AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
lembur enak


__ADS_3

hampir seminggu zia di rawat di rumah sakit, seminggu juga zahra bolak balik kerumah sakit, membagi waktunya untuk anak anak suami' dan juga mantan madunya,,


zia juga sudah di perboleh kan untuk pulang kerumah,, hampir sepuluh hari zia melahirkan,, ahirnya. kedua orang tua zia pulang juga ke indonesia,, rasa sesal menyelimuti hati mama nita, karna tidak bisa menemani putrinya di sa'at putrinya melahirkan bayi pertamanya,,


''ma'af kan mama nak karna tidak bisa langsung pulang begitu mendengar kamu sudah di rumah sakit,, sesal mama nita tidsk bisa menemani putrinya sa'at berjuan antara hidup dan mati,,


''sudah lah ma' yang penting zia dan putraku sehat,, ucap adam,


''nadin juga menyesal tidak bisa menemani adik iparnya itu,,


''yang terpenting sekarang,, zia dan bayinya sehat,, bukan kemauan kita dan bukan di sengaja,, kita masih bersukur, dan harus bersukur,, mengenal ega dan keluarganya,, yang masih mengagap kita keluarganya,, setiap kebaikan pasti akan berbalas dengan kebaikan,, seperti kita dan keluarga wirayudha ucap papa dion,, adam' dan reza' mengaguk kan kepalanya tanda setuju, adam sudah melihat sendiri betapa mama nya ega' begitu menyayangi zia'' seperti anak nya sendiri..


''kapan kita adakan sukuran dam,, tanya reza'' tiba tiba,,


'iya kak kenapa aku sampai melupakan hal penting ini,, ya,,


ucap adam tidak ingat


''tidak usah buru buru. dam' kita tunggu istrimu sampai benar benar sehat,, yang pastinya papa yakin papa mu juga bahagia dengan kelahiran cucu keduanya apa lagi cucu laki laki,, bukan berarti tidak menyayangi cucu perempuan,,


semua sama sama di sayangi,, hanya saja takut nya nanti yang di undang hanya keluarga inti tapi yang datang satu kota ini,, ucap papa dion,


''biarkan baby juna berumur satu bulan saja pa'' mungkin aku juga sudah lumayan sehat,, usul zia,,


''zia benar pa aku setuju dengan zia,, ucap nadin menimpali,,


''ya kita pikirkan nanti selanjutnya,, bagai mana, ucap papa dion,


''kalian masih tinggal di kamar bawah kan, zi'' tanya nadin,,


''masih kak,, mungkin aku akan terus di kamar bawah saja,, untuk sementara baby juna biar tinggal di kamar ku,, nanti kalau sudah lumayan besar bisa tinggal di kamar atas bersama pengasuh, untuk sa'at ini aku ingin menikmati waktuku,, bangun malam bergadang,, ujar zia'' yang beberapa hari ini terkadang tidak tidur hingga menjelang pagi,,


''kamu benar zi'' aku saja rasanya kangen dengan momen itu, ucap nadin lagi,,


''ya.. kalau kangen kita bisa nambah anak hon'' ucap reza, memberi saran istrinya,,


''kamu yang hamil,, enak aja nambah nambah,, kamu taunya buat saja,, mana tau rasanya melahirkan,,


''aku juga ikut berjuang, hon' sampai lembur tiap malam,, aku di kantor sampai ngantuk,, ucap reza tak terima,,


''kalau kamu lembur terus aku ngapain,, jagain orang lembur,, ucap nadin ketus tak terima,,


'' sudah kalian kenapa sih,, sama sama lembur,, sama sama enak juga kan,, kalian bahkan tidak ingat sedang lembur,, mama nita mengomel sambil tersenyum tipis,, zia dan adam juga ikut, tersenyum,,


''anak mama tu yang mulai duluan,, gumam nadin pelan,, masih bisa di dengar yang lain,

__ADS_1


''aku kan cuma memberi saran,, kalau tidak mau hamil ya tidak apa apa,, yang penting lemburnya lanjut terus,,


buukk,, sebuah bantal melayang tepat mengenai dada bidang reza,, membuat yang lain tertawa,,


''sudah diam lah,, za'' dari pada nanti tidak lembur kamu,, ucap papa dion sedikit cuek,,


''tidak ada jatah lembur dan tidur di luar mau,, ucap nadin ketus sambil sedikit melotot,,


''suruh tidur di luar saja kak,, timpal adam sambil terkekeh, yang mendapat pelototan dari reza,,


''jangan jadi kompor,, bukan nya takut adam makin tertawa,,


''melihat kakak iparnya,, sedikit takut dan cemas kalau benar di suruh tidur di luar kamar,,


''mas adam sudah, nanti aku suruh tidur di luar juga mau,, ucap zia'' sambil sedikit mencubit pinggang adam,,


''tidur di luar juga gak apa apa,, sayang, aku memang lagi puasa wajib,, nah kalau kak reza'' gak puasa di suruh puasa,, lagian nanti siapa yang bantuin kamu ganti popok nya baby juna,,?


''yaa makanya diam lah,, mas'' ucap zia''


''bahagia suamimu zi'' sudah menang dia'' ucap reza sedikit kesal,


''kalian kenapa sih,, jadi seperti anak kecil,, ucap mama nita,,


''menantu mama tu,, gumam reza pelan,,


''gimana gak takut,, lemburnya enak ma,, ucap ketiganya bersama'an,,


''sudah lah,, ternyata babap' anak' mennantu, semua sama saja,, ucap mama nita yang di sambut gelak tawa dari semua nya,,



reza hartono


nadin hartono


......................


di tempat lain,,


''ega sedang menemani putranya bermain,, setiap hari ega' akan menyempat kan diri bermain dengan putra dan putrinya,,


tidak ingin pekerja'an menyita waktunya, karna momen seperti ini tidak akan bisa terulang kembali kala putra dan putrinya sudah besar nanti, dan pastinya akan sibuk dengan dunianya masing masing,,


''ada yang mau es krim, teriak zahra dari arah dapur, ketiga anak anak zahra berhambur, berlari menuju dapur,,

__ADS_1


''aku mau mom, aku juga mom, adek mau juga mom,, daddy juga mom,, suara ribut seketika memenuhi ruang dapur,,


''duduk semua mommy siap kan,,


ketiga anak anak zahra duduk rapi di meja makan yang berukuran kecil di dapur,, tak terkecuali ega ikut duduk bersama putra dan putrinya,,


''aku dulu,, aku dulu,, adek dulu kak,,


''sudah jangan berebut, semua dapat,, ucap zahra sambil membagi mangkok berisi es krim,,


''zahra tersenyum bahagia melihat putra dan putri nya tumbuh lucu dan sehat,,


''mom kapan mommy membawa kakak ke tempat bunda,, kaka juga pengen lihat adik kecil nya bunda,, dari ketiga anak zahra hanya lio' yang dekat sama zia''


''minggu ini ya,, nanti kita kesana,, mommy juga belum kasih hadiah untuk putra bundamu,, baby juna,,


''habisin sayang,, tinggal sedikit,, ini cemot semua,, zahra mengelap mulut putra keduanya dengan tisu,,


''makan sambil main,, kamu, urus prices ela'' sayang biar elo'' sama aku saja,, sedang lio'' sudah bisa sendiri,, seperti ini keseharian zahra dan ega,, saling bahu membahu mengurus ke tiga buah hatinya,, tidak selalu bergantung dengan pengasuh,,


karna rima juga sedang cuti,, untuk menikah kembali, dengan kekasih nya,,


''sayang baim,, rencananya mau risain dari kantor,, menurut mu bagai mana,, ega meminta pendapat istrinya,,


''biarkan saja lang,, lebih baik supaya baim juga bisa mengembangkan usahanya sendiri,, siska juga sibuk di butik,, biar bisa membagi waktunya dengan keluarga,, dan mengembang kan usahanya,, kalau masih ikut dengan mu kapan baim dan siska bisa berkembang,, dengan usahanya,,


ega mengaguk kan kepalanya tanda seruju dengan pemikiran istri tercintanya,,


''tapi aku tahan sebentar sampai aku dapat penggan tinya,, tidak mudaj mencari yang seperti baim,,


ucap ega,,


''cari saja yang sudah ada lang,, di kantor kan banyak yang berpotensi,, seperi baim,,


kamu benar sayang,, besok aku suruh baim untuk seleksi,,


''sarat utama asisten kamu adalah,, harus laki laki tulen, tidak boleh perempuan apa lagi se*si,, jiwa posesif zahra keluar,, ega tersenyum tipis mode cemburu istrinya sedang keluar,,




visual nya lioniel wirayuhda,,


__ADS_1


bersambung hari ini tiga bab ya gengss' meski sudah larut malam,,


__ADS_2