AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
baby boy


__ADS_3

hari berganti minggu, kehamilan zahra kini sudah memasuki bulan ke tujuh


persiapan tujuh bulanan pun sudah disiapka, mama risa dan zia menyulap halaman mansoin sangat indah dan cantik untuk acara tujuh bulanan sekaligus untuk mengetahui jenis kelamin calon bayi zahra,


beberapa mobil tamu undangan sudah memenuhi halaman parkir mansion airlangga wirayudha,


hingga memenuhi jalanan depan,,


berbagai hidangan lezat sudah tersedia, ceff ternama mereka datangkan, untuk menjamu dan memanjakan para tamu undangan,


zia menyediakan topi berwarna biru untuk bayi laki laki dan bando berwarna pink untuk bayi perempuan,


para tamu undangan banyak yang memilih memakai topi berwarna biru, berharap bayi di kandungan menantu kedua keluarga wirayudha itu adalah bayi laki laki, yang sebagian orang menganggap bayi laki laki adalah penerus nama besar keluarga,


namun ada juga tamu undangan memilih menggunakan bando berwarna pink,


keluarga dari papa dion hartono papa dari zia semua memakai topi berwarna biru, sedang zia dan mama risa memilih memakai gaun berwarna biru,,,,


zahra sendiri lebih memilih memakai gaun selutut tanpa lengan berwarna putih.


dan rambutnya ia biarkan tergerai melambai tertiup angin semakin meman carkan aura kecantikan seorang wanita hamil,


zia berjalan menghampiri zahra,


''zahra aku sudah siap kan dua gaun berbeda warna untuk mewakili jenis kelamin bayi kita, kenapa kamu tidak memakai salah satunya,, ucap zia


''aku tidak akan memilih bayi laki laki atau perempuan, bagi ku sama.. apa pun jenis kelaminnya aku akan tetap menyayangi mereka, dan tidak akan emmbeda bedakan nya,,


zia tersenyum sambil menepuk bahu zahra lembut,


''iya kamu benar ra' apa pun jenis kelamin nya nanti aku juga iklas dan tulus manyayangi nya nanti, zia memang terlihat sangat bahagia ketika mengetahui zahra hamil, dan kebaikan zia terhadapzahra memang benar benar tulus,


tampak dari kejauhan zia melihat suaminya ega baru saja keluar dari rumah menuju halaman tempat acara' tampak ega mengenakan celana bahan selutut dan kemeja warna putih senada dengan celananya,


''putih putih batin zia,...!

__ADS_1


zia' melangkah kan kakinya menghampiri suaminya sa'at sudah dekat, tiba tiba mama risa muncul di depan putranya...


''ega' zia' sudah menyiap kan dua baju warna berbeda untuk mewakili calon bayimu, kenapa kamu tidak memakai nya,


pertanya'an mama risa mewakili pertanya'an di hati zia,


''aku tidak akan memilih, bayi laki laki atau perempuan, bagiku sama, apa pun jenis kelamin nya, aku akan tetap menyayangi mereka, dan tidak akan mbeda bedakan nya, kalau kira semua menginkan bayi laki laki, dan keluarnya perempuan, bagai mana dengan zahra,


aku dan zia tidak bisa merasakan bagaimana menjadi zahra, membawa bayi di dalam perutnya, ucapan ega mampu menusuk jantung zia, perlahan zia memundurkan langkah kakinya, mencari tempat sepi menenangkan sebak di seadanya,


prlahan reza dan nadin istrinya menghampiri zia,


zia menangis di pelukan reza, kakanya,


''kenapa menangis bukankah ini yang kamu ingin kan, keinginanmu sebentar lagi akan tercapai, jadi apa yang kamu tangis kan, zia buru buru menghapus air matanya,


''aku bahagia kak, sangat bahagia, makanya aku menangis bohong zia di depan reza kakak nya,,,


''benar.. kamu tidak menangis karna hal lainnya, zia menggeleng, nyatanya reza dan istrinya nadin sangat memahami zia, pasti ada hal lain yang membuat zia menangis, tapi apa,...


''ya sudah kalau begitu kita bergabung sama yang lain yuk,, jangan sendirian di sini,, nadin membaw zia bergabung dengan anggota keluarga yang lain,,


tiba tiba terdengar deru mesin helicopter yang terbang rendah di atas mereka semua, bukan hanya satu heli tapi ada tiga, satu heli menjatuh kan ribuan kelopak mawar tepat di atas zahra dan ega yang berdiri tak jauh dari zahra,


waaaahhhh semua tamu undangan berdecakkagum,, dan tiga heli itu memutari mansion airlangga wirayudha,, dan tak berapa lama seorang MC memberi aba aba untuk menghitung mundur dari angka sepuluh hingga satu tiga helicopter yang berputar putar di atas mansion itu mengeluarkan asap berwarna biru,


baby boy,,,,,,!


teriak salah satu MC dengan menggunakan pengeras suara,,


mata mama risa terlihat berkaca kaca, menahan haru bahagianya, di peluk nya putranya itu dengan erat, tanginya pun pecah, akhirnya keluarga wirayudha mempunyai penerusnya,


zia pun terlihat sama menitiskan air mata bahagia nya, meski penerus itu tidak lahir dari rahimnya tapi ini lah impian sekaligus keinginan zia yang terakhir sebelum tuhan mengambil nyawanya jika waktunya sudah tiba, besar harapan zia untuk bisa ikut serta merawat bayi zahra seperti bayinya sendiri,,


sedang zahra biasa aja, ia mslah asok menikmati hidangan yang begitu menggugah seleranya, zahra hanya ingin makan dan makan, tidak memperdulikan keluarga yang lainnya yang tengah di selimuti rasa bahagia karna bayi laki laki yang tengah di kandungnya,,

__ADS_1


''ra ngapain kamu di sini, kenapa tidak bergabung dengan keluarga suamimu,


suara siska mengagetkat zahra,


''aku laper sis, sini coba lihat makanan ini semua enak aku belum pernah mencicipinya, aku yakin kamu juga pasti tidak pernah mencicipi makanan ini,


siska hanya melihat sahabatnya itumakan sengan lahap,


''kenapa kamu terlihat biasa aja ra, tidak kah kamu bahagia dengan calon bayi laki lakimu, siska sedikin merasa heran dengan sahabatnya itu,


''terus aku harus ngapain sis, aku biasa saja karna ku pikir, bayiku berjenis kelamin laki laki atau perempuan bagiku sama saja, siska terdiam ucapan zahra benar adanya,


dari kejauhan zahara melihat zia dan suaminya itu sedang asik, berintraksi dengan para kolega bisnis ega,


''lihatlah sis' mereka semua kesini menghadiri acara apa sih,,,


mereka semua asik dengan dunia bisnis mereka, ucap zahra sambil milihat dari kejauhan semua anggota keluarga, masing masing sibuk dengan kolega bisnis mereka, tak satu pun mereka memperkenalkan zahra,


''kamu kalau mau pulang, pulanglah sis' aku mau naik dulu aku capek, zahra hicara sambil berlu pergi meninggal kan siska yang termangu dengan kepergian zahra, entah lah tiba tiba perasa'an nya menjadi sensitive,


sebenarnya sedari tadi mata ega tidak pernah lepas dari gerak gerik istri mudanya itu


''ini kan acara zahra kenapa, zahra malah pergi, siska heran dengan sahabatnya itu,


''ada apa kok melamun suara maskulin baim menga get kan siska,


''kak baim...sambil tersenyum manis, siska memanggil nama baim,


''di mana sahabatmu kenapa sendirian, tadi aku melihatnya di sini bersamamu,


tanya baim,.


''iya zahra sudah masuk kedalam katanya capek


gengs jangan lupa like jempol nya

__ADS_1


bersambung


__ADS_2