
karna ku sanggup walau ku tak mau..
berdiri sendiri tanpamu..
ku mau kau tak usah ragu,
tinggal kan aku
hoo.. kalau memang harus begitu
tak perlu kau buat aku mengerti,, tersenyum lah karna ku sanggup...
sepenggal lirik lagu dari acnes monica.
karna ku sanggup mengalun merdu di ruang dengar mobil zahra, seperti itu kah hati dan perasa'an zahra sa'at ini
KARNA KU SANGGUP,,
'kak baim siska, zahra mengerutkan kening nya, untum ke sekian kalinya zahra melihat baim sedang menurunkan siska di persimpangan jalan,
''zahra melajukan mobil nya sengaja medahului mobil baim,
''sesampainya di butik, siska sedikit kikuk, takut kalau tadi sa'at dia baru turun dari mobil baim zahra mengetahuinya,
''sepertinya ada yang mulai main rahasia dengan ku, ucap zshra sambil membuka pintu butik nya,,
siska menghela nafasnya malas,
''ra' aku mau bicara dengan mu, siska menarik tangan zahra menuju ruang kerjanya,
''kalau sudah begini mau bicara dengan ku, apa yang mau kamu bicarakan bicaralah,,
zahra mendarat kan bokongnya di kursi sofa di ikuti siska di sampingnya,
''aku bukan mau main rahasia sama kamu ra'
aku takut kamu sendiri sudah punya beban banyak, tentang masalah rumah tanggamu, ucap siska, sambil tertunduk,
''sejak kapan kalian pacaran, ucap zahra to the poin
''kami tidak pacaran ra' kak baim langsung mengajak ku menikah dia melamarku dua hari yang lalu, ucap siska pelan dia takut salah bicara, karna siska tau, zahra akhir akhir ini sangat sensitif,
__ADS_1
''hal sebesar ini kamu sembunyikan dari ku sis, tega kamu, zahra membuang nafasnya kasar,
''bukan seperti itu, ra' aku sudah mau bicara sama kamu hari ini karna aku. masih memastikan tentang ke seriusan kak baim,
''apa pun itu sis aku ikut bahagia jika kamu bahagia zahra dan siska berpelukan,,
'tok tok..
''masuk jawab zahra dari dalam..
''mbk zahra barusan suami mbak datang membawa kan ini, bela menujuk kan kantong berisi nasi uduk tadi, zahra baru ingat, dia tadi langsung keluar dari mobil tuan suaminya tanpa mbawa nasi uduk nya,
''oh.. kamu bagi kan saja sama yang lain bel, itu nasi uduk, mendengar nasi uduk siska teringat masi uduk mang udin,
''ra' aku kangen nasi uduk nya mang udin, ucap siska sambil membayang kan makan di warungnya sambil duduk di bawah pohon rindang,
''nah itu aku beli di warung nya mang udin. sis. ucap zahra sambil membuka satu bungkus, perut zahra terasa sangat perih, gara gara tadi dia sampai belum sarapan,
''oh.. lalu kenapa suamimu yang bawa keseni, kenapa bukan kamu, siska merasa heran kenapa suami zahra yang membawanya kesini,
''tadi dia ikut makan sekalian, terus pulang nya dia memintaku ikut satu mobil dengan nya, tapi aku tidak mau aku kan sudah bawa mobil sendiri, jadi nasi nya ketinggalan di mobil,
'' apa hubungan mu sama suamimu sudah membaik ra' tanya siska
''lalu apa yang membuat mu bertahan sekarang, ra' siska tau sahabatnya itu tidak bahagia dengan pernikahan nya,
''aku bertahan karna putraku lio. biarkan dia merasakan kasih sayang bapak nya dulu seandainya aku sudah tidak sanggup aku akan mundur, untuk sa'at ini aku akan menjalaninya dulu, karna aku masih sanggup,
''zahra mencoba untuk menjalani nya dulu, jika memang masih ada jodoh nya, meski zahra tau banyak pembaca author yang sudah membulinya, zodoh zahra di tangan author, satu kata untuk cinta bodoh, itu yang zahra dan author tau...
''poncel zahra bergetar nyaring bunyinya,
''halo rima ada apa' terdengar suara panik di sebrang sana
''nona, bisakah anda datang ke rumah sakit x tuan muda lio sedang di rawat disisi nada bicara rima bergetar karna panik dan juga takut
''ada apa rima, tadi pagi masih baik baik saja kan, zahra tak kalah panik,
''iya nona tuan muda lio hampir tenggelam tercebur ke kolam renang sa'at bermain, zahra membulat kan matanya tak percaya, bagai mana bisa menjaga satu balita satu setengah tahun saja sampai lalai sedang di rumah banyak orang,
''bagai mana bisa tenggelam rima, kamu sama nora di mana apa kalian tidak menjaganya, zahra berteriak histeris, dan langsung menutup ponselnya, tanpa menghiraukan pertanya'an siska yang juga terlihat panik tanpa tau apa yang terjadi, zahra keluar, melajukan mobilnya dengan kecepayan tinggi menuju rumah sakit.
__ADS_1
''tiga puluh menit kemudian zahra sampai, di rumah sakit,
zahra berlari. kesana kemari sambil mebawa poncel di telinganya,
''halo rima kalian dimana, tanya zahra panik sambil mengatur nafasnya yang tersengal sengal,
''kami masih di ruang UGD nona, zahra menutup poncelnya dan berlari menuju ruang UGD,
disana sudah ada tuan suaminya rupanya ega sedang memeluk zia yang sedang menangis hisreris,
''rima, nora dimana putraku, tanya zahra panik,
tuan muda lio masih di dalam nona dokter masih menanganinya. rima menunduk kan kepalanya takut kalau za.ira murka, sebab kemarahan tuan nya baru saja mereda, setelah zia menenang kan nya,
''apa yang kalian lakukan. di mana kalian, kenapa putraku sampai tercebur kedalam kolam , hah. ucap zahra sambil mondar mandir di depan pintu ruang UGD
''ya tuhan kenapa lama sekali.. zahra mengusap wajahnya kasar,
''ra' ma'af kan aku ini salah ku tadi aku yang menjaganya, tadi baby lio bersamaku, zahra hanya melirik sekilas zia yang masih menangis di pelikan ega, zahra masih mondar mandir, di depan pintu ruang UGD,
begitu pintu mulai terbuka sedikit, zahra langsung menyerobot masuk kedalam,
''dokter bagai mana keada'an putraku, kedua kaki zahra tak bisa lagi menopang berat tubuhnya melihat putra semata wayang nya terbaring tak berdaya di ranjang kesakitan,
beruntung tangan kokoh segera memegang kedua bahu zahra, sehingga zahra tidak sampai jatuh terduduk di lantai
''nyonya tenanglah, putra anda sudah melewati masa kritisnya, sebentar lagi bisa di pindah kan ke ruang rawat inap, dokter marcel berkata lembut, ega yang melihat bahu zahra di pegang pria lain terlihat mengepalkan tangan nya,
'zia terlihat menciumi baby lio,
''bunda minta ma'af sayang, bunda yang salah bunda tidak bisa menjagamu, ma'af kan bunda,,
zia tak henti hentinya mengucap kata ma'af dengan berderai air mata,
''sebaik nya pasien kita pindah kan ke ruang rawat inap, nyonya demi kenyaman nya dan angota keluarga yang lain nya,
zia ikut mendorong ranjang rumah sakit yang membawa baby lio,
ega mencoba menghampiri zahra dan ingin memeluk nya namun zahra menolak nya, dan sedikit mendorong tubuh tuan suaminya,
''setelah ini bukak kan cctv untuk ku, ucap zahra dingin...😈😈😈😈😈😈😈
__ADS_1
barsambung