AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
masih jelang hari H


__ADS_3

''mobil yang ega dan zahra kendarai, melaju meninggalkan kontor AW GROUP


'' mereka telah sampai di restoran elit.


'' ayok ra kita turun,


''kita mau makan, boleh tidak jangan makan disini,


'kenapa ra, makanan di sini enak, coba aja dulu kamu pasti suka,


''kita cari tempat lain aja ya,,


''ya sudas mau makan di mana kita,


''aku mau alun alun kota,


''ngapain kesana ra,


'' ya cari makanan,


' mobil pun kembali mrlaju, membelah jalanan kota. tiga puluh menit kemudian sampai juga di alun alun kota, ega melihat ke sekeliling tiada restoran yang seperti biasa ia datangi, hanya ada penjual kaki lima, dan warung tenda


berjajar rapi di sepanjang trotoar,


zahra segera masuk ke salah satu warung tenda yang menjual berbagai menu seperti pecel lele,ayam penyet, dan lalapan


zahra duduk di lesehan ber alaskan tikar,


''ra yakin mau makan disini,


''ya yakin emamang nya kenapa


''apa disini higienis


'' ya..higienis lah kenapa, anda tidak biasa makan di sini kan, orang seperti anda mana biasa makan di tempat seperti ini, dan ini lagi, jas mahal anda sebaiknya di lepas dan taroh di mobil, sangat tidak pantas. makan di tempat seperti ini. memakai jas mahal, ini bukan restoran elit,


'ega berdiri melepas jas mahal nya dan membawanya ke mobil,


''kenapa dia jadi banyak ngomong ya, perasa'an dari tadi siang ngomong seperlunya, irit sekali bicara, malam hari kenapa banyak ngomong, dan ini apa cobak, makan di tempat seperti ini, melihatnya saja sudah pasti tidak higienis, ega menggrutu, sebal, niatnya mau makan malam romantis gagal,


'' ega kembali lagi di tempat semula, di mana zahra berada.


''sudah, tuan anda mau makan apa,


''ra apa harus memanggilku tuan, tadi sama baim kamu manis sekali, manggil baim kakak, masak sama aku tuan, gak ada suami di dunia ini di panggil tuan,


'' sudah ku bilang nanti ku pikirkan, sekarang belom waktunya, ayo sekarang mau makan apa,,


''kamu saja yang pesan ra, aku pesen air mineral,


''hah yang benar saja, nanti nyesel lho gak nyobak, makanan disini, apa lagi bentar lagi kita menikah, kayaknya kita bakalan sering ke mari


''gak makasih kamu saja,


''ya sudah, mang sini mang aku mau pesen,


''pesen apa neng,


'mang kasih aku ayam goreng lalapan sama lelenya mang,' terus terong goreng sama petenya mang jangan lupa, nasi nya satu mang'


''oke siap neng segara datang,


''ra' itu yang ada di gambar binatang apa ra-'


''yang mana

__ADS_1


''itu yang tulisan nya lele


''itu ikan lele,


''ikan kok bentuk nya aneh' ada kumis nya kayak monster,


'' ikan lele' monster dia bilang dasar. sultan taunya makan ikan salmon, liat saja bentar lagi aku kerjain, nih sultan he..he..batin zahra jail


'' semua pesenan zahra sudah ada di depan meja.


''mang es teh nya satu' tadi lupa


''siap neng,


''ini apa'an ra'


''ini sambel,


''yakin gak mau nyobak, jangan nyesel yaa...


zahra mencuci tangannya dengan air kobokan yang sudah tersedia, dan mulai menyantap makanan nya, menggunakan tangan,


'ra' kenapa makan pakai tangan seperti itu ra' mana gak cuci tangan kamu,


''barusan kan sudah cuci tangan pakai ini,


''emang ini pakai cuci tangan, mana sabun nya lagian ini air nya cuma segini mana bersih ra,


''ini sultan bener bener, ini itu gak tau, tau nya beli perhiasan ber em em, kayak beli kacang goreng saja,


'zahra mencomot daging ikan lele dan sedikit sambel daun kemangi dan nasi,


'' sini tuan buka mulut nya,


''mau apa kamu ra'


dengan berat hati ega membuka mulutnya,


sambil bilang aaaaaa zahra menyuapkan makanan itu ke mulut ega,


''oyo di kunyah tuan


'ega mulai mengunyah makanan tersebut,


''gimana rasanya,


'' not bad..itu tadi daun apa ra oromanya wangi


'' itu daun kemangi' kalau makan makanan seperti ini tidak afdol tanpa daun kangi sama pete nya,


'ega hanya berdehem dan menganggu angguk kan kepalanya, tanpa dia sadari ega sudah memakan habis semua yang ada di meja,


''sudah kecang tuan,


''sudah ra'


''enak,,


''lumayan''


''lumayan' aku sampai gak makan,


''kenapa gak makan ra''


''gimana mau makan' kalau tuan habiskan semuanya,

__ADS_1


''masak iya'' aku yang habissin, sih ra'


''lupa apa pura pura lupa ini orang ya, kenyata'annya situ yang habisin dia bing masak iya,


''kamu mau pesan lagi ra'


''gak ah.. udah malas aku, tadi bilangnya gak, higeinis lah ini lah itu lah, gak tau nya sekali nyobak habis dua piring nasi,


'ega' garuk garuk kepalanya sambil cengengesan,


''kita mau kemana lagi ra'


''aku mau jalan jalan ke alun slun kota aja,


'ega ngekor fi belakang zahra,


'zahra menghampiri kang cilok,


'' mang' cilok nya mang sepuluh rebu, bumbunya kplit ya mang,


''siap neng....! 'ini neng ciloknya,


'zahra duduk di bangku taman alun alun tesebut


sedang ega masih setia mengekor zahra


''kamu beli apa itu ra'


''mau nyobak tuan, jangan bilang gak higienis nanti ketagihan bisa bisa habis satu gerobak, mau gak' nih.. bukak mulutnya,


''tapi ra'


''cobak dulu


zahra menyuapkan cilok ke mulut ega'


''gimana rasanya, not'bad


zahra menirukan, ucapan ega sa'at di warung lesehan tadi,


'lumayan tapi bagiku rasanya asing ra' aku tidak pernah makan makanan seperti ini,


''asing , tidak pernah makan , tadi ikan lele bilangnya kayak monster, tapi di makan habis, pakek nabah lagi tadi,


''ya. sudah lain kali kita kemari lagi kita cobain semua jajanan yang ada di sini


'' lain kali' kenapa lain kali ini aku masih laper. tadikan belum makan' aku mau beli sempol yang ada di sana , terus jajanan yang di sebelahnya, makan bakso juga belum,


''hari ini ega merasa bahagia, meski rencana makan malam romantis gagal, dia bisa melihat sisi lain dari zahra,' bisa mengenalnya lebih dekat' orangnya periang baik hati dan juga sederhana, kenapa dulu aku bodoh sekali, seandainya dulu ia punya keberanian, mungkin sudah lama ega' tidak merasa bahagia seperti sekarang' dia benar banar merasa kan seperti apa rasanya orang pacaran,


''tanpa meraka sadari kebersama'an mereka dari tadi ada sepasang mata, yang mengawasi, rupanya zia' sedari tadi melihat betapa suaminya itu, bisa melakukan dan makan makanan yang bah kan belum pernah dia coba sebelumnya,


siang tadi setelah melihat zahra dan ega di mall, zia mengantar kaka iparnya pulang, dia pun sama segera pulang kerumah, nyatanya sampai malam ega belum pulang ke rumah, zia mencoba menghubungi baim asisten suaminya, baim bilang tuannya itu masih di kantor bersama calon istrinya, zia berfikir mau kemana lagi mereka, kenapa zahra sampai menunggu ega di kantor,


'' rasa penasaran yang begitu besar membawa zia menyusul ke kantor,


tapi zia hanya menunggu di dalam mobil di parkiran, tak jauh dari mobil ega,


itulah zia' tak sekuat kelihatannya, egois kah dia,


dia sendiri yang menyuruh suaminya itu' untuk menikah lagi, jauh di hati kecilnya dia tak inginbberbagi dengan wanita lain, betapa beruntung nya zahra yang bisa mendapatkan semuanya dari suaminya nanti, perhatian nya, kasih sayang nya, dan yang paling penting cinta suaminya itu, cinta yang tak kunjung zia dapatkan, zia menangis pilu di dalam mobil nya, mampukah nanti dia berbagi, bila hari itu tiba zia pastinya akan melihat tatapan penuh cinta suaminya untuk zahra, mampukah zia melihat itu setiap hari nantinya, kenapa ya ya tuhaan demi mewujut kan impian'nya menjadi seorang ibu harus sesakit ini, sedang dia sendiri tidak bisa memberikan suaminya keturunan, kalau dia tidak menyuruh suaminya menikah lagi bagaiana bisa dia memwujutkan impiannya, kini zia dalam di lema, mau mundur parsiapan sudah seratus persen, di depanata, dan masih banyak lagi hati yang harus dia jaga, maju terus harus siap dengam segala resiko yang ada, terutama menyiap kan hatinya,,,,,


bersambung


mohon dukung terus karya receh ini' saran dan kriktik author sangat menghargai,

__ADS_1


jangan lupa jempolnya terakasih,,,


__ADS_2