
tianggal selangkah zia susah menyiap kan semuanya,, hari ini zia mendatangi rumah zahra,, zia ingin membawa zahra berburu makanan seperti dulu,, dan dua pelayan zia tingal di rumah zahra,,
''ra'' kamu sudah siap,, tanya zia' sambil mengembang kan senyum nya,, sudah mbak,, aku dudah siap,, kita mau kemana sih.. tanya zahra penasaran,,
''aku kepingin cari kuliner seperti dulu ra'.. ucap zia,,
''zia dan zahra berangkat menaiki mobil zia,, dan pak rudi,, di belakang kemudi,,
''lio di rumah sama siapa mbak,, tanya zahra,,
''ada mama ra' lio ikut kerumah mama,, ucap zia,,
tak terasa mobil mereka sudah sampai di tempat yang mereka tuju,, zia begitu antusias,, sedang zahra biasa saja,, kehamilan nya kali ini,, tidak membuat nya menambah nafsu makan nya,, tidak seperti sa'at hamil lio dulu,,
sudah beraneka jajan yang zia' dan zahra beli,, kini mereka duduk" bawah pohon tempat nya begitu nyaman dan adem,, sambil menik mati jajanan yang mereka beli, zia tersenyum melihat ke arah zahra,, dan mengusap perut zahra yang masih rata,,
''kenapa mbak,, tanya zahra sambil, memasuk kan makanan ke mulut nya,,
''ra kamu maunya cowok apa cewek,, tanya zia,,
''cewek,,,, jawab zahra cepat,,
"kenapa cewek, dulu kamu tidak mau memilih nya, ucap zia"
"tidak tau mbak filing ku cewek,, jawab zahra cuek
''ra'' aku mau ngomong sesuatu,, ucap zia,, senyum di wajah nya sedari tadi tidak pernah, luntur,,
''ada apa,,, mbak zia mau bicara apa,, jangan buat penasaran,, cepat bicara,, ucap zahra penasarann, zia masih dengan senyum nya,,
''ra'' sudah ku putus kan,, aku akan mundur,, aku tepati janjiku,, yang akan menjadi istri satu satunya,, zahra menghela nafas mendengar ucapan kakak madunya,,
''mbak zia bicara apa sih,, gak jelas banget,, zia terkekeh,,
''sudah jelas ra'' apa nya yang gak jelas,, dengar kan aku ra'' aku serius,,
aku sudah mendaftar kan gugatan perceraian ku,, zahra mulai menanggapi serius perkata'an madunya,,
''mbak zia' kenapa sih,, kasian suami mbak zia,, masak kedua istrinya gugat cerai bersama'an,, zia tersenyum
''suami kamu ra'' kenapa sih kamu gengsi sekali ngakuin ega suami,, suami mu itu, tampan'' kaya raya,, masak iya gak mau ngakuin,, zahra diam saja,,
''lagian ya,, ra'' pengacaramu sudah mundur,, proses gugatan mu juga sudah di hentikan,, sekarang gantian aku yang maju,, raut wajah zia terlihat biasa saja,, sedikitpun tiada kesedihan di sana,, zia terlihat begitu tenang,,
"tapi mbak,,
zia' menggeleng,,
''berjanjilah satu hal dengan ku,, jangan pernah tinggal kan suamimu ra'' tetap lah, di samping nya,, menualah bersamanya,, ucap zia sambil tersenyum,,
__ADS_1
''kamu mencintainya ra' jawab jujur,, zahra menatap wanita yang masih menjadi madunya,, tanpa bicara zahra hanya mengaguk,, zia' tersenyum lebar,, lalu memeluk zahra erat,,
''terimakasih,, kamu telah mengajar kan ku arti ke iklas san,, zia menangis haru,, tangan zia" terulur mengusap perut rata zahra,,
"janjaji ya demi mereka jangan pernah tinggalin suamimu, sekali lagi zahra hanya mengaguk,,
sedari tadi zahra hanya diam ,, tidak bisa bicara apa lagi,, kenapa jadi seperti ini, yang ingin bercerai zahra, kenapa sekarang jadi zia'
''tuhaann,,, aku hanya menjalani sekenario mu,, dan tidak banyak ingin ku, aku hanya ingin bahagia, biarkan kami semua bahagia dengan cara masing masing,
......................
pagi ini, zia' melakukan aktivitas nya, seperti biasa,, masih sama tidak ada yang berubah,
''ega ini dasimu,, zia' memberi dasi yang ega pinta,
''pasang kan zi",, pinta ega lembut,
zia memasang dasi di leher pria yang masih bersetatus suaminya itu,,
''ga'' aku sudah bicara sama zahra'' jangan takut dia tidak akan meminta cerai darimu,, sekarang,, kamu usaha sendiri, untuk mengambil hati zahra kembali,, berjuang lah,, ucap zia,, ega hanya diam saja,,
'' ga'' hari ini aku akan, ke firma hukum,, untuk mendaftarkan gugatanku,, kak reza sudah menyiap kan semuanya,, aku tinggal datoang saja, ucap zia pasti,,
''kamu yakin zi'' tanya ega,, zia tersenyum tipis,,
''jagan buat hatiku ragu,, ketika aku sudah mantap dan yakin, untuk berpisah dengan mu,, ega mendesah pelan, lalu mencium kening zia' lembut,,
......................
zia melangkah kan kakinya dengan mantap,, memasuki gedung pengadilan,,
pernikahan yang dahulu ia impikan, harus berahir dengan perceraian,,
''selamat pagi mbak,, nama saya arzia hartono,, saya sudah ada janji dengan pak adam,, ucap zia kepada resepsionis,,
'' oh.. iya mari silah kan saya hantar keruangan,, pak adam,, sebelah sini mbk,,
zia mengekor di belakang seseorang yang menganyar nya, ke ruangan colon kuasa hukum zia,,
''silah kan masuk mbak silah kan tunggu dulu di dilam,, wanita itu mempersilah kan zia masuk keruangan pak adam,,
''zia duduk dengan santai menunggu kedatangan calon pengacaranya,,
''tiba tiba kaki zia terasa basah dan sedikit geli,,
''AAA....? apa ini,, zia menunduk di bawah meja mencari apa gerangan tadi,, yang menyentuh kakinya,, alangkah kanget nya zia mendapati bayi cantik tersenyum padanya,,
"anak siapa ini lucu sekali,, ucap zia lalu menggendongnya,,
__ADS_1
"hai,, namanya siapa cantik sekali,, ucap zia sambil mencium nya gemes,,
"ma..ma..?
''ini tante sayang bukan mama,, ucap zia,,
''ma'af menunggu, lama, suara bariton mengaget kan zia,,
''oh,, tidak apa apa,, ma'af pak, ini anak siapa ya,, tadi merangkak di bawah meja,, adam pengacara itu tersenyum simpul,,
''ini nola'' putriku,, ucap nya lembut,,
''oh,, ibunya di mana pak tadi dia sendirian disini,, ucap zia lagi,,
''ibunya sudah di suraga,, tadi dia tidur di situ,, adam menujuk kan sebuah kasur berukuran kecil,, untuk putri nya tidur,,
''oh ma'af pak saya tidak tau tentang ibunya,, ucap zia tidak enak hati,,
''tidak apa apa,, ucap nya pelan,,
''nola sini sama papa,, adam mencoba meraih putrinya dari gendongan zia,, tapi balita kecil itu tidak mau melepas peluk kan nya,, dari zia,,
''tidak apa apa pak'' biar kan sama saya,, kenapa tidak pakai bany sister pak tanya zia pelan,,
''putri saya jarang mau sama orang lain,, ucap nya, zia hanya mengaguk,, tapi sama zia balita itu tidak mau lepas,,
'zia menceritakan semua. masalah nya kenapa dia menggugat cerai suaminya, adam mempelajari semua kasus klien nya ini,, adam tersenyum simpul,, di era ini masih ada poligami yang tinggal satu atap,, biasanya kebanyakan pelakor,, yang merebut hak istri pertama,,
adam menilai klien nya ini adalah wanita luar biasa di matanya,,
''baik lah mbak ee,,, bu,, ee,,, saya harus panggil anda spa ya,, kelihatan nya kita seumuran,, ucap adam canggung,,
'ma'af biar tidak terlalu formal ucap adam lagi,,
''panggil saya zia'' saja pak biar lebih enak,, jawab zia,,
''baiklah zia'' anda tidak menyantum kan gono gini hak asuh anak,, dan lain sebagainya,, yang mungkin menjadi hak anda,, terang adam,,
''tidak pak'' saya hanya ingin ber cerai itu saja,, ucap zia lagi,,
''heemm adam mengaguk mengerti,,.
wanita yang berani mengbil sikap bercerai, dan tidak meminta satu rupiah pun dari mantan,, dan setelah berpisah tidak mengemis dari MANTAN dengan alasan biaya dan tanggung jawab mantan kepada anak,,
karna lelaki yang punya harga diri,, akan tau tanggung jawab nya,, tanpa harus di minta,, itu baru wanita hebat dan punya harga diri,,,
adam mahendra.....
siapakah adam.mahendra
__ADS_1
kasi like dan vote nya hadiah nya
bersambung....