
''zi' ingat nanti jika zahra sudah melahirkan, kamu boleh ikut merawatnya tapi kamu juga harus menjaga dirimu sendiri ingat kesehatan mu,,
zia bangun dari tidurnya dan mencoba membuka satu persatu kancing piayamanya di depan ega, dengan sekejap tubuh zia sudah polos tanpa busana, zia duduk di atas perut berotot ega,
''zi' ar you oke....!
''aku meng ingin kan nya ga' dengan suara parau zia mencium leher ega dan bibinya,,
''aku bisa ga' seperti biasa pelan pelan saja, ucapnya sambil menahan hasrat yang sudah menggebu...
ega tidak mampu menolak keinginan istrinya itu, meski tanpa rasa ega akan memenuhi kebutuhan batin zia,, di sesapnya dada zia yang tampak mengecil karna terbawa badan zia yang mulai kurus karna penyakitnya,
zia memejamkan matanya meresapi rasa ni*mat yang ega ciptakan, zia melenguh
tanpa henti,
''gaaa..se..seka..karang aku suudah ti..ti.dak bisa menahannya, suara zia tersendat sendat menahan gairah nya, ega mbuka kedua paha zia sedikit lebar,, memasukan juniornya, dengan gerakan perlahan ega' memompa inti zia, kedua tangan zia mencengkram kuat seprei ranjang nya, zia sudah terengah engah dan hampir tumbang,
''ce..cepat sedikit ga'' rancau zia menahan gairahnya,
''zi'' ingat.. ega mengingatkan zia' tentang kesehatannya..
''a..aku bisa ga' please...ega sedikit mempercepat gerakan pinggulnya namun masih hati hati,, tak lama kemudian zia memeluk suaminya erat.. dan seketika zia tumbang bersama nafasnya yang ter engah engah,,,
''zia terkapar di bawah kukungan suaminya, perlahan ega mencabut juniornya dari inti zia,
''zi' ar you oke...? panggil ega dengan hati yang sedikit kuatir,,,,
''i m oke...! ga' ma'af aku tidak bisa melanjutkannya, ma'af,, ucap zia, dia tau suaminya itu belum apa apa,,,
di peluknya tubuh zia yang sudah tak berdaya,
''sudah lah zi' tidurlah,, ega mencium pucuk kepala zia, tak berapa lama zia tertidur dengan tubuh yang masih polos,,
ega bangun dari tidurnya perlahan mengenakan kembali pakaian nya, dan keluar dari kamar zia, ega' berjalan menuju ruang kerjanya ia hendak membersihkan diri di kamar rahasianya,, sa'at lemari yang menjadi pintu kamar rahasia itu terbuka ega mengerut kan kening nya, kala melihat istrinya zahra tengah tertidur dengan televisi masih menyala, bibir ega melengkung membentuk senyuman, lalu ega segera masuk kekamar mandi dan membersihkan diri setelah memenuhi hasrat istri pertamanya itu,, setah tiga puluh menit kemudian, ega selesai mebersih kan dirinya, ega keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit pinggangnya' rambutnya basah dan sisa air yang menetes dari rambutnya membasahi perut berotot bak roti sobek itu,,
membuat zahra menelan air liurnya..
sebenarnya sedari tadi zahra tidak tidur,,
ega berjala menuju lemari dan mengganti pakaian nya,,
ega melihat istrinya dari pantulan cermin di lemari,, ega tau zahra sedang memperhati kan nya,, sa'at ega berbalik badan dengan cepat zahra kembali pura pura tertidur dan menutup matanya,
__ADS_1
ega tersenyum tipis melihat tingkah istrinya yang menggemaskan,,
''tidak usah pura pura aku tau kamu tidak tidur, bisik ega di telinga zahra, hembusan nafas ega membuat zahra meremang seketika,,
''kenapa kesini.... apa anak daddy merindukan daddy.... apa mommy yang rindu sama daddy heemm...! goda ega masih berbisik di telinga zahra,,
zahra sontak memeluk tuan suaminya erat, mencari kenyamanan si sana,, ega terkekeh istrinya itu benar benar menggemaskan,,
ega menyibak selimut zara namun zahra menariknya kembali selimutnya
''zangan..teriaknya ega mengerut kan keningnya karna penasaran ega menarik kembali selimut yang menutupi tubuh zahra sekuat tenaga,,
'omo.. mata ega membulat sempurna,,
''ma'af aku hanya ingin memakai nya, aku tidak ijin tua dulu, ega terkekeh kenapa dia malah tertawa apa dia tidak marah,, batin zahra,,,
''kenapa harus ijin kalau mau pakai pakai saja, kamu mau yang mana, ambil saja di si masih banyak,,
ega mengeluarkan sumua kemejanya, yang ada di lemari,,
zahra turun dari atas tempat tidur dan berjalan ke arah tuan suaminya yang sedang mengeluarkan kemejanya,
''tidak usah di keluarkan biarkan di sini saja nanti kalau aku mau pakai aku akan kesini mengambilnya,,
ega melihat zahra memakai kemejanya sedikit tersenyum jail se*si batinnya, meski perut nya besar tetap saja kemejanya tampak masih sedikit kedodoran, ega memeluk istrinya itu dari belakang
''heemm jawab zahra,,
''kamu tidak merindukan bapak bayimu,,
ega bicara sambil mengendus leher jenjang istrinya, dan menggesek gesek yang di bawah sana,, dapat zahra rasakan, benda keras yang menggesek bok*ngnya,,
''tapi bapak bayimu ingin menjenguk dedek bayi di sini tangan ega menyentuh inti zahra
''tu..tu..tuan....!
''heemm.. ada apa,, apa kamu mengingin kan nya,, zahra terdiam dia tadi selain ingin mengambil kemeja tuan suaminya dia juga merindukan nya,,
''ega masih memeluk zahra dari belakang tangan nya membuka satu parsatu kancing kemeja zahra,, ega menurun kan kemeja istrinya membiarkan kemeja itu teronggok di lantai,, dan melepas bra berenda berwarna putih itu menjatuh kan nya di atas kemaja di lantai, tangannya menangkap dua gundukan faforitnya,, ega meremas nya dari belakang,,
''aaahhh...? tu..tu..aaahhh...?
''kamu ingin memimpin permainan kita sayang''' heemm. ega membawa zahra naik ke atas tempat tidur,, ega berbaring duluan dan terlentang,, zahra melihat benda besar berotot itu tegak berdiri sempurna ega sedikit duduk bersandar di kepala ranjang,, menuntun zahra supaya dudu di atas tubuh nya,
__ADS_1
''duduk lah di sini ra'' masuk kan ega mengarahkan juniornya ke inti sang istri zahra mendudukinya, dan
aaaahhhh....? lenguh han ega dan zahra bersama'an
oohh....? this so good'' rancau ega''.. ega menyesap benda kenyal favorit nya,,, zahra mencoba nggoyangkan sedikit pinggulnya,, tangan ega membantu mengangkat bok*ng zahra yang sedikit kesulitan dengan perut besarnya,,,,
''ooohhh... ini enak sekali' ooohhh,,,aaahhh... rancaunya ega benar benar terbuai,,, zahra merasakan benda yang ia duduki masuk sempurna di dalam tubuhnya,,, terasa sesak dan penuh dan ni*mat
''tu,, tuan saya capek,, ega membatu zahra turun dari atas tubuhnya, ega memposisikan zahra dengan badannya bertumpu pada kedua tangan dan lututnya,, ega memasukkan kembali juniornya dari arah belakang,,
perlahan dan sleeep,,, aaahhhh..ooohhhh this soo good.... ega memaju mundurkan pinggulnya,, zahra meringis menahan rasa ni*mat yang ega ciptakan,, tu..tu..tuan pelan pelan saja,, perutku sedikit terguncang,, tanganku capek,, meski bayak kendala karna zahra sedikit kesulitan dengan perut besarnya namun tak mengurangi sesi bercinta zahra dan ega'''
zahra terdiam sejenak,,
''aku mau pipis tuan,, ega membawa zahra menuju kamarmandi,,
''ega mencuci inti sang istri dan membersihkan sisa sisa air dengan tisu,,, mereka kembali berjan menuju ruang kerja ega dengan tubuh sama sama polos,,
ega mendudukan zahra di meja kerjanya,, sedang ega duduk di kursi kebesarannya,,
ega membuka kedua paha istrinya lebar, dan perlahan menuduk kan wajahnya,, ke inti sang istri menciptakan kembali gelora yang tadi sempat padam,, ega kembali menyesap inti sang istri lembut...dalam...dan lama.. memainkan lidahnya di bawah sana,, zahra meremas kuat rambut tuan suaminya,, yang masih betah di bawah sana,, huuuhh... emmhh...ega berdiri memposisikan alat tempurnya, ega mebaringkan zahra di atas meja, posisi seperti ini ega sangat menyukainya jika biasanya zahra sambil duduk dan membuka kedua pahanya kali ini sambil berbaring di atas meja,, ega bersiap meluncurkan rudalnya,, dan...
''oohhh yees... ini juga enak zahra sayang..
oh..oh..sempit sayang....sempit sekali..
''tuan bantu aku,, aku mau duduk saja, ega menghentikan gerakan nya dengan junior yang masih menyatu,, ega menarik tangan zahra untuk dudukk,,
''kenapa lagi heemm....tanya ega sambil mencium pipi chabi zahra...
''aku mau sambil peluk... ega tersenyum tangan zahra memeluk leher tuan suaminya,, ega kembali begerak,,
''jangan kencang kencang,, perutku ikut bergerak.. ega tersenyum..
''seperti ini iya,, enak.. tanya ega zahra yang sedikit malu cuma tersenyum
''kluarkan suara indah mu,,, sambil menggerak kan pinggul nya perlahan ega juga menyesap benda bulat kenyal di depan mata nya,.
''ah..ah.tuan..ah..pangil namaku zahra panggil namaku,,
oohh..airlaaanggaaa..ah..laaaang..? kita sama sama...zahraaaaa..aahhhh...
sesi menjenguk dedek bayi selesai gengs,
__ADS_1
jempol jempol jangan lupa....
bersambung