
pagi ini zahra turun dari kamarnya, dan bergegas pergi tanpa sarapan, terlebih dahulu,
rima mengejarnya hinga kedepan, sa'at zahra akan menaiki mobilnya
''nona kenapa anda buru dokter, karna itu dia berangkat lebih pagi supaya tidak mengantri lama,
tak berapa lama ega dan zia terlihat menuruni anak tangga sambil bergandengan mesra, dan berjalan menuju meja makan,
ega' dan zia' menjatuhkan bobot tubuhnya di kursi masing masing,,
''kamu mau sarapan pakai apa ga' roti apa nasi, tanya zia pada suaminya itu,,
''aku mau roti saja zi' akhir akhir ini aku kurang berselera makan, ucapnya sambil memegangi perutnya yang seperti mau muntah,
''kamu sakit ga' apa perlu kita kedokter. tanya zia kuatir,,
''tidak perlu,, aku baik baik saja, ega menolak untuk di bawa ke dokter,,,
''ya,, sudah kamu mau berapa tangkep rotinya satu apa dua,, zia mengambil sehelai roti tawar dan mengolesnya dengan, selai coklat,,
''ega yang merasa mulutnya sedikit terasa pahit meminta pelayan untuk membuatkan air jeruk nipis hangat,
zia' mengerut kan keningnya,
''ini masih pagi ga' kenapa minum yang asam asam, apalagi perutmu masih kosong belum terisi makanan,,, zia mempingat kan suaminya itu, takut lambungnya kenapa napa,
''tidak apa apa zi' ini akan membuatku lebih baik, lagian tidak setiap hari,,, ucap nya sambil menyesap air jeruk nipis itu,,
akhirnya zia' diam saja, melihat suaminya minum minuman asam di pagi hari,
mata zia mulai mencari keberada'an madunya itu,
''rima dimana zahra, apa dia sarapan di belakang lagi, atau belum turun, zia bertanya pada rima pelayan pribadi zahra itu,,
''nona zahra sudah pergi sejak tadi pagi nyonya. nona zahra bilang hari ini butiknya banyak sekali pesanan. karna itu nona berangkat pagi' terang rima jujur
''oh.. ya sudah ucap zia sambil tersenyum,,
sedang zahra melajukan mobilnya, memecah jalanan Ibu kota menuju rumah sakit, untuk memeriksakan kehamilan nya,,
zahra sudah sampai di depan rumah sakit dan memakirkan mobilnya,,
lalu dia berjalan memasuki koridor rumah sakit, menuju praktek dokter kandungan, tidak lupa zahra mengambil tiket antrian, karna sa'at zahra datang ternyata sudah ada beberapa ibu ibu hamil sudah mengantri, zahra tersenyum sambil mengusap perutnya yang masih rata, melihat beberapa perut ibu ibu hamil, beraneka ukuran nya, ada yang sudah lumayan besar, ada yang sedang,, ada yang baru kelihatan sedikit buncit,
seperti itukah nanti perutku, bila sudah membesar,, zahra tersenyum dalam diam,
__ADS_1
hampir satu jam padanya lamanya zahra menunggu antrian kini tibalah giliran nomer antrian zahra yang di panggil,,
zahra berjalan menuju ruangan praktek dokter kandungan,
''silahkakan masuk nyonya, dokter sudah menunggu anda di dalam,, seorang perawat membukakan pintu untuk zahra,
''selamat pagi dok,, saya yang hari itu datang kemari apakah dokter masih ingat dengan saya,,
dokter kandungan itu tersenyum,,
''pasien saya lumayan banyak nyonya, setiap harinya berganti ganti orang, ma'af nyonya jika saya tidak mengingat anda,,
zahra tersenyum
''tidak apa apa dok, saya kemari ingin memeriksakan kehamilan saya,
saya sudah melihatnya menggunakan tespac seminggu yang lalu, dan hasilnya dua garis tapi yang satunya tidak begitu jelas, terang zahra sambil menujuk kan tespac nya,
dokter kandungan itu tersenyum,
''ini hasilnya sudah positif, sekarang kita lihat menggunakan alat USG supaya lebih akurat, dan bisa melihat seberapa besarnya janin anda,
dokter menyuruh zahra untuk berbaring
dan sang dokter mengoleskan gel ke perut rata zahra dan menempelkan alat USG dan menggoyangkan kekiri kekanan,,
setelah dokter selesai dengan alat USG nya zahra segera membenahi kembali bajunya, dan duduk di kursi depan menja sang dokter,,
''apakah anda ada keluhan nyonya seperti mual muntah dan sakit kepala mungkin,
tanya dokter hati hati,,
''tidak ada dok saya tidak mengalami mual muntah, pusing ada sedikit, cuma akhir akhid ini nafsu makan saya naik drastis saya jadi gampang lapar,, ucap zahra malu malu..
''tidak apa apa nyonya tidak usah malu, itu hal yang sangat wajar di alami semua wanita hamil, Jika tidak ada keluhan, sebaiknya saya kasi resep vitamin saja, ini untuk penguat kandungan di trimester pertama,
jangan melakukan pekerja'an berat Dulu, anda datang sendiri, apakah suami nyonya ikut, soalnya apa yang mau saya sampaikan ini penting,
jika anda datang sendiri ya sudah tidak apa apa,
lain kali datang lah bersama suami,
dokter hanya mberikan zahra resep vitamin, karna zahra tidak ada keluhan yang berat,
''ma'af dok, apakah saya dan suami masih boleh melakukan hubungan suami istri,,
__ADS_1
zahra bertanya, karna dia pernah memdengar ada orang yang tidak di perbolehkan, melakukan hubungan suami istri, ketika hamil di trimester pertama,,
''itu yang tadi ingin saya bicarakan. sebab itu.saya menanyakan suami anda akan lebih enak lagi bicara debgan suami anda langsung,
boleh melakukannya asal jangan kasar sebisa mungkin perlahan, ucap dokter sambil tersenyum,
''baik dok, termakasih kalau sudah tidak ada apa apa bolehkah saya undur diri, zahra pamit untuk undur diri,
''boleh silahkan nyonya,
dokter kandungan itu mempersilahkan zahra undur diri,,
zahra keluar dari ruang dokter kandungan dengan perasa'an bahagia, ternyta secepat itu tuhan, mempercayakan dirinya sebuah anugrah yang tidak setiap orang bisa mendapat kan nya, contoh nya madunya zia'
zahra duduk di belakang kemudi mobilnya, di pandanginya foto hitam putih calon bayinya, zahra kembali menangis haru, di usap perutnya yang masih rata,
''biarkan mommy yang akan menjagamu sayang, kita bisa hidup tampa daddymu,
bersabarlah sekarang kamu yang menjadi sumber kekuatan mommy,
zahra tersemyum dalam tangisnya,
lalu melajukan mobilnya menuju butik zahra tidak sabar ingin menujukkan hasil USG nya pada siska,
siska juga pasti sangat bahagia mengetahui bahwa zahra memang positif hamil,,
zahra memakirkan mobilnya, tanpa menoleh kanan kiri dan masuk kedalam butik, tanpa zahra sadari mobil zia terparkir di depan restoran ayu,,
''ra' kamu dari mana kenapa jam segini.baru datang, dari tadi aku menghubungi poncelmu tapi tidak aktif, dan ini, tadi madumu memberikan ini dia bilang kamu belum sempat sarapan,
siska menyodorkan katak berisi sadwish,,,
tanpa memperdulikan ocehan siska, zahra langsung menujuk kan foto hitam putih hasil USG nya ke siska,
siska menjatuh kan kotak makan itu, dan memeluk zahra erat,
''jangan pedulikan yang lain kita akan menjaganya sama sama ra''
siska menangis haru,,
anakmu anakku juga,, ucapnya lagi,,,
hari ini dua sahabat itu seakan mendapat hadiah yang tak ternilai harganya
tapi sayang kebahagia'an itu hanya milik zahra dan siska sa'at ini,
__ADS_1
zia' ega dan anggota keluarga yang lain nya, tidak mengetahui kehamilan zahra,