AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
sebenci itukah


__ADS_3

malam menjelang zahra belum pulang juga,


rupanya zahra dan siska masih menburu kuliner street food di malam hari,


beraneka makanan dan jajanan menggugah selera,


'ega terlihat mandar mandir di ruang kerjanya,


dia mengambil benda pipih super canggih miliknya dari dalam saku celananya,,


ega terlihat menghubungi seseorang,,,


''holo im gimana, di mana istriku, jangan sampai kamu kehilangan jejaknya kalau perlu tambah lagi bodygurt ega terlihat panik,, ini sudah hampir jam dua belas malam zahra nya belum pulang juga kerumah,


sedang zahra masih asik makan makan bersama siska,


''ra sudah yok,, aku sudah kenyang, dan ngantuk besok kita harus kerja lagi ra' rengek siska merasa sudah kenyang lelah dan juga ngantuk jadi satu,,,


''ya sudah ayok,, aku hantar kamu dulu,, baru aku akan pulang,, zahra juga merasa sudah cukup kulinernya sudah kenyang sekarang ngantuk,


''ra'' aku pulang sendiri aja ya, aku takut kamu kemaleman,, jika masih harus mengantarku pulang,


karna memang sedari tadi baim sudah menghubungi siska meminta zahra segera pulang, dan siska akan pulang bersama baim,,,


''tapi sis ini juga sudah malam kamu sendirian,, uacap zahra kuatir,,


''aku sudah memesan taksi langgananku ra' gak usah kuatir, kamu jalan lah dulu sebebtar lagi taksiku sampai,, siska meyakin kan zahra,


seperginya mobil zahra siska lari ke mobil baim,,


dan baim langsung tancap gas mengikuti mobil zahra,,


memastikan istri bosnya itu sampai rumah dengan selamat,,,


empat puluh menit kemudian mobil zahra sudah memasuki pintu gerbang mansion mewah tuan suaminya,


ega bernafas lega kala melihat mobil istrinya sudah memasuki halaman mansion mewah nya,


''zahra memasuki rumah mewah tuan suaminya, tempat tingalnya setelah menikah,


rumah itu terlihat gelap dan sepi,


zahra yakin para penghuninya sudah menjeput mimpi masing masing,


zahra menaiki anak tangga satu persatu menuju kamarnya, sa'at membuka pintu kamarnya zahra di kagetkan dengan sosok berdiri di hadapan nya, sambil berkecak pinggang,,,


jam berapa ini ra'' pantaskah seorang wanita bersuami pulang larut malam begini,,


seperti biasa zahra membuang wajahnya ke samping,,


tanpa memperdulikan tuan suaminya, zahra melewatinya dan masuk ke kamar mandi,,


hati ega benar benar merasa seperti di remas,

__ADS_1


sebenci itu kah kamu ra' gumam nya,


zahra segera mengguyur tubuh nya dengan air hangat, tiga puluh menit kemudian zahra sudah selesai dengan ritual mandinya,


l


sa'at zahra membuka pintu kamar mandi zahra bernafas lega tuan suami nya itu sudah tidak ada di kamarnya,


zahra sudah sangat lelah dia merebahkan tubuhnya dan tidur,


sedang ega mencoba memejam kan matanya di kamar rahasia nya itu, namun ega sama sekali tidak bisa memejaman matanya,


lalu ega bangun dan berjanla menuju kamar istri mudanya ,


ega membuka pintu kamar zahra isri mudanya itu sudah tertidur dengan damai,,


bibir ega melengkung membentuk senyuman, ega ikut masuk kedalam selimut istrinya,,


memeluknya dengan erat, perlahan ega pun tertidur mengikuti jejak sang istri,,,


*******


pagi menyapa


para pelayan di mansion mewah itu sudah sibuk dengan aktivitas masing


zia' menggeliat dari tidurnya, masih mencoba mengumpulkan semua nyawanya, perlahan zia bangun dan duduk di bibir ranjang,


wanita itu sudah biasa tidur tanpa


semenjak menikah hingga kini, maka dari itu ega tidak perlu membagi waktu nya dalam seminggu untuk tidur dengan siapa ,,


zia r


turun dari ranjang nya dan menuju kamar mandi untuk mem ersihkan diri,


tiga puluh menit kemudian zia selesai dengan ritual mandinya, zia segera mengenakan pakaian nya, dan melakukan rutinitas paginya, menyiap kan semua keperluan suaminya,


pintu kamarnya perlahan terbuka


zia melihat ke arah pintu dan melebarkan senyum nya,


''mandilah sudah ku siap kan air mandimu,,,


zia mencium wangi suaminya seperti bukan wangi biasanya,


zahra, batinya,,,


tiga puluh menit kemudian sga selesai dengan ritual mandinya,,


dengan di bantu zia' istri pertamanya ega mengenakan setelan kantornya,


''jam berapa tadi malam zahra pulang ga'

__ADS_1


sambi memasangkan dasi suaminya zia bertanya, jam berapa madunya itu pulang karna tadi malam zahra tidak makan malam di rumah,,,


''aku tidak tau zi' aku sudah tertidur, ucap nya sambil mengancingkan kancing lengan kemeja putih nya,,,


''lain hari kamu harus sedikit tegas sama zahra ga' suruh zahra pulang sebelum makan malam di rumah, biasakan kita kumpul sa'at makan malam,,, zia bicara hati hati, tidak bermaksud untuk menghasut suaminya itu,


''ya.. nanti saja aku bicara dengan nya,,


ega bicara singkat lalu keluar dari kamar zia' melang kah kan kakinya menuju ruang kerjanya mengambil beberapa dokumen dan memasuk kan kedalam tas kerjanya,,,


sa'at melewati kamar zahra ega ingin sekali memanggil istri keduanya itu untuk turun kebawah bersamanya berjalaj ber iringan bergandengan tangan,,


seperti yang sering di lakukanya bersama zia,,,


ega hanya mampu melewati kamar zahra lalu turun kebawah untuk sarapan,,,


zia sudah berada di meja makan menyiap kan segelas kopi panas untuk suaminya,,


tak berapa lama zahra menghampiri keduanya, dan menjatuh kan bobot tubuh nya di kursi meja makan,,,


zahra melihat makanan yang tersaji di atas mejamakan itu mencebik kan bibirnya tidak berselera,, lalu zshra bangkit dari duduknya dan berjalan menuju dapur,,


''bik apakah bibik bisa mak lagi,, tanya nya pada bibik pelayan yang khusus memasak itu,


''bisa nona..? memangnya gak enak ya masakan bibik yang di meja makan,, tanya bibik pelayan itu,,


''tidak bik enak kok...!


cuman saya ingin masakan yang lainnya,, ucap zahra sambil membuka isi kulkas,,


'' memang nya nona mau makan apa biar bibik masak in lagi, dengan hati hati bibik pelayan itu bertanya pada zahra,,,


''bibik bisa masak tomyam, tanya zahra


''bisa nona, itu kesuka'an nyonya besar. kalau datang kesini biasanya mintak di masain tomyam, ucapnya sambil tersenyum


''aku mau bibik masak tomyam,, dan jangan lupa kasi jeruk nipisnya agak banyak ya bik, biar agak asem sedikit tambah seger, dan agak pedas juga,,


zia menghampiri zahra yang berada di dapur,,


''kamu gak makan ra'' apa kamu mau masak lagi,, mihat bibik pelayan mengeluarkan beberapa bahan makanan dari kulkas, zia pikir zahra mau masak lagi..


''iya mbk,, aku menyuruh bibik masak tomyam untuk ku, mbk zia mau, zahra


menawari zia apakah mau tomyam,


''ra' ini masih pagi kenapa makan yang asem pedes, nanti kamu sakit perut, nasehat zia sama zahra,,


''tidak apa apa mbk, perutku pasti kuat, sekuat hatiku, menghadapi suami mbk zia yang dingin nya itu,, bik aku tunggu di taman belakang ya,,


setelah bicara menohok sama zia' zahra langsung meninggal kan zia' yang masih berdiri mematung,


gengs apa kabar kalian, jangan lupa like jempolnya ya, terimakasih buat kalian yang sudah mendukung karya receh author ini,,

__ADS_1


author sangat berterimakasih,,


bersambung


__ADS_2