AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
cemburu


__ADS_3

setelah dari kantor pengacara nya zia langsung menuju rumah sakit zia sudah membuat janji dengan dokter nadia,, untuk mengetahui hasil pekriksa'an kemarin,, sesampai nya di rumah sakit,, zia'' segera memasuki ruang dokter nadia


''tok..tok..tok..


''masuk.. suara dokter nadia dari dalam, zia melangkah kan kakinya, memasuki ruang dokter nadia,,


''zi'' kamu sudah datang, sini silahkan duduk zi'', ucap dokter nadia,,


''gimana kabar mu hari ini zi'' tukas dokter nadia lagi,,


''aku merasa jauh lebih baik lagi dok,, ucap zia''


''heemm...aku tau bisa kebaca,, ucap dokter nadia, zia' hanya tersenyum


''zi'' keada'an mu berkembang pesat,, setelah sempet drop waktu itu,, sekarang keada'an mu jauh lebih baik lagi zi'' tutur nya,,


''terima kasih dok,, ucap zia tersenyum,, obat yang sesungguh nya adalah diriku sendiri,, hatiku'' perasa'anku'' pikiranku'' seluruh jiwaku hanya aku yang bisa mengendalikan, terima kasih tuhaan..


ada hikmah di balik semuanya,, zia'' tersenyum bahagia di dalam hatinya,,


mobil zia'' menuju rumah,, karna hari ini zia mau membawa lio'' bertemu dengan mommy nya,, besok ega libur biar kan keluarga kecil itu kualiti time bersama,,


mobil zia'' sudah memasuki mansion mewah pria yang masih bersetatus suaminya,


zia'' turun dari mobil dan malangkah kan kakinya memasuki rumah,, sa'at zia membuka pintu sudah di sambut dengan dengan putranya,, entah lah.untuk satu ini zia tidak bisa meng iklaskan,,


bisa tidak nanti dia berpisah dengan lio' putra suaminya yang sudah di anggap putra nya sendiri,,


''bundaa,, panggil nya..


''iya sayang, bunda mandi dulu ya,, habis ini bisa main sama bunda,, ya,, zia menolak sa'at putranya ingin memeluk nya karna merasa zia baru datang dari rimah sakit,, takut ada kuman yang menempel di bajunya,,


''empat puluh menit kemudian zia turun'' dan sudah selesai mandi tentunya,,


''rima kalian sudah menyiap kan semua keperluan lio'',, dia akan menginap di sana,, ucap zia,,


''sudah nyonya,, sebagia keperluan tuan muda lio'' ada di rumah nona zahra,, terang rima,,


''ya sudah siap siap, gih,, bentar lagi kita berangkat,, zia juga sudah menyiap kan,, masakan yang cukup banyak,, untuk di bawa kerumah zahra,,

__ADS_1


''mobil yang zia tumpangi,, membawanya kerumah zahra,, senyum di bibir zia tak pernah pudar,, selangkah lagi semua beban di hatinya akan segera sirna,, janji menjadikan zahra istri satu satunya,, segera terwujut,,


'tak terasa sudah empat puluh menit,, mobil yang di kemudilan pak rudi sudah sampai di depan rumah zahra,,


''zia' mbawa putranya lio turun dari mobil,, balita dua tahun itu hendak berlari karna tidak sabar bertemu dengan mommy nya,,


''zahra berjongkok mensejajarkan tinggi badan nya dengan sang putra,, lio' dan zahra'' saling berpelukan,,


''anak mommy kangen ya,, hem.. zahra menciumi, seluruh wajah putra nya,,


''sudah dong kangen nya,, kita masuk dulu yuk,, ini masih di luar lho,, panas lagi,, suara zia menghentikan aktivitas zahra menciumi putra nya,,


''ra aku bawa makanan dari rumah,, kamu sudah makan,, tanya zia,,


''aku sudah makan mbak,, jawab jahra sambil meletak kan putranya di pangkuan nya,,


''ra'' kapan kamu pulang ke rumah,, takut nya nanti kalau kamu sudah lahiran rumah ini tidak akan cukup,, ra'' apa lagi bayi mu kembar,, ucap zia,,


''aku tidak tau mbak,, rasa nya aku tidak ingin tinggal di sana lagi,, ucap zahra sambil menunduk,, zia mengerti sekali,, mungkin zahra trauma,, dengan rumah itu saksi di mana dia mendapat kesakitan dari pada kebahagia'an,,


''minta ega beli rumah baru ra'' kalau kamu tidak mau pulang itu,, ucap zia lagi,,


''mbak'' kayak nya jalan sore keliling komplek enak deh mbak,, di ujung sana ada lapangan kecil,, kalau jam segini biasa mya banyak anak kecil main bola, dan banya pedagang jualan jajan ucap zahra,,


''o..ya. boleh,, ayok kita jalan jalan,, lio pakek in stroler aja biar gk capek,, sore itu,, zahra' dan zia' berjalan jalan sekedar keliling kompleks perumahan zahra,,


banyak tetangga zahra'' menyapa, mereka semua kumayan ramah,,


''sore mbak zahra, tumben jalan jalan, sapa ramah tetangga zahra,,


''iya buk ini anak saya bosan di rumah terus,, jawab zahra tak kalah ramah,,


''mbak zahra anak nya jarang kelihatan, emang gak tinggal disini ya,, tanya tetangga zahra lagi,,


''iya buk' anak nya tinggal sama nenek nya' jawab zia,


''mbak zahra mobil suaminya bagus, harganya pasti di atas satu m' tapi kok mbak zahra tinggal di kompleks perumahan seperti ini ya,, kayak istri simpanan aja mbak,, tetangga zahra mulai julit bin kepo,,


''iya bu, rumahnya masih di renovasi,, jadi sementara tinggal di sini dulu,, ucap zia masih bersikap biasa saja,,

__ADS_1


''emang mbak ini siapa, dari tadi saya tanya, mbak yang jawab,, zia tersenyum,,


''saya kakanya buk,, jawab zia lagi,, tak berapa lama mobil ega melintas melintas melewati zahra dan zia yang sedang duduk santai bersama ibu ibu, kompleks,,


ega menghentikan mobil nya lalu turun,,


''daddy,, panggil lio' balita dua tahun itu tampak girang daddy nya datang,,


'mbak zahra,, suaminya ganteng banget kaya oppa oppa korea,, kalau kayak gini aku mau jadi simpanan nya jadi istri kedua juga boleh,, zahra mendengus kesal,


''jadi yang kedua itu tidak enak buk, makan hati,, ucap zahra ketus,,


''makan hati tidak apa apa mbak asal suaminya ganteng, kayak kim taehyung itu lho oppa oppa korea pemain drakor,, ucap ibuk ibuk itu lagi,,


''angota boy band BTS kali buk,, lagian ingat umur buk ibuk sudah tua,, lagian ibuk punya suami,, ucap zahra mengingat kan,,


''kalau saya sudah tua keponakan saya, ada kok. masih muda cantik dan fres, meski sudah janda, tapi janda hot,, tidak kalah sama mbak zahra,, ucap ibuk ibuk itu tidak tau malu,,


''asal ibuk tau saya tidak mau berbagi suami, dengan keponakan ibuk, dan belum tentu juga suami saya mau sama keponakan ibuk,, ucap zahra ketus,,


ega tersenyum simpul istrinya itu sedang menujuk kan sisi lain dirinya,, cemburu, sedang zia hanya mengeleng kan kepalanya,, melihat wanita yang masih menjadi madunya' itu berdebat dengan ibu ibu,, zia juga merasa biasa saja,, entah lah apa karna sudah iklas,,


''ayok pulang mbak,, wajah zahra berubah menjadi jutek,, zahra berjalan melewati tuan suaminya


''lain kali tidak usah berhenti di sini, langsung saja pulang kerumah,, tau kan mulut ibuk ibuk itu pada ember,, ucap zahra sa'at melewsti tuan suaminya,,


ega dan zia saling pandang dan tersenyum,,


''kamu dengar itu, ga' zahra mu sedang cemburu,, ucap zia yang masih di dengar oleh zahra,,


''siapa yang cemburu, emang aku kurang kerja'an'' gak jelas banget sih,, grtu zahra dsn betlalu pergi meninggal kan eha dan zia yang madih berdiri mematung,,


ega mengejar langkah kaki istrinya lalu menarik tangan nya,,


''gak mau pulang naik mobil kamu ra' tanya ega, lembut,, zahra hanya melengos,,


tidak usah jalan kaki saja,, ega mengkuti istrinya berjalan di sampingnya ikut jalan kaki, pulang kerumah,, zia menaiki mobil suaminya dan membawa serta lio'' dan nora juga rima,, membiarkan suami istri itu kembali dekat,,


bersambung

__ADS_1


__ADS_2