AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
dua garis


__ADS_3

mama risa mendatangi butik zahra hari ini, berharap ingin bertemu dengan menantunya itu,, namun sepertinya, zahra tidak datang ke butik,


hari ini zahra mendatangi pengadilan kembali menanyakan kapan sidang akan di gelar,, menurut pengacaranya jika pihak tergugat, tidak datang sama sekali akan lebih bagus, semakin mempercepat proses nya,, tidak perlu di adakan mediasi,, zahra menunggu pengacara nya, hingga hampir jam makan siang,, nyatanya pengacara yang zahra sewa tidak menampak kan batang hidung nya,,


''berkali kali zahra berdecak kesal,, menunggu seseorang berjam jam nyata cukup lelah dan membosan kan,, di tambah lagi sakit di kepalanya tak kunjung hilang,,


''ini apa karna tadi aku tidak sarapan,, makanya kepalaku sakit sekali,, zahra mengambil benda pipih nya dan menghubungi siska,, tiga puluh menit kemudian siska datang,


siska menghampiri sahabat nya yang terduduk,emas di sebuah kuri di ruang tunggu,,


''zahra'''? kamu tidak apa apa,, tampak wajah zahra pucat, membuat siska sedikit panik,


''sis,, kamu sudah datang,, aku rasanya tidak kuat sis,,kamu yang bawa mobil nya,, zahra memberikan kunci mobilnya ke siska,,


siska memapah zahra menuju mobil,


''ra'' aku takut ada apa apa sama kamu lebih baik kita kedokter dulu, setelah itu baru kita pulang,, zahra terus memijat ujung keningnya dengan kedua tangan nya,,


''sebenar nya, tidak perlu sis aku hanya, kecape'an dan banyak pikiran akhir akhir ini,, zahra berfikir segera pulang kerumah dan istirahat pasti sakit di kepalanya segera menghilang,,


''tidak, ra'' wajahmu pucat sekali, kita harus ke dokter segera,, siska melajukan mobilnya menuju praktek dokter terdekat,, setelah sampai, siska memapah kembali, zahra menuju ruang praktek dokter,,


''selamat siang dok,,,


''slamat siang silah kan duduk zahra dan siska duduk di hadapan, sang dokter,


''ada yang bisa di bantu, dan apa yang di keluh kan,,


zahra mengatakan semua yang dia alami dan sakit kepalanya,, dokter memriksa tekanan darah, zahra dan semua hasilnya normal dan baik baik saja,,


''lalu dokter menyaran kan zahra untuk tes urine,, zahra menatap dokter tak percaya,, apa hubungan nya sakit kepalanya dengan tes urine,, zahra membawa benda pipih itu kedalam kamar mandi,, sebelum melakukan tes urine nya zahra terlebih dulu melihat kalender di poncel nya,,


''ya tuhan kenapa aku melupakan hal ini,,


jangan sampai,,


perlahan zahra melakukan tes urine nya, dan perlahan namun pasti,,

__ADS_1


''ya tuhan jangan sampai,, mata zahra berembun seketika melihat dua garis di alat tes urine tersebut,, entah harus bahagia atau, sedih,, di sa'at zahra ingin memulai dan meng ahiri pernikahan nya, ada janin yang tak berdosa bersarang di rahim nya,,


zahra keluar dari dalamkamar mandi dengan perasa'an tak bisa di jabarkan, siska melihat kuatir terhadap sahabat nya itu,,


''ra bagai mana,, zahra meberikan benda pipih bergaris dua itu sama siska,,


siska menutup mulut nya tak percaya,,


dokter tersenyum lebar


''selamat nona anda positiv,, untuk selanjut nya anda bisa mendatangi dokter obigin,,,, ucap dokter itu lagi,,


terima kasih dok kami permisi dulu,,


''zara dan siska menuju mabil nya,


''bagai mana ini ra,, siska tidak tau harus apa pikiran nya menjadi buntu seketika,,


''kita besarkan bersama sis,, aku masih punya sedikit tabungan dan butik kita, ucap zahra sambil tersenyum,.mencoba terlihat lebih tegar dan kuat,, siska ikut merasakan sakit dan perih yang sahabatnya rasakan,, sisa mengaguk tersenyum dan menangis bersama'an,,


kita pulang,,


seminggu setelah kepergian zahra dari rumah ega,, mual dan muntah yang ega rasakan berlanjut hinga kini,, bahkan semakin parah,, tak jarang ega meninggal kan miting nya hanya untuk mengeluarkan isi da dalam perut nya,, siang itu ega sudah tidak bisa menahan lagi rasa rindunya terhadap istri mudanya yang mungkin sebentar lagi bisa jadi mantan, seminggu sudah ega menjadi penguntin istrinya sendiri di butik nya, namun ega tidak perna melihat zahra keluar masuk dari butik nya itu,,


"di mana kamu zahra,, siska dan yang lain nya juga sama bungkam nya,, tentang keberada'an zahra,, ke da'an ini sunguh menyiksa nya,,


ega'' kembali melajukan mobil nya menuju mansion,,.


tubuh kekarnya itu begitu lemas tidak berdaya,, dua sekuriti membantu ega masuk kedalam rumah mewahnya,,


''sudah pak aku bisa sendiri,, ega duduk di kursi sofa ruang keluarga,, wajah tanpan nya terlihat pucat dan lemah,, zoa mulai kuatir dengan keada'an suaminya itu,,


''bik buatkan air jeruk nipis, perintah zia,,


''ega kita ke rumah sakit saja, ya,, keada'an ega memang begitu menghuatirkan,,


''tidak perlu zi'' aku hanya butuh istirahat,, zia sendiri seminggu ini kesehatan nya juga mulai menurun,, di tabah lagi beban pikiran yang terus menekan nya zia'' mulai merasa ada sesuatu yang salah setelah kepergian zahra,,

__ADS_1


kebahagia'an nya bukan hanya terletak di suami dan putranya,,


za' bahagia bisa memiliki seorang putra'' walau tidak lahir dari rahim nya,, tapi kebahagia'an itu seakan ada yang kurang,,


entah lah hanya author yang tau,,


siang itu, nadin datang bersama, mertuanya mama nita,, untuk melihat keada'an zia yang katanya kesehatan nya sedi kit menurun,,


''di mana zahra'' tanya nadin sambil meletak kan lio di pangkuan nya,,


''zahra sudah pergi,, dia menggugat cerai jawab ega,,


''nadin melihat tak suka, mendengar kata yang ega ucap kan,,


''pernikahan bukan permainan ega,, lebih baik menolak untuk tidak menikahinya,, dari pada harus bercerai, setelah sekian tahun bersama,, ucap nadin


''bukan nya aku dulu sudah memperingat kan mu zia'' kamu juga yang menarik zahra kedalam rumah tangga kalian berdua,, ega dan zia hanya tersenyum terdiam mendengar omelan kakak ipar nya,,


''lalu bagai mana dengan hak asuh lio,, tanya nadin lagi,,


''zahra menyerahkan hak asuh lio, di bawah pengawasan ku dan ega,, ucap zia'''


mama nita menarik nafas nya berat,, ia bisa merasakan bagai mana perasa'an zahra,, dia gadis yang baik,, meski mama nita sempat tidak suka dengan zahra'' tapi sebagai wanita dan ibu dapat merasakan apa yang zahra rasakan sakit tentunya,,


''kalian berdua sudah menzoliminya,, temui zahra dan minta ma'af dengan tulus, hargai lah zahra sebagai wanita,


yang sudah dengan iklas mengandung dan melahirkan seorang putra untuk kalian berdua,,,,


mama sedikit kecewa dengan mu zi'' mama tidak pernah mengajarkan mu seperti ini,,


''kalimat demi kalimat yang keluar dari mulut nadin dan mama nita mampu membuat zia' sesak nafas seketika,, perlahan dia mulai sadar dengan ke egoisan nya,,


gengs jangan di buli zia' zahra' apa lagi ega mereka semua adalah korban ke egoisan cinta,,,


jangan lupa like jempolnya


dan kita akan lauching adik nya lio

__ADS_1


bersambung


__ADS_2