
mobil zahra memasuki halaman mansion mewah tuan suaminya,
mansion itu kelihatannya sudah sepi,
sa'at zahra hendak menaiki anak tangga rima menghampirinya,
''nona anda sudah pulang, rima pelayan pribadi zahra datang menghampiri istri muda tuan nya itu,,,
''anda sudah makan nona,, tanya lagi
''aku sudah makan rima. aku mau naik
dan mandi badanku rasanya suda lengket semua, zahra manjut kan langkah kakinya menaiki anak tangga, dengan rima yang mengekor di belakang nya,
''rima aku bisa sendiri, sebiknya kamu kembalilah ke pavilion, istirahat lah ini sudah terlalu terlalu malam, zahra menolak rima yang ingin membatunya menyiap kan air mandinya,,,
''ya sudah nona saya undur diri, selamat malam.. rima Kimball ke pavilion untuk isatirahat
zahra membuka pintu kamarnya dan sa'at zahra menyalakan saklar lampu kamarnya zahra sedikit kaget, mendapati tuan suaminya itu tengah berbaring di atas tempat tidur nya,, namun zahra bersikap biasa saja seakan tidak melihat apa apa,,
''dari mana saja kamu zahra, jam berapa ini kenapa baru pulang,, ega bicara tanpa membuka mata nya,
zahra memutar bola matanya jengah,
tidak menjawab dan tidak memper dulikan keberada'an suaminya itu, zahra segera masuk ke kamar mandi dan menguncinya, dan tidak lupa zahra mebawa baju gantinya, zahra berendam lumaan lama, hampir satu jam zahra di dalam kamar mandi,,,
berharap tuan suaminya itu sudah pergi,,
zahra keluar dari dalam kamar mandi lenkap dengan piyama tidur nya,
sa'at zahra keluar dari dalam kamar mandi, si tuan suami masih setia tidur di atas tempat tidurnya,
''untung tadi aku bawa baju ganti,, batin zahra
zahra duduk di depan meja riasnya dan dan memulai memakai skincare nya, dan menyisir rabut nya
''kenapa tadi tidak menjawab ku ra' dari mana saja kamu' masih dengan mata terpejam ega bicara,
zahra pun sama masih setia membisu tidak mau bicara,,
ega duduk dan bersandar di kepala ranjang,
sambil memijat pangkal hidungnya,,!
masih diam membisu zahra berjalan menuju sisi tempat tidur merebahkan tubuhnya, menarik selimutnya sebatas dada dan bersiap tidur, zahra sama sekali tidak perduli dengan keberada'an ega di kamar nya,
ega menghela nafas kasar, lalun mencium kening istrinya lembut,,,
''tidurlah,,,!
lalu ega berjalan keluar dari kamar istrinya,
zahra bernafas lega karna sudah sangat mengantuk dan lelah setelah aktivitasnya, seharian ini, akhirnya zahra tertidur,
sedang ega memasuki kamar zia' istri pertamanya itu,
__ADS_1
dan merebahkan tubuh kekarnya di samping istri pertamanya, rupanya zia belum tidur,,,?
'' zahra sudah pulang ga' tanya zia tadi dia mendengar deru mesin mobil zahra sa'at memasuki halaman mansion,
''sudah mungkin,, jawab ega singkat,
dia tidak mau membicarakan zahra sa'at bersama zia,
''kenapa kamu tidak melihatnya ga, tanya zia
dari mana sampai malam begini, ucap zia' lagi
''tidurlah zi' tidak usah membahas ini, besok saja kamu tanya sendiri sama zahra, ega memeluk zia,
perlahan zia' pun tertidur di pelukan suaminya itu,
sedang ega masih betah memikirkan istri keduanya itu,
hinga tengah malam ega masih belum bisa memejam kan matanya,
ega pun bangun dan keluar dari kamar zia,
berjan menuruni tangga dan menyalakan tv di ruang keluarga,,,
samar samar ega mendengar suara dari arah dapur, ega berjalan perlahan untuk melihat ke ada'an..
''siapa malam malam begini berada di dapur batin ega,, kucing kan,, tapi tidak ada kucing di rumah ini, lalu siapa rasa penasaran ega pun semakin tinggi,
dengan langakah perlahan ega mendekati dapur dahinya berkerut melihat istri tercintanya tengah maka mei instan tengah malam di dapur,,
''mendengar suara tuan suaminya zahra kaget sampai terbatuk batuk, dengan cepat ega menyodorkan segelas air putih di hadapan istrinya....!
zahra meminum air putih itu hingga tandas,
''lain kali makan pelan pelan dan ingat makan itu duduk bukan berdiri, zahra hanya diam terbengong
''ngapain sih bunglon ini datang, bikin kaget saja,, dalam hati zahra menggrutu,,
''tidak usah mengumpatku, lain kali biasakan makan malam di rumah, kluyuran sampai lupa makan, dan ingat tidak baik makan mei instan tengah malam tidak baik untluk kesehatan,
cukup satu istriku yang sakit aku tidak ingin istriku yang lain ikut sakit, bikin pusing tau, bisik ega di telinga zahra,
''zahra diam dan mematung bisikan suaminya membut tubuhnya meremang seketika,
kedatangan tuan suami nya membuat selera makan zahra hilang seketika, padahal perutnya masih sangat terasa lapar,,
zahra meletak kan mangkuk berisi mei instan yang masih lumayan penuh karna zahra baru mekannya sedikit,
kedalam tempat pencucian piring,
ega yang melihat itu pun mengerut kan dahinya,
''kenapa tidak di makan malah di buang,
lagi lagi suara tuan suaminya itu mengaget kan zahra,
__ADS_1
''sudah kenyang,,,,!
jawabnya, singkat dan ketus,
sa'at zahra hendak pergi dati dapur ega dengan cepat menarik tangan nya,,
''duduk lah dulu jagan tidur dengan perut kosong, ega menarik satu kursi di meja makan dan menyuruh zahra duduk,,,!
,,tunggula di sini sebentar, ega membuka pintu kulkas dan mencari sesuatu yang bisa di makan dan sedikit sehat,
'ega mengambil roti tawar dan buah alpukat, ega juga merebus beberapa butir telur,
dan lima belas menit kemudian sanwice dan alpukat kocok pun telah siap di didangkan,
ega membawanya di hadapan zahra
''makan lah ucapnya sambil menjatuhkan bobot tubuhnya di kursi sebelah zahra,,,
zahra memakan nya de ngan tenang tanpa bersuara,
ega memain kan poncelnya dan menyesap kopi buatan nya sendiri,
''ini rasanya lumayan enak dan alpukat kocok ini juga enak, tak terasa zahra sudah mnghabiskan makanan nya,
zahra pun berdiri dan hendak pergi ke atas menuju kamarnya, namu ega mencegahnya lagi,
''setelah makan jangan langsung tidur, minimal duduk lah dulu, biarkan makana dalam perut mu punya waktu untuk di cerna,
zahra tidak menjawab dari tadi dia hanya diam,
dan malanjutkan langkah kakinya menuju lantai atas kamarnya,
zahra membuka pintu kamarnya dan duduk bersandar di kursi sofa, zahra diam termenung
''kenapa aku seharian ini banyak makan, padahal tadi sebelum pulang aku sudah makan malam, dan masih membeli beberapa jajanan..
zahra pun tertidur sambil memeluk lututnya
''ega membuka pintu kamar istri mudanya itu,,
dan melihat zahra yang tertidur sambil memeluk lutut nya,
ega pun hanya bisa geleng geleng kepala,,
lalu ega memindahkan istrinya ke atas tempat tidur,
merebah kan tubuh zahra perlahan dan menaik kan selimut sebatas dada istrinya, mencium kening zahra dan mengecup bibir mungil istrinya lembut dan lama,
''tidurlah...selamat malam gengs, apa kabarnya kalian, tetap dukung terus ya karya receh author,
...yang minta zahra pisah sama ega sabar ya ini baru permula'an nanti ada part nya zahra minta cerai tapi gak sampai cerai, yakin kalian gak mau lihat babang ega bucin sama zahra, nanti ada partnya babang ega bucin sama zahra, makanya kasi author jempolnya biar semangat up,,...
jumblah terbaca sudah banyak gengs sudah tembus dua ratus lho, tapi yang kasi jempol cuma sepuluh jauh bingiiiiit
gengs
__ADS_1
bersambung