari kedua tanngan nya sudah nangkring di bahu kekar tuan suaminya,, semenjak zahra hamil mereka jarang sekali melakukan penyatuan nya, sebenarnya ega sudah tidak bisa menahan hasrat nya, ega segera melepaskan ciumannya, kala merasakan sesak di bawah sana, jika tidak mengingat sebentar lagi ada pertemuan dengan klien nya, ega pasti sudah meng esekusi istrinya,


''tuan apakah kamar ini juga rahasia seperti kamar di ruang kerja anda di rumah, apakah mbk zia juga tidak mengetahui keberada'an kamar ini,


'' heemm..... jawab ega hanya dengan deheman,, ega masih sibuk menyesap leher dan bahu zahra yang menggodanya sedari tadi,, ega melepaskan nafas beratnya kala harus menyudahi kegiatan yang memabuk kan itu.


''istirahat lah atau kamu bisa tidur, jika haus itu di sebelah sana ada kulkas kamu cari sendiri ada apa disana, biasanya baim mengisinya dengan buah dan juga cake dan beberapa minuman, ingat jangan minum yang bersoda, ada jus di sana, pesan ega sebelum keluar, dan menutup pintu rahasia itu,,


setelah pertemuan dengan klien nya selesai, baim dan ega membereskan berkas kesepakatan tadi,,


''zi' kamu kemari kenapa tidak mengabariku dulu, kalau kamu mau datang,, ega mbawa zia duduk di kursi sofa,


''aku membawakan makan siangmu kamu sudah makan, tanya zia,


''kebetulan aku baru saja makan dengan klien zi' jadi aku sudah kenyang bohong ega,


''oh kalau begitu lebih baik aku bawa saja ini ke butik zahra pasti belum makan, kalau sudah pun, pasti zahra akan memakan nya, kamu tau sendiri semenjak hamil zahra makan nya banyak,,,


ega tersenyum sambil mencium pucuk kepala zia'


''ma'af ya aku tidak bisa makan nya,, ucap ega sambil membuka pitu ruangan nya, dan zia keluar sambil tersenyum,


''tidak apa apa aku tau kamu sibuk, baim yang mengerti nona zia tidak tau jika zahra ada di kantor, dan nona zia juga akan pergi ke butik, baim segera menghubungi siska,

__ADS_1


ega yang melihat baim bergerak cepat tanpa di suruh menepuk bahunya,


''kerja bagus, sekarang keluarlah dulu, jangan ada yang boleh masuk ke ruangan ku siapa pun itu, jika mereka ingin bertemu dengan ku bilang saja aku sedang keluar, ba mengaguk mengerti


''baik tuan saya undur diri dulu, baim keluar dari ruangan bosnya, ega segera memencet tombol auto matis untuk mengunci pintu dan menutup goerden,, ruangan nya, ega masuk kedalam kamar dimana zahra berada,


zahra sedang terlelap dengan tv masihenyala, dan gaunnya tersingkap ke atas, memperlihatkan segitiga berwarna hitam membuat ega meneteskan air liurnya,,


ega semakin menyingkap gaun zahra menaik kan nya ke atas, perutnya yang bulat sempurna itu semakin mbuat zahra tambah se*si, perlahan zahra menggeliat dan membuka matanya. sambil tersenyum zahra semakin memeluk tuan suaminya itu,


entah keberanian dari mana zahra menyesap bibir tuan suaminya, ega tidak menyianyiakan kesempatan yang ada,,


ega semakin menyesap bibir istrinya,, dengan liar tangan nya sudah membuka dan melucuti semua pakaian zahra,


zahra melenguh sa'at ega memain kan kedua buah dadanya yang semakin montok dan besar, dengan lidahnya, permainan lidah ega semakin turun kebawah, menuju pangkal paha istrinya, sudah lama sekali ega tidak bermain dengan benda memabuk kan itu. perlahan ega mendekatkan wajahnya ke inti sang istri, memain kan lidah nya disana, menyesapnya dengan penuh gairah membuat zahra semakin tak karuan, tidak di pungkiri zahra sendiri juga mengingin kan nya,


tiba tiba ega menggendong tubuh polos zahra dan membawanya di meja kerjanya ega mendudukan zahra di atas meja


membuka kedua paha zahra lebar lebar dan bersiap membenam kan juniornya, ke inti sang istri,, posisi zahra duduk di atas meja dengan ega yang berdiri di depan sang istri, posisi bercinta, yang membuat ega samakin menggila, perlahan ega melesatkan juniornya ke inti sang istri, memaju mundurkan pinggulnya perlahan, rasa sempit dan kesat semakin membuat junior ega seperti di jepit rasa ni*mat yang membuat keduanya melayang,


perut besar zahra tidak menjadi penghalang yang berarti,


''ohh sa.sayang kenapa sempit sekali, rancao ega tak jelas, sambil menahan nafasnya yang tak beraturan,


lenguhan panjang keduanya pertanda badai sunami sudah menghantam daratan keni*matan,


haahh gengs lanjut sendiri lah..ya.. silah kan cari pasangan masing masing, author juga mau cari tuan suami author jangan lupa jempolnya selamat malam


bersambung

__ADS_1


__ADS_2