AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
karna cinta tau kemana harus pergi,,


__ADS_3

rumah adam sudah mulai ramai terlihat tamu satu persatu mulai berdatangan,, hari ini adam dan zia mengadakan acara sukuran,, untuk menyanbut kelahiran putranya yang bernama arjuna mahendra,, rona bahagia jelas menghiasi wajah cantik zia' senyum di bibirnya tak pernah pudar,, zia' mengenakan gaun cuple dengan adam dan kedua buah hatinya,, gaun indah itu siapa lagi yang mersncsng nya kalau bukan zahra,,


'pihak ketring sudah siap dengan aneka hidangan yang menggugah selera,,


'tak berapa lama tampak datang dua mobil mewah, mulai memasuki halaman rumah adam, siapa lagi kalau bukan keluarga wirayudha, keluarga dari mantan suami zia''


'ega turun dari mobilny tampak gagah dengan setelan casual khas nya,, di ikuti zahra tampak anggun dengan balutan gaun mewah yang melekat di tubuh nya,, dan ketiga buah hatinya,


dari mobil satunya lagi tampak papa wira dan juga mama risa turun dari mobil mewah nya,, mama risa wanita paruh baya yang masih terlihat cantik meski usianya tak lagi muda,


zia dan adam tampak menyambut hangat kedatangan, keluarga wirayudha,


zahra memberikan dua gelang bayi yang berharga fantastis, sebagai kado untuk kelahira putra pertama mantan madunya,,


mama risa juga memberi kado yang tak kalah mahal harganya sebuah cincin untuk putra zia,,


acara demi acara berjalan dengan lancar, hinga tanpa terasa waktu sudah menjelang malam,, rona bahagia tampak menyelimuti dua pasangan muda adam' dan zia' meski lelah sudah menderanya,, satu persatu tamu undangan terlihat mulai meninggal kan kediaman adam, tempat di adakan nya sukuran,, hanya keluarga inti yang masih terlihat melamjut kan obrolan,,


''gimana dam,, kamu sudah siap pegang kendali perusaha'an tanya papa agung kepada putranya adam,,


''adam sudah siap, pa'' ucap adam yakin,, sedari tadi adam hanya mendengar kan mereka yang sudah ahli berkecimpung di dunia bisnis, meski adam tidak berpengalaman di dunia bisnis,


meski begitu adam sudah mampu mendirikan firma hukum nya sendiri tanpa campur tangan orang tuanya,


''jangan sungkan bertanya nak kami semua pasti memberi bimbingan kepadamu,, ucap papa wira memberi dukungan,


''papa tidak akan melepaskan mu begitu saja dam, papa masih mendampingimu dari belakang lanjut papa agung lagi,,


''sebagai pemula bagai mana kalau kita kerja sama dam, ega menawarkan diri untuk kerjasama dengan perusaha'an adam,,nantinya


''wiiihh... ide bagus itu, jika kerja sama kalian sukses nanti, papa yakin tak sedikit perusaha'an yang akan bekerja sama dengan mu nanti dam'' sambung papa dion menimpali,,


''kamu pilih saja, nak mau kerjasama dengan ku atau ega,, papa wira memberi pilahan untuk adam mau.kerja sama dengan siapa,, sebaga awal adam terjun di dunia bisnis,


''dengar tu dam, dua perusaha'an raksasa sudah menyalakan lampu hijau nya, tunggu apa lagi,, seru reza,, papa agung tersenyum haru nyatanya banyak yang mendukung adam untuk terjun ke dunia bisnis,,


''sepertinya aku tidak perlu menguatirkan tentang bagaimana nasipmu nanti di dunia bisnis dam,, kala dua penguasa dunia bisnis mendukungmu dengan sepenuh hati,, ucap papa agung lagi,,


''akan aku pikirkan ini setelah aku masuk kerja nanti,, ucap adam,, sambil tersenyum tipis,

__ADS_1


''baik lah om' akan menunggu kamu datang ke perusaha'an om' nanti,,


''perusaha'an ku saja dam'' aku juga menunggu kedatangan mu nanti,, ucap ega''


zahra dengan para wanita wanita yang duduk tak jauh dari para pria sedikit banyak mendengar obrolan para pria,,


''semoga jika perusaha'an mas adam mau kerja sama dengan airlangga nanti,, tidak akan mengurangi persahabatan kami,, semoga semakin erat hubungan kami nanti, batin zahra,,


''kamu kenapa senyum senyum sendiri ra',, tanya zia membuat zahra menoleh ke arah nya,,


''tidak ada mbak aku hanya berharap semoga persahabatan kita seperti ini dan tidak akan pernah nerubah hingga ke anak cucu kita nanti,


''iya itu betul sayang,, bukan hanya kamu yang berharap seperti itu, yang pastinya kami semua juga berharap persodara'an kita akan terus terjalin hingga ke anak cucu kalian nanti,, sambung mama nita yang pastinya berharap ini semua, tidak akan pernah ber ahir begitu saja,,


''malam semakin larut, rumah adam sudah terlihat sepi, hanya beberapa pelayan, yang masih sibuk membereskan sisa sisa acara,


'adam dan zia sudah berada di kamar nya,,


''mas cepat mandi dulu, aku sudah siap kan air mandimu, ucap zia kala melihat suaminya itu duduk diam di kursi sofa,,


''kamu sendiri sudah mandi sayang,, tanya adam, sambil berjalan memasuki kamar mandi,,


''tiga puluh menit kemudian, adam sudah selesai dengan ritual mandi nya.. terlihat lebih segar, sedikit mengurangi rasa lelah nya,,


zia duduk beselonjor di atas ranjang kedua kaki nya terasa pegal pegal, efek terlalu banyak berdiri berjalan mendatangi para tamu yang datang dari tamu yang lain ke tamu satunya, seperyi itu hingga acara selesai,,


'' mas...?


pangil zia sedikit manja,,


''heemm...?


''aku capek,, ucap nya suaranya lembut mendayu manja,, adam tersenyum lalu menghampiri istrinya, duduk bersila di samping zia'' tangan nya terulur, memijat kaki zia yang terasa pegal pegal,,


''mas...?


''heemm..?


''seharusnya aku yang mijitin kamu,, ucap zia tak enak hati,,

__ADS_1


''tidak apa apa sayang,, ini tidak seberapa di banding kan dengan mu yang sudah melahirkan penerus untuk ku,,


''maass,,,?


''heemm,,?


'ma'af jika aku belum bisa mencinyaimu dengan dalam seperti kamu mencintaiku sa'at ini,,


''adam menatap lekat manik mata istrinya,, dan tersenyum,,


''aku akan sabar menunggu waktu itu tiba sayang,,


''kamu tidak marah mas,, ! adam tersenyum lagi,, dan menggeleng bagi adam sebuah kejujuran, sangat berat untuk di utarakan, nyatanya istri tercintanya ini memilih untuk tidak berbohong mengenai perasa'an nya,, yang mungkin akan lebih menyakiti hati adam,,


''sudah ku bilang tadi kan,, aku akan bersabar menunggu waktu itu tiba, waktu di mana kamu bisa membalas cintaku dengan dalam,,


''sepercaya itu kah kamu terhadap ku mas,, tanya zia tak percaya suaminya ini tidak merasa sakit hati atas kata kata nya tadi,,


''why not' i believe because love know where it has to go,,


ucap adam dengan tenang,


'zia menghambur memeluk suaminya erat,


''sepertinya waktu itu sudah datang mas,, bisik zia di telinga suaminya, yang membuat adam langsung terkekeh,,


''benarkah,, cepat sekali sayang,.ucap adam lagi,,


''karna cinta mas adam membawanya cepat datang,,


ucap zia masih memeluk erat suaminya yang di balas pelukan erat dari adam,,


cepat tidur sayang, sudah malam, sebentar lagi putramu akan mbangun kan mu,


hemm jawab zia''


''tapi peluk,, ucap zia manja,,


''kapan aku tidak pernah memeluk mu,,

__ADS_1


__ADS_2