
ega berjalan sedikit tegesa gesa, menyusuri lorong kantornya, hatinya merasa senang istri tercintanya datang sekaligus penasaran, ada apa, masalah apa yang membuat zahra mendatangi kantornya, karna ega tau semenjak, menikah dengan zahra, istrinya itu tidak pernah datang ke kantornya,
''ega membuka pintu ruangan nya, terlihat zahra sedang duduk di kursi sofa sambil bermain ponsel pintarnya,,"
''ra'',, sayang,,
zahra melirik sekilas, lalu membuang pandangan nya,
ega menjatuhka bobot tubuhnya, di samping istrinya,
''ada apa, kenapa datang tidak bilang dulu, tangan ega terulur mengusap pucuk kepala istrinya lembut,
''zahra mengambil tablet dari dalam tasnya,
''ini,,,! saya mau cctv di rumah, saya juga, bisa melihat nya kapan saja dan di mana saja, ega mengerut kan keningnya,
ega mengerti dan faham maksu zahra''' tapi untuk apa, bukan nya zahra' sudah membawa lio ke butik bersamanya,
'tanpa bertanyalagi ega mengambil tablet zahra, dan membuka cctv rumah nya tanpa di sengaja ega melihat cctv rumah nya hari ini, ega memicingkan matanya, dan melirik istrinya sekilas, ega terus melihat cctv rumah nya,
''jadi zahra tau sa'at aku berdebat dengan zia tadi, batin ega,
''ra'' ega mendekat kan tubuhnya mengikis jarak dengan istrinya, lalu memeluk nya erat, zahra sedikit membrontak, ingin melepaskan diri dari pelukan tuan suaminya,
''diam lah, biarkan seperti ini sebentar, dan terimakasih, untuk semua, aku tidak bisa berkata apa apa lagi zahra. bersabarlah sesuatu sa'at aku akan menggantinya, setelah melihat cctv rumah nya hari ini, ega se akan telepas dari satu beban berat di pundak nya,
''apa sudah selesai, dan apa saya sudah bisa melihat cctv melalui tablet ini sekarang, ega tersenyum, dan mangaguk kan kepalanya,
'terimakasih kalau begitu saya permisi, zahra berdiri hendak pergi, namun ega menarik tangan nya membuat zahra jatuh terduduk di pangkuan tuan suaminya,
__ADS_1
''ega lamgsung menyergap bibir ranum istrinya menyesapnya dalam dan lembut, buka mulut mu sayang, ega menggigit bibir istrinya sedikit, tangan ega sudah berkeliaran kemana mana, menyingkap naik drees yang di pakai zahra, memperlihat kan segitiga berwarna biru, lalu tangan nya naik kepunggung istrinya, menurunkan relisting di punggung zahra,
zahra yang masih sadar segera bangun dan memberontak,
''lepas kan tuan, ega menidurkan tubuh zahra dan mengunci dengan tubuh nya, ega sangat kuat tubuh zahra sampai tidak bisa bergerak,
''ega menurun kan sesapan nya ke leher jenjang istrinya, terus turun hingga ke benda kenyal montok padat berisi, tangan ega meleas pengait penutup benda kenyal itu, seperti bayi ega menyesap nya, nafasnya menderu menahan hasrat yang sudah lama terpendam, ega jarang sekali melakukan penyatuan nya bersama zshra,
perlahan zahra terbuai dengan permainan tuan suaminya. setengah mati menahan suara laknat yang akhirnya lolos juga, zahra merasakan benda keras di bawah sana, mengesek dan menjepit pahanya, sepertinya benda itu sudah siap bertempur, ega dan zahra sudah sama sama tidak bisa menahan hasrat yang sudah di ubun ubun,
''tiba tiba pintu ruangan ega terbuka perlahan, mata mama risa membulat sempurna melihst adegan life di depan matanya, namun ega dan zahra tidak menyadari nya,
mama risa berdem sangat keras, dan menyadar kan zahra dan ega, hasrat keduanya yang sudah di ubun ubun kabur entah kemana, zahra segera bangun dari pangkuan ega, dan merapikan kembali penampilan nya yang sudah tidak berbentuk,
''mama apa apa'n sih kenapa tidak ketuk pintu, ega kesal dengan mamanya yang telah mengganggu kesenangan nya,
''salah sendiri mesum gak tau tempat, bukan nya di ruangan mu ini ada kamar lain, kamu bisa bawa menantu mama di kamar kan. kamu pikir sendiri, untung mama yang masuk kalau asisten mu si baim bagai mana, sungut mama risa juga tak kalah kesalnya,
''ya kamu pikir sendiri ini tempat apa, yang pasti bukan tempat mesum, salah sendiri sudah ada kamar malah mesum disini,
mesum sama istri sendiri siapa yang mau ngelarang, grutu ega masih tidak terima,
''ma'af kan zahra, ma, muka zahra sudah merah pada
menahan malu,
''tidak apa sayang, mama suka kalian buat adik nya lio' tapi lain kali bilang sama suami mesum mu itu, ingat tempat, lain kali jangan mau kalau di ajak di tempat sembarangan,
sekarang cuci mukak dan rapikan makeup mu di dalam kamar, sana, zahra berjalan memasuki, kamar rahasia, itu,
__ADS_1
''apa hanya zahra yang tau kamar rahasia ini ga,, ega diam saja tanpa menjaeab pertanya'an mama nya,,,
''mama ngapain kesini, meng ganggu saja, tadi itu hampir saja ma, asal mama tau sudah lama putra mama ini puasa, jatah putra mama ini sudah berkurang, jadi kalau ada kesempatan seperti ini jangan di sia sia kan,
eeeehhh gak''' tau nya penggangu sialan datang,,, ega masih kesal dengan kedatangan mama nya yang tiba tiba,
'kamu bilang mama pengganggu sialan, untung mama yang datang kalau zia' bagaimana, lain kali kalau zahra menolak mu dan tidak memberimu jatah, tinggal bilang aja, begini....
DOSA LHO NOLAK SUAMI
lagian apa zia' ketuk pintu dulu kalau masuk kesini, benar juga kata mama nya, biasanya zia tidak pernah ketuk pintu kalau masuk,
''ga' mama dengar zahra membawa lio kebutik bersamanya ta.. ucapan mama risa menggantung
''sudah ma gak usah tanya apa apa,'' kenapa dan ada apa, seharus nya kita dukung saja apa yang zahra mau lakukan, tapi mama sangat beruntung punya menantu berhati malaikat sperti zahra,
tak lama kemudian zahra keluar dari dalam kamar rahasia itu, wajah dan penampilan nya sudah fres kembali,
''sayang kamu sudah selesai, ma'af kan mama ya, sudah menggangu kalian berdua, zahra tersenyum wajahnya masih menahan, malu, kejadia barusan benar benar memaluka,
''zahra temani mama pergi shoping yuk, tapi kita ke salon dulu, kita kesalon kamu sibuk gak,
''iya ma zahra tidak sibuk,, ucap nya lembut
ya sudah bagaimana kalau kita pergi sekarang, buruan kamu pergi dari sini, jika tidak,,'' orang di belakang mama ini akan mesum lagi sama kamu,,, mama risa sengaja menggoda putranya, melihat wajah putranya tadi yang menahan hasrat nya sebenarnya kasian,, tapi mau bagai mana lagi, siapa suruh mesum tidak tau tempat, ega melempar kertas yang ia remas, ke arah punggung mamanya,
''sialan,,,,,,,!
mama risa dan zahra tidak memperdulikan ega, dan terus melangkah kan kakinya, keluar dari ruangan ega,,
__ADS_1
'' sabar ya,, jhoon nanti malam kita coba dekati lagi, sarang mu,, ega bicara sambil mengelus juniornya yang sudah lemas tak berdaya di balik celananya,,,
bersambung