AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
negri singa


__ADS_3

ega sudah sampai di apartemen tempat zia dan nadin tinggal selama menjalani pengobatan zia di negri singa'


dan rencananya ega akan membawa zia pergi jalan jalan sebentar, selama dia berada negri singa'


sabtu minggu adalah waktu yang tepat' untuk membawa zia jalan jalan' karna zia tidak menjalani pengobatannya di hari itu' sebelum pulang ke tanah air, ega juga berencana menemui dokter yang menangani zia' terlebih dahulu,


ega dan reza datang bersa'an mereka Bertemu sa'at di bandara dan satu penerbangan,


zia dan nadin sudah menunggu kedatangan suami masing masing,


rasa bahagia menyelimuti perasa'an zia, sudah sepekan, tidak bertemu dengan suami nya itu,


'ting.. tong..


suara bel pintu apartemen zia' berbunyi,


zia segera membuka pintu apartemennya,


begitu pintu terbuka zia' langsung berlari dan memeluk suaminya itu,


''ga,,? panggil zia sambil memeluk suaminya itu, aku kangen ucapnya


''kita masuk dulu zi' ini masih di luar, ada kak reza juga masih di belakang,


''o..ya kalian datang bersama.. tanya zia'


''iya,, kebetulan kita bertemu di dalam pesawat, kita satu pesawat tadi,


itu dia kak reza, ucap ega sa'at melihat reza baru keluar dari dalam lif ,


''kak..! zia berlari dan memeluk kakak nya,


''kamu apa kabar zi' tanya reza pada adik semata wayang nya itu,


''aku baik kak. kakak sendiri gimana. tanya balik zia pada sang kakak,


''seperti yang kamu lihat, ucap nya,


''ayok kita masuk dulu, kenapa stop di depan pintu sih..


ucap nadin dari dalam apar temen,


''kalian masak apa aku lapar tadi aku gak sempet sarapan, reza berkata sambil mengelus elus perut nya,


''duduklah disini biar ku siapkan makananmu''


nadin berkata sambil menarik kursi meja makan, mempersilah kan suaminya duduk,

__ADS_1


''kamu masak apa honey, tanya reza pada istri tercintanya,


''aku dan zia tidak pernah masak, kita selalunya beli,, lebih simpel dan cepat,


karna aku harus memperhatikan kesehatan zia juga, nadin memberi taukan kesehariannya pada suaminya itu,


''o..iya.. honey, bagai mana dengan pengobatan zia, reza menanyakan bagaimana perkembangan pengobatan adik nya itu,


'' sejauh ini cukup baik, mungkin kalau gak ada yang perlu di kuatirkan minggu ini kita sudah bisa kembali ke tanah air, dan zia hanya perlu kontrol di sana, lanjut nadin lagi,


reza hanya diam dan menyimak cerita istrinya itu,


''ega datang bersama zia bergabung serta di meja makan,


''kami tidak masak apa apa, hanya ada ini di kulkas, nadin mengeluarkan salad buah roti tawar dan selai coklat,


kamu mau minum apa by, tanya nadin pada reza suaminya,


''apa pun yang kamu buat aku minum honey, jawab reza pada istrinya


''ega kamu minum apa, tanya nadin pada adik ipar suaminya itu,


''terserah kak, apapun yany kak nadin buat akan aku minum,


nadin hanya tersenyum, dan berjalan menuju dapur,


''mama sama papa baik zi' mereka juga titip salam buatmu sama nadin, zia tersenyum bahagia mendengar kedua orang tuanya baik baik saja,


''tinggal minggu ini kak, kalau pengobatan ku semakin ada kamajuan minggu depan aku dan kak nadin sudah bisa pulang ke tanah air,


ucap zia pada kakaknya itu,


nadin datang membawa minuman panas untuk mereka semua, dan menikmati makanan ala kadarnya dengan hikmat,


''zi,, nanti rencana nya siang ini aku akan menemui dokter yang menangani mu, biar aku tanya sendiri detilnya tentang pengobatan mu, selama kamu di sini,


''ya aku setuju dengan mu ga' sambung reza pada adik iparnya itu, aku pikir memang lebih baik kamu menemui dokter yang menangani ,


''heem,,, besok kita bisa jalan jalan zi, terserah kamu mau kemana, ega berkata pada istrinya,


''benarkah,,! kalau begitu kita bisa belanja aku mau beli sedikit oleh oleh untuk orang rumah, dan juga untuk zahra, ucapnya antusias


kenapa kamu tidak membawa serta zahra kemari ga' aku yakin zahra belum pernah keluar negri, ucap zia lagi,


''biarkan zahra di rumah zi, lagian dia kan juga harus ngurus butik nya, aku kesini bukan untuk jalan jalan, lagian juga cuma dua hari,,,


tanggung,,? masih banyak waktu dia juga bisa peegi sendiri kalau dia mau nanti,

__ADS_1


''kenapa pergi sendiri ga' seharusnya kamu yang nemenin, lagian kalian belum pargi bulan madu kan, kalian bisa pergi bulan madu nanti sepulang aku dari sini,


''aku rasa tidak perlu, bulan madu bagiku tidak penting, sekarang yang penting kesehatan mu,,,,?


jaka senyum mu hanya untuk menutupi luka, maka tidak akan pernah ada bulan madu antara aku dan zahra zi' batin ega


''oke baik lah aku akan keluar sekarang untuk menemui rekan bisnisku terlebih dulu, baru setelah itu aku akan menemui dokter zia, ega berkata sambil berdiri dari duduk nya,


''perlu aku temani ga'' ucap reza menawar kan diri,


''tidak perlu, kak reza di sini saja temani zia dan kak nadin, sepertinya kalian perlu ngbrol bertiga. saling melepas rindu mungkin,


aku akan menyelesaikan urusanku dulu. baru setelah itu besok kita bisa jalan jalan bersama, kak nadin dan zia pasti bosan kan setiap hari bolak balik apartemen rumah Sakit,


''iya kok kamu ngerti ga,,,? aku dan zia butuh refresing' ucap nadin'


ega hanya tersenyum' dan berlalu pergi meninggal kan mereka bertiga di meja makan,,


''mobil yang ega kendarai melaju memecah jalanan ibukota negri singa, menuju salah satu mall di kota itu,


rupanya baim tidak bertemu dengan rekan bisnisnya melain kan bertemu dengan baim asisten nya,


baim sudah menunggu tuan nya di salah satu mall,


''tuan,,,? baim menghampiri ega yang tengah berdiri sambil melihat layar ponselnya,,


''hai.. im aku baru saja mau menelfonmu,


kalau begitu kita langsung saja masuk ayok,,


ega dan baim memasuki mall,


''tua kita mau beli apa, tanya baim pada tuan nya,


''aku tidak tau im, aku mau beli oleh oleh untuk zahra, biasanya apa yang perempuan suka,


''oh.. mungkin anda bisa beli tas limetet edision perhiasan juga bisa, setau saya perempuan sukanya belanja,


ucap baim,,


''iya aku tau, kebanyakan Perempuan suka belanja, tapi kurasa itu tidak berlaku untuk zahra,


''jadi kita mau beli apa tuan.. tanya baim lagi,, ega terlihat hanya garuk garuk kepala, bingung dia juga gak tau harus beli apa untuk istrinya zahra,,,.


gengs jumblah terbaca sudah banyak tapi yang faforit sama yang kasi like cuma sedikit, ayok dong gengs dukungan nya mana, kasi author suntikan semangat,


bersambung

__ADS_1


''


__ADS_2