
''hari ini zahra membantu, siska di butik, yang lumayan ramai pelanggan,, jika biasanya zahra hanya merancang dari rumah, kali ini banyak pelanggan yang ingin bertemu dengan nya, meski butik sudah sepenuh nya di serahkan kepada siska,
''sis sudah ya sebentar lagi aku pulang,, zahra melihat jam di pergelangan tangan nya, ini sudah waktunya, suaminya pulang kantor,, tapi sesa'at kemudian, poncel zahra berbunyi pesan was'up masuk di poncel nya,, pelahan zahra membuka pesan tersebut tertera nama tuan suami
''sayang pulangnya bareng saja ya, suruh pak imam pulang dulu sebentar lagi, aku dalam perjalanan,, zahra tersenyum tipis,
''I will be waiting for you sweat heart,, 💗
balasan zahra sembari membubuhkan emotikon hati untuk suaminya,,
''ting..
ega membuka, pesan balasan, dari istri tercintanya,, bibirnya melengkung membentuk senyuman,, bisanya istrinya ini jarang sekali bersikap manis selalunya ketus dan sedikit jutek,
''siska, suamiku sebentar lagi datang,, aku siap siap dulu ya, kamu gak apa apa kan aku tinggal,, ucap zahra pada siska
''pulanglah ra' aku tidak apa apa aku malah terimakasih,, kamu sudah menyempatkan diri, untuk membantuku,, sebentar lagi juga kak baim datang,, ucap siska,,
''sis ini tolong kasi ke anak anak mu,, nania sama dafa,, zahra memberi bungkusan kepada siska,,
''apa ini ra'' tanya siska penasaran,
''aku gak tau itu dari mertuaku, kemarin baru datang dari luar negri,, ucap zahra,,
''oh..sampaikan terimakasihku sama mertuamu ra',, ucap siska sambil tersenyum,,
''iya.. ucap zahra singkat,,
''mbak neng anak anak apa sudah siap,, sebentar lagi daddy nya datang,, tanya zahra,, kepada pengasuh putra dan putri nya,, nora dam mbak neng,, sedang rima adalah pengasuh kesayangan putra sulung nya,,
''sudah nyonya jawab nya sopan,,
'tak berapa lama mobil ega' sudah berada di depan butik,, sedang pak imam sudah pulang terlebih dulu,,
''sayang kita pulang sekarang,, seru ega begitu melihat istrinya,
''zahra membawa kedua buah hatinya dalam gandengan tangan nya,,
berjalan menghampiri suaminya,,
''daddy,, kedua balita kembar beda jenis kelamin itu berlari menhambur kepelukan daddy nya,,
__ADS_1
ega mengecupi pipi gembul putra dan putrinya satu persatu,,
''kita jemput kakak di rumah oma' yuk,, ucap ega
sedang zahra kembali bicara sama siska sebelum pulang untuk berpamitan,,
''sis aku pulang dulu ya,, besok kalau ada apa apa hubungi aku lagi,, ucap nya sambil melambaikan tangan nya,,
ega membawa mobilnya menuju mansion utama di mana kedua orang tuanya tinggal,,
''tiga puluh menit kemudian mobil ega sudah sampai di kediaman orang tuanya,,
''mama risa menyambut hangat kedatangan putra dan menantunya, dan kedua cucu kembarnya,,
'ma..zahra mencium punggung tangan kedua mertuanya,,
''di mana kakak, ma' tanya zahra kala tidak.mihat keberada'an putra sulung nya,,
''di atas, papa mu membelikan putramu leptop keluaran terbaru, dari luar negri,, ucap mama risa,,
''jangan terlalu di mamjakan ma' sela ega''
''tidak di manjakan leptop itu berguna untuk mengembangkan bakat menggambarnya,, biarkan putramu mengexplor bakat nya,, ucap papa wira menimpali
zahra terdiam memang benar dengan apa yang di bicarakan papa mertuanya barusan,
''zahra' duduk lah,, kenapa masih repot di dapur, seharian ini kamu juga sudah sibuk di butik apa tidak capek,, seru mama risa ketika melihat menantunya yang ikut sibuk di dapur,,
''tidak apa apa, ma'' aku hanya membuat sup iga sapi, ega sama anak anak suka, ucap zahra sambil tersenyum,
''bukan cuma anak dan suamimu yang suka papa juga suka, papa wira datang tiba tiba dan ikut nimbrung pembicara'an menantu dan istrinya,,
''bik.. tolong buatkan kopi dua ya,, ucap papa wira,, sambil mencium kening mama risa sekilas,,
''pa.. ada menantu kita lho.. protes mama risa,,
''biarkan saja mereka juga sering seperti itu malah lebih,, ucap papa wira cuek,,
'Membuat zahra tersunyum malu,,
''ega' dan papa wira, duduk di sudut ruangan, di temani secangkir kopi yang baru buat pelayan,,
''apakah adam sudah datang ke kantormu ga'' tanya papa wira, kepada putranya,,
__ADS_1
''sudah pa' tadi siang kita sudah deal, kerja sama,, ucap ega'
''papa melihat potensi dalam diri adam, hanya perlu di asah sedikit saja,, ucap papa wira
''pemula seperti adam juga harus mengerti faham situasi kondisi, seperti apa kejamnya dunia bisnis yang sesungguhnya, jika dia dapat klien seperti kita ya oke oke saja pa, tapi jika dapat yang curang main tusuk dari belakang, apa lagi orang yang rakus akan harta gila kuasa, orang seperti itu akan menghalalkan segala cara demi, tercapai semua ke inginnannya,, menghadapi orang semacam itu kita juga harus bersikap kejam,, terang ega,,
''kamu benar, bukan maksut kita untuk menjadi orang yang di takuti, tapi jika tidak begitu, bersiap lah merelakan segala yang kita punya, hasil jerih payah usaha dari nol. akan hilang begitu saja,, lanjut papa wira,,
''kamu tutunlah adam perlahan, selama kalian menjadi rekan bisnis, hingga dia benar benar faham,
''pa..ega'' makan malam sudah siap, suara teriakan mama risa menghentikan obrolan ayah dan anak itu,,
''tak berapa lama semua sudah berkumpul di meja makan,, mrnyantap hidangan makan malam,,
''supnya ini seperti buatan mommy,, seru lio''
''oh ya. dari mana kamu tau ini mommy mu yang buat,, tanya papa wira,,
''insting aja,, ucap lio singkat,
''lio' mendapati sudah tidak ada tulang di sup iga tersebut, hanya tinggal daging empuk dan siap untuk di santap,,
'benarkan kataku, ini masakan mommy, ucap lio lagi,,
''bagai mana kamu tau ini masakan mommy mu,, tanya mama risa penasaran,,
''pertama dari rasa kedua mommy selalu membuang semua tulang iga nya,, supaya kita bisa dengan mudah memakan nya,, terang lio lagi,,
''tapi tulang iga sapi kan besar, sangat mudah untuk mengambil daging nya lalu kita makan,, ucap papa wira,,
''itulah opa'' mommy ku yang terbaik puji lio terhadap mommy nya,,
''sudah mari kita makan sup buatan mommy mu dengan penuh cinta untuk kita semua,, ucap papa wira lagi,, semua makan dengan lahap dan tenang,,
'setelah acara makan malam selesai ega mbawa keluarga kecilnya kembali pulang ke rumah nya,, tampak si kembar sudah terlelap di pangkuan pengasuh nya,, sedang putra sulung zahra masih sibuk dengan leptop barunya,,
''daddy, jika kakak liburan sekolah, bolehkah kita liburan ke desneyland,, teman teman kakak, semua sudah pergi kesana, cuma kakak saja yang tidak pernah,, ucap lio' kala melihat foto teman teman nya yang berlibur bersama keluarganya di luar negri,,
''kamu tanya mommy mu boy, daddy sih oke oke saja,, malahan daddy sudah sering bilang ingin bawa kalian liburan tapi selalunya pasti ada orang yang menolak nya,, sindir halus ega, sambil melirik istrinya,,
''kenapa melirik ku seperti itu lang,, tanya zahra yang merasa tersindir oleh ucapan suaminya,,
''kenapa aku sedari tadi fokus lihat jalanan,, putramu itu dia ingin liburan aku hanya suruh dia bertanya padamu itu saja, zahra mendengus kesal,
__ADS_1
''iya.. kita akan pergi liburan, kakak tanya sama daddy kapan berangkat nya,, ucap zahra tidsk membantah seperti biasanya,, ega dan lio' mengembangkan senyumnya,, ahirnya bisa juga bawa istri dan anak ku pergi liburan,, batin ega girang,,,
bersbung