
rumah adam dan zia tampak sepi, tidak ada celoteh putri tercinta zia dan adam, karna nola sedang berada di rumah oma dan opa nya, hanya ada zia dan adam di ruang kerluarga sedang baby juna sedah terlelap bersama pengasuh nya di kamar nola,
''mas rasanya seperti ada yang beda ya, ucap zia merasa rumah begitu sepi,
''baru juga semalam sayang, sudah kangen,
''kangen suaranya teriak teriak nya, celoteh nya, seminggu di rumah mama, aku yakin nanti kalau nola sudak kembali sama kita, gantian mama yang merasa sepi,, ucap zia'
''kita kan masih ada juna, ucap adam lagi,
''putramu belum bisa di ajak main mas, kerja'an nya tidur saja, adam terkekeh,,
''mas aku masuk kekamar dulu ya mau gosok gigi,, ucap zia sambil bangun dari duduk nya,
''cepat tidur sayang tidak usah menungguku, aku mau lihat berita seputar bisnis sebentar,, hem jawab zia dengan deheman,
zia melangkah kan kakinya kekamar mandi setelah selesai dengan rutinitas nya di malam hari zia segera menggati pakaian nya,
zia melihat ada kotak di bawah pojok lemari dan meraih nya,
''ini isinya apa ya, aku kok lupa, gumam zia sambil membuka kotak tersebut,
zia mengeluarkan isi kotak tersebut,
lenggire gumam zia, ingatan zia kembali ke beberapa tahun silam, setelah menikah dengan ega' istri mana yang tak ingin menyenangkan hati suaminya,, setiap kali zia memakai baju haram itu sekalipun ega' tidak pernah meliriknya atau memujinya, justru ega keluar lagi dari kamar zia', berahir dengan bayangan zia saja sa'at memakai baju haram dan suaminya akan menyentuh nya dengan penuh hasrat dan nafsu yang menggebu,, namun itu tidak pernah terjadi di pernikahan zia dan ega, selama pernikahan ega' tidak pernah sekalipun memintak hak nya, sebagai suami terlebih dulu, selalunya zia yang akan memulainya, orang bilang idealnya setiap pasangan suami istri, akan melakukan hubungan suami istri tiga sampai empat kali dalam seminggu,
dalam pernikahan zia' dan ega dulu, jika zia' diam selama itu juga ega tidak akan menyentuh zia, bahkan sampai sebulan lamanya,
''zia terdiam di pandanginya, baju haram itu,
''apa aku harus mencobanya di depan mas adam, bagai mana kalau mas adam seperti ega, apa reaksinya nanti, zia berjalan mondar mandir, di ruang ganti,
''aku harus memakainya, lagian mas adam sudah waktunya buka puasa, ya tuhan semoga ini bisa membahagiakan mas adam, gumam zia'
__ADS_1
perlahan zia' mengenakan baju haram tersebut warna merah maroon yang kontras dengan kulit putihnya, nya, zia ragu apa dia harus keluar seperti ini,,
tak lama kemudian terdengar suara pintu terbuka, zia' terkesiap mematung di tempat, takut jika suaminya tidak suka,
adam melangkah kan kakinya matanya mencari keberada'an istrinya,, adam mlangkah masuk kekamar mandi melakukan ritual malam sebelum tidur seperti menggosok gigi, setelah selesai adam keluar dari kamar mandi masih sama istrinya tidak ada di kamar nya,,
''sayang, kamu di mana, adam membuka pintu ruang ganti baju namun tidak mendapati istrinya di sana, sa'at adam hendak menutup pintu kembali zia menyentuh tangan suaminya,
''mas,,! aku di sini ucapnya pelan hampir tidak terdengar, adam menghentikan langkah kakinya, melihat di balik pintu, mata adam membulat sempurna, dadanya naik turun, dan menelan lasvivanya seret,
'pertama kali untuk adam melihat pemandangan seperti ini,,
''sayang kenapa pakai baju seperti ini, apa kamu tidak kedinginan, ucap adam lembut,
''aku sengaja mas, apa mas adam tidak suka, ucap zia pelan sambil menunduk kan kepalanya,,
''bukan tidak suka sayang, justru aku takut hilaf, sekuat tenaga adam menahan sesuatu di tubuh nya,,
''suka sangat suka, kamu se*si ,
ucap adam berat,
''kalau mas adam suka, apa mas adam tidak meng ingin kan nya, adam menghela nafasnya berat,,
''apa boleh, aku takut menyakitimu zia' mencoba menatap suaminya,
''ini sudah tiga bulan mas, dokter bilang luka bekas aku melahirkan sudah baik baik saja, hanya saja aku tidak boleh mengerjakan pekerja'an berat, kalau sekedar mas adam ingin buka puasa, tidak apa apa lakukan, ucap zia meyakinkan suaminya,
tanpa basa basi, adam mengakat tubuh zia' dalam gendongan nya,
sreeek kraakkk,,,,?
'mas bajuku tersangkut,, baju haram zia tersangkut pegangan pintu, jadi terbelah dua,
__ADS_1
''biarkan saja sayang, nanti juga ku lepas, adam menurunkan istrinya di atas ranjang melepas paksa sisa baju haram istrinya, dan bembuang nya kesembarang arah,
adam sudah menyusuri setiap inci lekuk tubuh istrinya, tidak ada yang terlewat,
'sayang besok kamu pakai baju seperti itu lagi setiap hari, gak papa aku suka kamu terlihat cantik dan se*si, zia tersenyum baru kali ini impian nya tercapai,
''sayang kamu yakin aku boleh melakukan nya,, apa kamu sudah siap, ucap adam berat, zia tersenyum dalam kungkungan suaminya,
'mas apa' aku boleh melakukan nya, ucap zia' sambil membelai lembut rahang suaminya,
''kamu ingin melakukan apa sayang, tanya adam tidak mengerti, zia mendorong sedikit dada bidang adam, untuk menjauh, lalu zia duduk dan mendorong adam hingga jatuh terlentang, adam tersenyu istrinya ini mencoba pegang kendali,
''kenapa jadi nakal sayang, zia tersenyum,
''aku pernah membaca satu artikel, kalau ingin menyenangkan suami, seorang istri harus jadi pelac*r, di atas ranjang, adam terkekeh,
''memangnya pelac*r itu harus seperti apa, tanya adam lagi,,
''seperti ini, ucap zia sambil duduk di atas adam dan melesatkan, senjata pamungkas adam kedalam, intinya dan masuk sempurna, adam dan zia sama sama sedikit meringis menahan rasa ngilu karna gesekan yang tiba tiba,
''kenapa tidak pelan pelan sayang, ucap adam di sela ringissan nya,
'ma'af, ucap zia, sambil perlahan menaik turunkan pinggulnya, rasa ngilu tadi seketika berganti rasa nikmat yang sudah cukup lama keduanya tidak rasakan lagi.
''sayang benarkah ini masih sama milikmu rasanya seperti tambah sempit, adam merasakan juniornya seperti terjepit tapi enak, acara buka puasa adam terjadi hingga tengah malam menjelang pagi, lenguhan panjang keduanya terdengar mengalun begitu indah di telinga adam dan zia' bersama'an adam mengeluarkan ribuan kecebong di rahim terdalam istrinya, peluh keringat membanjiri tubuh masing masing, adam terkulai lemas di atas tubuh istrinya,
''sayang terima kasih, untuk malam indah ini, dan juga terimakasih kenakalan mu tadi aku suka, adam segera menggeser tubuhnya di samping istrinya.
''ooohhh, maass adam'' lenguh zia' sa'at adam menarik juniornya dari dalam sarang memabuk kan istrinya,,
keduanya sama sama lelah dan terdidur melupakan hari sudah hampir menjelang pagi,,
''
__ADS_1