AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
lioniel wirayudha


__ADS_3

sa'at ini ega benar benar lupa bahwa dia punya istri lain selain zahra,, sedari tadi ega terus mengukapkan perasa'annya terhadap istri keduanya itu,, mama risa baru melihat nya hari ini,, sisi lain putranya,


ega benar benar bucin terhadap zahra..


semoga bucinnya ega tidak berkelanjutan setelah zahra melahirkan,


''ya..tuhan semoga putraku bisa mengontrol perasa'annya setelah hari ini,, batin mama risa berdoa,,


bagai mana dengan zia' mama risa baru ter ingat sa'at tadi dirumah mama risa turun dari lif bersama zia' namun zia tidak tampak sama sekali sampai mama risa menaiki mobil menuju rumah sakit,


''zia.. batin mama risa lagi,


'mobil sudah sampai di halaman rumah sakit pak imam segera turun dan membuka pintu mobil untuk tuan mudanya, seorang perawat datang dengan membawa kursi roda namun ega memilih menggendong istrinya,,


''tuan langsung saja menuju ruang bersalin dokter stela sudah menunggu anda dan nyonya zahra,, perawat itu berjalan di depan ega, dan ega mengekor di belakang perawat itu,,


''ega menurunkan istrinya di ranjang rumah sakit,,


''dokter cepat periksa dan bantu istri saya,, dia sudah kesakitan dari tadi,,


semua tim dokter yang membantu zahra bersalin sudah siap siaga,


rupanya ega sudah menghubungi pihak rumah sakit terlebih dahulu,,


dokter mulai memriksa zahra,,


''ini baru pembuka'an enam kurang empat tuan'' dokter stela menjelaskan,,


''jadi kapan istriku bisa melahirkan anak ku,,


ega bertanya dengan tidak sabar..


''kita tunggu sampai pembuka'an sepuluh jika nyonya zahra masih kuat berjalan sebaiknya di bawa berjalan di ruangan ini saja,, jika tidak kuat tidur saja dan menghadap kekiri,,, kami akan leluar dulu jika ada apa apa tekan saja tobol di sebelah ranjang dan kami akan segera datang, tidak usah panik tuan, keada'an nyonya zahra tekanan darahnya semua dalam keada'an baik,, kalau anda sudah mengerti kami pamit keluar dulu,, setelah kepergian dokter stela dan tim nya mama risa dan rima masuk kedalam ruang bersalin itu...


''ga'..bagaimana keada'an zahra apa kata dokter,, mama risa masih terlihat panik sedang zahra begitu tenang menikmati setiap proses kesakitan sa'at detik detik menuju persalinan,,


''dokter bilang masih pembuka'an enam mah.


untuk melakukan persalinan harus menunggu pembuka'an sepuluh itu berarti masih menunggu empat pembuka'an lagi, zahra baru bisa melakukan persalinan,,


mama risa mencium pucuk kepala menantunya dengan sayang,


''apakah sakit sekali, mama dulu sa'at melahirkan suamimu mama tidak mengalami hal ini karna mama memilih oprasi cesar, sa'at mendekati HPL, mama risa menceritakan pengalaman nya sa'at melahirka dulu..


''aku mau berjalan saja, zahra mencoba bangun dari tidurnya dan duduk, namun dengan cepat ega membantu itrinya, zahra mencoba turun dari ranjang rumah sakit,,

__ADS_1


dengan perlahan dan menahan rasa sakit di perut nya zahra berjalan ega memeluk nya dari belakang dan menopang tubuh istrinya, dan mengikuti langkah kaki istrinya,, zahra berhenti dan mencengkram lengan ega sa'at rasa sakit itu datang,


''apakah sakit sekali sayang, kalau kamu ingin menggigit gigit saja tanganku bagilah kesakitan mu dengan ku,,


ega tak henti henti nya mengecupi rahang dan leher istrinya dari belakang, berharap kecupannya dapat mengurangi rasa sakit di perut istrinya,,


empat jam kemudian zahra sudah tidak bisa lagi menahan rasa sakit di perut nya,, rasa sakitnya bertambah dahsyat,, ega menekan tombol di sisi ranjang,, tak berapa lama kemudian doter stela datang dan melihat ke ada'an zahra,


''ini masih pembuka'an sembilan kurang satu,, ucap dokter stela,


''istri saya sudah kesakitan sejak siang tadi dokter apa tidak bisa di lakukan sekarang proses persalinan nya,,


''ini cuma tinggal satu tuan kita tunggu sebentar lagi,, tidur saja nyonya dan menhadap atau miring ke keri, ucap dokter stela''


''ega ikut berbaring dan memeluk istrinya dari belakang penampilan nya tidak lagi seperti sa'at dia meninggal kan miting tadi siang, kepanikan serta rasa kuatir jelas tergambar di wajahnya yang tampan,,


poncelnya yang sedari tadi bergetar ia biar kan begitu saja, setelah melihat sekilas tertera nama zia, di layar benda pipih itu,, ega menggeser tanda berwarna hijau dan...


''halo zi'...


''ega bagai mana keada'an zahra, apa sudah melahirkan ega tidak menjawab pertanya'an zia' melainkan mengalih kan panggilan nya menjadi vedio coll,


''belum dokter bilang baru pembuka'an sembilan masih kurang satu,, dan ini zahra kamu bisa melihatnya, ega mengarah kan camera poncelnya ke arah zahra,. dapat zia lihat bahwa zahra tengah menahan rasa sakitnya,


''ya sudah ga' nanti kamu hubungi aku jika zahra sudah melahirkan aku tutup dulu telepon nya, sambungan pun berakhir..


''tuan panggilkan dokter sekarang, aku sudah tidak kuat tuan, suara zahra hampir tidak kedengaran, di telinga ega, dengan cepat ega menekan tombol di samping nya, dokter dan timnya lengkap datang ke ruang bersalin khusus zahra,,


''mari kita pindah di ranjang khusus bersalin ini nyonya. tuan anda bisa membantu nyonya zahra, ega menggendong istrinya pindah di ranjang khusus,,


mama risa dan rima sudah menunggu di luar ruangan karna hanya satu orang saja yang boleh menani zahra,


'' dokter sudah memposisikan zahra,


ikuti arahan kami nyonya, kami akan membantu persalinan anda sekarang


tarik nafas dari hidung dan hembuskan perlahan lakukan terus ya, jangan tegang rileks saja,, sa'at rasa sakit nya datang tarik nafas lebih dalam lagi,, dan hembuskan perlahan....


terus nyonya..terus.. bagus.. lakukan tarik nafas lagi.. zahra tiba tiba menjerit


''jangan bersuara nyonya lakukan seperti tadi tarik nafas, dari hidung dan hembuskan perlahan dari mulut,, tarik nafasnya lebih dalam lagi... bagus nyonya bagus... laku kan terus.. terus ...lagi .. sedikit lagi..


zahra sudah mualai kelelahan nafasnya ter engah engah, fisiknya sudah tak sekuat tadi. ega terus memberi semangat,


''kamu pasti bisa sayang, pasti bisa,, ega meneteskan air matanya, rasa tak tega menyelimuti hatinya melihat wanita yang dia cintai berjuang kesakitan demi calon anaknya,,

__ADS_1


''nyonya anda bisa berganti posisi,, duduk misalnya,, tuan anda bisa duduk di belakang nyonya zahra dan menopang badan nyonya zahra. dan anda nyonya bisa sedikit bersandar duduk nya jangan terlalu tegak sedikit berbaring, dan ingat rilexs, jangan bersuara sa'at mengejan,


''ayo.kita mulai lagi tarik nafas hembuskan...


tarik yang dalam nyonya hembuskan...


tariikk.. hembuskaaannn...


iya bagus terus sedikit lagi,,


saya sudah dapat kepalanya nyonya sedikit lagi terus..baguss ayok terus...


dan....!


ooeek..ooek..ooek..suara tangis bayi zahra menggema di ruang bersalin itu...


bersama'an itu tangis zahra pun pecah ega memeluk istrinya dari belakang masih di posisi tadi


''terimakasih sayang trimakasih...tangis ega juga pecah...akhirnya setelah perjuangan panjang,,


''tim dokter mulai membersihkan bayi zahra dari sisa sisa darah yang masih menempel sebelum bisa di mandikan,,


akhirnya zahra sudah bisa di pindahkan di ruang rawat inap vvip, bersama bayinya.. mamarisa dan rima juga tak kalah haru menyambut cucu pertama wiraydha,,,


''ohh..dia tampan sekali ega,, dia mirip denganmu.. ucap mama risa setelah bisa menggendong cucunya,,


kalian sudah punya nama untuk baby kalian,,


ega melihat kearah istrinya,, zahra mengaguk tersenyum'''


lioniel wirayudha.....?


kenapa lioniel tuan.. zahra melihat ke arah tuan suaminya dan bertanya


''kenapa apa kamu keberatan putraku mengunakan nama mendiang kakeknya..


zahra menggelengkan kepalanya dan tersenyum..


lioneil adalah nama belakang mendiang ayah zahra sekaligus nama belakang zahra vilya azahra lioneil,,


baby lio...


lauching baby lio gengs,, pengalaman zahra bersalin seperti itulah pengalaman author,,


like jempol nya gengs untuk baby lio...

__ADS_1


bersambung


__ADS_2