
zia'' meninggal ka lio' di rumah zahra'' nora dan rima tentunya dua pengasuh putra mahkota kebangga'an keluarga wirayudha....
''hari ini zia mendatangi kediaman orang tuanya,, zia juga meminta reza kakak nya datang bersama istri tercinta,,
zia menghembuskan nafasnya kasar,,
''baiklah,, aku mulai saja pembicara'an ini kenapa kita berkumpul,, itu karna aku ingin mengatakan...
papa...
mama..
kak reza dan kak nadin...
tolong dengarkan aku,,
aku ingin bercerai dari ega,, keputusan ku sudah bulat,, aku tidak ingin memisah kan dua orang yang saling mencintai,, lebih baik aku saja yang mundur,, untuk apa aku bertaha, jika di hati suamiku hanya ada nama zahra,, aku sudsh memikirkan semua ini
baik baik,, dan sadar,, semua yang mendengar ucapan zia terkejut untuk sesa'at semua saling diam,,
''bagai mana dengan ega zi'' tanya nadin
''aku belum, membicarakan ini dengan ega kak,, aku bicara dulu dengan kalian semua,, ucap zia
''mama nita dan papa dion diam tidak bisa berkata apa apa, mengenai nasip rumah tangga putrinya,, semua yang di paksakan tidak akan bagus, dan baik baik saja,, papa dion teringat dulu putrinya memang memintantanya agar ega menikahi zia,,
''apa kamu baik baik saja zi' tanya reza,,
''aku baik baik saja, kak, aku sudah bajar meng iklaskan semua,, sebab itu aku tidak berasa apa apa biasa saja,,
''ega dan zahra sudah banyak berkorban untuk ku,, sudah memberiku semuanya,, rela meninggal kan putra dan suaminya untuk ku,, untuk kebahagian ku, setelah zahra pergi, justru aku merasa tidak baik baik saja,, ke iklas san zahra membuat hati ku sakit, aku seperti menanggung beban yang sangat berat,, jika zahra bisa iklas aku juga bisa,, ma'af kalau aku terlambat menyadarinya,, setelah ini aku akan fokus dengan pengobatan ku saja,, jika tuhan mengambil nyawaku cepat, setidak nya aku tidak menanggung beban aku akan pergi dengan tenang dan bahagia,, tapi jika tuhan memberiku keajaiban untuk bisa hidup sampai tua,, aku akan belajar menerima dengan iklas siapa pun yang akan mencintai ku nanti,,
''reza menghampiri adik satu satu nya itudan memeluk nya dengan erat,,
''kita semua menghormati keputusan mu,, lakukan yang terbaik,, raih lah kebahagia'an mu yang sesunguh nya setelah ini,,
__ADS_1
zia mengembang kan senyum nya,, hatinya benar benar lega, tingal bicara sama ega,,
''aku akan mencari waktu yang pas,, dan tepat untuk membicarakan ini sama ega,,
...----------------...
di kantor, ega merasa matanya sudah tidak bisa di ajak untuk bekerja sangat berat,, beberapakali ia menutup mulut nya sa'at menguap,, akhir akhir ini ega sering tidur di dalam mobil sa'at jadi penguntit di rumah istrinya karna zahra tidak mengijinkan untuk masuk kerumah nya,, selain itu juga ada putra nya lio di rumah zahra jadi ega selalu datang di waktu malam dan pulang di waktu pagi,, semakin tidak tahan ega memejam kan matanya barang sebentar,, karna setelah makan siang ega ada janji menemani zia ke dokter,,
empat hari sudah,, lio di rumah zahra,, hari ini zahra membawa putranya kembali ke rumah tuan suaminya,, mobil zahra hanya sampai di depan pintu gerbang dan menurun kan rima dan nora,, dan putra nya tentunya,, kerinduan zahra terobati meski cuma empat hari,,,
''zahra di mana rima kenapa tidak masuk dulu,, zia clingak clinguk mencari keberada'an zahra,,
''nona zahra tidak mampir,, nyonya katanya mau cepat pergi ke suatu tempat,, tak berapa lama ega datang
''nora rima jaga putraku baik baik, kalau.ada apa apa segera hubungi aku atau tuan,, atau zahra juga boleh,, aku kerumah sakit sebentar,, dan segera pulang,, ucap zia sebelum pergi,,
''ega menunggu di dalam mobil dia tidak turun,
''ega ayok kita berangkat' sekarang,, sesa'at setelah zia masuk kedalam mobil,
''ga'' zahra tadi kerumah,, mengantar lio pulang,, ega melihat istrinya zia sekilas,,
tapi dia gak turun juga gak mask, mobil zahra hanya sampai di depan gerbang saja,, segitunya dia sudah tidak mau masuk kerumah kita lagi ga,,
''ega hanya diam tidak menanggapi perkata'an zia,, yang ega pikir kan sa'at ini,, bagaimana mendapat kan hati zahra kembali, istrinya itu sedikit keras kepala, akan butuh tenaga dan kesabaran extra ega akan berjuang mendapat kan ma'af zahra yang tentunya tidak lah mudah,,
mobil ega sudah sampai di halaman rumah sakit,, ega segera memakirkan mobilnya,, tanpa ia sadari mobil ega bersebelahan dengan mobil zagra,,
''ega dan zia segera masuk ke labi rumah sakit,, mata zia menangkap sosok yang tak asing memasuki ruang dokter obigin,,
''zahra, gumam zia menghentikan langkah nya,
''zahra dimana'' mata ega melirik kekanan kekiri,,
''masuk keruang dokter kandungan jawab zia, matanya masih memandang di mana zahra menghilang di balik pintu,,
__ADS_1
''dokter stela,, ucap ega...
''iya,, ngapain zahra kesana,, apa dia beneran hamil,, ega kita tunggu di sini saja, sampai zahra keluar,, kita tanya dokter stela, kenapa zahra datang menemuinya,,
ega dan zia bersembunyi di balik tiang besar, menunggu zahra selesai membuat pemriksa'an,,
ega dan zia menunggu cukup lama,, akhirnya zahra keluar juga,, dengan wajah sumringah zahra keluar dari ruang dokter stela, sambil mengusap perut nya yang masih rata,, tanpa zahra sadari ada dua pasang mata melihat zahra dengan hati penasaran,,
siapa lagi kalau bukan ega dan zia,,
untuk menghilangkan rasa penasaran nya, ega dan zia segera memasuki ruang dokter stela,,
''permisi dok,, ucap ega dokter stela sedikit kaget,
''tuan ega nyonya zia,, nyonya zahra baru saja keluar,, ucap dokter stela,,
''oh, ya ma'af dok tadi kami datang tidak satu mobil jadi kami sedikit telat,, ralat ega untuk mengurangi rasa canggungnya,,
''oh,, ya dok karna kami telat bagai mana dengan hasil pemriksa'an zahra tanya zia,,
''hasilnya bagus kedua janin nya sehat,, cuma nyonya zahra kondisi nya sering pusing dan juga cepat merasa capek, terang dokter stela,,
''ma'af dok kedua janin maksud nya apa ya,, tanya ega penasaran,,
''oh,, iya,, kedua janin,,,,! nyonya zahra hamil bayi nya kembar,, terang dokter stela lagi,,
'maksud dokter, istri saya hamil bayi kembar twins begitu,, saking tak percaya nya ega bertanya sampai dua kali hanya ingin memastikan dia tidak salah dengar,,
zia menutup mulut nya tak percaya,, perasa'an bahagia seketika menyelimuti hatinya,, pasti ada hikmah di balik semua permasalahan yang ada,
''sedang ega diam, lagi lagi sia terlambat mengetahui keberada'an colon bayinya,, zahra menyembunyikan nya lagi,,
''ega,, mulai sekarang bawa beberapa pelayan di rumah zahra,, kita suruh pulang pasti dia tidak mau, dan kamu harus siaga,, di rumah zahra takut nya seperti dulu dia suka kelaperan di tengahalam, ucap zia semangat...
bersambung,,
__ADS_1