
'' semua pasang mata yang ada di balroom hotel tersebut, terpana melihat, sepasang pengantin baru yang ada di atas pelaminan,
zahra terlihat bak puti raja dengan gaun yang sangat wah dan tentunya mshal,
sedang ega tak kalah gahahnya dengan setelan kemeja putih jas hitam dan celana bahan warna senada,
''ega' tersenyum melihat perhiasan yang di kenakan zahra malam ini, dia tau betul perhiasan itu,
perhiasan turun temurun dari keluarganya, ahirnya perhiasan itu menemui pemilik barunya, dan semua itu tak luput dari pengamatan mata zia,
'zia melihat wajah suaminya itu dingin dan datar, namun tatapan itu yang selalu membuat hati zia bagai di tusuk belati tajam,
tatapan yang tak pernah zia dapatkan,
mengenai perhiasan yang di pakai zahra. zia memang tidak pernah tau bahwa perhiasan itu milik keluarga wirayudha turun temurun,
yang zia tau harganya sudah pasti fantastis,
'ega dan zahra masih sibuk dengan tamu undangan mereka yang memberikan selamat kepada mempelai berdua,
bisik bisik para tamu tentang pernikahan kedua, CEO AW GROUP itu pun tak kalah heboh nya.
istri pertama masih muda dan cantik, kenapa harus menikah lagi, dan istri pertama pun terlihat mendappingi mereka, dengan senyum yang senantiasa mengembang di bibirnya,
mengisaratkan bahwa ia sangat bahagia,
pesta masih berlanjut, tapi zahra sepertinya sudah kelelahan, mengingat banyak nya tamu undangan, zia menghampiri zahra..
''zahra kamu kelihayannya capek lebih baik kamu istirahat dulu, duduk saja di sini, zia menyuruh zahra dudutk untuk istirahat,
''iya mbk, aku memang capek, kakiku pegel banget, tapi bagaimana dengan tamunya,
kelihatan nya masih banyak, seru zahra...?
'' gak papa ra'' masih ada suami kita dan yang lain, aku juga disini, mendengar kata suami kita, zahra sadar pria yang baru menikahinya bukan miliknya seorang,
''zia benar ra'' sebaik nya kamu duduk dulu, atau kamu mau makan dulu, ini sudah lewat jam makan malam, mama risa ikut menimpali
''tidak usah ma tadi sa'at di make up, zahra sempet makan kok ma..jadi masih kenyang, cuma kaki zahra agak pegel, jawab zahra,
'' ya sudah kalau begitu dudulah dulu sepertinya acara masih lama,
''di waktu bersama'an tiba tiba terdengar alunan piano yang sangat merdu rupanya siska menujuk kan kebolehannya, bernyanyi dan bermain piano,
'' mohon perhatiannya sebentar para tamu undangan yang saya hormati, dan mepelai berdua yang berbahagia, lagu ini saya khususkan untuk mempelai berdua yang berbahagia pada malam hari ini..!
saya persembahkan sebuah lau dari
SHANE FILAN'' BEAUTIFUL IN WHITE
''tunggu....! tiba tiba ada yang menyela siska yang akan mulai bernyanyi, dari salah satu rekan bisnis ega,
lagu ini sangat romantis, tidak afdol jika mempelai tidak ikut berdansa,
sambil berkata rekan bisnis ega menarik tangannya dan zahra, mau tidak mau sepsang pengantin baru itu, turun dari pelaminan menuju sebuah panggung yang di disain khusus,
beralaskan kaca dan terdapat bunga segar di dalam kaca tersebut,
''aku tidak bisa berdansa tuan'' jahra berkata jujur karna memang dia tidak bisa berdansa,
''zahra, ikuti saja aku, ega meletakkan tangan zahra di bahunya, tangan satunya saling berpegangan dan tangan ega satunya memeluk. pinggang ramping istrinya,,
__ADS_1
siska mulai memainkan pianonya,dan bernyanyi,,
"not sure if you know this ..
but when we first met..
i got so nervous i couldn't speak..
in that very moment ...
i found the one and..
my life had found its missing piece..
"reff"
so as long as i live love you ..
will have and hold you..
you look so beutiful in white..
and from now to my very last breath...
this day a'll cherish ..
you look so beutiful in white
to night.....
what we have is timeless..
my love is endless..
you re my everey reasoon..
you re all that i belive in
whit all my heart i mean every world..
"reff"
so as long as i live love you..
will have and hold you..
you look so beutiful in white..
and from now to my very last breath..
this day i'll cherish..
you look so beutiful in white...
tonight
ha..ha...na.na.na.....
so beutiful tonight.....?
"semua mata hanya tertuju pada satu titik.
__ADS_1
titik yang sangat memukau..?
untuk sesa'at ega lupa bahwa dia punya istri lain selain istri barunya itu,
dia benar benar tidak bisa mengontrol perasa'an nya, perasa'an yang tidak pernahh ia rasakan selama ini,,
perasa'an bahagia yang sangat membuncah,
'dan benar saja itu semua menyakiti zia,
zia segera berlari kebelakang menghindari semua orang, air matanya tidak bisa di bendung lagi,
hal itu tak luput dari pandangan mata nadin'
nadin segera menyusul adik iparnya itu, nadin menarik tangan zia dan membawanya ke kamar, sesampainya di kamar zia menangis
''menangis lah sepuasmu zi, tuntaskan, dan sambutlah hari esok dengan kebahagia'an, nadin mencoba menenangakan zia
''apakah aku sanggup melihat itu semua setiap hari kak, aku sudah mencoba iklas, tapi tidak bisa. rasanya sakit kak,
zia menangis di pelukan nadin,
''kamu pasti basa zi' semua akan baik baik saja, percayalah..?
zahra gadis baik kamu tidak salah memilihnya menjadi madumu,
lekaslah tidur istirahatlah, kamu pasti lelah, aku akan kembali kebawah, nadin menyelimuti tubuh zia, dan memastikan adik iparnya itu tertidur dulu baru nadin kembali turun kebawah,
kembali kepesta
''semua orang bertepuk tangan, setelah lagu selesai di main kan, zahra dan eg kembali duduk di pelaminan,
mata ega sibuk mencari keberada'an istri pdtamanya itu, untjk sesa'at tadi dia mupakan nya, di waktubersama'an nadin datang,
seakan tau isi pikiran suami adik iparnya itu,
''zia sudah kembali ke kamarnya, dia bilang sedikit capek, nadin memberi tahukan,
ega hanya mengangguk,
''baim asisten ega, sesa'at tadi terpana dengan penampilan siska, gadis itu dulu pernah bekerja di cafenya, sebagai penyanyi, baim menghampiri siaka,
'' ternyata suaramu tidak berubah nona masih sama seperti dulu, aku pikir setelah lama tidak bernyanyi akan sedikit berbeda, ternyata aku salah,
''kak baim, aku pikir siapa,
tadinya iya,, aku sedikit gugup, melihat semua tamu undangan yang hadir disini bukan orang sembarangan.
'' tapi penampilan mu tadi sungguh luar biasa,
o..iya sis apa setelah ini zahra masih membuka butiknya, mengingay dia sudah menikah dengan orang kaya,
''kenapa zahra harus menutup butinya, jika masih ada orang yang menggantung kan rizkinya di butik itu, contohnya aku zahra tidak akan tega melihat mereka semua kehilangan pekerja'an nya,
''iya jugak ya, kamu benar,
siska lain kali datanglah ke cafe, apakah kamu tidak merindukan anggota band mu dulu,
''pasti kak aku akan main ke cafe kak baim, lain kali, ngomong ngomong apa kak baim sudah makan, seperyinya aku lapar, aky ke sana dulu ya kak, lain kali kita sambng ngobrol lagi
''silahkan'' baim memersilahkan siska undur diri,
__ADS_1
aku tadi sebenarnya cuma mau bilang kamu tambah cantik siska, batin baim,,
bersambung