AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
masih makan malam


__ADS_3

''suasana di meja makan itu terlihat' begitu hangat, semua anggota keluarga berusaha membuat zahra nyaman dan tidak merasa canggung, karna ini suasana baru bagi, zahra


'apa lagi setelah kematian kedua orang tua zahra, dia sudah lama tidak lagi merasakan hangatnya keluarga seperti ini,


apa lagi mama risa, beliau memang cukup dekat dengan zahra dulu, senyum nya tak pernah luntur dari bibirnya, wanita paruh baya namun masih terlihat sangat cantik dan elegans dengan barang mewah dan bredet tentunya yang melekat di tubuhnya,


'


'' di meja makan itu, para wanita yang sibuk melayani suaminya, masing masing, kecuali zahra, namun zahra terlihat cuek dan asik dengan makanan nya, lagi lagi mama risa tidak pernah melepas kan senyum di bibir nya wanita itu bangga melihat calon menantu keduanya itu mampu dan menyesuekan dirinya dangan baik, tidak ada raut canggung di wajah zahra,


'dalam hati mama risa memuji zahra dan zia karna mereka sama sama bisa membawa diri masing masing, benar benar madu yang sempurna nantinya,


'' ra makan yang banyak jangan sungkan ini semua khusus untuk menyambutmu,


'' heem makasih mbk, masakan nya semua enak, aku suka cumi bakarnya dan ini rendang favoritku...


'' oh...ya.. kok bisa sama faforit ega juga rendang, ya kan ga'


'' ega hanya mengangguk dan tersenyum


'' disini justru ega yang merasa canggung, dan itu tak luput dari pengamatan mama risa, merasa ada yang salah dengan putra nya mama risa segera mengalih kan pembicaraan zia dan zahra '


'' sebaik nya kita selesaikan makan nya dulu, kita lanjut ngobrol nya nanti, mama juga banyak yang mau mama tanyakan sama zahra, zia dan zahra menoleh dan tersenyum bersamaan,


setelah salesai acara makan, ega berserta keluarga besar nya, lanjut berbincang di ruang keluarga rumah mewah itu,


''zahra gaunmu ini sangat indah, apa kah kamu sendiri yang merancang nya,


'zahra memakai gaun warna pich selutut tanpa lengan dengan tambaha pita besar di pinggang sedikit mengembang di bagian bawah simpel namun elega,


'' iya tante kebetulan kemaren.ada pelanggan yang tidak mau dengan warna ini,


''zahra jangan panggil tante, panggil mama sebentar lagi kamu juga menantu mama,


'' baik ta eh ma.. heem.. bagus,


''zahra kalau boleh tau berapa usiamu, tanya nadin kakak ipar zia,


'' dua puluh empat kak..!


masih muda sekali kamu zahra.. timpal mama nita...


terlihat para pria sibuk mbicarakan seputar bisnis nya,


'sedangkan para wanita apa lagi kalau bukan seputar fasion...!


zia ingin sekali membicarakan tentang hari pernikahan ega dan zahra. kelihatan nya semua orang sibuk dengan pembicaraan masing masing,


akhirnya zia memberanikan diri, zia pikir kapan lagi, saat ini adalah waktu yang tepat mumpung semua anggota keluarga sedang berkumpul


''mohon perhatian nya sebentar,


semua orang langsung menoleh ke arah zia

__ADS_1


''ada apa zi' tanya ega


'zia hanya tersenyum mennangapi pertanyaan suaminya,


''begini' semua sudah tau kan tentang rencana ku,


'' nah kebetulan sekali mumpung semua ada di sini, zia ingin membicarakan pernikahan ega dan zahra,


''ya.. kalau bisa cepat di lak sanakan, mengingat bulan depa aku akan bertolak ke singgapure,


''bulan depan, tepat nya kapan zi' tanya papa wira,


''mungkin sebelas hari dari sekarang pah..


''apa tidak mendadak dan buru buru zi, tanya mama nita mamanya zia,


''tidak mah, aku rasa lebih cepat lebih baik, supaya aku lebih fokus sama pengobatan ku'


''apa kita bisa mempersiap kan semua nya dalam waktu sesingkat itu, ucap papa dion papa nya zia,


'sebaik nya kita bagi tugas, timpal reza kakaknya zia'


''itu ide bagus' karna waktunya mepet. kita bisa kerja sama, sambung mama nita,


''sebaik nya akad sama resepsi, di tempat yang sama supaya kita bisa menghemat waktu,


''perlukah kita adakan resepsi, menurutku sebaik nya kita akad saja dirumah, mengingat ini hanya pernikahan keduaku, ucap ega' ''tidak basa, jawab zia dengan cepat, kita tetap adakan resepsi. kita undang rekan bisnis perusahaan,


'' tapi zi kalau kita undang semua rekan bisnisku, apa kata mereka nanti,


'' papa rasa zia' benar ga' zahra' juga punya hak yang sama' dia juga istrimu ucap papa wira''


''betul kata papa mu ga' sela reza, aku juga sudah pernah bilang, berlaku lah adil pada istri istrimu jangan berat sebelas,


semua sudah setuju, sebaik nya kapan kita laksanakan akad nya,


''bagai mana kalau minggu ini ucap papa dion.


''ya aku setuju sambung papa wira, itu artinya satu minggu lagi,


kita tidak punya waktu banyak, sebaiknya mulai besok kita kita laksanakan tugas masing masing. bagaimana deal , aku anggap diamnya kalian semua setuju,


''tunggu ucap mama nita dengan cepat,


sebaiknya kita' ada kan acara lamaran dulu,


kita belum bicarakan ini sama keluarga zahra.


''tidak usah tante' ucap zahra,


''kenapa tidak usah, nak''


''di rumah tidak ada siapa siapa, zahra hanya tinggal seorang diri, lagian zahra tidak punya rumah,

__ADS_1


''lalu dimana orang tuamu, dan kamu tinggal dimana sekarang,


''ke dua orang tua zahra' meninggal saat kecelakaan, dan rumah peninggalan orang tua ku,'' aku jual untuk membayar hutang ayah ku, dan sisa ungnya aku gunakan untuk modsl butik dan selama ini aku juga tinggal di dalam butik,,


''zahra tante minta maaf' tante tidak tau,


''tidak apa apa tante,


''kalau begitu kita adakan acara lamarannya sekarang saja,


,itu benar, tapi cincin nya zi,


'' aku ada' sebentar aku ambilkan,


'zia datang membawa dua cin cin cuple'


'ra cin cin ini punyaku'' ini ega yany mebelikan waktu kita berkunjung ke paris dulu, lagian aku belum pernah memakai nya, dan sebaiknya ini untuk acara tunangan kalian saja


terima kasih mbk cincicn nya sangat indah,


acara tukar cincin pun di mulai di awali ega menyematkan cincin ke jari manis zahra, dan sebaliknya zahra pun sama, menyematkan cincin ke jari manis ega, acara tukar cincin pun selesai'


''kalau begitu kita sepakat dengan rencana awal, deal ucap papa wira


''zia melebarkan senyum nya, ada perasaan lega, 'semua anggota keluarga menerima keputusannya. dengan hati terbuka,,


''mama risa yang dari tadi hanya diam mendengar musawarah itu, segara memeluk zia menantunya itu,


''kamu sudah siap sayang, sudah kamu pikirkan ini semua dengan baik,


'' demi kebaikan semua orang ma aku sudah siap'


''baik lah kita hadapi semua bersama sama,


'mama risa menoleh ke arah zahra tersenyum dan meme luknya,


''mama juga turut bahagia sayang, sebentar lagi mama punya dua menantu, bar hati malaikat,


zahra hanya menanggapi ucapan calon mertuanya itu dengan senyuman'


hari semaki malam' zahra pun pamit untuk pulang'


''zahra sebaiknya kamu diantar ega saja ini 'sudah malam tidak baik anak gadis sendirian di jalan, ucap mama risa,


mama takut terjadi apa apa sama kaum,


mam


''mama benar ra' sebaiknya kamu diantar ega, sela zia'


'' tidak usah , aku bisa pulang sendiri, lagian aku sudah rebiasa,


zahra membawa mobil nya keluar dari pekarangan rumah mewah itu,,,,

__ADS_1


bersambung


__ADS_2