
Ega menununtun istrinya, memasuki rumah mantan mertuanya,, kedatangan ega sudah di sambut pelayan yang menunggu di depan pintu sambil mengembang kan senyum nya,,
''selamat sore tuan ega'' tuan besar dan nyonya sudah menunggu anda di dalam,, sapa pelayan ramah,,
''terimakasih bik,, lalu ega membawa istrinya masuk ke rumah mantan mertuanya,,
di ruang keluarga tampak papa, dion dan mama nita, menyambut kedatangan ega dan juga zahra,,
''pa.. ma.. sapa ega,, lalu ega mencium tangan kedua mantan mertuanya itu, di ikuti dengan zahra,,
''tante di mana mbak zia, kok tidak terlihat tanya zahra pada Mama nita,,
''zia masih di kamar nya, bentar lagi juga pasti turun,, ucap mama nita sedang papa dion membawa putra zahra yang memang sudah di anggap cucunya sendiri, ke tempat bermain yang biasanya, di pakai oleh kedua anak reza, kala datang kerumah kakek nya,
''tak berapa lama zia'' terlihat sedang menuruni anak tangga, bibir nya melengkung membentuk senyuman,,
''ra'' ega'',,,,! kalian kesini,, kamu bawa putraku kesini kan ra",,, di mana dia, zia clingak clinguk mencari keberada'an lio'' putranya,,
''putramu di bawa. papa ke tempat bermain,, ucap mama nita,,
''kita makan malam dulu, yuk,, zia'' kamu pangil papa, dan putramu sana,, ucap mama nita lagi,,
sesa'at kemudian semua sudah berkumpul di satu meja makan menikmati hidangan makan malam dengan, tenang dan hikmat,, telihat zia'' menyuapi putra nya lio'' dengan telaten,,
''mbak zia'' sini lio' biar aku saja yang suapin,, mbak zia belum makan,, zia tersenyum dan menggeleng,,
''biarkan saja ra'' aku masih kangen,, sama lio'' kamu makan lah dulu,, setelah ini selesai aku baru makan,, ucap zia menolak,,
zahra melanjut kan makan nya,,
__ADS_1
ses'at kemudian semua sedah selesai dengan makan nya,, tinggal zahra menani zia,, yang masih lanjut makan setelah selesai menyuapi putra nya,, lio''
''mbak setelah ini aku bisa bicara sama mbak zia,, tanya zahra yakin,, zia,, tersenyum,, sambil meletak kan,, sendok dan garbunya,, lalu lanjut mengambil air putih,, dan meminum nya,,
''ayok,, akusudah selesai,, kamu mau bicara apa,, sebaik nya kita cari tempat santai, di teras samping rumah,, zia bangun dari duduk nya,, dan berjalan menuju samping teras rumah, di ikuti zahra di belakang nya,,
''duduk sini, ra'',, kamu mau bicara apa,, ucap zia sbil menjatuh kan bokong nya, di sebuah kursi yang terdapat di taman itu,, yang di ikuti zahra, ikut menjatuh kan bobot tubuh nya,
''aku tidak tau harus mulai bicara dari mana mbak,, yang jelas,, aku sangat berterimakasih,, sama kemurahan dan kebaikan hati mbak zia,, meng iklas kan semuanya untuk ku,, zia tersenyum,,
''aku yang berterimakasih,, sama kamu ra'' kamu tau,, usia sese orang belum tentu bisa mengukur, seberapa orang itu, bisa bersikap dewasa..
buktinya aku, mungkin dari segi umur aku lebih dewasa dari kamu,, tapi nyatanya justru aku banyak belajar dari kamu,, dari ke iklasan mu,, meninggal kan rumah suami dan juga putra yang kamu lahir kan dengan bertaruh nyawa,, hanya untuk ku,, demi aku kamu rela,,
sa'at kamu sudah pergi meninggal kan rumah, hati ku terasa sakit ra'',, bukan nya lega dan bahagia,, tapi aku malah merasa ada sesuatu yang salah dengan diriku ini,, ucap zia'' panjang lebar,,
''aku, yang seharus nya minta ma'af dari kamu,, ra'' ma'af kan aku yang terlambat menyadari semua, selama kamu menjadi maduku,, aku hanya bisa memberimu luka,, aku yang terlalu bodoh,, di butakan oleh cinta yang bahkan tak berbalas,, dan parah nya aku terjebak di antara dua orang yang saling mencintai,, ega datang dan menyela oborolan istri dan mantan istrinya,,
semoga kelak,, tuhan mengirim kan seseorang yang dapat memberimu cinta dengan tulus,, aku hanya bisa berdoa untuk kebahagia'an mu,, kata ma'af ku saja mungkin tidak akan pernah cukup untuk menyembuh kan luka, di hati kalian berdua,, ucap ega sendu,, istri dan mantan istrinya itu,, hanya terdiam dan menunduk,,,
''semua sudah takdir,, terima dan iklas menjalani semua sekenario author,, pembaca juga pasti meng ingin kan yang terbaik buat kalian bertiga,, zahra genggam selagi bisa, dan jangan pernah kau lepaskan,, untuk zia,, sudah bagus melepaskan, sesuatu yang tidak bisa kamu raih,, meski pun seperti ini ke ada'an kita sekarang,, tetap lah mendukung satu sama lain,, jadikan ini pelajaran,, untuk kalian mendidik anak cucu kalian nanti.. ucap papa dion menyela, dan menasehati,
''ega'' zahra'' dan zia'' terdiam dan mendengar kan nasehat papa dion,, ada rasa lega di hati ketiganya,, seperti terlepas dari sebuah beban yang sangat berat,,
''aku masih boleh kan ra'' merawat lio'' tanya zia'' berharap,,
''lio'' masih putramu mbak,, kapan pun mbak zia'' mau membawanya silah kan,, ucap zahra sambil tersenyum,,
''terima kasih ra,, zia memeluk mantan madunya itu,, sebuah pemandangan yang mengharukan,, membuat siapa pun yang melihat nya pasti terenyuh,,
__ADS_1
''sudah malam tuan,, mari kita pulang,, ucap zahra,,
''kenapa masih memanggil suamimu tuan ra'' ucap zia'' dan mama nita, bersama'an,,
''iya mbak,, tante sudah terbiasa,, nanti aku pikir kan,, ucap zahra malu malu,,
'' malam ini lio'' biar menginap di sini ya ra'' itu lihat,, anak nua juga sudah tidur,, besok aku hantar kerumah kalian,, zahra mengaguk,, zia mengembangkan senyum nya,,
''makasih ya,, ra'' kamu belum pindah, ke rumah suamimu lagi,, ra'' tanya zia,,.
''belum mbak,, aku masih nyaman di rumah ku,, nanti saja mungkin kalau sudah lahiran,,
zahra merasa sudah tidak nyaman tinggal di mansion tuan suaminya kembali,, seperti nya zahra ingin melupakan masa kemarin, dan memyambut masa depan dengan suasana baru,, tinggal tuan suaminya peka atau tidak,,
''malam semakin pekat,, mobil ega sudah sampai di depan rumah zahra yang mungil itu,, tentu saja tanpa putranya,, karna lio'' menginap di rumah bundanya,,
''nona di.mana tuan muda,, tanya rima kuatir,,
''lio' di rumah mbak zia' rima' mbak zia memintanya menginap di sana,, ucap zahra lagi,,
''oh.. saya kira di mana nona,, ya sudah kalau begitu,, apa nona dan tuan sudah makan malam,, tanya rima,,
''kami sudah makan tadi'',, di rumah, mbak zia rima,, simpan lah di kulkas saja makanan nya,, bisa buat sarapan besok pagi,,
...****************...
...****************...
...****************...
__ADS_1
gengss ma'af terlambat, up,, karna author sangat sibuk menyiap kan anak anak yang mau ujian, jadi waktunya sedikit tersita,, dan tidak sempat menulis,,
bersambung