
zia sudah terlihat sangat capek,
ega pun segera menyudahi aktivitas belanja mereka, setelah makan mereka ber empat ssgsra kembali ke apartemen,
karna malam ini juga ega segera kembali ketanah air, besok pagi sekali ega ada miting penting yang tidak bisa di wakilkan, sesampainya di apartemen ega segera berkemas,
''zi' ingat sabtu depan aku akan menjemput mu dengan kak nadin bersabarlah, aku sudah bicara sama sokter marina, doter bilang kesehatan mu ada kemajuan,
zia hanya tersenyum, dan juga bahagia seminggu lagi dia dapat berkumpul kembali dengan suami tercintanya, dan juga madunya tentunya,
''apakah kak reza ikut pulang malam ini bersamamu ga'
''aku tidak tau zi' sepertinya tidak, seandainya, aku besok tidak ada miting mungkin bisa pulang bersama kak reza besok pagi,
ega keluar dari kamarnya bersama zia'
dengan menarik koper ber ukuran sedang,
reza dan nadin menunggunya di ruang tamu
''kamu jadi pulang malam ini ga' tanya reza pada adik iparnya itu,
'iya kak aku ada miting besok, tidak bisa di wakil kan,
kak nadin seperti biasa tolong jaga zia untuk ku, ucap ega pada nadin,
''istriku tidak hanya menjaga zia untuk mu, tapi juga untuk ku dan seluruh keluargaku,
ucap reza tak trima jika zia milik ega se orang,
ega hanya tersenyum menanggapi perkataan kakak iparnya itu,
''baik lah aku harus pergi sekarang, ucap ega berpamitan...
''hati hati, titip salam untuk zahra, ucap zia sambil mencium tangan suaminyal dengan takzim,
mobil yang reza dan ega kendarai melaju mebelah jalanan ibu kota negri singa, menuju bandara,
sebenarnya hati ega, merindukan istri keduanya itu, di ingin segera bertemu dengan puja'an hatinya,
ega heran mendengar zahra tidak mau menerima barang pemberiannya,
ega ingin segera bertemu dan menanyakan sendiri pada zahra, kenapa tidak mau menerima nya,
ega juga sudah tau zahra sudah menjual barang itu,
dua jam kemudian tepatnya jam sembilan malam. mobil yang di kendarai ega memasuki gerbang rumah mewahnya,
zahra yang yang mendengar suara mobil di luar segera mematikan tv di ruang keluarga dan dengan terburu buru, segera naik keatas dan masuk kamarnya,
lalu mengunci pintu kamarnya,
ega memasuki rumahnya, beberapa asisten rumah tangga menyambut kedatangan nya,
ega berharap istrinya lah yang menyambut kedatangan nya,
''rima dimana nona mu''
ega bertany pada asisten rumah tangga pribadi zahra, yang biasa melayaninya
''nona baru saja naik kekamarnya, ucap rima jujur,
''baik lah sekarang panggil dia, rima brjalan menaiki tangga menuju lantai atas menuju kamar zahra,
__ADS_1
namun ega diam diam mengikuti langkah kaki rima, karna jika ega sendiri yang memanggil nya zahra tidak akan mau membuka pintu kamarnya
tok..tok..tok..
nona tolong buka pintunya ini saya rima,
rima tidak tau di belakang nya ada tuan nya
zahra membuka pintu kamarnya angkah kagetnya zahra tiba tiba ega nyelonong masuk,
zahra menghembuskan nafasnya kasar,
''buatkan saya kopi sekarang dan hantar ke ruangan kerjaku gak pakai lama, ega bicara sambil berkecak pinggang,
dengan malas zahra keluar dari kamarnya, dan membanting pintu kamarnya dengan ega yang masih di dalam kamar,
ega dan rima yang masih berdiri di depan pintu pun. terlonjak kaget,
zahra dengan malas membuat kopi untuk tuan suaminya,
suka
''dia pikir dia itu siapa, datang dan pergi sesukanya, setelah membawaku terbang ke langit lalu menghempaskan ku ke bumi, seperti itu kah permainan mu,
baiklah aku tidak akan terpengaruh lagi oleh semua permainanmu,
gerutu zahra kesal sampai tidak sadar berapa sendok zahra memasuk kan gula kedalam kopi yang ia buat, sa'at zahra mencicipi sendok bekas dia mengaduk kopi zahra baru tau kopi yang ia buat rasanya sangat manis,
zahra terkekeh otak jailnya sedang on,
zahra berjalan menaiki tangga menuju lantai atas ruang kerja tuan suaminya,
tanpa mengetuk pintu zahralangsung masuk begitu saja,
hadapan tuan suaminya,
lalu zahra hendak keluar dari ruangan tersebut,
''mau kemana kamu ra'' tiba tiba suara tuan suaminya menghenti kan langkahnya,
dengan dengan suara lembut ega memanggil istrinya lagi,
''mau kemana, sini duduk sisi, ega menepuk nepuk pahanya, menyuruh istrinya untuk duduk di atas pangkuan manya....
zahra memutar bola matanya jengah
''tidak saya berdiri saja..
zahra tidak mau kemakan bujuk rayu tuan suaminya lagi....
ega menyesap kopi di hadapan nya, dia mengerutkan dahi nya...
''kopinya enak..kamu pinter buat kopi ra'' lihat senyum ku jadi tambah manis,
sambil tersenyum manis semanis mungkin
''dasar orang gila mana ada minum kopi manis bikin senyumnya tambah manis yang ada bikin enek, grutu zahra dalam hati
''berapa sendok kamu kasi gulanya ra' tanya ega...
'' lima sendok mungkin, kalau enak boleh kok setiap hari saya bikinkan yang seperti itu....ucap zahra...
''ya gak pa pa. kalau kamu kepingin suamimu ini cepat mati, gara gara gula darahnya naik..
__ADS_1
zahra keluar dari ruangan ega, lagi lagi zahra membanting pintu sekuat tenaga,
ega hanya tersenyum melihat tingkah istri nya itu,
menggemaskan batin nya...
zahra masuk kekamarnya dan menutup pintu lalu menguncinya,....
zahra menghepaskan tubuhnya di atas tempat tidur, melihat langit langit kamarnya, lalu tertidur,
ega bangkit dari duduknya, berjan keluar menuju kamar sang istri sa'at membuka pintu rupanya zahra mengunci pintunya,
''kenapa di kunci siihh... grutu ega sambil menggaru garuk kepalanya, tapi ega tidak kehabisan akal dia kembali lagi ke ruangannya, mengambil kunci serep kamar instrinya itu, sa'at berhasil di buka, ega tersenyum menyeringai....
zahra tidur dengan damai nya. ega tanpa basa.basi langsung ikut masuk kedalam selimut istrinya dan memeluknya, istri yang ia sangat rindukan selama dua hari ini,,,
ega benar benar sudah tidak tahan aroma tubuh istri mudanya itu benar benar sudah menjadi candu, ega langsung menyergap bibir mungil istrinya, ********** menyesap nya, sampai zahra terbangun dari tidurnya, zahra melihat tuan suaminya itu sudah berada di atasnya mengukungnya dengan bertelanjang dada..
''apa yang tuan lakukan bagaimana tuan bisa masuk kesini, tanya zahra,
''kamu lupa ini rumah siapa pasti aku punya kunci serepnya, lain kali percuma saja kamu mengunci pintu... suara ega terdebgar parau menahan hasratnya, sambil mengendus leher jenjang zahra,
sekuat tenaga zahra menahan gelanyar rasa yang mulai merambat ke seluruh tubuhnya,,,
ega tanpa ampun lagi segera melucuti semua pakaian istrinya, kini tubuh polos tanpa cela itu terpampang nyata,,,
melihat benda kenyal faforit nya itu ega tersenyum tipis, rupanya benda kenyal itu semakin menjalin montok saja, tanpa ragu lagi bibir ega menyesap nya bergantian tangan satunya merambat turun menuju inti sang istri, menyentuhnya lembut dengan gerakan perlahan ega melesatkan salah satu jarinya,,
membuat zahra membulatkan bola matanya, ega memain kan tangannya perlahan,,,
,, aaaahhhh.... suara laknat zahra lolos juga, ega mempercepat gerakan tangan nya membuat zahra semakin tak karuan, perlahan ega menurun kan wajahnya lembut menyesap setiap inci lekuk tubuh zahra,,, dan membuka kedua paha itu lebar lebar,,, lalu menyaesap inti sang istri dengan lembut, memain kan lidahnya di bawah sana, benar benar candu,
rasa yang tak pernah ega dapatkan dari istri pertama,,,,
dengan gerakan perlahan ega lelesatkan juniornya kedalam inti sang istri,
oohh sayang.. panggilnya kala merasakan inti sang istri begitu sempit dan nikmat...
zahra pun sama, merasakan betapa besar dan terasa penuh di bawah sana...
ooohh saayaaang.... rancaunya
''apa tidak salah dengar aku dia
memanggilku sayang hanya sa'at seperti ini,,
ohh dasar kucing garong...
zahra menggerutu kesal dalam hati, namun rasa kesal itu segera sirna kala ega mulai memaju mundurkan pingulnya dengan perlahan dan lembut,
mulutnya sambil ******* dan menyesap benda kenyal milik sang istri,,
zahra mulai mendesah manja...
menciptakan irama merdu di telinga ega...
tubuh zahra bergetar gelombang nikmat itu sudah mau datang
''sebentar sayang kita sama sama... aaaahhhhh ega dan zahra melenguh bersama'an, ega tersenyum puas, sekali lagi dia menyemburkan benih kecebong kedalam rhim sang istri...
aaaahhhhh segitu saja ya gengs kurang haredang bayangin aja sendiri, author tidak begitu pandai, sedikit malu sodara author banyak yang baca juga,
dan ma'af gengs kemarin autor gak bisa up di karnakan rumah author banyak sodara yang datang, author masak banyak juga ludes gengs, ada opor, rendang, ada bakso buat para bocil keponakan author, ketupat sayur juga ada, kalau kalian mau mai sini lebaran di rumah author
__ADS_1
bersambung