
setelah beberapa hari di rawat di rumah sakit paska kejadia hampir tenggelam,
baby lio, ke ada'an nya, semakin membaik, dokter sudah memperboleh kan nya pulang, dan di rawat di rumah,
''rima beres kan ini juga, jangan yang ada ketinggalan, hari ini kita sudah boleh pulang, zahara memandangi wajah tampan putra nya, hari ini kembali ceria meski tidak seperti sebelum nya,
''nona apa sebaik nya tidak menunggu tuan, tadi tuan menelfon saya, katanya suruh tunggu, tuan masih ada miting, rima bicara hati hati,
''tidak usah rima, jika sudah selesai semua sebaik nya kita pulang pakai mobil ku saja,, lagian aku sudah tidak tahan tinggal di rumah sakit, meski tempat nya sperti hotel, ucap zahra lagi, rkma hanyamengangguk, menurut,
''rima setelah ini, tolong lebih fokus lagi, dalam mengasuh putraku, jangan biar kan lio' tanpa pengawasan,, kamu atau pun nora,
jadi kan kejadian ini palajaran, aku bukan tidak percaya sama mbak zia, kamu tau sendiri
kesehatan mbak zia'' terkadang tidak memungkin kan, meski fisik nya terlihat baik baik saja,
kalau mbak zia mau bermain terserah biarkan saja,
''iya nona'' rima mengangguk mengerti,
''biar lio bersamaku, kamu bawa saja, barangnya,
yuk..anak pinter kita pulang. lio' sudah kangen rumah ya,, heemm,,
rima tersenyum tipis, melihat nona dan tuan mudanya dapat tersenyum kembali,
sa'at zahra sudah menaiki mobil nya, ega datang, dan menghampiri mobil istri nya,
ega mengetuk ngetuk kaca mobil zahra,
namun zahra cuek saja, zahra tetap ingin melajukan mobil nya, namun....
''da..daddy..daddy...lio' memanggil daddy nya, dengan berat hati, zahra membuka pintu mobil nya,
''ma'af aku terlambat, ega, merentangkan tangan nya, lalu menggendong putranya,
''### ra' pakai mobilku saja, nanti mobil mu biar sopir yang bawa pulang, ucap ega lembut, zahra mendeesah pelan,
''percuma sekarang baik baik, nanti sampai rumah kayak beruang kutup lagi,
__ADS_1
buatin zahra,
''ra'' ega memanggilnya sekali lagi, zahra masih tidak bergeming,
''tuan kalau anda mau pakai mobil anda sendiri silahkan, saya pakai mobil saya sendiri, ucap zahra lembut namun. masih dengan ekpresi dingin nya,
''ra' kta pulang sama sama, zahra masih tidak mau turun dari mobilnya,
ega terdiam sejenak,
''baik lah kita pakai mobil mu, biar aku yang bawa mobil nya', rima kamu pindah ke belakang, ayo...! pindah ra' ke samping...
''tidak mau, zahra masih di posisi, yang sama di belakang kemudi,
''akhirnya ega mengalah dia duduk di samping zahra, perlahan zahra menyalakan mesin mobil nya,
tiga puluh menit kemudian, mobil zahra sudah sampai, di halaman mansion,
'telihat zia' di teras rumah menunggu ke datangan zahra dan putra nya dari rumah sakit,
'zia tersenyum ramah, segera menggambil alih, baby lio dari gendongan ega,, zahra tidak memperdulikan, ega dan zia, dia terus masuk kedalam,
''di mana zahra, rima'' zia bertanya pada rima kala tidak mendapati zahra di dalam,,
''nona zahra naik ke atas kekamar nya, nyonya, jawab rima jujur,
''apa dia tidak ikut makan siang, ini kan sudah waktunya makan siang, tanya zia lagi,
''saya kurang tau nyonya, nona zahra tidak bilang apa apa, sebentar akan saya panggil kan dulu,, rima segera naik ke atas, dan memanggil zahra, namun zahra tidak mau turun dengan alasan capek,
'ega menemani putranya bermain sebentar, dengan nora yang ikut mengawasi, di sampingnya, karna zahra sudah berpesan, untuk tidak meninggal kan putranya dengan alasan apa pun, apa lagi membiarkan nya sendiri tanpa pengawasan,
''nora kamu bisa makan terlebih dulu. baby lio biar disini sebentar bersamaku, ucap zia, nora teringat kata kata nyonya zia persis seperti yang barusan zia ucap kan sebelum kejadian na'as itu,
''ma'af nyonya, biar nanti saja saya makan setelah rima, karna pesan nona zahra untuk tidak meninggal kan tuan muda lio, dengan alasan apa pun, biar saya bergantian makan nya bersama rima, nora bicara tanpa basa basi lagi, dia takut di salah kan jika terjadi sesuatu lagi, sama tuan mudanya itu,,,
''tapi disini ada aku dan ega' nora, ucap zia lagi,
''ma'af kan saya nyonya, saya hanya menjalan kan perintah, nona zahra, nora bicara sedikit berani, membuat zia sedikit tersinggung,
__ADS_1
''ga' zia menggoyang kan lengan suaminya itu,,
'' nora benar,, zi', kita harus mengerti dan memahami ketakutan zahra, supaya tidak ada kejadian serupa di kemudian hari, dan ingat lah selalu kata kata ku zi' tidak usah tanya zahra ada apa,, dan kenapa,, biarkan zahra menata hatinya dulu, zahra tidak menyalah kan mu, kita yang harus memahaminya,,, kamu mengerti zi'
zia menunduk kan kepalanya merasa sedikit malu ega berkata seperti itu di depan nora pengasuh putra nya,,
……………
''apa kamu akan kembali ke kantor setelah ini, zia bertanya di sela sela makan nya,,
''aku akan menghubungi baim dulu, kalau tidak ada sesuatu yang penting aku akan di rumah menemani lio bermain, zia mengembangkan senyum nya, zia juga merasa sedikit kangen sama suaminya, beberapa hari ini, ega menghabiskan waktunya di rumah sakit menemani zahra menjaga putranya,, hanya sekedar bercengkrama sambil bermain dengan putranya lio,,
'di atas zahra menggeliat dari tidur nya,
''jam berapa ini, sepertinya aku terlalu lama tidur, perut ku sampai terasa lapar, gumam nya, zahra masuk ke kamar mandi dan membersihkan diri, setelah mandi zahra merasa lebih segar, zahra keluar dengan mengenaka hotpans dan tengtop ketat, mencetak jelas lekuk tubuhnya, rambut nya yang sedikit basah ia biarkan tergerai,
zahra berjalan melewati zia dan ega yang sedang bermain, berasa putra nya, lio,,
mata ega melirik sekilas, dan sedikit terpana, melihat penpilan istri mudanya, benar benar seperti masih gadis, batin nya,
zahra berjalan cuek tanpa mperdulikan zia dan tuan suaminya,
''ma...mi...ma..mi..teriak baby lio' kala melihar mommy nya,,
''iya sayang mommy makan dulu ya, mommy lapar, lio main dulu sama bunda dan daddy, ya..
ucap zahra menjawab panggilan putra nya,,
''ini untuk siapa nora,, tanya zahra kala melihat nora sedang membuat jus buah segar,
''nona mau tanya, nora...
ini untuk tuan muda, dan yang ini untuk tuan dan nyonya zia,,,,
''boleh deh satu,, ucapnya,
nora bilang sama rima, mulai besok pagi aku akan membawa baby lio ke butik kalian berdua soap kan semua keperluan baby lio, seperti susu pempres dan baju ganti nya, ucap zahra,,
''setiap hari nona baby lio akan ikut nona ke butik,,
__ADS_1
''tergantung kalau butik ramai tidak usah ikut, biar di rumah saja , tapi kalau butik lagi sepi, aku akan mbawanya,,, nora menggangguk,,,