
tok..tok..tok..
'nyonya. tuan makan malam sudah siap
panggil sari kepala pelayan rumah itu,
''iya sebentar lagi kita akan turun...! jawab zia dari dalam...
kita makan dulu ga'
''hemm ega menjawab hanya dengan dehemman...
suami istri itu bejalan menuruni anak tangga, menuju ruang makan,
sesampainya di meja makan, masih terlihat sepi,
''rima dimana nona mu tanya zia,
kepada pelayan pribadi zahra itu..
''nona zahra masih tidur nyonya, tadi saya sudah membangun kan nya, nona zahra bilang nanti saja makan nya nona ingin lanjut tidur sebentar lagi,
nona juga menyuruh nyonya sama tuan jangan menunggunya,
''ya sudah kalau begitu kita akan malan duluan saja..
zia dan ega makan tanpa zahra, kelihatannya zahra sangat lelah, hingga melupakan makan malamnya,,
setelah selesai makan malam ega dan zia duduk santai di taman belakang, taman yang baru tadi siang zahra rombak,
'dalam hati ega berdecak kagum kepiawaian istri mudanya itu tidak di ragukan lagi, taman yang tadinya hampa kini berubah menjadi lebih indah di tambah lagi dengan pencahaya'an lampu taman di malam hari menambah suasana romantis,
'' gimana ga' bagus kan,
istri keduamu itu bukan haya pandai merancang busana, tapi juga pandai membuat tempat ini menjadi indah,
'' heemm.. ega hanya berdehem dan tersenyum sekilas..
''ga' kalau boleh rencana nya nanti aku ke singapure sama kak nadin saja,
jadi kamu bisa menemani zahra di sini,
''apa tidak merepot kan kaka iparmu itu zi'
bagai mana dengan kak reza jika istrinya tingal disana dalam waktu yang cukup lama, terus anak anak nya juga bagaimana, ucap ega..
''anak anak kak nadin rencananya biar tinggal sama mama dulu sementara, kalau masalah kak reza nanti kalau ada waktu bisa menyusul ke sana,,
''tapi nanti tetap aku dulu yang mengantarmu zi',
aku urus dulu tempat tinggal kalian damn semu yang kalian butuh kan nanti selama di sana,
dan mungkin nanti tiap akhir minggu aku akan mejengukmu,
ucap ega lagi,
''baiklah mulai besok aku akan berkemas barang mana yang akan aku bawa,
''heemm terserah kamu..
sekarang naik dan tidur lah ini sudah malam udara semakin dingin,
__ADS_1
ega menyuruh istri pertamanya itu untuk segera naok dan tidur,
tanpa membantah zia segera naik ke atas...
ega bejalan menuju pavilion belakang mencari keberada'an rima, dia menyuruh rima menyediakan makan malam untuk istri mudanya itu,
''tuan ini makanan nya yang tuan minta sudah saya siap kan ucap rima,
''ya..letak saja di meja makan, biar aku saja yangbawanya ke atas,
ega membawa makan malam zahra ke kamarnya, sa'at ega membuka pintu,
ega di buat tidal berkedip milihat istri mudanya itu, ega meletakkan nampan makanan itu do atas meja nakas,
''ega duduk di pinggir ranjang memperhatikan penampilan istri mudanya itu,
zahra hanya mengenakan tengtop ketat warna putih dan tanpa mengenakan dalaman. sehingga membuat benda berbentuk ceri berwarna pink itu tercetak jelas. membuat ega menelan salivanya sedari tadi,
''kenapa kamu suka sekali menggodaku zahra, batin ega,
ega mencoba membangunkan istrinya, ega mencoba nepuk nepuk pipi zahra, namun zahra tak kunjung bangun, ega menyingkap anak rambut yang menutupi wajahnya,
wajah cantik itu tidur dengan damai tanpa merasa tergagu,
ega menarik nafasnya berat sedari tadi dia menahan sesuatu di dalam dirinya,
ega mencoba ikut berbaring di samping istrinya, ega melihat kembelali tubuh istrinya itu dari atas hingga bawah,
leher jenjang putih mulus,
apa lagi benda menyembul di balik tengtop itu, membuat ega merasakan gelanyar aneh di tubuhnya,
''tanpa ragu lagi, ega memeluk tubuh istri mudanya itu,
hidung nya terus mengendus leher jenjang istrinya, aroma vanila tubuh zahra seakan sudah menjadi candu bagi ega,
ega terus memeluk erat tubuh istrinya, hidungnya tak berhenti mengendus leher mulus zahra, jangan lupakan tangannya mencoba menyentuh benda menyembul di balik tengtop,
''oh..**** umpatnya, benda itu benar benar sangat berisi dan pas di tangan kekarnya,
niat awal ingin membangunkan istrinya itu untuk makan, sekarang justru dia yang ingin memakan istrinya,
'zahra yang merasa tubuhnya sangat berat seperti ada sesuatu yang sangat besar menimpanya, ia mencoba bergerak namun susah, zahra masih memejamkan mantanya,
dia merasa lehernya terasa basah dan geli bersama'an
''ada apa ini batinnya,
apa aku tidur terlalu sore hingga efeknya seperti ini tubuhnya terasa sangat berat,
zahra mencoba membuka matanya perlahan mencoba mengumpulkan semua nyawanya,
sa'at zahra sudah membuka matanya dia mencoba memahmi keada'an, zahra melihat ada tangan kekar memeluk dan sedikit meremas dadanya, sontak zahra ingin menjerit,
namun ega buru buru, membungkam mulutnya dengan bibirnya
''em em..zahra tidak bisa bicara lagi dia sangat shoc,
sampai beberapa waktu zahra tidak bisa bernafas, dia memukul mukul bahu tuan suaminya,
ega melepaskan ciuman nya, zahra ingin bicara namun ega menyelanya,
__ADS_1
''diam jangan banyak bergerak, biarkan seperti ini sebentar saja,
''tapi tuan sa.sa.saya..
zahra mati matian mencoba menahan suara laknatnya agar tidak lolos,
'ega terus mengecup basah lehernya
zahra merasa tubuhnya seperti di sengat listrik tegangan tinggi, zahra menutup mulutnya rapat rapat dan,
Kruk kruk kruuk...
mendengar bunyi perut istrinya sontak ega menghentikan aktivitasnya, namun tak lekas melepaskan pelukannya, ega masih betah dengan posisi ternyaman nya,,
''tuan.. zahra mencoba bergerak, ia merasa ada sesuatu yang keras dan menempel di pahanya,
''tuan di bawah dekat pahaku ada sesuatu benda,,
rasanya sangat keras, ucap zahra polos karna memang di tidak tau benda apa itu,..
'' makanya diam jangan banyak bergerak, jika kamu banyak bergerak, kamu semakin membuatnya bangun,
sudah diam biarkan seperti ini lama menit lagi,,
zahra pun diam tanpa bergerak,
kruk..kruk..
perut zahra berbunyi lagi,
'' tuan aku lapar, ucap zahra...
ega bangun dan duduk di pinggiran ranjang, dan mengambil nasi yang ia bawa tadi,
''ini makananmu tapi sepertinya sudah dingin, diam lah di sni aku akan menghangat kan nya,
ega bediri dan membawa mkanan itu keluar,
'zahra pun ikut berdiri,
''jangan tuan biar saya saja.. pekek zahra..
''sudah diam di sini, ini tidak akan lama, kalau kamu mau keluar, pakailah baju yang benar dan pakai dalamanmu, ucap ega dan berlalu keluar dari kamar istri mudanya,,,
''hah..zahra melongo dia baru sadar, dia tadi merasa sangat lelah dan mengantuk, jadi setelah mandi zahra memakai baju asal dan tidak memakai dalaman,
zahra bangun dan melihat dirinya di depan kaca,
''omoo.. dia bilang....
ini sangat memalukan, apa lagi tadi tangannya sempet me...
zahra berhenti membayang kan kejadian sebentar tadi, matanya terpejam
''ya.. tuhaaan ini benar benar memalukan,
gengs apa kabarnya kalian, jangan lupa dukung terus karya receh author, dengan berikan jempol kalian dan bintang lima untuk author,
biar author semangat nulisnya,
bersambung
__ADS_1